Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
Afra Bahirah
"Skripsi ini membahas tentang pelaksanaan fungsi supervisi terhadap terapis pada
Human Service Organizations yang diluncurkan dalam teori
Human Service Organizations dan fungsi supervisi yakni administratif, edukatif, dan suportif. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan pelaksanaan fungsi supervisi terhadap terapis di YCHI Autism Center dan juga mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi pelaksanaan fungsi supervisi tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi deskriptif melalui studi literatur, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil temuan lapangan menunjukkan fungsi supervisi yang dilakukan oleh supervisor adalah fungsi supervisi administratif, edukatif, dan suportif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah supervisor telah menjalankan beberapa aspek dari fungsi supervisi administratif, edukatif, dan suportif kepada terapis di YCHI Autism Center dan dilakukan secara terus menerus, walaupun belum terjadwal dengan baik karena harus disesuaikan dengan kesibukan supervisor. Faktor pendukung yang mempengaruhi pelaksanaan fungsi supervisi adalah pengetahuan supervisor yang mumpuni dan kemauan belajar terapis, sikap tegas dan konsisten supervisor, dan ketersediaan materi dan bahan ajar. Sedangkan, faktor penghambatnya ialah keterbatasan waktu supervisor dan perbedaan latar belakang pendidikan dari terapis.
This research aims to apprehend the implementation of therapist's supervisory function at human service organizations. The purpose of this study is to describe the implementation of therapist's supervisory function in YCHI Autism Center and also describe the supporting factors and obstacle factors that affect the implementation of the supervisory function. This research uses qualitative approach with descriptive method. The main finding of this study is that supervisory function is implemented according to administrative, educative, and supportive functions. In conclusion, the supervisor has carried out several aspects of the supervisory function by doing it continuously which are administrative, educational, and supportive, although it has not been well scheduled because it must be adjusted to the supervisor's schedule. Supporting factors that affect the implementation of the supervisory function are qualified supervisor knowledge and willingness to learn from the therapist, supervisor's firmness and consistency, and the availability of supervision facilities. Meanwhile, the obstacle factors are the limited time of the supervisor and the different educational background of the therapist."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Iga Larasati
"Skripsi ini membahas mengenai hubungan tingkat work-life balance terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan Yayasan Plan International Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja (kesejahteraan) bagi karyawan organisasi pelayanan kemanusiaan atau Human Services Organization (HSO). Sedangkan, penelitian mengenai kepuasan kerja di HSO masih sangatlah minim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat lemah antara tingkat work-life balance terhadap tingkat kepuasan kerja pada karyawan Yayasan Plan International Indonesia. Hal ini dapat dipengaruhi oleh adanya karakteristik-karakteristik yang dimiliki oleh HSO yang sangat berbeda dengan perusahaan. Di dalam HSO tingkat kepuasan kerja tidak selalu dikaitkan dengan tingkat work-life balance. Kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh adanya karakter HSO, seperti manusia sebagai raw material, tujuan organisasi yang tidak jelas dan bersifat problematik, ketidakpastian dalam menentukan teknologi pelayanan, ambiguitas pada moral, serta proses interaksi yang intensif dengan klien sebagai salah satu aktivitas utama dari HSO.
This undergraduate thesis discusses about the correlation of work-life balance to job satisfaction among Yayasan Plan International Indonesia’s Employees. This research is a quantitative research with descriptive design. This research is background by the importance of employee’s satisfaction in the Human Services Organization’s setting. Meanwhile, the research about employee’s job satisfaction among Human Services Organizatinon is still rare. The result of this research shows that there’s a very weak correlation between the level work-life balance to the level of job satisfaction among Yayasan Plan International Indonesia’s Employees. This can be caused by the difference in characteristic between HSO and company. Job satisfaction in HSO is not always correlated with the level of work-life balance. It can be correlated with its characteristic, people as a raw material, unclear and problematic organizatinons goals, uncertainty in determining service technology, moral ambiguity, and intensive interaction between employee and client as one of core activities in HSO."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Jasminnov Sidqin Alija
"Isu terkait dengan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia masih memerlukan perhatian, termasuk dalam konteks organisasi pelayanan kemanusiaan seperti Human Initiative. Penelitian ini akan mendeskripsikan upaya pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan oleh unit Human Initiative Institute pada organisasi pelayanan kemanusiaan Human Initiative. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tahapan pelatihan, faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi oleh Human Initiative dalam menyediakan sarana pengembangan pekerja melalui program pengembangan sumber daya manusia, serta manfaat upaya tersebut terhadap karyawan dan organisasi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui teknik pengumpulan data studi dokumen dan wawancara semi-terstruktur dengan 7 orang informan yang terdiri dari 2 orang manajer Human Initiative Institute sebagai pelaksana dan 5 karyawan bidang program sebagai peserta. Kemudian, penelitian ini menggunakan teknik pengolahan data melalui analisis kualitatif oleh Miles & Huberman dan teknik peningkatan kualitas data melalui triangulasi sumber data serta member checking melalui verifikasi dan wawancara lanjutan. Pada penelitian ini ditemukan bahwa pelaksanaan pelatihan di Human Initiative berorientasi pada kebutuhan karyawan dengan mengacu pada tahapan identifikasi kebutuhan yang mendalam melalui proses training need analysis. Hasil dari asesmen selanjutnya dikembangkan menjadi pelatihan sesuai dengan model kompetensi organisasi yang meliputi in-house training, public training, program deployment, dan on-the-job training. Dari pelaksanaan tersebut terdapat berbagai faktor pendukung pelaksanaan meliputi faktor internal seperti dukungan akan adanya pelatihan dan kesadaran karyawan, komponen penunjang pelatihan seperti trainer yang berpengalaman, dan skema pelaksanaan pelatihan secara offline. Terdapat pula baik dari segi internal yang meliputi kesibukan karyawan, kesadaran leader akan kebutuhan, pendanaan pelatihan, dan skema pelaksanaan pelatihan maupun segi eksternal yang berkaitan dengan kondisi lingkungan organisasi. Meski terdapat tantangan, komitmen Human Initiative dalam memfasilitasi kebutuhan pengkapasitasan sumber daya manusianya melalui pelatihan memberi berbagai manfaat bagi karyawan dalam menjalankan fungsinya dalam pengembangan kompetensi dan diri sebagai individu. Manfaat bagi karyawan secara langsung berkontribusi dalam keberhasilan pelaksanaan program yang selanjutnya mendukung terwujudnya citra positif organisasi, serta pengembangan organisasi.
Human resource development in Indonesia remains an issue that requires attention, including in the context of humanitarian service organizations such as Human Initiative. This study will describe the training efforts undertaken by the Human Initiative Institute to develop human resources within the humanitarian service organization Human Initiative. The objective of this research is to identify the stages of training, supporting factors, and challenges faced by Human Initiative in providing employee development opportunities through its human resource development program, as well as the benefits of such efforts for both employees and the organization. The approach used in this study is a qualitative approach with a descriptive type through data collection techniques of document study and semi-structured interviews with 7 informants consisting of 2 Human Initiative Institute managers as implementers and 5 program field employees as participants. Furthermore, this study employs data processing techniques through qualitative analysis by Miles & Huberman and data quality enhancement techniques through data source triangulation and member checking via verification and follow-up interviews. This study found that training implementation at Human Initiative is oriented toward employee needs, referring to in-depth needs identification stages through the training needs analysis process. The results of the assessment are then developed into training in accordance with the organizational competency model, which includes in-house training, public training, program deployment, and on-the-job training. The implementation involved various supporting factors, including internal factors such as support for training and employee awareness, training support components such as experienced trainers, and offline training implementation schemes. There were also internal factors such as employee workload, leader awareness of needs, training funding, and training implementation schemes, as well as external factors related to the organizational environment. Despite the challenges, Human Initiative's commitment to facilitating human resource capacity building through training provides various benefits for employees in performing their functions in competency development and personal growth. The benefits for employees directly contribute to the success of the program implementation, which in turn supports the realization of a positive organizational image and organizational development."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library