Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Pandu Herwandono
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan tingkat utang dan determinan struktur modal perusahaan multinasional dan perusahaan domestik di Indonesia. Determinan struktur modal yang digunakan dalam penelitian ini adalah kesempatan pertumbuhan, tangibilitas aset, non-debt tax shield, ukuran perusahaan, volatilitas pendapatan, dan profitabilitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat utang perusahaan multinasional dan domestik di Indonesia. Selain itu juga, tidak ada perbedaan yang signifikan antara determinan struktur modal perusahaan multinasional dan perusahaan domestik di Indonesia kecuali untuk variabel kesempatan pertumbuhan yang menunjukan perbedaan signifikan.

This study aims to analyze the differences of leverage and determinant of capital structure between multinational companies and domestic companies in Indonesia. The determinants used in this study are growth opportunity, asset tangibility, non-debt tax shield, size, income volatility, and profitability. This study uses panel data regression. The results of this study indicate that there is no significant difference on leverage between multinational companies and domestic companies in Indonesia. In addition, there was no significant difference between the determinants of capital structure of multinational and domestic companies in Indonesia except growth opportunity that showed significant difference."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S45361
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Karisma Aji Dirgantara
"Penelitian ini membahas pengaruh perubahan tingkat utang perusahaan non keuangan di Bursa Efek Indonesia periode 2007 2011 terhadap tingkat pengembalian saham perubahan tingkat investasi kinerja masa depan dan default risk untuk menguji debt overhang theory. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pengujian beda rata rata dan regresi panel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa debt overhang theory tidak berlaku di Indonesia dimana peningkatan porsi utang tidak membuat tingkat investasi perusahaan di masa depan turun. Penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh negatif peningkatan utang terhadap imbal hasil saham bukan disebabkan adanya underinvestment melainkan karena penurunan kinerja di masa depan sebagai dampak accelerated investment.

This research focuses on the effect of leverage change of Indonesian non financial listed companies on stock returns future investment rate future operational performances and default risk to investigate the consistency of debt overhang theory. This research employs a quantitative approach with mean equality test and panel regression as statistical tools.
The empirical results show that leverage change does not have negative impact on firms future investment rate hence debt overhang theory does not hold in the case of Indonesia. The negative effect of leverage change on stock return is not due to underinvestment but rather a result of deteriorated future operational performance as a consequence of accelerated investment.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46890
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Geoniko Afeb Lastrada
"Skripsi ini menguji pengaruh tingkat utang, independensi, dan kompetensi dewan komisaris terhadap kinerja keuangan BUMN Indonesia tahun buku 2013-2017. Pengujian hipotesis menggunakan model regresi panel pada sampel 173 tahun BUMN, keduanya terdaftar dan tidak tercatat di Bursa Efek Indonesia. Hasil Penelitian ini menemukan bahwa tingkat utang berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan BUMN. Hal ini menunjukkan peningkatan biaya yang disebabkan oleh peningkatan tingkat utang lebih besar daripada peningkatan manfaat dari aspek keuangan. Sedangkan independensi dewan komisaris berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan BUMN sedangkan kompetensi dewan komisaris berpengaruh tidak signifikan
terhadap kinerja keuangan BUMN. Selain itu, independensi dan kompetensi dewan komisaris tidak terbukti melemahkan pengaruh negatif tingkat utang terhadap kinerja keuangan BUMN.

This thesis examines the effect of debt level, independence, and competence of the board commissioner on the financial performance of Indonesian SOEs for the fiscal year 2013-2017. Testing the hypothesis using the panel regression model on a sample of 173 years BUMN, both registered and unlisted on the Indonesia Stock Exchange. Results. This study finds that the level of debt has a negative effect on performance SOE finances. This indicates an increase in costs caused by an increase in the level of debt is greater than the increase in benefits from the financial aspect. While the independence of the board of commissioners has a positive effect on performance BUMN finance while the competence of the board of commissioners has no significant effect
on the financial performance of SOEs. In addition, the independence and competence of the board commissioners are not proven to weaken the negative effect of debt levels on performance SOE finances."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hendra Rifki Yuadma
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kinerja Environment, Social dan Governance (ESG) yang diproksikan melalui skor ESG dengan tingkat utang perusahaan di ASEAN. Penelitian-penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada pengaruh kinerja ESG terhadap performa keuangan dan belum banyak yang menguji pengaruh kinerja EGS terhadap tingkat utang perusahaan. Penelitian ini juga menggunakan kendala keuangan, keterlibatan pemangku kepentingan, Covid-19 dan lingkungan kelembagaan sebagai moderasi dalah hubungan antara ESG dengan tingkat utang perusahaan. Skor ESG yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Eikon Refinitiv. Sampel penelitian ini terdiri dari 944 tahun perusahaan yang berasal dari 325 perusahaan yang terdaftar di pasar modal 7 negara ASEAN selama tahun 2017-2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja ESG berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat utang perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan kinerja ESG yang lebih baik mampu mendapatkan utang yang lebih banyak. Hasil lainnya dari penemuan ini adalah kendala keuangan, keterlibatan pemangku kepentingan, Covid-19 dan lingkungan kelembagaan tidak berpengaruh terhadap hubungan antara kinerja ESG dengan tingkat utang perusahaan. Penelitian ini diharapkan mampu mengisi kesenjangan dari penelitian-penelitian yang telah ada terkait pengaruh kinerja ESG terhadap tingkat utang perusahaan dengan turut mempertimbangkan faktor kendala keuangan, pemangku kepentingan, Covid-19 serta lingkungan kelembagaan. Keterbatasan penelitian ini adalah sedikitnya perusahaan di ASEAN yang memiliki skor ESG. Hal ini akan membuat adanya kemungkinan perbedaan hasil jika penelitian serupa dilakukan dengan data dari negara diluar kawasan ASEAN.

This study aims to analyze the effect of Environment, Social and Governance (ESG) performance measured through ESG scores on corporate debt levels in ASEAN. Previous studies have focused more on the effect of ESG performance on financial performance and not many have examined the effect of EGS performance on corporate debt levels. This study also uses financial constraints, stakeholder engagement, Covid-19 and institutional environment as moderation in the relationship between ESG and corporate debt levels. The ESG score used in this study was obtained from eikon refinitiv. The sample of this study consists of 944 company years from 325 companies listed on the capital market of 7 ASEAN countries during 2017-2021. The results of this study indicate that ESG performance has a positive and significant effect on the level of corporate debt. This suggests that companies with better ESG performance are able to obtain more debt. Other results of this finding are financial constraints, stakeholder engagement, Covid-19 and institutional environment have no effect on the relationship between ESG performance and corporate debt levels. This study is expected to fill the gap of existing studies related to the influence of ESG performance on corporate debt levels by taking into account the factors of financial constraints, stakeholders, Covid-19, and institutional environment. The limitation of this research is that there are few companies in ASEAN that have ESG scores. This will create the possibility of differences in results if similar research is conducted with data from countries outside the ASEAN region."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lizty Agisnia
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah semakin tinggi proporsi kepemilikan asing akan meningkatkan nilai perusahaan dan proporsi penggunaan offshore debt financing. Penelitian ini juga ingin melihat apakah penggunaan offshore debt financing yang tinggi karena proporsi kepemilikan asing yang tinggi akan menyebabkan peningkatan terhadap nilai perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan model regresi linear berganda dari 1,344 observasi pada perusahaan-perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia yang bergerak pada sektor non keuangan selama tahun 2009-2012.
Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa semakin tinggi proporsi kepemilikan asing dalam sebuah perusahaan akan meningkatkan nilai perusahaan dan proporsi penggunaan offshore debt financing. Namun, penelitian ini juga membuktikan bahwa proporsi penggunaan offshore debt financing yang tinggi karena proporsi kepemilikan asing yang tinggi tidak menyebabkan peningkatan terhadap nilai perusahaan.

The objective of this research is to analyze whether higher proportion of foreign ownership will result in higher firm value and tendency of offshore debt financing usage. In addition, this reaserch will examine whether the increased usage of offshore debt financing due to higher proportion of foreign ownership will lead to an increase in firm value. Hypothesis testing is performed using multiple linear regression models with 1.344 numbers of observations of non-financial firms listed in the Indonesia Stock Exchange, over the period from 2009 to 2012.
The result of this reasearch provides empirical evidence that higher proportion of foreign ownerhip will increase firm value and the usage of offshore debt financing. However, this research also proves that higher proportion of offshore debt financing due to higher proportion of foreign ownership does not lead to an increase in firm value."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reza Rosario
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk memeriksa pengaruh tingkat utang terhadap manajemen laba riil yang diukur dengan arus kas aktivitas operasi abnormal berdasarkan model Roychowdury (2006). Penelitian ini menganalisis bagaimana tingkat utang dapat mengurangi manajemen laba. Dengan menggunakan sampel 81 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010-2014. Penelitian ini menemukan bahwa tingkat utang berpengaruh signifikan negatif terhadap manajemen laba riil berdasarkan arus kas aktivitas operasi abnormal.

ABSTRACT
The aim of this research is to examine the impact of leverage on Real Earning Management (REM) employ abnormal cash flow from operation by Roychowdury model (2006). It analyses how leverage is able to reduce earning management. Using a sample of 81 manufacturer firm for the period of 2010- 2014, which listed on Indonesian stock exchange. The research find that a significant negative association between leverage.
"
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S61547
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Geonika Afeb Lastrada
"ABSTRAK
Studi ini menguji pengaruh tingkat utang, independensi, dan kompetensi dewan komisaris terhadap kinerja keuangan pada BUMN Indonesia periode tahun buku 2013-2017. Pengujian hipotesis menggunakan model regresi panel pada 173 sampel tahun BUMN baik yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menemukan bahwa tingkat utang berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan BUMN. Hal ini menunjukkan kenaikan cost yang dihasilkan dari kenaikan tingkat utang lebih besar dibandingkan kenaikan benefit nya dari aspek keuangan. Sedangkan, independensi dewan komisaris berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan BUMN sementara kompetensi dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan BUMN. Selain itu, independensi dan kompetensi dewan komisaris tidak terbukti memperlemah pengaruh negatif tingkat utang terhadap kinerja keuangan BUMN.

ABSTRACT
The focus of this study is to examine the effect of leverage, board of commissioner independency and competency on SOE financial performance in Indonesia during 2013-2017. Hypothesis testing uses a panel regression model on 173 firmyears of SOEs that are listed and not listed on the Indonesia Stock Exchange. The results of the study found that the level of debt negatively affected the financial performance of SOEs. This shows that the increase in costs resulting from the increase in debt levels is greater than the increase in benefits in terms of financial aspect. Meanwhile, the independence of the board of commissioners has a positive effect on the financial performance of SOEs while the competence of the board of commissioners has no significant effect on the financial performance of SOEs. In addition, the independence and competence of the board of commissioners is not proven to weaken the negative effect of the level of debt on the financial performance of SOEs.
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library