Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 16 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Simatupang, Rossa Turpuk Gabe
"Anak tunagrahita adalah anak yang mengalami hambatan atau keterlambatan dalam perkembangan mental disertai ketidakmampuan / kekurangmampuan untuk belajar dan untuk menyesuaikan diri. Sekolah Luar Biasa memiliki peranan penting di dalam perkembangan anak tunagrahita, sebagai lembaga pendidikan formal untuk mempersiapkan kehidupan dewasa anak sehingga dapat berintegrasi dalam masyarakat. Untuk itu, Sekolah Luar Biasa harus merespon kebutuhan dan kemampuan dari setiap elemen di dalamnya.
Masalah arsitektural muncul mengenai keberadaan Sekolah Luar Biasa sebagai wadah pendidikan formal bagi anak berkebutuhan khusus, khususnya bagi anak tunagrahita untuk mewadahi kegiatan pendidikan dan pelatihan secara baik. Rendahnya kualitas dan kuantitas ruangan dalam Sekolah Luar Biasa menyebabkan rendah pula hasil pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan selama ini.
Dalam tulisan ini saya mengkaji kondisi fisik Sekolah Luar Biasa dengan pendekatan Post-Occupancy Evaluation (POE). Jenis penilaian ini sebagai pijakan utama dalam menentukan pengaruh kualitas dan kuantitas ruang Sekolah Luar Biasa terhadap proses pendidikan dan pelatihan anak. Selanjutnya kajian ini dapat menjadi dasar pemikiran dalam menciptakan lingkungan binaan baru yang mampu mendukung program pendidikan dan pelatihan bagi penggunanya.
Mental Retarded childs are kids that have a barrier or slowness of their mental development process, along with disability to learn and adaptation. School for exceptional children has an important functional on their development, as a formal education center, to prepare their growing up life that can integrate with the community. As that function, the school must respond this need and ability from all of the aspect.
Architectural problems come from this school, as a formal education center specially for mental retarded childs, are for how to facilitating all the education and training activity well. The low quality and quantity of this school has been impact to the result of the education and training that been done for last days.
In this paper, I do analyse the physical condition of this school with Post-Occupancy Evaluation approvement method. This subject will considered as first step on determining the result of quality and quantity of this school in relation of the educating process for the kids. For the next, this analysis can be fixed as the raw material for creating new environment that able to support the educating and training program for its participants.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S48441
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Lusiana Sjapawi
1992
S2231
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mugiarsih CH., Widodo
"Penelitian ini diawali melalui suatu pemikiran penulis dengan memperhatikan jenis kelainan anak luar biasa khususnya anak tunarungu. Anak tunarungu ini memiliki kelainan penden­garan yang harus mendapat pelayanan pendidikan secara khusus di Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu. Anak tunarungu menga­lami kesulitan dalam berkomunikasi dengan menggunakan tata ba­hasa yang baik dan benar dilingkungan kaum tunarungu, keluarga maupun masyarakat secara luas. Bagi anak tunarungu yang duduk di kelas I Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu secara dini perlu mandapat pelayanan pendidikan denqan mengqunakan media komunikasi.
Adapun sebagai sarana untuk berkomunikasi bagi anak tuna­ rungu adalah menggunakan media komunikasi total dan oral Media komunikasi tota1 dan oral ini dapat digunakan apabila anak tunarunqu dapat mengetahui kosa kata bahasa secara jelas dan konkrit. Maksudnya bahwa perbendaharaan kosa kata yang dimiliki anak tunarungu melalui beberapa pengalaman berbahasa pada masa-masa lalu denqan menunjukkan bendajgambar tiruan yang akhirnya terjadi proses penambahan kata-kata. Sebagai upaya untuk meninqkatkan perbendaharaan kosa kata pada anak tunaru­ ngu sesuai dengan kurikulum di Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu adalah melalui mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang tujuannya antara lain agar anak dapat berbahasa dengan baik dan benar.
Analisis data dengan rumus t tes menunjukan hasil penelitian bahwa keterampilan membaca dan menulis yang menggunakan media komunikasi total dan yang menggunakan media komunikasi oral secara rinci dapat dikemukakan sebagai berikut :
1. Denqan mengqunakan media komunikasi total, hasil keteram­ pilan membaca siswa di kelas I Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu Karya Mulya I dan II Surabaya ternyata tidak menunjukkan hasil yang lebih baik dari pada siswa di kelas I Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu Santi Rama I dan II Jakarta yang menggunakan media komunikasi oral.
2. Dengan mengqunakan media komunikasi total hasil keterampi­ lan menulis siswa di kelad I Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu Karya Mulya Idan II surabaya ternyata tidak menunjukan hasil yang lebih baik dari pada siswa di kelas I Sekolah Luar Biasa bagian tunarungu Santi Rama I dan II Jakarta yang menqgunakan media komunikasi oral.
Berdasarkan basil temuan seperti tersebut di atas penulis menyarankan agar guru dalam mangajar membaca dan menulis permulaan siswa di kelas I dipilih guru yang senior sudah berpenga1aman dalam menghadapi masing-masing individu. Mak­sudnya pada kelas-kelas rendah/tingkat dasar dalam pendekatan terhadap anak memerlukan ketekunan, ketelatenan dan kesabaran guru."
Depok: Universitas Indonesia, 1995
T37975
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aldo Septian Virdya
"Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan salah satu pekerjaan yang paling berpotensi menimbulkan stress kerja, baik yang disebabkan oleh faktor individual ataupun faktor pekerjaan. Stress kerja yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi para guru SLB yaitu menimbulkan perasaan tidak percaya diri, penolakan, marah atau depresi, penurunan kinerja dan motivasi, serta memicu terjadinya penyakitmental dan fisik seperti sakit kepala, sakit perut, insomnia, tekanan darah tinggi dan lain-lain.
Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Variabel independen ini meliputi faktor individual (jenis kelamin, umur, pengalaman kerja, status pernikahan, dan status pendidikan) dan faktor terkait pekerjaan (hubungan interpersonal, bebab kerja, kondisi lingkungan kerja, rutinitas pekerjaan, pengembangan karir, peran dalam oragnisasi, serta iklim dan struktur organisasi). Variabel dependen yang diteliti adalah tingkat stres kerja. Sample pada penelitian ini berjumlah 55 responden. Analisa bivariat dilakukan dengan uji chi square.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui sebanyak 30 guru (54,5%) mengalami stres kerja berat, sedangkan 25 guru (45,5%) lainya mengalami stres kerja ringan. Faktor-faktor yang terbukti berhubungan dengan stres kerja pada guru SLB-BC-BC adalah rutinitas kerja, lingkungan kerja, dan pengembangan karir.

Teachers of Sekolah Luar Biasa (SLB) is one of the most potential job which stimulates stresses, whether caused by individual or working factors. The excessive amount of stress are possible in causing negative effects to the SLB teachers such as unconfidence, denial, anger or depression, and derivations of work performance and motivation, which also stimulates physical illness such as headache, stomachache, insomnia, and high blood pressure.
This reseach is an observational research with quantitative method and using cross sectional design. The independent variable includes Individual Factors (Sex, Age, work experience, marrital status, and educational status) and Working related Factors (Interpersonal Relationship, Workload, Working Environment, Work routines, Career Development, the Roles within Organization, and the Atmosphere in the Organization and Organizational Structure). The dependent variables being researched is Work Stress. The sample of this research is 55 SLB teachers in Depok.
Bivariate analysis is conducted by using Chi square tests resulting in 30 SLB teachers (54,5%) undergoing a severe work stress and 25 of SLB teachers (45,5%) are undergoing mild work stress. Factors which are proven to be affecting Work Stress on teachers in Sekolah Luar Biasa-BCare Work Routines, Working Environment, and Career Development.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2016
S65683
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Rifty Octapiani Fauziah
"Kekerasan seksual menurut Komnas Perempuan (2023) yang terjadi di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 9% dari tahun sebelumnya, menjadi 2.363 (34,8%). Kota Depok menjadi zona merah dalam kasus kekerasan seksual pada anak menurut Ketua Komnas Perlindungan Anak tahun 2021. Remaja disabilitas intelektual menjadi salah satu sasaran yang banyak terjadi sebagai korban, disebabkan disabilitas intelektual memiliki karakteristik yang sedemikian rupa menjadi salah satu faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran perilaku seksual remaja disabilitas intelektual di SLB Kota Depok berdasarkan persepsi orang tua. Sampel penelitian berjumlah 109 responden (orang tua yang memiliki remaja usia 10-19 tahun dengan disabilitas intelektual) dengan teknik nonprobability sampling secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah modifikasi dari Checklist of Concerning Sexual Behavior bagian dari Sexuality Education Needs Assessment Checklis (SENAC) segment I dengan yaitu cronbach’s alpha reliability 0,94 dan test-retest reliability 0,91, serta validitas 0,82 – 1,00. Desain deskriptif kuantitatif. Analisa melalui aplikasi SPSS dengan data univariat, secara deskriptif dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, juga klasifikasi perilaku seksual berdasarkan nilai median. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar remaja disabilitas intelektual menunjukkan perilaku seksual berisiko (57,8%). Kesimpulan penelitian ini yaitu sebagian besar remaja disabilitas intelektual di SLB Kota Depok melakukan perilaku seksual berisiko. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi tenaga kesehatan seperti perawat sekolah/komunitas, orang tua, dan pihak sekolah, sehingga remaja terhindar dari kekerasan seksual.

According to the National Commission on Violence Against Women (2023), sexual violence in Indonesia has increased by 9% from the previous year, to 2,363 (34.8%). Depok City is a red zone in cases of sexual violence against children according to the Chairperson of the National Commission for Child Protection in 2021. Adolescents with intellectual disabilities are one of the targets that often occur in victims, causing intellectual disabilities to have characteristics that are apparently one of the contributing factors. This study aims to identify the description of the sexual behavior of adolescents with intellectual disabilities in SLB Depok City based on parental perceptions. The research sample consisted of 109 respondents (parents who have adolescents aged 10-19 years with intellectual disabilities) with a nonprobability sampling technique using purposive sampling. The instrument used was a modification of the Checklist of Concerning Sexual Behavior, part of the Sexuality Education Needs Assessment Checklist (SENAC) segment I with a cronbach's alpha reliability of 0.94 and a test-retest reliability of 0.91, and a validity of 0.82 - 1.00. Quantitative descriptive design. Analysis using SPSS application with univariate data, descriptively with Shapiro-Wilk normality test, also classification of sexual behavior based on median value. The results of the study showed that most adolescents with intellectual disabilities showed risky sexual behavior (57.8%). The conclusion of this study is that most adolescents with intellectual disabilities in SLB Depok City engage in risky sexual behavior. This needs to be a concern for health workers such as school/community nurses, parents, and schools, so that adolescents are protected from sexual violence."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
<<   1 2   >>