Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Oey Mayasari
"Tesis ini membahas bagaimana perilaku pengambilan keputusan konsumen remaja terhadap pemilihan convenience store dan hal-hal apa saja yang turut mempengaruhi proses pengambilan keputusan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan tren convenience store selama dua tahun terakhir ini di kota Jakarta khususnya. Adapun convenience store yang dimaksud dalam penelitian ini dibatasi pada beberapa store yang sesuai dengan kriteria convenience store menurut Kotler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mengambil keputusan, konsumen remaja tidak dapat dipisahkan dari pengaruh teman sebaya dan juga kebutuhan mendesak untuk bisa mengatasi tekanan dan stress dalam fase remaja. Konsumen remaja dalam penelitian ini cenderung melakukan keputusan pembelian maupun pemilihan berdasarkan informasi pribadi, rekomendasi, atau pengalaman dari teman sebaya dalam komunitasnya melalui komunikasi kelompok berupa komunikasi informal (word of mouth). Oleh karena itu strategi pemasaran berbasis komunitas pada konsumen remaja sangat tepat dan efektif untuk pemasaran terhadap convenience store.

This research is exploring about the decision making behavior of adolescent consumer in choosing convenience store as their place to spend time and also spend money. This research used a qualitative research method which found that decision making behavior in adolescent consumer is influenced by some factors, especially peer group?s opinion and conformity. The background of the this research is based on the last two years? trend in Jakarta where convenience store grew up fast and mostly visited by adolescent consumers. Besides, convenience store has its speciality to give convenient experiences for the consumers.
This research also found that teens or adolescent consumers tend to experience stressful moment and also school preassure, the homeworks and exams are the stress source. The informants here rend to make up their mind and make a decision according to their personal effort to find information and to seek informations from others, friends, and also internet. The marketing strategy, word of mouth can be concluded as the most powerful strategy for now, for the adolescent consumer who rely on their peer group?s perception and vision due to choosing some activity, products, and brand. Consequently, a marketing strategy based on community and group would be the most effective strategy to grow some business, just like the success of convenience store expand in Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
T30641
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Audita Sashi Ramada
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas bagaimana social media membentuk loyalitas
fans/komunitas terhadap suatu produk musik. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui proses pembentukan perilaku, pengambilan keputusan, pola penebaran
informasi, dan hal-hal yang mempengaruhi seseorang menjadi fans yang loyal
terhadap suatu produk musik, serta menjabarkan ketepatan formulasi social media
tools dan pengaruhnya terhadap loyalitas fans/komunitas. Hasil dari penelitian ini
konsumen remaja ini memilih aktifitas idoling, mendukung produk/artis musik,
sebagai sarana untuk melepaskan stres. Menurut mereka, lewat aktivitas idoling,
kebutuhan lain seperti sarana ekspresi diri dan kebutuhan sosialisasi dengan temanteman
di komunitas secara sekaligus dapat terpenuhi. Dapat disimpulkan pula social
media dan komunitas sebagai medium komunikasi antara konsumen dan brand
mempunyai peran yang sangat besar dalam membentuk loyalitas kepada brand
produk musik terutama produk musik yang bertarget audiens anak muda.

ABSTRACT
This research discussed about the process of social media in creating the
fans/community loyalty into a music product. This research aims to determine the
behavior of the formation process, decision-making, pattern stocking information,
and the things that affect a person into a loyal fan of a music product, as well as
describe the accuracy of the formulation of social media tools and their effects on the
loyalty of the fans/community. This research found that teen consumers choose
idoling activity, supporting music product/artist, as a means of relieving stress.
According to them, through idoling activity, other needs such as the need for selfexpression
and socialization with friends in the community can be met
simultaneously. It also concluded that social media and community as a medium of
communication between the consumer and the brand has a very large role in shaping
the brand loyalty especially music products targeted audience of young people."
Jakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
T41648
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library