Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Helen Magdalena
"Bedside handover sebagai pendekatan komunikasi yang efektif melibatkan pasien secara langsung namun pelaksanaannya belum konsisten berpotensi kurangnya caring perawat dan missed nursing care di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan bedside handover terhadap caring perawat dan missed nursing care di rumah sakit. Desain quasi eksperimen menggunakan pre-test dan post-test pada kelompok kontrol dan intervensi, perlakuan yang diberikan dengan pelatihan bedside handover. Jumlah responden 70 perawat, dibagi menjadi dua kelompok. Data dikumpulkan melalui kuesioner caring, missed nursing care, dan bedside handover. Analisis menggunakan paired t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian terdapat perbedaan signifikan caring perawat sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi (p = 0,023). Missed nursing care juga menurun secara signifikan pada kelompok intervensi (p = 0,001). Hasil uji antar kelompok menunjukkan perbedaan signifikan pada caring perawat (p = 0,001) dan missed nursing care (p = 0,001) antara kelompok kontrol dan intervensi. Pelaksanaan bedside handover terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku caring perawat dan menurunkan kejadian missed nursing care. Implementasi bedside handover secara terstruktur perlu menjadi bagian dari standar pelayanan keperawatan.

Bedside handover as an effective communication approach that directly involves patients, is still inconsistently implemented, potentially leading to reduced nurse caring and increased missed nursing care in hospitals. This study aimed to examine the effectiveness of bedside handover implementation on nurses’ caring and missed nursing care in hospitals. A quasi-experimental design with a pre-test and post-test was used in both control and intervention groups. The intervention involved training nurses on bedside handover. A total of 70 nurses participated in the study, divided into two groups. Data were collected using caring, missed nursing care, and bedside handover questionnaires. Analysis was conducted using paired t-tests and independent sample t-tests. The results showed a significant difference in nurses’ caring before and after the intervention in the intervention group (p = 0.023). Missed nursing care also significantly decreased in the intervention group (p = 0.001). Between-group analysis showed significant differences in nurses’ caring (p = 0.001) and missed nursing care (p = 0.001) between the control and intervention groups. The implementation of bedside handover was proven to be effective in improving nurses’ caring behavior and reducing the incidence of missed nursing care. Structured implementation of bedside handover should be incorporated into nursing service standards. "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vera Natia
"Perawatan High Care Unit (HCU) dikaitkan dengan hasil klinis yang lebih baik untuk pasien dan diharapkan dapat mengurangi angka kematian dan lama tinggal di rumah sakit, serta mengurangi tingkat penerimaan kembali Intensive Care unit (ICU) dan tingkat penerimaan kembali rumah sakit. Asuhan keperawatan yang terlewatkan atau Missed Nursing Care (MNC) dapat menimbulkan kejadian yang merugikan dan mempengaruhi keselamatan pasien. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan safety briefing untuk mengurangi kejadian MNC di ruang HCU. Penilaian MNC dilakukan dengan cara observasi partisipatif. Instrumen yang digunakan yaitu The Missed Nursing Care Observational Checklist. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan safety briefing dapat memberikan pengaruh yang baik dalam mengurangi kejadian MNC di ruang perawatan HCU, khususnya pada dimensi pengkajian pasien, pemanantauan alat dan peralatan medis pasien, intervensi keperawatan yang bervariasi, pemberian medikasi, edukasi pasien, serta hak dan privasi pasien.

High Care Unit (HCU) is associated with better clinical outcomes for patients and is expected to reduce mortality and length of hospital stay, as well as reduce Intensive Care Unit (ICU) readmission rates and hospital readmission rates. Missed Nursing Care (MNC) can cause adverse events and affect patient safety. Writing this scientific paper aims to identify the effect of implementing safety briefings to reduce the incidence of MNC in the HCU. MNC assessment is carried out by means of participatory observation. The instrument used is The Missed Nursing Care Observational Checklist. These results indicate that the application of safety briefings can have a good effect on reducing the incidence of MNC in the HCU ward, especially in the dimensions of patient assessment, monitoring of patient’s medical devices and equipment’s safety, various nursing interventions, medication administration, patient education, and patient’s rights and privacy."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2023
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Miladiyah Rahmah
"Kejadian missed nursing care masih tinggi di seluruh dunia. Missed nursing care dapat berdampak terhadap kualitas asuhan keperawatan dan keselamatan pasien. Pengembangan profesional berkelanjutan perawat merupakan salah satu sarana bagi perawat dalam melakukan pembelajaran klinis di ruangan salah satunya sebagai upaya pencegahan missed nursing care di ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran klinis terhadap missed nursing care. Desain penelitian riset terdiri 3 tahap penelitian. Tahap 1 merupakan studi eksplorasi yang dilakukan dengan desain mixed methode dengan pendekatan kualitatif fenomenologi dan kuantitatif deskriptif cross sectional. Hasil tahap 1 didapatkan 7 tema, sementara hasil kuantitatif menunjukan gambaran missed nursing care dan faktor - faktor yang berkaitan pengembangan profesional berkelanjutan. Tahap 2 pengembangan model berdasarkan teori quality of health care model Donabedian, caring Swanson dan Social learning teori Bandura. Hasil pengembangan model tahap 3 didapatkan model yang meliputi 3 komponen yaitu Motivasi, Kepemimpinan dan Aktivitas pembelajaran klinis. Hasil penelitian tahap evaluasi didapatkan perbedaan yang signifikan kompetensi perawat dalam pencegahan missed nursing care sebelum dan sesudah implementasi model pembelajaran “MiLA” (p-value=0,001, α: 0,05). Model ini disarankan untuk digunakan sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas asuhan keperawatan, dan upaya pencegahan missed nursing care di rumah sakit.

The incidence of missed nursing care is still high worldwide. Missed nursing care can impact the quality of nursing care and patient safety. Continuous professional development of nurses is one of the means for nurses to conduct clinical learning in the room, one of which is an effort to prevent missed nursing care in the inpatient room. This study aims to develop a clinical learning model for missed nursing care. The research design consisted of three stages of research. Phase 1 is an exploratory study conducted with a mixed-methods design with a phenomenological qualitative approach and cross-sectional descriptive quantitative. The results of stage 1 obtained seven themes, while the quantitative results showed an overview of missed nursing care and factors related to continuing professional development. Stage 2 model development is based on Donabedian's quality of health care model, Swanson's caring theory, and Bandura's social learning theory. The results of stage 3 model development obtained a model that includes three components, namely motivation, leadership, and clinical learning activities. The results of the evaluation phase of the study found significant differences in nurse competence in preventing missed nursing care before and after the implementation of the "MiLA" learning model (p-value = 0.001, α = 0.05). This model is recommended to be used in an effort to improve the quality of nursing care and prevent missed nursing care in hospitals."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2023
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library