Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 40 dokumen yang sesuai dengan query
cover
I Gde Samba
Bandung: Yayasan Dajan Rurung Indonesia, 2016
808.802 6 IGD s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ade Armando
"This article elaborates the concept of 'intercultural dialogue," which is often posed as an alternate solution to ongoing international conflicts. Intercultural dialogue seeks its way to end violence by tracing and deconstructing false perceptions among hostile entities. Bearing in mind that intercultural dialogue is extremely complex, in avoiding the possibility of turning it into mere propaganda, terms of intercultural dialogue need to be defined. Several critical notes are pointed here. Firstly, communication is not a linear process. Secondly, it needs to be conducted in an open system. Thirdly, communication has to be carried out simultaneously on multiple levels to enable participation from various actors. Fourthly, communication should be conducted with the 'right entities,' those who need to be engaged in a dialogue the most but are often neglected (based on the perception that they are hard to communicate with)."
2003
GJPI-5-2-Mei2003-1
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Soewito Santoso
Sydney: Ian Novak, 1979
499.224 SOE d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Soboleva, Natal`ya Il`inichna
"Buku ini ditulis oleh Natal'ya Il'inichna Soboleva dan Ninel' Ivanovna Sosedova; еditor : Ya. A. Zorina; teknik editor : T. N. Anan'eva; korektor : В. С. Сопина, dan Н. И. Саммур. Buku ini berisikan tentang penjelasan singkat mengenai leksika-gramatika bahasa rusia, serta dialog."
Moskwa: [Publisher not identified], 1968
RUS 491.75 COB l
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Gaarder, Jostein, 1952-
Bandung: Mizan Pustaka, 2018
839.8 GAA d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ratih Rahmawati
Jakarta: Sagung Seto, 2016
025 RAT p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Marthania Ayu Astari
"Skripsi ini mengkaji dialektika masyarakat tentang bagaimana pandangan yang dibentuk oleh mereka terhadap situasi pandemi Covid-19. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui partisipan observasi dalam menelusuri pandangan masyarakat, tulisan ini mengkaji dialog yang terjadi antara masyarakat yang percaya dan tidak percaya dengan virus Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dialektika yang terjadi pada masyarakat dalam menghadapi Covid-19 menghasilkan metafor-metafor sebagai ideologi bagi mereka dan menghadirkan stimulus atas tindakan-tindakan yang mereka lakukan.

This thesis examines the dialectic of society regarding the views formed by them towards the Covid-19 pandemic situation. By using qualitative methods through participatory observation in exploring people's views, this paper examines the dialogue that occurs between people who believe and do not believe in the Covid-19 virus. The results of this study indicate that the dialectic that occurs in society in dealing with Covid-19 produces metaphors as an ideology for them and presents a stimulus for the actions they take.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Albertus Aris
"Pancasila merupakan metanarasi bagi bangsa Indonesia yang berusaha menyatukan keberagaman. Akan tetapi, usaha untuk menyatukan keberagaman itu berbenturan dengan pelbagai mininarasi dalam kelompok-kelompok yang telah diyakini."
Jakarta: Pusat Pengembangan Etika Unika Atma Jaya, 2020
300 RJES 25:1 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Dvitiya Khairunnisa
"Penelitian ini membahas mengenai penggunaan pronomina yang terdapat dalam bahasa Jawa dialek Tegal. Masyarakat Jawa yang digambarkan dalam film Turah, yaitu masyarakat Jawa yang berada di desa pesisir dengan dialek Tegal yang kental, dan relasi antartokoh yang beragam. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penggunaan pronomina persona dalam bahasa Jawa dialek Tegal sekaligus membuktikan pernyataan bahasa Jawa Tegal merupakan bahasa yang egaliter dan demokratis seperti yang diungkapkan oleh penelitian dari Supriyatin (2012). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teori kelompok pronomina dari Muslich (2010), dan teori sosiolinguistik dari bahasa dari Poedjasoedarma (1979) dan Harjawiyana (dalam Rizki, et al., 2019) untuk mendeskripsikan hasil data temuan dan keterkaitannya dengan aspek sosiolinguistik. Pendekatan sosiolinguistik digunakan untuk mengidentifikasi latar belakang sosial yang mempengaruhi penggunaan pronomina persona. Teknik penyediaan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan hasil berupa transkripsi dialog yang kemudian diklasifikasikan sesuai jenis pronomina. Sumber data penelitian berbentuk tuturan dialog semua tokoh dalam film Turah (2017) karena memiliki relasi antartokoh yang beragam. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan pronomina persona dalam dialek Tegal lebih menitikberatkan pada status sosial dan hubungan kekerabatan dibandingkan usia.

This research discusses the use of pronouns found in the Tegal dialect of Javanese. The Javanese community depicted in the film Turah, namely the Javanese community living in coastal villages with a thick Tegal dialect, and the diverse relationships between characters. The research was conducted to determine the use of personal pronouns in the Tegal dialect of Javanese while also proving the statement that the Tegal Javanese language is an egalitarian and democratic language as expressed by the research of Supriyatin (2012). This research uses a descriptive qualitative method with the theory of pronoun groups from Muslich (2010), and sociolinguistic theory from the language of Poedjasoedarma (1979) and Harjawiyana (in Rizki, et al., 2019) to describe the findings and their relevance to sociolinguistic aspects. The sociolinguistic approach is used to identify the social background that influences the use of personal pronouns. The data collection technique uses the uninvolved conversation observation technique, resulting in dialog transcripts that are then classified according to the type of pronoun. The research data source is in the form of dialogue utterances of all the characters in the film Turah (2017) because they have diverse intercharacter relationships. The results of this study indicate that the use of personal pronouns in the Tegal dialect is more focused on social status and kinship relationships than age."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Firman Kurniawan
Depok: Rajawali Pers, 2023
302.2 FIR d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>