Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 1 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ocfia Amirul Elawati
"Tesis ini mengeksplorasi pemahaman gagasan after-gravity sebagai dasar metode perancangan arsitektur. After-gravity didefinisikan sebagai keadaan tanpa bobot dan tanpa orientasi, yang menghadirkan medium gerak tubuh yang tidak terbatas. Studi ini mengangkat bagaimana gerak tubuh menjadi penting sebagai respon terhadap suatu konteks yang menghadirkan batas dan gaya. Gravitasi mendefinisikan arah sebagai orientasi ruang arsitektur dan memberikan bobot pada subyek dan obyek pada ruang arsitektur dan dengan demikian memberikan batasan gerak tubuh yang terjadi pada ruang dalam maupun ruang luar arsitektur. Tesis ini menganalisis pengembangan metode desain berdasarkan gravitasi melalui studi analitis tigabelas gerakan tubuh melawan gravitasi seperti menggantung, terbang, atau berputar. Tesis ini berfokus pada pengembangan metode desain arsitektur berbasis after-gravity dengan melihat kerangka relasi interaksi antara pergerakan dengan objek yang bertindak sebagai pusat gravitasi, yakni terdiri dari relasi tubuh dengan tubuh, tubuh dengan obyek, dan tubuh dengan ruang sebagai interaksi. Metode desain arsitektur after-gravity menyoroti pengalaman spasial tubuh yang bergerak dalam menerima rangsangan dan merespons konteks. Memahami arsitektur after-gravity memperluas potensi arsitektur yang melihat relasi kekuatan dalam sebuah konteks dengan tubuh dalam lingkungan yang dibangun secara dinamis.

This thesis examine the idea of after gravity as the basis of an architectural design method.  After gravity is defined as the condition of weightlessness and disorientation that creates unrestricted body movement. The study highlights how body movement becomes essential in response to a context that presents boundaries and forces. Gravity defines direction as the orientation of architectural space and gives weight to subjects and objects in architectural space, unrestricted body movement in interior and exterior spaces. This paper analyzes the development of design methods based on gravity through analytical studies of thirteen body movements against gravity, such as hanging, flying, or rotating. The study focuses on developing an architectural design method based on after-gravity by examining the framework of interaction relations between movement and objects that act as centers of gravity, which includes interactions between body and body, body and object, and body and space. The design method of architecture after gravity highlights the spatial experience of the moving body in receiving stimuli and responding to the context. Understanding architecture after gravity widens the potential of architecture that sees the relations of forces in a context with the body in a dynamically built environment."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library