Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 24 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nolasari Nurinalita
"Konsep Fractal Market Hypothesis (FMH) dalam pasar modal muncul sebagai alternatif teori Efficient Market Hypothesis (EMH) yang mampu menunjukkan kelemahan teori portofolio modern yang mengasumsikan bahwa investor bersifat rasional, pasar efisien, dan random walk. Fraktal mempunyai karakteristik yang tidak random, melainkan memiliki pola. Fraktal mengalami perulangan pola atau struktur dengan skala dan ukuran yang berbeda, dan menunjukkan adanya trend. Penelitian ini merupakan studi empiris yang bertujuan untuk mengetahui apakah konsep fraktal berlaku terhadap return harian indeks LQ45 dan lima saham perbankan yang bertahan dalam kelompok LQ45 selama periode 2 Juni 2008 sampai dengan 1 September 2009. Dalam penelitian digunakan analisis Rescaled Range (R/S) dan nilai eksponen Hurst (H) untuk melihat karakteristik pergerakan return, mengukur tingkat risiko, mengukur korelasi dan melihat dimensi fraktal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pergerakan harga return harian indeks LQ45 dan lima saham perbankan kelompok LQ45 di BEI lebih mendekati asumsi FMH dengan konsep bias random walk, investor terdiri dari berbagai horison investasi dan pergerakan return saham dari waktu ke waktu mempunyai keterkaitan.

Fractal Market Hypothesis (FMH) turns up in the capital market as an alternative theory for Efficient Market Hypothesis (EMH). The EMH assumes that investor have rational character, efficient market and random walk. This study is an empirical study to identify whether the EMH concept is still suitable for the LQ45 stocks return or applies to the Hurst process which is biased random walk in nature and which is in accordance with the FMH concept emphasizing the effect of the liquidity and the horizon of the investor behavior. FMH concept uses Rescaled Range analysis as a statistical processing tool and Hurst value used to measure the degree of risk. The result of this study shows that the FMH assumptions are more realistic than the EMH assumptions and do happen on the Indonesian Capital Market, especially for LQ45."
Depok: Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T27245
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yuan Peter Paul
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T27183
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kartika Sofia Aprianti
"Penelitian ini menganalisis pengaruh pembayaran dividen dan pembelian kembali saham beredar terhadap preferensi investor institusi dan investor individu ditinjau berdasarkan aspek perpajakan. Penelitian ini juga menganalisis dugaan adanya perbedaan kepemilikan individu sebelum dan sesudah penurunan tarif pajak dividen untuk investor individu di tahun 2009.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah permodelan regresi dan uji beda. Permodelan regresi dilakukan untuk melihat pengaruh pembayaran dividen dan stock repurchases terhadap preferensi dari kepemilikan institusional dan kepemilikan individual. Uji beda dilakukan untuk melihat adanya perbedaan kepemilikan individual terkait adanya penurunan pajak di tahun 2009.
Pada penelitian ini ditemukan investor institusi lebih menyukai stock repurchases karena diuntungkan dari segi perpajakan. Namun investor individu lebih menyukai pembayaran dividen walaupun dari segi perpajakan kurang diuntungkan. Ditemukan juga adanya kenaikan pada kepemilikan individual setelah tarif pajak diturunkan.

This study examines the effects of dividends and stock repurchases on preferences of institutional investors and individual investors reviewed based on tax aspect. This study also analyzes the alleged differences of individual ownership before and after the decrease in dividend tax rates for individual investors in 2009.
The method used in this study are modeling regression and different t-test. Regression modeling is done to see the effect of dividend payments and stock repurchases on the preferences of institutional ownership and individual ownership. Different test is done to see any differences related to the existence of individual dividend tax reduction in 2009.
This study finds that institutional investors prefer stock repurchases since benefited in terms of taxation. But individual investors prefer dividend payments although in terms of taxation, it is not beneficial for them. This study also finds an increase in individual ownership after the tax rate is lowered.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tampubolon, Maria Sondang Herlina
"Penelitian ini menguji pengaruh variabel kualitas akrual terhadap premi risiko saham perusahaan. Pengujian pengaruh kualitas akrual terhadap premi risiko dilakukan untuk membuktikan apakah kualitas akrual menjadi faktor risiko di Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan metode panel untuk pengujian kualitas akrual terhadap return saham perusahaan, dan menggunakan two stage cross section regression dengan Fama-French Three Factors Model untuk pengujian kualitas akrual terhadap premi risiko.
Penelitian ini menyimpulkan kualitas akrual tidak berpengaruh terhadap return saham perusahaan, dan kualitas akrual tidak berpengaruh terhadap premi risiko. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas akrual bukan menjadi faktor risiko dalam asset-pricing di Indonesia, namun dalam penelitian ini bisa dilihat bahwa tiga faktor model Fama dan French terbukti berpengaruh terhadap premi risiko.

This study tests the effect of accruals quality on risk premium. This study is done to prove whether accruals quality is a risk factor in Indonesia. The panel method is used for testing accruals quality to corporates? stocks return, and using two stage cross section regressions with Fama-French Three Factors Model to test accruals quality to risk premium.
The results show accrual quality has no effect on corporates? stocks return, and also it has no effect on risk premium. This study suggests that accruals quality is not a risk factor in asset-pricing in Indonesia, but it shows three variabels in Fama-French Three Factors Model has effect on risk premium.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kiagus Muhammad Harry Robby Irawan
"Analisis fundamental adalah sebuah metode yang komprehensif untuk menilai sebuah perusahaan. Penilaian sebuah perusahaan merupakan suatu proses yang bermanfaat bagi banyak pihak. Para pihak terkait (stakeholders) menggunakan penilaian sebuah perusahaan untuk kepentingannya masing-masing. Selain itu, topik mi juga dipilih karena dinilai dapat mengintegrasikan berbagai konsep dalam ilmu manajemen, khususnya mana emen keuangan. Karya akhir mi akan mengambil perspektif pengamat luar dan mengambil PT. Summarecon Agung Tbk sebagai sebuah studi kasus. Pemilihan PT. Summarecon Agung Tbk. sebagai objek penelitian disebabkan oleh membaiknya kondisi ekonomi Indonesia yang diikuti dengan pertumbuhan industri properti, Sumarecon tercatat sebagai satu perusahaan yang memiliki citra perusahaan yang bagus. Selain itu, grand launching Summarecon Mal Serpong diambil sebagai titik tolak tahap lanjutan dari pengembangan bisnis Summarecon di Serpong. Sebelum melakukan valuation, penulis membahas faktor-faktor ekonomi makro dan industri yang mempengaruhi operasi bisnis PT. Summarecon Agung Tbk. Faktor-faktor tersebut antara lain inflasi, tingkat pengangguran, GDP, mortgage dan properly loan, harapan kenaikan harga, urbanisasi dan lain-lain. Kemudian, dilakukan analisis terhadap perusahaan. Mulai dari gambaran umum perusahaan, visi, brand, pengembangan di tiga kawasan utama, hingga analisis finansial DuPont system. Penulis juga tidak melupakan persaingan yang terjadi. Karenanya data para pesaing juga diberikan. Kerangka besar analisis perusahaan dan lingkungan bisnisnya terdapat dalam SWOT analysis dan Porter 's Five Forces Analysis. Penilaian harga saham PT. Summarecon Agung Tbk. dilakukan menggunakan metode discounted free cash flow to fIrm dan option pricing model. Pemlaian mi dimulai dengan melakukan proyeksi kinerja perusahaan yang diwakili oleh proyeksi laporan keuangan bagi periode 2008-2012. Hasil proyeksi mi akan memberikan data free cash flow. Kemudian, perhitungan input lainnya (discount rate, growth rate, market value of asset, dli) juga dilakukan. Hasilnya,, diperoleh nilal wajar saham PT. Sunmiarecon Agung Tbk. sebesar Rp. 670,11 berdasarkan metode discounted free cash flow to firm dan Rp .901.10 berdasarkan option pricing model. Nilai pasar untuk saham PT. Summarecon Agung Tbk. terus mengalami flukuasi. pada 28 Desember 2007, nilai pasar menunjukkan Rp.1.170. namun terus turun hingga mencapai Rp.700 pada tanggai 18 Maret 2008. Dari proses valuation tersebut, penulis mendapatkan nilai wajar saham PT. Summarecon Agung Tbk.. Penulis juga menemukan bahwa dalam metode DCFF cost of capital dan growth rate secara signifikan mempengaruhi niiai wajar saham. Sedangkan pada option pricing model, faktor dominannya adalah market value of asset. Pada akhimya, penulis mencoba memberikan beberapa saran, yakni: perusahaan sebaiknya menjaga konservatifitas dalam bisnis, perusahaan harus mencari sumber keunggulan bersaing yang baru, perusahaan perlu terus menjaga dan memngkatkan landbanking, dan perusahaan sebaiknya mengembangkan commercial property lebih banyak lagi.

Fundamental analysis is a comprehensive method in valuating a firm. Valuation of a company gives many benefits to stakehoiders. Stakeholders use valuations to flulfiui their spesfIc needs, especially the needs for investment analysis. That is why, this research takes jiindamental analysis as its main theme. Beside that, the topic involves many subjects. Mainly those that closely related to macroeconomics and financial management. The research has to integrate these subjects in order to get a good analysis. The reaserch takes outer perspective in doing valuaton. PT Summarecon Agung Thk. has been selected as the research objects. The company was selected due to several factors. First, PT Summarecon Agung Thk is one of the players in property industry. This sector has a strong correlation to the market and the economic condition. For the last ten years, Indonesian ecnomic condition is improving Thus, the property industry is improving as well. Thus there is a improvement potential for the cmpany an dits stock value. Second, PT Summarecon Agung Thk. has a favorable brand image. The company is well-known as the crown jewel among Indonesian property developers. Their product is perceved as valuable. Third, PT Summarecon Agung Tbk has launched Summarecon Mal Serpong. This shows the development of Summarecon Serpong is entering the new phase. The business development is moving to the next level. Fundamental analysis analysis consist of three level of analysis, macroeconomic analysis, industry analysis and company analysis. Macroeconomic and industry analysis includes inflation, unemployment rate, GDP, mortgage and property loan, price trends of property, and more. On the other hand, company analysis incldes the analysis of strategy, DuPont analysis, brand analysis, SWOT analysis, and Porter's five forces analysis. This research uses discounted free cash flow method and option pricing model. Both requires pro forma financial reports. The pro forma financial reports will give the base for calculating the free cash flow. This research also requires other inputs, such as weighted average cost of capital, stable growth rate and level of debt. When the analysis is done, this research come up with the fair value of PT Summarecon Agung Thk Based on discounted free cash flow the fair value is Rp. 670,11. On the other hand, option pricing models gives Rp. 901,10. This value is lower than the market value. The maket value for SMRA (Summarecon 's stock) on 28 December 2007 is Rp. 1.170. This value keeps declining, down to Rp. 700 on 18 March 2008. The reasearch also shows that cost of capital and stable growth rate play important role in discounted free cash flow method. In option pricing model, the dominant facto ris the market value of asset. This research also give some sggestions for the company. The research shows that the company needs to maintain its basic principle of conservatism in doing the business. It also needs to search for the new sources of competitive advantage. Landbanking is also important for future developments. The company also needs to develp more commercial property to induce more recurring income."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T23062
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Gita Wandita Budiana
"Penelitian mi dilatarbelakangi oleh semakin rneningkatnya jurnlah perusahaan publik di Indonesia yang melakukan tindakan stock repurchase. Dengan metode event study, penelitian mi bertujuan untuk mempelajari reaksi pasar terhadap pelaksanaan RUPS Luar Biasa yang membahas aksi korporasi stock repurchase di Bursa Efek Indonesia (BEI). Lebih spesifiknya, penelitian mi memiliki tujuan khusus untuk mempelajari abnormal return sab am yang muncul akibat adanya event tersebut. Pemilihan RUPS Luar Biasa sebagai event yang akan diteliti didasarkan pada kenyataan bahwa tindakan stock repurchase akan dilakukan dalam j angka waktu tertentu, dirnulai darl tanggal dilaksanakannya RUPS Luar Biasa tersebut. Sampel dalarn penelitian liii adalah saham-saham perusahaan yang mendaftarkan pengumuman mengenai pelaksanaan RUPS Luar Biasa rnenyangkut rencana pelaksanaan aksi korporasi stock repurchase di BET. Periode pengamatan penelitian mi adalah sejak tahun 2003 sarnpai tahun 2007. Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa dengan adanya cumulative abnormal return yang dihasilkan pada beberapa harl dalarn event window, maka dapat dikatakan bahwa event RUPS Luar Biasa yang membahas aksi korporasi stock repurchase memberikan keuntungan bagi pemegang saham perusahaan. Berdasarkan nilai rerata cumulative abnormal return, dapat disimpulkan bahwa penelitian mi mendukung dugaan bahwa pasar bereaksi positif atas rencana aksi korporasi stock repurchase. Dalarn pernbuktian Efficient Market Hypothesis khususnya semi-strong form, maka pasar rnenyerap informasi publik berupa pelaksanaan RUPS Luar Biasa tersebut dengan relatif cepat.

This research was motivated by the increasing number of public company in
Indonesia that buy their share back. Using event study method the purpose of this
research is to study market reaction toward the decision made by shareholders'
meeting to execute stock repurchase in Indonesian Stock Exchange. Specifically, the
special purpose of this research is to study the abnormal return that is caused by the
event
The choosing of shareholders' meeting as the event in this research was based
on the fact that the stock repurchase action would be done in a certain period,
starting from the date of shareholders' meeting. Sample of this research consists of
stocks of listed companies announcing shareholders' meeting to discuss the execution
of stock repurchase. The research period is from 2003 to 2007.
The result of the research showed that there is cumulative abnormal return in
a few days of the event window, so it is considered that the event gave benefit to the
company 's shareholders. Based on the average cumulative abnormal return, it could
be concluded that this research supports the hypothesis that the market would react
positively toward the corporate action. In proving Efficient Market Hypothesis,
especially the semi-strong form, it can be said that market absorbs the public
information, which is the implementation of the shareholders' meeting, relatively fast.
Reaksi Pasar.

This research was motivated by the increasing number of public company in Indonesia that buy their share back. Using event study method the purpose of this research is to study market reaction toward the decision made by shareholders' meeting to execute stock repurchase in Indonesian Stock Exchange. Specifically, the special purpose of this research is to study the abnormal return that is caused by the event The choosing of shareholders' meeting as the event in this research was based on the fact that the stock repurchase action would be done in a certain period, starting from the date of shareholders' meeting. Sample of this research consists of stocks of listed companies announcing shareholders' meeting to discuss the execution of stock repurchase. The research period is from 2003 to 2007. The result of the research showed that there is cumulative abnormal return in a few days of the event window, so it is considered that the event gave benefit to the company 's shareholders. Based on the average cumulative abnormal return, it could be concluded that this research supports the hypothesis that the market would react positively toward the corporate action. In proving Efficient Market Hypothesis, especially the semi-strong form, it can be said that market absorbs the public information, which is the implementation of the shareholders' meeting, relatively fast."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T23080
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fajar Irawan
"Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh friksi investasi, meliputi financing constraint dan managerial myopia terhadap, korelasi investment-return. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang variabel friksi investasi manakah yang berpengaruh paling dominan terhadap korelasi investment-return. Penelitian ini adalah penelitian empiris dengan teknik regresi linear.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan managerial myopia terhadap korelasi investment-return. Sedangkan untuk financing constraint tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap korelasi investment return, selaras dengan hasil variabel kontrolnya yaitu ukuran perusahaan (size) dan Tobins Q juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan.

The objective of this study is to find the effect of investment frictions, which are financing constraint and managerial myopia, to investment-return correlation. This study also aims to find empirical evidences about investment frictions variable which is the most dominant variable affecting investment-return correlation. This is an empirical study with linear regression techniques.
The result of this study shows that there is a positive and significant effect of managerial myopia to investment-return correlation. Other result shows that there is no significant effect of financing constraint to investment-return correlation as same as control variable which are size of the firm and Tobins Q.
"
Depok: Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2010
T27770
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eugene Gani Raharja
"Laporan magang ini ditulis dengan tiga tujuan. Pertama untuk menerapkan prosedur valuasi bisnis menurut PT XYZ Indonesia Advisory. Tujuan selanjutnya adalah menganalisis kesesuaian prosedur valuasi bisnis PT XYZ Indonesia Advisory dengan konsep dan teori valuasi bisnis. Selain dua tujuan sebelumnya, tujuan terakhir adalah pengembangan pribadi dan profesional penulis dengan menyusun laporan refleksi diri berdasarkan pengalaman magang di PT XYZ Indonesia Advisory. Berdasarkan kerangka teori, hasil analisis menunjukkan bahwa prosedur valuasi bisnis pada PT XYZ Indonesia Advisory telah sesuai dengan teori. Namun, dalam proses implementasi, banyak prosedur harus dilakukan dengan lebih mendalam, teliti, dan komprehensif. Selain itu, berdasarkan pengalaman magang yang dilakukan selama tiga bulan di PT XYZ Indonesia Advisory, penulis belajar berbagai macam hal baik yang berhubungan langsung dengan pekerjaan dan yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan atau soft skills, yang akan bermanfaat bagi penulis di masa depan.

There are three purposes for writing this internship report. First is to apply business valuation procedures according to PT XYZ Indonesia Advisory. Next purpose is to analyze the suitability of PT XYZ Indonesia Advisory`s business valuation procedures with business valuation concepts and theories. In addition to the two preceding purposes, the third one is related to the author`s personal and professional development by composing a self-reflection report based on internship experiences at PT XYZ Indonesia Advisory. Based on the theoretical framework, the result of the analysis shows that the business valuation procedures at PT XYZ Indonesia Advisory are in accordance with the theory. However, in the implementation process, many procedures had to be carried out more thoroughly, rigorously, and comprehensively. Finally, based on the internship experiences carried out for three months at PT XYZ Indonesia Advisory, the author learned various kinds of good things directly or indirectly related to work or soft skills, which would benefit the author in the future."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
I Putu Gde Chandra Artha Aryasa
"ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki sistem pengendalian internal Lembaga Perkreditan Desa (LPD) X dalam proses pemberian kredit. Salah satu risiko di LPD X adalah risiko kredit. Dengan proses kredit yang dijalankan saat ini nilai non-performing loan (NPL) LPD X pada 3 tahun terakhir yang memiliki kecenderungan terus meningkat, yaitu 10,69%, 24,38%, dan 26.64% (LPD X, 2017). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah accountability theory untuk melihat pertanggungjawaban LPD X pada paruman desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus untuk dapat meneliti fenomena NPL pada LPD X secara lebih dalam dan dapat memberikan evaluasi untuk manajemen LPD X. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, studi dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan dalam menangani pengumpulan kredit yang dilakukan oleh LPD X belum efektif seperti yang dinyatakan dalam teori perbandingan dan perusahaan. LPD X belum melakukan fungsi pengingat untuk pinjaman yang akan jatuh tempo, tidak memiliki SOP penagihan kredit, periode pemberian surat peringatan pertama terlalu jauh dengan batas kredit jatuh tempo, dan LPD X tidak memiliki prosedur untuk ketentuan akun tidak tertagih. Penelitian selanjutnya dapat menganalisis fungsi kredit lainnya dan menggunakan semua elemen kontrol internal.


ABSTRACT


This research is conducted to improve the internal control system of rural credit institution (Lembaga Perkreditan Desa, hereinafter referred to as LPD X) in the credit process. One of the risks in LPD X is the fact of credit. With the credit process carried out at present the non-performing loan (NPL) value of LPD X in the last 3 years are 10.69%, 24.38% and 26.64% (LPD X, 2017). The theory in this study is the theory of accountability to see the accountability of LPD X in the paruman. The method in this study is a case study to be able to examine the NPL phenomenon in LPD X more deeply and can provide an evaluation for LPD X management. Data collection is done by observation, document study, and interview methods. The result of this study indicates that the efforts made in handling credit collection conducted by LPD X has not been effective as stated in the comparison theory and company. LPD X has not performed a reminder function for loans that will be due, does not have a credit billing SOP, the period of granting the first warning letter is too far with the credit limit due, and LPD X does not has a procedure for the provision uncollectible accounts. Subsequent research can analyze other credit functions and use all elements of internal control.

"
2019
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzia Diah Rembulan
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kualitas informasi akuntansi dan auditor spesialisasi pada efisiensi investasi perusahaan. Penelitian ini juga meneliti efek moderasi spesialisasi auditor dalam mempengaruhi informasi akuntansi
kualitas dan efisiensi investasi. Penelitian ini menggunakan regresi data panel dan sampel adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI untuk periode 2012 hingga 2017. The
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas informasi akuntansi tidak signifikan berpengaruh pada efisiensi investasi dan spesialisasi auditor berpengaruh positif signifikan
berpengaruh pada efisiensi investasi. Penelitian ini menghasilkan moderasi auditor spesialisasi memiliki pengaruh yang tidak signifikan meningkatkan pengaruh akuntansi
kualitas informasi tentang efisiensi investasi. Implikasi dari penelitian ini adalah kualitas informasi akuntansi tidak cukup efektif untuk meningkatkan investasi efisiensi dan spesialisasi auditor dapat memberikan informasi yang memadai untuk mempengaruhi efisiensi investasi.

ABSTRACT
This study aims to look at the effect of the quality of accounting and auditor information specializes in the efficiency of corporate investment. This research also examines the moderating effect of auditor specialization in influencing accounting information investment quality and efficiency. This study uses panel data regression and The sample is a manufacturing company listed on the IDX for the period 2012 to 2017. The The results of this study indicate that the quality of accounting information is not significant effect on investment efficiency and auditor specialization significantly positive effect effect on investment efficiency. This research resulted in auditor moderation specialization has an insignificant effect increasing accounting influence quality of information about investment efficiency. The implications of this research are
the quality of accounting information is not effective enough to increase investment the efficiency and specialization of the auditor can provide sufficient information to influence
investment efficiency."
2019
Spdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>