Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 68 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Agung Widiyanto Fajar Sutrisno
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T41155
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Maya Hashilah
"Untuk dapat bersaing diera yang serba cepat dan fleksibel, manajemen rantai pasokan menjadi salah satu kunci utama dalam menjalankan perusahaan. Hal ini menjadikan manajemen rantai pasokan sebagai ilmu yang perlu dikuasai oleh mahasiswa saat ini agar dapat siap dan bersaing didunia kerja. Namun, kompleksnya konsep manajemen rantai pasokan membuat mahasiswa dan profesional muda kesulitan dalam memahaminya. Hal ini meningkatkan kebutuhan akan media pembelajaran yang efektif terkait manajemen rantai pasokan.
Hasil dari penelitian ini adalah mendapatkan rancangan sebuah Serious Simulation Game (SSG) sebagai media pembelajaran aktif manajemen rantai pasokan, yang berfokus pada divisi pengadaan dan produksi karena banyaknya permasalahan yang sering terjadi pada bagian hulu. SSG yang dibuat terbukti dapat membantu peserta meningkatkan pemahaman mengenai konsep dan kompleksitas, serta variabel yang mempengaruhi dalam manajemen rantai pasokan.

To be able to compete in a fast-paced and flexible era, supply chain management is becoming one of the major key in running the company. It makes supply chain management as a knowledge that needs to be mastered by students at this time in order to be ready and compete in the world of work. However, the complexity of the concept of supply chain management to make student and young professional difficult in understanding it. This increases the need for an effective learning media related supply chain management.
The results of this research is to get a design of Serious Simulation games (SSG) as a medium of active learning for supply chain management, which focuses on procurement and production, because of the numerous problems that often occur in the suplly chain upstreams. SSG created proven to help players understand the concept and complexity, as well as variables in Supply Chain Management.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
S63013
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harmawan Susetiyana
"Loyalitas pelanggan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam sebuah industri baik itu produk maupun jasa. Jika pelanggan sudah loyal pada perusahaan atau organisasi tertentu maka pelanggan akan terus menggunakan produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Industri forwarder merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang jasa. Forwarder adalah penyedia jasa logistik pihak ketiga (third party logistics) yang melakukan pengiriman barang melalui beberapa mode transportasi yang salah satunya adalah melalui udara atau lebih sering disebut dengan istilah airfreight.
Dalam industri airfreight forwarder, loyalitas pelanggan sangatlah penting, karena dalam persaingan di dunia airfreight forwarder jarang di temukan pelanggan yang hanya loyal pada satu perusahaan saja. Pelanggan umumnya berpindah-pindah dari satu perusahaan forwarder ke perusahan forwarder lainnnya. Krisis finansial global yang terjadi saat ini, sedikit banyak juga mempengaruhi jumlah kegiatan ekspor impor yang melibatkan industri forwarder didalamnya. Mempertahankan pelanggan yang sudah ada agar tetap setia tentunya akan menjadi penting sekali bagi pelaku industri forwarder.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan pada industi airfreight forwarder sehingga dapat dijadikan dasar untuk perbaikan demi meningkatkan loyalitas pelanggan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode structural equation modeling (SEM), dimana diajukan enam konstruk yang dihipotesiskan memiliki pengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Konstruk-konstruk tersebut adalah perceived value, perceived quality, customer satisfaction, trust, customer complaint, dan image. Setelah pengujian dengan bantuan perangkat lunak AMOS, didapat hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konstruk-konstruk tersebut dengan loyalitas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ternyata loyalitas pelanggan dalam industri airfreight forwarder dipengaruhi oleh perceived value, perceived quality, customer satisfaction, trust, customer complaint dan image baik secara langsung maupun tidak langsung.

Customer Loyalty is an important thing in industry both product and services. If customer become loyal to one company or organization then those customer will keep using the company?s product and services. Forwarder is a third party logistics services provider which shipped goods using several transportation mode which one of them is through airfreight.
In airfreight forwarder industry, customer loyalty has also become such an important thing to survive, s ince in airfreight forwarder competition, it has been so rarely found a customer who has a loyalty only to one company. Commonly, customer moved from one to another company. The global financial crisis that currently happen has also impact the export and import activity which involved the forwarder inside. In this kind of situation, keep the existing customer to be loyal would be very important for the forwarder.
This research's aim is to find out the factors that affect customer loyalty in airfreight forwarder industry, this factor will be the basis to do improvement to create customer loyalty.
Structural Equation Modeling (SEM) was used in this research as the tools where there were six construct proposed and hypoteses to have effect to customer loyalty. Those construct are perceived value, perceived quality, customer satisfaction, trust, customer complaint and image. Having tested the model by using AMOS software, the result shows that there are significant relationships between the proposed construct and loyalty. This lead to a conclusion that in fact customer loyalty in airfreight forwarder industry is affected by perceived value, perceived quality, customer satisfaction, trust, customer complaint and image, both directly and indirectly."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
T26178
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ayrafedi
"Pengambilan keputusan adalah suatu metoda pencarian multi alternatif solusi yang setiapnya merupakan gagasan yang memberikan pengaruh atau hubungan yang menguatkan. Metoda ini dikelompokkan dalam Multi Criteria Decision Making (MCDM) yang terdiri dari metoda pengolahan data kualitatif dan metoda pengolahan data kuantitatif, bahkan pengolahan ini dapat menggabungkan keduanya dengan hasil data kualitatif sebagai penegasan cara pandang untuk data kuantitatif. Dalam pengambilan keputusan multi solusi, pengolahan data kualitatif dengan metoda analytic Hierarchy Process (AHP) yang diambil berdasarkan perspektif responden ini menghasilkan nilai hirarki sebagai penegasan data atribut. Untuk pengolahan data kuantitatif dilakukan dengan metoda Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) yang data atributnya telah dipengaruhi perpektif responden. Sehingga objektif yang dihasilkan merupakan proses menentukan solusi terbaik dan terpercaya sesuai menurut pembuktian criteria. Pada manufaktur konstruksi baja penggunaan bahan baku dikontrol untuk meningkatkan efisiensi dan menurunkan sisa bahan. Data yang menunjukkan sisa bahan merupakan permasalahan awal dari efisiensi material sehingga dilakukan pengelola multi criteria decision making untuk permasalahan ini. Metoda ini diterapkan pada konstruksi baja, diperoleh langkah perubahan rancangan, proses pemotongan, pengelasan dan testing dimana diperoleh penurunan material sisa sebesar 26.2% dari rancangan sebelumnya. Perubahan yang dilakukan tanpa menurunkan kualitas dan kekuatan konstruksi.

Decision making is a multi search for alternative methods of solution each with an idea that gives influence or strengthens relationships. These methods are grouped in Multi-Criteria Decision Making (MCDM) of processing methods of qualitative data and quantitative methods of data processing, this processing can even combine them with the results of the qualitative data as a confirmation of the perspective or perception to quantitative data. In a multi-solution decision-making, processing of qualitative data with analytic Hierarchy Process (AHP) method is taken based on respondents' perspective this result as confirmation of the value hierarchy attribute data. For quantitative data processing is done by a method Technique for Order Preference by similarity to Ideal Solution (TOPSIS), which attributes have influenced the data perspective of respondents. So that the resulting objective is to determine the best and reliable solution in accordance according to criteria of evidence. In the manufacture of metal construction materials using controlled to improve efficiency and reduce the residual material. Data showing residual material is the beginning of the efficiency problems that made the management of material multi criteria decision making for this problem. This method is applied to metal construction, obtained by step changes in the design, the process of cutting, welding and testing where the residual material obtained decrease of 26.2% from the previous design. Changes made without lowering the quality and strength of construction."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
T26786
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rachmat Zamzani
"ABSTRAK
Proses produksi logam timah merupakan rangkaian dari beberapa tahap proses seperti penambangan, penyimpanan material, peleburan dan pemurnian yang menghasilkan balok timah. Setiap proses mempunyai variabel-variabel yang sangat mempengaruhi produksi logam timah. Data historis menunjukkan penggunaan bahan-bahan pada setiap tahap proses produksi logam timah bervariasi dan acak. Multiple regression digunakan untuk menghubungkan keterkaitan antara variabel-variabel independen dan variabel-variabel dependen yang merupakan variabel-variabel acak yang resiko. Formula yang dihasilkan oleh multiple regression menjadi dasar untuk membangun model regresi. Teknik Monte Carlo digunakan untuk melakukan simulasi dari model regresi dan menghasilkan nilai-nilai ramalan. Prediksi atau peramalan ini dijadikan dasar dalam analisa proses produksi yang rentan terhadap resiko kegagalan. Analisa resiko terhadap prediksi di masa yang akan datang tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak dari resiko.

ABSTRACT
Production process of tin metal is series of some states of processes like mining, storage, melting, and refining to produce tin ingot. Every state of process has variables which are very influencing the production of tin ingot. Historical data shows the use of materials in each production process of tin ingot is varies and random. Multiple regression is used to the correlationship of the between independent variables and dependent variables which are randomly risk variables. The formulas that produced by the multiple regression become basis for developing regression model. Monte Carlo technique is used for simulating the regression model to produce forecast values. The prediction or forecasting values risk used to analyse the production process failure to risk. The risk analyses future prediction is to lower the risk.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
T27104
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ratih Wahyu Murti
"Pengembangan energi terbarukan yang cukup potesial di Indonesia adalah pengembangan biofuel, yaitu energi yang berasal dari biomassa menjadi biodiesel dan bioetanol. Bioetanol berbahan baku bagas, berasal dari residu padat industri tebu, dilakukan dengan teknologi bioproses dengan pendekatan enzimatik dan sistem Simultaneous Sacharification and Fermentation (SSF), serta perlakuan awal bagas dengan bantuan pembibitan jamur tiram. Penelitian ini betujuan untuk memperoleh suatu kelayakan investasi dari produksi bioetanol berbahan baku bagas dengan metode tekno ekonomi, menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP).
Analisis tekno-ekonomi produksi bioetanol berbahan baku bagas dengan kapasitas produksi sebesar 170 liter per hari dengan harga jual sebesar Rp.10.000 per liter dilakukan pada dua skenario. Skenario pertama, produksi bioetanol dan perlakuan awal bagas dengan jamur dilakukan oleh satu pihak, diperoleh NPV negatif sebesar Rp. 39.817.179.569,10. Sedangkan untuk skenario dua, produksi bioetanol dan perlakuan awal bagas dengan jamur dilakukan oleh dua pihak yang berbeda, diperoleh NPV negatif sebesar Rp. 59.449.434.727,52. Dengan demikian, produksi bioetanol berbahan baku bagas dengan kapasitas produksi sebesar 170 liter per hari dengan harga jual sebesar Rp.10.000 per liter adalah tidak layak untuk dilakukan.
Dari hasil analisis diatas, dilakukan analisis sensitivitas pada skenario pertama, mengingat NPV yang diperoleh skenario pertama lebih besar dibandingkan dengan skenario kedua. Analisis sensitivitas dilakukan terhadap penurunan harga enzim, penurunan harga listik, serta peningkatan harga jual etanol yang dihasilkan. Penurunan yang dilakukan terhadap harga enzim, harga listrik dan peningkatan terhadap harga jual, maka produksi bioetanol berbahan baku bagas dengan kapasitas produksi sebesar 170 liter per hari adalah layak untuk di lakukan dengan harga jual sebesar Rp. 16.500 per liter, harga listrik sebesar Rp. 200 per kwh, dan harga enzim sebesar Rp. 6.300 per liter, diperoleh NPV sebesar Rp.491.670.277,53, IRR sebesar 11% dan PBP pada tahun ke duabelas investasi.

The development of potential renewable energy in Indonesia would be the development of biofuel, the energy that is produced from the process of biomass into biodiesel and also bioethanol. Bioethanol which are made from raw bagasse, comes from the solid residue of sugar cane industries, are processed with the technology of bioprocess through enzymatic and Sacharification and Simultaneous Fermentation (SSF) approach, and also pretreatment of bagasse with the help of oyster mushroom breeding. The purpose of this research is meant to acquire feasibility of an investation in the production of bioethanol from bagasse with the method of techno economics, using Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) and Payback Period (PBP).
Techno-economic analysis carried out on two scenarios. The first scenario, the production of bioethanol and pretreatment of bagasse with fungi carried by one hand, the result is a negative NPV of Rp. 39.817.179.569,10. While for the second scenario, the production of bioethanol and pretreatment of bagasse with fungi carried by two different parties, the result is negative NPV of Rp.59.449.434.727,52. Thus, the production of bioethanol made from bagasse with a production capacity of 170 liters per day for a price of IDR 10,000 per liter is not feasible to be done.
From the analysis result mantioned above, it had been performed sensitivity analysis on the first scenario by considering that the NPV obtained in the first scenario was greater than the second scenario. The sensitivity analysis is conducted towards the decreasing of enzyms and electricity prices and also towards the increasing in ethanol selling price, that are produced. The decreasing of prices towards enzyms and electricity prices and also the increasing of ethanol selling price resulted that the production of bagasse based bioethanol with the production capasity of 170 liter per day is feasible to be conducted with the ethanol selling price of IDR 16.500 per liter, electricity price of IDR 200 per KWH and enzym price of IDR 6.300 per liter would generate an NPV of IDR 491.670.277, 53, IRR of 11%, and PBP on the twelfth year of investment."
2010
T27839
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Arry Hermansyah
"Upaya untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas donatur serta untuk memandu perumusan perencanaan pengembangan organisasi, maka dibutuhkan strategi pengembangan donatur, adapun untuk melakukan strategi pengembangan donatur dapat dilakukan dengan pendekatan data mining yang meliputi pengelompokan donatur dengan metode clustering dan hasil pengelompokan tersebut dievaluasi dengan artificial neural network (multilayer perceptron), dan menggunakan metode association rules untuk menganalisa peta pemasaran serta dirumuskan strategi pengembangan donatur berdasarkan data transaksi dan visi misi. Hasil penelitian menyarankan bahwa manajemen hubungan lembaga amil zakat dengan donatur perlu dikembangkan sehingga terjalin komunikasi yang aktif antar keduanya.

Efforts to increase donor satisfaction and loyalty as well as to guide the formulation of organizational development planning, donor development strategy is required, as for donors to make development strategy can be done with data mining approach that involves the grouping of donors by the method of clustering and classification results were evaluated by artificial neural network (multilayer perceptron), and using methods of association rules to analyze a map of marketing and donor development strategies are formulated based on transaction data and the vision and mission. The results suggest that the management of relations with donor amil zakat institution should be developed so that active communication is established between them."
Depok: Universitas Indonesia, 2011
T28731
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7   >>