Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Menurut Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, Perpustakaan Nasional adalah lembaga pemerintah non departemen yang melaksanakan tugas Pemerintah dalam bidang Perpustakaan yang berfungsi sebagai perpustakaan pembina, perpustakaan rujukan,perpustakaandeposit , perpustakaan penelitian perpustakaan pelestarian dan pusat jejaring perpustakaan,serta berkedudukan di ibukota negara"
020 VIS 10:3 (2008)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Agus Supriana
"Kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat, tepat dan akurat di era informasi ini sudah tidak bisa ditawar lagi. Kompleksitas pemakai jasa perpustakaan menuntut pihak perpustakaan sebagai salah satu pusat informasi untuk dapat lebih kreati f dan inovatif seria aspiratif dalam memahami dan me;nenuhi kebutuhan pengguna akan informasi yang berbeda antara satu dengan lainnya. Pengguna merupakan unsur yang penting dalam menciptakan perpustakaan yang bermakna dan bermanfaat artinya semakin banyak pengguna yang datang ke perpustakaan untuk mencari informasi, semakin bermanfaat perpustakaan tersebut. Ada beberapa pertimbangan yang mengakibatkan mereka mau atau tidak datang ke perpustakaan tersebut dan hal itu sangat berhubungan sekali dengan kualitas layanan yang diberikan oleh pihak perpustakaan.
Identifikasi terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh kelompok Layanan Bahan Pustaka Baru mengacu pada konsep kepuasan pengguna (user satisfaction) yang tertitik tolak dari dimensi dasar kualitas layanan, yang meliputi sepuluh dimensi yaitu : tampilan fisik (tangibles), Kehandalan (reliability), Tanggap (responsiveness), Kompetensi (competence), Tata-krama (courtesy), Kredibilitas (credibility), Keamanan (security) , Akses (acres), Komunikasi (communication), dan Pemahaman/perhatian terhadap pengguna (understanding the customer). Kesepuluh dimensi kualitas tersebut pada perjalanannya kemudian mengalami perubahan menjadi lima dimensi yang kesemuanya sudah mencakup sepuluh dimensi tersebut yang kemudian disebut "Servqual".
Dalam penelitian ini, dilakukan pengukuran tingkat kepuasan pengguna, yaitu dengan membandingkan persepsi pengguna terhadap pelayanan perpustakaan yang diberikan oleh Kelompok Layanan Bahan Pustaka Baru dengan harapan yang menjadi keinginan pengguna, dengan menggunakan 5 (lima) dimensi pengukuran kualitas jasa yang terdiri dari: Tampilan fisik (tangibles), Kehandalan (Reliability), Ketanggapan (Responsiveness), jaminan/kepastian (Assurance) dan Empati (Empathy). Adapun model pengukurannya dengan menggunakan Konsep Gaps Model Of Service Quality (ServQual) yang dikembangkan oleh Valerie A. Zeithaml dan Parasuraman, sehingga akan terlihat berapa tingkat kepuasan pelayanan perpustakaan yang diberikan oleh Kelompok Layanan Bahan Pustaka Baru, Perpustakaan Nasional RI. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang menggunakan penarikan sampel secara sengaja (purpossive sampling) untuk tujuan tertentu kepada pengguna yang telah ditentukan dan dianggap sudah cukup mewakili...

"Fast, precise and accurate information is undoubtedly needed by our society.The complexity of library users has made the library, as the the center of information, more creative and innovative as well as aspirative in understanding and fulfilling the users' need for various information. Library user is one of the most important part in creating a useful library. The more people come to a certain library, the more useful the library is. There are some reasons why they want or don't want to visit the library and they are highly connected with the service quality given by the library.
The identification of the Latest Collection Service refers to the concept of user's s atisfaction which comes from the basic dimension of service quality which consists of ten dimensions. They are tangibles, reliability, responsiveness, competence, courtesy, credibility, security. access, communication dan understanding the customer. This research measures the level of user's satisfaction by comparing the users' perception oflibrary service given by contemporary book collection group with the users' expectancy by using five dimensions of service quality measurement which consist of tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy. The measurement model uses the concept of Gas Model of Service Quality (Servqual) developed by Valerie A. Zeithaml and Parasuraman so that it will show degree of users' satisfaction on library service. This reserch uses questionnaires as data instruments which use purpossive sampling of representative users.
The research shows that the users' satisfaction according to tangibles dimension is 84.42%, reliability dimension 67.67%, responsiveness 77.18%, assurance 75.41%, and empathy 76.67%. Based on the above scores, it can be concluded that tangibles dimension ranks the highest level of satisfaction(84.42%) and the lowest is reliability dimension (67.67%). Thus, if it is generally scored the level of users' satisfaction on the latest collection service is 76.27 which is "fairly satisfied". Based on the conclusion above, some suggestions can be given: provide more library officers, improve the professionalism of the officers either in education or in personality, add more insentive, dan always evaluate the service quality periodically especially on the significant point.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2005
T37274
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ana Suraya AE
"ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pelaksanaan pelestarian surat kabar Indonesia, hambatan dalam pelaksanaan, kondisi fisik surat kabar koleksi Perpustakaan Nasional RI, serta perkembangan surat kabar Indonesia tahun 1996-2005 (2) memberikan data tentang anggaran, sumberdaya manusia, metoda pelestarian, serta komitmen Perpustakaan Nasional RI dalam pelestarian surat kabar Indonesia (3) mengidentifikasi beban Perpustakaan Nasional RI dalam pelestarian surat kabar Indonesia selama 10 tahun (1996-2005) (4) mendapatkan alternatif pemikiran tentang upaya pelestarian surat kabar sesuai dengan kondisi peramalan selama 10 tahun mendatang.
Tidak semua tujuan penelitian dicapai melalui pembuktian hipotesis akan tetapi tetap dijawab sebagai permasalahan penelitian. Hipotesis digunakan untuk mencapai tujuan penelitian nomor tiga, yaitu: (1) Ada pengaruh yang maknawi antara perubahan tahun dengan perubahan jurnlah judul surat kabar harian; (2) Ada pengaruh yang maknawi antara perubahan tahun dengan perubahan jumlah judul surat kabar mingguan; (3) Ada pengaruh yang maknawi antara perubahan tahun dengan perubahan jumlah halaman surat kabar harian; (4) Ada pengaruh yang maknawi antara perubahan tahun dengan perubahan jumlah halaman surat kabar mingguan.
Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Populasi penelitian terdiri dari dua kelompok, pertama adalah surat kabar Indonesia tahun 1982-1994; dan yang kedua adalah pembuat kebijakan di kalangan Perpustakaan Nasional RI. Sampel untuk pembuat kebijakan diambil secara total sampling, yaitu 26 Perpustakaan Daerah dan 1 Perpustakaan Nasional RI di Jakarta sedangkan sampel untuk surat kabar diambil secara acak sederhana. Data tentang pelaksanaan pelestarian, hambatan dalam pelaksanaan pelestarian, dan kondisi koleksi surat kabar Indonesia diperoleh melalui kuesioner serta wawancara sebagai alat pengumpul data pelengkap. Data surat kabar diperoleh dari dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif analitik serta dengan analisis kuantitatif dengan uji statistik regresi liner sederhana.. Perhitungan menggunakan perangkat lunak Microstat.
Hasil penelitian adalah:(1) pelaksanaan pelestarian surat kabar Indonesia oleh Perpustakaan Nasional RI belum memperhatikan kebutuhan kondisi fisik dan kondisi lingkungan penyimpanan, (2) terdapat hambatan dalam pelaksanaan pelestarian seperti belum adanya kebijakan tertulis tentang pelestarian surat kabar Indonesia, rendahnya pengetahuan tentang pelestarian, rendahnya anggaran, rendahnya sumberdaya manusia baik secara kualitas maupun kuantitas, dan sulitnya mendapatkan peralatan dan bahan yang sesuai standar, (3) surat kabar koleksi Perpustakaan Nasional RI mengalami penurunan kondisi fisik berupa pemudaran warna kertas maupun kerapuhan, (4) Perpustakaan Nasional RI melestarikan bentuk fisik maupun isi intelektual surat kabar terbitan Indonesia, mekanisme pelaksanaannya diatur Undang-undang No.4 tahun 1990, (5) anggaran dan sumberdaya manusia Perpustakaan Nasional RI belum sesuai dengan beban yang harus dipikul (6) pertumbuhan persuratkabaran Indonesia mengalami peningkatan relatif pesat untuk skala nasional tetapi bila dilihat per daerah ditemui beberapa daerah tidak mengalami peningkatan, bahkan ada yang mengalami penurunan, (7) berdasarkan ramalan pertumbuhan surat kabar Indonesia selama kurun waktu 10 tahun didapatkan gambaran beban Perpustakaan Nasional RI untuk pelestarian surat kabar Indonesia tahun 1996-2005 yang dideskripsikan dalam bentuk jumlah eksemplar fisik asli, jumlah media penyimpan informasi (mikrofilm), perlengkapan penyimpanan berupa rak dan kotak, beban ruangan penyimpanan; beban juga dinyatakan dalam bentuk rupiah, 8) dengan pertimbangan rendahnya sumber daya dan saran pelestarian di Perpustakaan Nasional RI, perlu dilakukan pembatasan jumlah eksemplar yang disimpan dan pembagian tugas dalam pelaksanaan penyimpanan dan alih media.

ABSTRACT
The research has four purposes, namely: (I) to draw the feature of conservation of Indonesian newspapers performed by the National Library of Indonesia, constraint under with the conservation is carried out, physical condition of the newspaper collection owned by the National Library of Indonesia, and the trend of Indonesian newspapers development during 1996-2005, (2) to get data about the budget set for, human resources available for, and method applied in the conservation performed by the National Library of Indonesia and the commitment of the institution regarding the matters, (3) to identify the load put on the shoulder of the National Library of Indonesia for a ten-year period (1996-2005) concerning the conservation of Indonesian newspapers, (4) to suggest alternative conception of conservation to meet the forecast made for the next ten years.
Three of the above purposes are answered as problems of the research. Following hypothesis are proposed to obtain the third purpose: (1) changing of year has considerable influence to the number of titles of existing daily newspaper, (2) changing of year has considerable influence to the number of titles of existing weekly newspaper, (3) changing of year has considerable influence to the number of pages of existing daily newspaper, (4) changing of year has considerable influence to the number of pages of existing weekly newspaper.
The research is descriptive one. The population consists of two groups, namely: Indonesian newspaper published in 1982-1994 and the decision makers of the National Library of Indonesia. Simple random method for sampling is applied for the first group, while total sampling is applied to the second group of population. Data about the conservation, it?s performing and constrain as well as the condition of the Indonesian newspaper collection is gathered by means of questionnaire. Interviews are held to obtain additional data needed. Data about Indonesian newspaper is taken from documentation. Analysis method used here are analytical descriptive and quantitative methods with simple linear regression statistic test. Computer software is used in computation in Microstat.
The results of the research are as follow: (1) in carrying out the conservation of Indonesian newspaper, the National Library of Indonesia has not give proper attention concerning the physical and environmental aspects of storage, (2) conservation is performed under the following constraints, lacking of knowledge about conservation, lacking of budget, quantitative as well as qualitative lacking of human resources, difficulties in obtaining conservation material and equipment which meet the standard qualification, (3) there is physical degradation of the Indonesian newspaper of the National Library of Indonesia collection, concerning both color and the fragility of the paper, (4) the National Library of Indonesia is to conservate both physical form and intellectual content of the newspaper. The mechanism is arranged is the W No.4 1990, (5) budget provided and human resources available do not meet the conservation load put on to the National Library of Indonesia, (6) Indonesian newspaper undergoes rapid growth as far as national scale is concern; however, the fact for regional scale appears different since several provinces show no increase at all and even a decrease, (7) based on development forecast of Indonesian newspaper for ten-year period, the views of conservation load beared by the National Library of Indonesia during 1996-2005 can be drawn, describe in the forms of: number of exemplars of the originals, number of the information storage media (microfilm), storage equipment such as boxes and shelves, and the load of the storage areas; the load is described in the forms of rupiahs, (8) considering the lack of human resources and conservation utilities available at the National Library of Indonesia, it is of great urgency to limit the number of exemplars deposited and to allocate the depositing and the medium-transferring tasks.
"
1995
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nasution, Nurlaila
"
ABSTRAK
Penelitian mengenai perlindungan keamanan gedung dan koleksi telah dilakukan di Perpustakaan Nasional R.I. Jakarta pada bulan Mei 1998. Tujuannya ialah untuk mengetahui kesesuaian disain gedung Perpustakaan Nasional R.I. dengan persyaratan keamanan dan kelestarian bahan pustaka, serta meneliti pelaksanaan perlindungan keamanan gedung dan koleksi oleh pengelola Perpustakaan Nasional R.I. sehingga dapat diketahui hambatan yang ada dalam kegiatan tersebut dan bagaimana pengelola menanggulanginya.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan yang terkait langsung dengan masalah penelitian. Dilakukan pula pcngamatan langsung terhadap obyek dengan menggunakan panduan observasi. Selain kedua cara diatas, dilakukan pula studi dokumentasi terhadap berbagai produk kebijakan yang terkait dengan masalah penilitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik dan lingkungan gedung Perpustakaan Nasional R.I. pada beberapa bagian sudah mernenuhi persyaralan keamanan dan kelestarian bahan pustaka. Sedangkan pelaksanaan perlindungan keamanan terutama kesiagaan untuk rnenghadapi berbagi bahaya/bencana baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun manusia, menunjukkan hasil kurang memenuhi peryaratan karena belum adanya kebijakan tertulis yang sifatnya terpadu dan mencakup tindakan preventif hingga restorasi, serta kurangnya kesadaran dari staf Perpustakaan Nasional R.I. untuk menjaga aset bangsa.
"
1998
S15335
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Rachma
"Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas layanan sirkulasi dilihat dari tingkat kepuasan pemakai, serta masalah yang dihadapi pada layanan sirkulasi di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data utama melalui kuesioner, ditunjang dengan wawancara dan penelusuran literatur. Pengambilan sampel dilakukan secara kebetulan (accidental sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Data yang terkumpul diolah dan dianalisa dengan menggunakan rumus Persentase dan Skala Sikap Liken.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat kepuasan pemakai terhadap prosedur dan persyaratan keanggotaan serta OPAC adalah tinggi; tingkat kepuasan pemakai terhadap jam buka perpustakaan, katalog, kecepatan layanan serta layanan dan bantuan staf perpustakaan adalah cenderung tinggi; tingkat kepuasan pemakai terhadap sistem layanan tertutup, prosedur peminjaman dan layanan fotokopi adalah cenderung rendah; tingkat kepuasan pemakai terhadap sistem baca di tempat adalah rendah.
Diketahui pula bahwa pengetahuan pemakai terhadap Perpustakaan Nasional Republik Indonesia adalah cenderung rendah. Pemakai tidak mengetahui tugas dan fungsi perpustakaan nasional sebagai pusat deposit dan pelestarian literatur nasional. Hal inilah yang menjadi masalah dalam layanan sirkulasi. Pemakai merasa kebebasan mereka dalam mengakses dan memperoleh bahan pustaka yang dibutuhkannya dibatasi oleh kebijakan yang diterapkan perpustakaan nasional yang cenderung lebih melindungi koleksinya."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1998
S14851
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Rancangan Undang-Undang Perpustakaan menyebutkan salah satu kegiatan penting perpustakaan adalah melakukan pelestarian khazanah budaya bangsa"
020 VIS 8:2 (2006)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library