Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 828 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Agus Santoso Tamsir
"ABSTRAK
Tingkat keberhasilan panggilan telepon salah satunya ditentukan oleh jaringan yang optimum. Upaya meningkatkan jaringan yang ada diantaranya dengan pengaturan routing yang tepat. Pengaturan routing ini harus memperhatikan strategi routing, jumlah sirkit yang ada dan beban trafik yang terjadi antar sentral.
Dengan menerapkan pengaturan routing diharapkan bisa mengurangi kelebihan beban pada saluran, tidak meratanya penggunaan sirkit saluran, dan kerumitan pada jaringan. Diharapkan dapat meningkatkan pelayanan telekomunikasi tanpa mengabaikan aspek ekonomis."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Khoe, Yao Tung
Jakarta: Dinastindo , 1995
004.6 KHO c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Reed, Myril B.
Englewood Cliffs, N.J: Prentice-Hall, 1955
621.319 REE e
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
White, Curt M.
Australi: Thomson, 2002
005.71 WHI d
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Rina
"Interkoneksi merupakan suatu keterhubungan antar jaringan telekomunikasi dari
penyalenggara telekomunikasi yang berbeda. Tanpa intcrkoneksi, pelanggan tidak
akan dapat berkomunikasi dengan penyelenggara jaringan yang berbeda kecuali
dengan jaringan yang sama. Saat ini untuk layanan telekomunikasi domestik masih
bersifat monopoli sehingga dalam hal ini tidak ada biaya interkoneksi dalam hal ini
schingga dengan dipercepamya hak eksklusivitas maka akan banyak perusahaan yang
juga bergerak dalam layanan ini yang juga membutuhkan interkoneksi dengan
pemsaahaan yang telah ada.
Tesis ini menjelaskan tentang penerapan interkoneksi dimasa mendatang sehubungan
dengan dipercepatnya hak eksklusivitas operator incumbenz yang menyebabkan
munculnya pcrusahaan baru yang dalam hal ini juga membutuhkan interkoneksi dari
perusahaan yang telah ada yang juga dalam hal ini agar antar perusahaan baik yang
ada maupun yang baru tidak merasa terbebani_
Kegiatan yang dilakukan dalam penyusunan tugas tesis ini adalah menghitung beban
intcrkoneksi sehingga dapat diperoleh proporsi yang sesuai danjelas yang daiam hal
ini menggunakan prinsip hanya membayar apa yang digunakan dan juga menentukan
ketetapan letak titik interkoneksi yang sccara tak langsung berpengaruh kepada
besarnya biaya yang dikeiuarkan setiap penyelenggara agar kompetisi dapat beljalan
dengan adil.

Abstract
Interconnection represent circuit among telecommunications network from d_iH`ercnt
telecommunications organizer. Without interconnection, subscriber will not earn to
communicate with different network organizer except with same network. In this time
for the domestic telecommunications service still have the character of monopolies so
that in this case there no expense interconnection in this case so that by quickening of
rights exclusive hence will a lot of company which also make a move in this service is
which also require interconnection with company which there have
This thesis explain about applying interconnection of a period of coming refer to
quickening of rights of exclusive of operator incumbent causing new company
appearance is which in this case also require interconnection from company which
there have also in this case inter company in order to the new and also existing
goodness do not feel encumbered.
Activity of performed within compilation of this thesis duty is counting obtainable
burden interconnection so that the clear and appropriate proportion is which in this
case use principle only pay is used as well as determining decision of arrest point of
interconnection which indirect have an effect on to level of expense released by every
organizer in order to the ambulatory competition dispassionately"
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
T6349
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zulhendra
"ABSTRAK
Teknologi jaringan komputer yang berkembang sangat pesat telah dapat
mengintegrasikan beragam jenis komputer ke dalam satu sistem jaringan.
Selanjutnya suatu sistem jaringan dapat dihubungkan dengan sistem-sistem jaringan
lain menjadi sistem jaringan komputer yang luas. Perkembangan ini meningkatkan
permasalahan yang dihadapi sistem jaringan komputer. Untuk mengatasi berbagai
masalah yang semakin kompleks dibutuhkan sualu manajemen jaringan yang dapat
diandalkan dan dapat memantau kinerja jaringan dengan mudah.
Melalui pemahaman manajemen jaringan dan kinerja jaringan dikemukakan
obyek-obyek manajemen jaringan dari dalam kumpulan basis data informasi
manajemennya (MIB) yang selanjutnya dipetakan ke dalam indikator kinerja
jaringan komputer. Indikator kinerja jaringan dikelompokkcm berdasarkan kriteria
parameter Iayanan jaringan dan parameter efisiensi jaringan. Obyek maanajemen
tersebut dikumpulkan melalui metoda pemantauan dengan teknik menggunakan
protokol SNMP yang merupakan kelompok protokol TCP/IP.
Pemantauan kinerja jaringan dilaksanakan di Iingkungan jaringan komputer
Pusilkom UI Depok dengan kasus pemantauan terhadap simpul router jaringan
yaitu komputer robin.cs.ui.ac.id Data pemantauan dapat memberi tahu jumlah
pemakaian paket data, kesibukan router jaringan, jumlah kesalahan (error), dan
gangguan atau kesukaran yang terjadi. Hasil pengamatan dapat memberi gambaran
kinerja router jaringan roIbin.cs.ui.ac.ia dan pada beberapa kasus dapat memberi
gambaran kinerja jaringan yang dipantau. Karakteristik kinerja jaringan yang
dihasilkan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan penyempurnaan.
perbaikan, dan mempertahankan jaringan komputer tersebut."
1995
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Zarlis
"Dalam Tugas Akhir ini, dibuat suatu rancangan terhadap pengembangan algoritma transaksi atomik yang dapat diterapkan pada sistem jaringan komputer. Untuk melakukan suatu alih arta (pindah rekening) diperlukan suatu mekanisme penanganan data yang cepat dan handal. Agar bisa memperoleh hasil yang benar dan akurat, dilakukan suatu transaksi yang bersifat atomik, dimana proses traksaksi tersebut berlangaung secara sempurna atau tidak sama sekali. Transaksi atomik harus dilaksanakan secara real time.
Perancangan dilakukan dengan merujuk sebuah model yang disebut model klien-Server (client-server model). Model yang dibuat menggunakan sebuah pelayan yang disebut Server-Server mempunyai beberapa jenis pelayanan yang siap melayani berbagai proses. Selain itu, server juga mempunyai sebuah saluran yang bertusas memilih jenis permintaan/proses yang akan dilayani. Dalam hal permintaan yang datang bersamaan, maka server menyediakan suatu antrian (queueing) agar seluruh permintaan dapat dilayani satu persatu, demikian pula terhadap proses pengembalian balasannya ke klien.
Pengembangan algoritma transaksi atomik ini telah diterapkan pada Networked Station HP 9000/300 (HP-UX6.5) yang memiliki dua buah stasiun kerja (work station) di kampus UI Depok. Untuk hubungan komunikasinya digunakan fasilitas ethernet. Dengan bantuan protokol TCP/IP (untuk keperluan komunikasi antar proses) yang terdapat pada mesin tersebut, penerapan algoritma transaksi atomik dapat dilakukan pada sistem jaringan komputer, baik lokal maupun Long haul."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 1990
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harry Haryadi
"ABSTRAK
PT Universal Nashary Tatalaksana adalah sebuah perusahaan yang didirikan dari
motivasi para pendiri yang terdiri dari tiga orang, yaitu Harry Haryadi SE., Nasuha Adi
Wijaya, dan Andry Erviansyah ST., untuk membentuk sebuah usaha penyedia jaringan
pemasaran dan distribusi bagi berbagai macam produk. lde pembentukan jaringan pemasaran dan distribusi ini didapat dari pengalaman dan pengetahuan para pendiri perusahaan diperkuat oleh berbagai literatur yang mengatakan bahwa kekuatan jalur distribusi memegang peranan penting bagi kesuksesan penjualan sebuah produk. Dari sana muncul pemikiran bagaimana jaringan pemasaran ini dapat dilakukan dengan konsep dan strategi yang ada kemudian pada akhirnya dibentuk Sebuah model bisnis sebagai pendekatan utama dalam perencanaan bisnis yang akan dibuat, dalam hal ini dalam karya akhir ini oleh penulis.
Tidak mudah bagi siapapun untuk rnembentuk jaringan pemasaran yang luas dan kuat.
Namun dengan model bisnis yang akan dijabarkan dalam karya akhir ini diharapkan hal
tersebut pada akhimya dapat diwujudkan. Adapun konsep pernbentukan jaringan pemasaran ini menggunakan pendekatan bottom-up, dimana perusahaan akan fokus pada pembentukan jaringan pemasaran pada level terbawah terlebih dahulu dengan mengedepankan Salah satu produk. Kemudian menyebar kesetiap target area distribusi sehingga dari setiap Distributor yang terbentuk akan memiliki basis jaringan pemasaran yang kuat, baru setelah itu. Perusahaan mengembangkan jangkauannya melalui pembentukan Distributor untuk wilayah yang belum terjangkau."
2007
T21237
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"peraturan pemerintah no 7 tahun 2005 tentang rencana pembangunan jangka menengah nasional"
300 MHN 1:1 2006
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Aatre, Vasudev K.
Calcutta: Wiley Eastern , 1983
621.381 532 4 AAT n
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>