Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 221 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yusri Arfiah
"ABSTRAK Perkembangan aplikasi terbaru dari nanopartikel adalah memodifikasikannya pada elektroda untuk mengembangkan teknik analisis kimia. Nanopartikel Au dapat dibuat dengan mereduksi HAuCl4 dengan NaBH4. Nanopartikel Au yang terbentuk tidak stabil terhadap bertambahnya waktu. Modifikasi dengan Asam 3-merkaptopropanoat (AMP) menghasilkan nanopartikel Au yang stabil. Modifikasi nanopartikel dengan konsentrasi AMP yang berbeda dan pH basa tidak menimbulkan perubahan baik dari nilai absorbansi ataupun ??maks. Namun kondisi pada pH asam sangat mempengaruhi absorbansi dan ??maks, karena ukuran partikel menjadi lebih besar. Modifikasi nanopartikel Au@AMP pada elektroda Au-SAM sistiamin berhasil dilakukan, dilihat dari double layer capacitance yang kembali menyempit seperti pada elektroda Au (bare), akibat adanya transfer elektron langsung dari nanopartikel Au ke elektroda Au. Nanopartikel Au@AMP yang telah terikat pada elektroda Au-SAM selanjutnya digunakan untuk menangkap ion Cd2+. Interaksi nanopartikel Au@AMP dengan elektroda Au-SAM optimum pada pH 5,50, konsentrasi nanopartikel Au@AMP 1,00 x 10-4 M, scan rate 100 mV/s, konsentrasi larutan Cd2+ 1,00 x 10-4 M, waktu akumulasi 360 s dan pH larutan uji 5,50. Kata kunci: Nanopartikel, nanopartikel Au, modifikasi nanopartikel, self assembled monolayer (SAM), elektroda Au, Asam 3- merkaptopropanoat, sistiamin, voltametri siklik."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riany Sevy Ayu
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2010
S24925
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1959
S16285
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Abi Anwar
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang
mempengaruhi harga emas di Indonesia. Adapun variabel yang diteliti
adalah harga emas clunia, nilai tukar, minyak bumi, perilaku bank sentral
(bullion bank), dan inflasi, hal ini dikarenakan variabel-variabel tersebut
merupakan indikator panting dalam mengamati perubahan harga emas
yang terjadl di Indonesia.
Pada penelitian ini dipergunakan metode uji kointegrasi prosedur Engle-
Granger untuk melihat hubungan jangka panjang yang ditimbulkan,
sedangkan Error Corection Mode/ (ECM) untuk mengestimasi hubungan
jangka pendeknya. Dengan mengunakan teknik anallsa tersebut dapat
dilihat besarnya pengaruh variabel yang diteliti terhadap perubahan
harga emas di Indonesia.
Hasil penelitian pada tesis ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang
maupun jangka pendek variabel harga emas, nilai tukar, minyak bumi,
perilaku bank sentral signiflkan terhadap harga emas di Indonesia pada
level 95%, sedangkan variabel IHSG, dan Inflasi signiflkan pada level 90%. variabel yang diteliti tersebut juga menunjukkan dampak hubungan
positif terhadap harga emas di Indonesia baik pada jangka panjang
maupun jangka pendeknya, hanya variabel perilaku Bank Sentral (Bullion
Bank) yang memberikan hubungan negatif pada harga emas di Indonesia.
Nilai koefisien error corection term (ECT) yang diperoleh sebesar -0.92
menunjukkan bahwa disequilibrium harga emas di Indonesia pada periode
sebeiumnya sebesar 92% mampu mengkoreksl periode sekarang, dengan
demikian terlihat bahwa variabel-variabel bebas dalam persamaan ini
cukup besar mempengaruhi harga emas di Indonesia, serta menunjukkan
terjadinya validitas hubungan kesetimbangan diantara variabel tersebut."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T34589
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Meksiana Eka Pratiwi
"ABSTRAK
Bijih emas ditemukan tidak dalam keadaan bebas atau tanpa campuran,
tetapi seringkali terpadu dengan mineral lain. Emas murni didapat dalam urat
kuarsa yang bercampur dalam mineral pirit dan mineral sulfida lainnya.
Biasanya terdapat dalam perak dengan kadar antara 0.2% sampai 5% atau
lebih. Kadang-kadang logam lain seperti platina, rhodium, bismuth, merkuri,
tembaga, timah hitam, dan besi terdapat di dalam logam murni pada endapan
yang keras.
Kandungan emas dalam batuan sedimen rata-rata lebih tinggi bila
dibandingkan dengan kandungan emas dalam bentuk beku. Walaupun begitu
ada pula batuan beku yang mempunyai kandungan emas tinggi disebut dengan
bonanza, yaitu urat kuarsa yang mempunyai kandungan emas tinggi dengan sedikit retakan pada uratnya.
untuk mengetahui kadar emas di dalam sampel yang berasal dari hasil
pengeboran, maka kadar emas dianalisis dengan metode ekstraksi. Logam emas
larut dalam aquaregia (campuran HCl : HNO3 dengan perbandingan 3:1),
pelarutan dipercepat dengan proses pemanasan serta pengadukan. Melalui
penambahan super flock maka endapan yang melayang akan mengendap dan
setelah penambahan HCl 5% didapatkan larutan emas yang jernih. Sejumlah
larutan di ekstrak dengan Methyl IsoButhil Keton (MIBK) untuk mengikat emas.
Emas yang terikat dalam MIBK ditentukan kadarnya dengan alat AAS dengan
panjang gelombang 242,8 nm.
Dari hasil analisis emas terhadap 20 conto core masing-masing dari dua
tim pongkor didapatkan kadar tertinggi untuk emas dari tim pongkor 1 yaitu 2,50
ppm dan kadar terendah 0,16 ppm. Sedangkan kadar tertinggi untuk emas dari
tim pongkor 2 yaitu 2,04 ppm dan kadar terendah 0,12 ppm."
2008
TA1453
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
"Arca-arca peninggalan jaman Majapahit umumnya diketahui sangat megah dan meriah serta halus buatannya. Kemeriahan hiasan yang dipahatkan secara halus pada arca-arca dari jaman itu mendjadi salah satu bukti kebesaran keprabuan Majapahit. Kemegahan arca-arca jaman Majapahit memberi petunjuk bahwa pada jaman tersebut kemewahan materiil telah menjadi salah satu ciri yang menonjol. Mungkin karena pada jaman Majapahit itu kehidupan masyarakat telah mencapai suatu tingkat kemakmuran tertentu, sehingga memungkinkan bagi rakyat dan keprabuan membangun banyak candi tempat pemujaan bagi penganut agama Hindu dan Buddha ketika itu. Kemakmuran yang juga memungkinkan berkembangnja seni arca dimana dapat diekspresikan suatu keindahan dan kemegahan jamannya. Gambaran kemakmuran dan kemewahan kehidupan jaman Majapahit diungkapkan pula oleh Mpu Prapanca dalam karyanya yang terkenal, Negarakertagama_"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1976
S11617
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dwika Yudhistira
"ABSTRAK
Nanopartikel emas atau dikenal juga sebagai koloid emas adalah nanopartikel yang menggunakan emas sebagai intinya. Pada penelitian ini pembuatan nanopartikel emas dilakukan dengan cara mereduksi ion Au dengan kurkumin sebagai reduktornya kemudian ditambah natrium sitrat sebagai penstabilnya (stabilizer). Tujuan dari penelitian ini adalah membuat konjugat nanopartikel emas kurkumin serta mengatahui karakteristiknya. Pembuatan dilakukan dengan mereaksikan kurkumin dengan HAuCl4 kemudian ditambah dengan natrium sitrat. Hasil Spektrofotometri UV-VIS menunjukkan serapan konjugat nanopartikel emas kurkumin beraada pada daerah panjang gelombang 529.5-534.5 nm. Ukuran partikel yang dihasilkan berdasarkan pengujian menggunakan alat Partcle Size Analyzer yaitu 59.62 nm dengan bentuk partikel sferis. Hasil uji stabilitas yang dilakukan selama 3 minggu di berbagai medium seperti PBS pH 7.4, PBS pH 7.4 ditambah 0.05% BSA, dan Sistein 0.2M menunjukan ketidakstabilan secara serapan. Namun, di dalam medium DI Water menunjukan ke stabilan serapan.

ABSTRAK
Gold Nanoparticles also known as gold colloid is a nanoparticle which used gold as the core. In this research, Au Ion will be reduced by Curcumin as its reductor and also added Sodium Citrate as stabilizer. The goal of this research were to syntesize the curcumin gold conjugated nanoparticle and determine its characteristic. From this research, the spectrometric wavelength range obtained was 529,5 ? 534,5 nm. The particles obtained were measured by Particle Size Analyzer (PSA) shows that it has spherical form with 59,62 nm diameter. The stability test was done in three weeks using four mediums e.g. Phosphate Buffer Saline pH 7,4, Phosphate Buffer Saline pH 7,4 plus 0,05% Bovine Serum Albumin, Cystein, and Deionezed Water. The Deionized Water showed stability in whereas other medium showed unstability.
"
2016
S64992
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ngantung, Billy R.
"ABSTRAK
Leon adalah salah satu nama daerah deposit bijih emas PT X. Deposit Leon akan mulai ditambang pada tahun 2001, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik dan jenis bijih sehingga dapat mengatisipasi kendala dan menentukan proses pengolahan yang paling tepat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi leaching yang paling optimum untuk mendapatkan recovery yang maksimum.
Bijih Leon dileaching dengan menggunakan sianida dengan metode Column Leach Test selama 10 hari dengan pH larutan 10-11. Untuk mengetahui kondisi optimum proses digunakan variabel penelitian berupa konsentrasi NaCN (150, 250 dan 350 ppm) laju a liran (2, 6 dan 10 liter/hari), ukuran partikel (<4,75, >4,75-<6,3, >6,3-<12,5, >12,5-<25 dan >25 mm) dan penambahan MP7. Earutan dialirkan ke atas bijih sehingga larutan akan keluar dari ba wah kolom. Setiap hari dililakukan settling konsentrasi NaCN dan pH, serta analisa kadar emas dan air raksanya dengan metode AAS.
Hasil pengeujian menunjukkan kandungan emas pada bijih 3,47% gr/ton dan AuCN 3,18 mg/l dengan rasio AuCN/AuFA 91,56% sehingga bijih Leon termasuk bijih oksida kategori sub grade dan cocok untuk proses heap leaching.
Hasil penelitian menunjukkan ekstraksi maksimum didapatkan pada konsentrasi NaCN 250 ppm dengan laju aliran 10 lt/hari yaitu 89,48%. Ekstraksi maksimum terjadi pada ukuran partikel <4,75 mm sebesar 93,61%. Penambahan Amersep MP-7 berhasil mengendapkan Hg sebesar 20,24% dan tidak berpengaruh terhadap ekstraksi emas.

"
2001
S41525
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mealey, George A.
New Orleans: Frefort-McMoran Copper & Gold, 1999
622 MEA gt (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>