Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 317 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yunita Ariani
"Praktik Kerja Profesi Apoteker di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati bertujuan untuk memahami peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker di rumah sakit. Tujuan dari tugas khusus adalah untuk mengevaluasi masalah terkait pengobatan yang diterima pasien di ruang ICU menggunakan metode SOAP dan klasifikasi PCNE V8.02."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Zia Naziha
"Praktik Kerja Profesi (PKP) di Puskesmas Kecamatan Setiabudi bertujuan agar mahasiswa profesi Apoteker dapat memahami tugas dan tanggung jawab Apoteker di Puskesmas, memiliki pengalaman praktis dalam melakukan praktik pelayanan kefarmasian di Puskesmas, dan mengetahui gambaran nyata terkait permasalahan-permasalahan dalam pelaksanaan praktik kefarmasian di Puskesmas. PKP di Puskesmas Kecamatan Setiabudi dilaksanakan selama 2 minggu. Tugas khusus yang diberikan pada saat PKP di Puskesmas Kecamatan Setiabudi adalah berupa kegiatan pengidentifikasian obat-obatan dengan nama obat rupa dan ucapan mirip (NORUM) di Unit Pelayanan Farmasi Puskesmas Kecamatan Setiabudi. Penulisan laporan PKP ini didasarkan atas penelusuran pustaka dan juga pengamatan serta praktik langsung di Puskesmas Kecamatan Setiabudi. Kegiatan PKP yang telah dilaksanakan menjadikan mahasiswa memahami tugas dan tanggung jawab Apoteker di Puskesmas serta mengetahui cara mengidentifikasi obat-obatan NORUM di Unit Pelayanan Farmasi Puskesmas Kecamatan Setiabudi.

Internship at Setiabudi Health Center aims to make Pharmacist students can understand the duties and responsibilities of Pharmacists in the management of health center, have practical experience in practicing pharmacy at health center, and know the real picture related to problems in the implementation of pharmaceutical practices at health center. Internship at Setiabudi Health Center is held for 2 weeks. Identification of drugs with look-alike sound-alike (LASA) is the special assignment that given by Pharmacist at Setiabudi Health Center. The writing of this report is based on literature review and also observations and direct practices at Setiabudi Health Center. Internship at Setiabudi Health Center make Pharmacist students understand the duties and responsibilities of Pharmacists in hospital and know how to identify drugs with LASA at Pharmacy Service Unit Setiabudi Health Center."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Abdelhaq Setya Subarkah
"ABSTRAK
Praktek kerja profesi di PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia, Tbk. dilaksanakan selama dua bulan dimulai dari bulan Juli 2016 hingga September 2016. Tujuan dilaksanakannya praktek kerja profesi ini adalah agar calon Apoteker mampu memahami peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker dalam pelaksanaan pekerjaan kefarmasian di industri farmasi meliputi penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik CPOB . PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia, Tbk. telah menerapkan CPOB sesuai dengan Peraturan Kepala Badan POM yang berlaku. Penerapan CPOB yang dilakukan meliputi 12 aspek yaitu, Manajemen Mutu, Personalia, Bangunan dan Fasilitas, Peralatan, Sanitasi dan Higiene, Pengawasan Mutu, Produksi, Inspeksi Diri dan Audit Mutu, Penanganan Keluhan Terhadap Produk, Dokumentasi, Pembuatan Analisis Berdasarkan Kontrak, Kualifikasi dan Validasi. Apoteker sebagai personil kunci harus memiliki kompetensi pada bidang pemastian mutu, pengawasan mutu, dan produksi.

ABSTRACT
Internship in PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia, Tbk. was held for two months, from July 2016 until September 2016. The objective of the working practice of this profession is to make pharmacists understand the role, duties and responsibilities in the implementation of pharmacy jobs in the pharmaceutical industry include the application of Good Manufacturing Practice GMP . PT. Taisho Pharmaceutical Indonesia, Tbk. has implemented GMP in accordance with Regulation of the BPOM applicable. The implementation of GMP was conducted on the 12 aspects, namely, Quality Management, Personnel, Building and Facilities, Equipment, Sanitation and Hygiene, Quality Control, Production, Inspection and Self Quality Audits, Complaint Handling the Product, Documentation, Preparation Analysis Based Contracts, Qualification and Validation , Pharmacists as key personnel must have competence in the field of quality assurance, quality control, and production."
2017
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Maulidya Augustine
"ABSTRAK
Obat sebagai salah satu penunjang kesehatan sangat dibutuhkan untuk mempengaruhi fungsi fisiologis tubuh manusia agar tercapainya derajat kesehatan masyarakat sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia. Tersedianya obat aman, bermutu, efisien, dan terjangkau akan membantu dalam upaya pembangunan kesehatan. Pembuatan obat atau bahan obat dapat dilakukan oleh Industri Farmasi sebagai badan usaha yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan. Industri farmasi harus memiliki tiga personil kunci mencakup kepala bagian produksi, kepala bagian pengawasan mutu, dan kepala bagian manajemen mutu pemastian mutu . Personil kunci hendaklah seorang apoteker yang terdaftar dan terkualifikasi, memperoleh pelatihan yang sesuai, serta memiliki pengalaman praktis yang memadai dan keterampilan manajerial sehingga memungkinkan untuk melaksanakan tugasnya secara profesional. Oleh karena itu, dilaksanakan praktek kerja profesi Apoteker ini dengan tujuan untuk mengetahui pengalaman praktis dan peran Apoteker sebagai personil kunci di lingkup industri farmasi.

ABSTRACT
Drugs as one of the supporting health is needed to influence the physiological functions of the human body in order to achieve the degree of public health in accordance with the ideals of the Indonesian nation. The drugs availability which is safe, high quality, efficient, and affordable will help health development. Production of drugs or medicinal materials may be made by the Pharmaceutical Industry as a business entity licensed by the Minister of Health. The pharmaceutical industry should have three key personnel covering the head of production department, head of quality control department, and head of quality management quality assurance . Key personnel should be registered and qualified as a pharmacists, obtain appropriate training, and have sufficient practical experience and managerial skills to enable them to perform their duties professionally. Therefore, this professional practice of Apothecary is implemented in order to know the practical experience and role of Pharmacist as the key personnel in the pharmaceutical industry."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kandela Aisyah Ambuwaru
"Seorang apoteker dituntut untuk memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan mengaplikasikan dan mengembangkan ilmunya secara profesional agar dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di industri farmasi. Dalam mencapai tujuan tersebut, calon Apoteker perlu mendapatkan bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai yang salah satu caranya dapat diperoleh melalui kegiatan praktek kerja profesi di industri farmasi. Oleh karena itu, Universitas Indonesia bekerja sama dengan PT. Hexpharm Jaya untuk menyelenggarakan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA). Kegiatan PKPA ini calon apoteker mendapatkan tugas untuk mengamati serta mempelajari langsung kegiatan yang dilasanakan pada PT. Hexpharm Jaya. Pelaksanaan praktek kerja berlangsung dari 01 November – 31 Desember 2021. Dalam pelaksanaan PKPA ini mahasiswa diberikan beberapa tugas khusus untuk mendalami dan mempelajari langsung kegiatan di PT. Hexpharm Jaya. Selain itu, Universitas Indonesia juga bekerja sama dengan Apotek Roxy Poltangan untuk menyelenggarakan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA). Kegiata PKPA ini calon apoteker mendapatkan tugas praktek kerja berlangsung dari 01 September-31 September 2021. Dalam pelaksanaan PKPA ini mahasiswa diberikan beberapa tugas khusus untuk mendalami dan mempelajari langsung kegiatan pelayanan kefarmasian di Apotek.

A pharmacist is required to have insight, knowledge, skills and apply and develop his knowledge professionally in order to overcome the problems that exist in the pharmaceutical industry. In achieving this goal, prospective pharmacists need to acquire adequate knowledge and experience, one of which can be obtained through professional practice activities in the pharmaceutical industry. Therefore, the University of Indonesia in collaboration with PT. Hexpharm Jaya to organize Pharmacist Professional Practice (PKPA). This PKPA activity, prospective pharmacists get the task of observing and learning directly the activities carried out at PT. Hexpharm Jaya. The implementation of the work practice takes place from November 01 to December 31, 2021. In implementing this PKPA, students are given several special tasks to explore and learn firsthand the activities at PT. Hexpharm Jaya. In addition, the University of Indonesia is also collaborating with the Roxy Poltangan Pharmacy to organize the Pharmacist Professional Work Practice (PKPA). In this PKPA activity, prospective pharmacists receive work internship assignments that take place from September 1 to September 31, 2021. In implementing this PKPA, students are given several special tasks to explore and learn directly about pharmaceutical service activities at the pharmacy."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2021
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ibrahim Yusuf
"Seorang apoteker dituntut untuk memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan mengaplikasikan dan mengembangkan ilmunya secara profesional agar dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada di industri farmasi. Dalam mencapai tujuan tersebut, calon Apoteker perlu mendapatkan bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai yang salah satu caranya dapat diperoleh melalui kegiatan praktek kerja profesi di industri farmasi. Oleh karena itu, Universitas Indonesia bekerja sama dengan PT. Hexpharm Jaya untuk menyelenggarakan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA). Kegiatan PKPA ini calon apoteker mendapatkan tugas untuk mengamati serta mempelajari langsung kegiatan yang dilasanakan pada PT. Hexpharm Jaya. Pelaksanaan praktek kerja berlangsung dari 01 November – 31 Desember 2021. Dalam pelaksanaan PKPA ini mahasiswa diberikan beberapa tugas khusus untuk mendalami dan mempelajari langsung kegiatan di PT. Hexpharm Jaya. Selain itu, Universitas Indonesia juga bekerja sama dengan Apotek Kasih untuk menyelenggarakan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA). Kegiata PKPA ini calon apoteker mendapatkan tugas praktek kerja berlangsung dari 01 Juli - 31 Juli 2021. Dalam pelaksanaan PKPA ini mahasiswa diberikan beberapa tugas khusus untuk mendalami dan mempelajari langsung kegiatan pelayanan kefarmasian di Apotek

. A pharmacist is required to have insight, knowledge, skills and apply and develop his knowledge professionally in order to overcome the problems that exist in the pharmaceutical industry. In achieving this goal, prospective pharmacists need to acquire adequate knowledge and experience, one of which can be obtained through professional practice activities in the pharmaceutical industry. Therefore, the University of Indonesia in collaboration with PT. Hexpharm Jaya to organize Pharmacist Professional Practice (PKPA). This PKPA activity, prospective pharmacists get the task of observing and learning directly the activities carried out at PT. Hexpharm Jaya. The implementation of the work practice takes place from November 01 to December 31, 2021. In implementing this PKPA, students are given several special tasks to explore and learn firsthand the activities at PT. Hexpharm Jaya. In addition, the University of Indonesia is also collaborating with the Kasih Pharmacy to organize the Pharmacist Professional Work Practice (PKPA). In this PKPA activity, prospective pharmacists receive work internship assignments that take place from July 1 to July 31, 2021. In implementing this PKPA, students are given several special tasks to explore and learn directly about pharmaceutical service activities at the pharmacy."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2021
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anindya Widianti
"Distribusi merupakan salah satu kegiatan penting untuk menjamin ketersediaan produk farmasi di Indonesia. Proses distribusi memfasilitasi pergerakan produk mulai dari industri farmasi yang memproduksi hingga sampai ke konsumen. Proses distribusi obat harus memenuhi ketentuan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Selain itu, apabila Pedagang Besar Farmasi (PBF) bertindak sebagai penyalur alat kesehatan maka harus memenuhi Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik (CDAKB). Apoteker perlu untuk terus meningkatkan kompetensinya sehingga dapat melakukan pekerjaan kefarmasian dalam bidang distribusi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Mahasiswa calon apoteker mengikuti Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang bertujuan agar mampu memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di PBF dan PAK, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di PBF dan PAK, memahami penerapan CDOB di PBF dan CDAKB di PAK, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan pekerjaan kefarmasian di PBF dan PAK. PKPA dilaksanakan di PT. Anugerah Pharmindo Lestari mulai tanggal 29 Oktober hingga 9 November 2018. Berdasarkan hasil Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT. Anugerah Pharmindo Lestari, dapat disimpulkan peran apoteker di PBF dan PAK adalah sebagai penanggung jawab teknis yang memiliki tugas menyusun, memastikan dan mempertahankan penerapan sistem manajemen mutu di fasilitas distribusi.

Distribution is one of the important activities to ensure the availability of pharmaceutical products in Indonesia. The distribution process facilitates the movement of products from the pharmaceutical industry up to consumers. The drug distribution process must implement the Good Distribution Practices (GDP). In addition, if a Pharmaceutical Wholesaler (PBF) acts as a distributor of medical devices, it must implement the Good Distribution Practices for Medical Devices. Pharmacists need to continue to improve their competencies so that they can carry out pharmaceutical work in the distribution field in accordance with the laws and regulations. Pharmacist students follow the Apothecary Profession Internship (PKPA) which aims to be able to understand the roles, duties, and responsibilities of pharmacists in Pharmaceutical Wholesaler, have insight, knowledge, skills, and practical experience to do pharmaceutical work at Pharmaceutical Wholesaler, and understanding application of GDP in Pharmaceutical Wholesaler. PKPA is held at PT. Anugerah Pharmindo Lestari from 29 October to 9 November 2018. Based on the results of the Apothecary Profession Internship (PKPA) at PT. Anugerah Pharmindo Lestari, it can be concluded that the role of pharmacists in Pharmaceutical Wholesaler is in charge of having the task of creating, ensuring and maintaining the implementation of a quality management system in distribution facilities.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Isra Maulida Arifa
"ABSTRAK
Praktik kerja profesi di Apotek Kimia Farma No. 375 Depok dilaksanakan selama satu bulan pada Bulan Oktober tahun 2018. Praktik kerja profesi ini bertujuan agar calon Apoteker mampu memahami peranan, tugas dan tanggung jawab apoteker dalam praktek pelayanan kefarmasian di apotek meliputi pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai serta pelayanan farmasi klinis. Apotek Kimia Farma No. 375 Depok telah melakukan pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai sesuai dengan ketentuan perundangan dan etika farmasi yang berlaku yaitu berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, sedangkan pelayanan farmasi klinis yang belum dilakukan adalah Monitoring Efek Samping Obat (MESO). Tugas khusus yang diberikan berjudul Kajian Resep Pada Penyakit Asthma.

ABSTRACT
Profession Internship at Kimia Farma Pharmacy Number 375 Depok was held in October 2017. This internship was intended to make Apothecary student understand the roles and responsibilities of pharmacist in pharmacy, understand managerial activities of pharmaceutical products, medical devices and single-use medical tools, and also giving pharmaceutical care. Moreover, managerial activities pharmaceutical products, medical devices, and single-use medical tools in Kimia Farma Pharmacy number 375 Depok are appropriate with Regulation of Minister of Health No. 73 Year 2016 about Standardization of Pharmaceutical Care in Pharmacy. Clinical pharmacy activities in Kimia Farma number 267 that are not done is monitoring of drugs side effect. A special assignment was given and titled Prescription Study On Asthma Patient."
2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Wildan Nugraha
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi di Apotek Kimia Farma No.284 Siliwangi, PT. Fonko International Pharmaceuticals, dan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Periode Bulan Februari - Mei 2019

ABSTRACT
Internship at Apotek Kimia Farma No.284 Siliwangi, PT. Fonko International Pharmaceuticals, and The South Jakarta Administration City Sub Department for Health Period February - May 2019 "
2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>