Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Lawrence, Joe
New York: Funk & Wagnalls Company, 1955
796.52 LAW c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Wanchope, R.S.
Calcutta: Calcutta General Print, 1933
913.54 WAN b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
cover
Riyadh: Alef International ,
050 SV
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Andi Muhammad Said
"Latar Belakang. Peninggalan arkeologi sebagai salah satu bagian dari sumberdaya budaya, khususnya di Indonesia pada saat ini secara kuantitas semakin bertambah jumlahnya, hal tersebut disebabkan oleh semakin banyaknya penemuan situs baru, baik yang ditemukan oleh para peneliti maupun yang merupakan laporan hasil penemuan dari masyarakat yang menemukan tinggalan arkeologis yang terdapat di sekitar tempat tinggalnya. Peningkatan jumlah tersebut merupakan suatu gejala positif yang menandakan bahwa masyarakat umum telah mulai mengenal tentang peninggalan arkeologi, namun masih disayangkan bahwa pengenalan tersebut masih belum mencapai taraf yang tergolong "peduli".
Sumberdaya budaya yang merupakan warisan leluhur bangsa adalah aset nasional yang dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat secara umum, baik untuk kepentingan ideologis, akademis maupun untuk kepentingan yang bersifat ekonomis (Cleere, 1989:5-1O). Sehubungan dengan hal tersebut maka sumberdaya budaya, khususnya sumberdaya budaya materi yang merupakan obyek kajian disiplin ilmu arkeologi, yang selanjutnya disebut sebagai sumberdaya arkeologi perlu mendapat penanganan (dikelola) secara tepat, sesuai dengan jenis dan kondisi keberadaannya. Hal tersebut dimaksudkan agar aset tersebut dapat tetap teriindungi dan terjaga kelestariannya. Dengan dilestarikannya sumberdaya arkeologi yang masih bertahan hingga saat ini, berarti akan membuka peluang yang lebar untuk tetap memiliki aset budaya bangsa yang mengandung nilai penting bagi sejarah, kebudayaan, dan Ilmu pengetahuan sebagai produk kebanggaan Bangsa Indonesia pada masa lalu.
Berkenaan dengan pengelolaan sebagaimana yang telah dikemukakan di atas, diperlukan bentuk dan jenis pengelolaan yang merujuk langsung pada kepentingan perlindungan dan pelestarian terhadap sumberdaya arkeologi. Hal tersebut sangat dibutuhkan untuk tetap mempertahankan keberadaan situs yang merupakan sumber Jaya utama bagi kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan pada umumnya, serta kepentingan penelitian bagi disiplin ilmu arkeologi pada khususnya. Selain itu, dengan tetap lestarinya peninggalan budaya tersebut?"
Depok: Universitas Indonesia, 2000
T14591
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
R. Cecep Eka Permana, 1965-
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
909 UI-WACANA 18:3 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ludy Hasby Aulia
"Industri pakaian jadi merupakan salah satu industri unggulan di Indonesia dengan kontribusi besarnya pada perekonomian Indonesia. Beberapa indikator menunjukkan kelesuan industri pakaian jadi di Indonesia dimana impor komoditas berpotensi menjadi salah satu faktornya. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif dampak impor bahan baku dan impor pakaian jadi terhadap produktivitas industri pakaian jadi di Indonesia pada periode 2001–2021. Menggunakan data panel perusahaan industri besar dan sedang (KBLI 14) serta data impor pakaian jadi dari Trademap, studi ini menerapkan estimasi fungsi produksi berbasis value added dengan metode Ackerberg-Caves-Frazer (ACF) untuk mengukur Total Factor Productivity (TFP). Pemodelan terbaik dengan estimasi kuadratik dan mempertimbangkan efek tetap (fixed effect) menunjukkan bahwa impor bahan baku (IBB) berpengaruh positif dan signifikan hingga ambang Rp 14 kuadriliun, tetapi melebihi titik tersebut tambahan impor mulai menurunkan TFP (inverted-U). Sebaliknya, impor pakaian jadi (FIM_IPJ) awalnya menurunkan produktivitas hingga ambang Rp 979 miliar, setelah itu setiap kenaikan impor justru meningkatkan TFP (U-shape). Variabel kontrol—aset, konsentrasi pasar (HHI), dan nilai tukar (kurs USD/IDR)—menunjukkan dampak yang umumnya konsisten, kenaikan aset 1 % menurunkan TFP 0,0075 %, peningkatan HHI satu poin menaikkan TFP 152,36 %, dan depresiasi Rupiah 1 % menurunkan TFP 0,925 %. Temuan ini menegaskan bahwa efek impor terhadap produktivitas bersifat non-linier dan bergantung pada skala impor.

The apparel industry is one of the leading industries in Indonesia with a large contribution to the Indonesian economy. Several indicators show the sluggishness of the apparel industry in Indonesia where commodity imports are potentially one of the factors. This study comprehensively examines the impact of raw material imports and apparel imports on the productivity of the apparel industry in Indonesia for the period 2001-2021. Using panel data of large and medium industrial firms (KBLI 14) and apparel import data from Trademap, this study applies value-added-based production function estimation with the Ackerberg-Caves-Frazer (ACF) method to measure Total Factor Productivity (TFP). The best modeling with quadratic estimation and considering fixed effects shows that raw material imports (IBB) are positive and significant up to a threshold of IDR 14 quadrillion, but beyond that point additional imports start to decrease TFP (inverted-U). In contrast, apparel imports (FIM_IPJ) initially decrease productivity up to a threshold of IDR 979 billion, after which any increase in imports increases TFP (U-shape). The control variables-assets, market concentration (HHI), and exchange rate (USD/IDR rate)-show generally consistent impacts, with a 1% increase in assets decreasing TFP by 0.0075%, a one-point increase in HHI increasing TFP by 152.36%, and a 1% Rupiah depreciation decreasing TFP by 0.925%. This finding confirms that the effect of imports on productivity is non-linear and depends on the scale of imports. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library