Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 148 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Era Prajayati
"Remaja merupakan seseorang yang berusia 12-18 tahun. Penelitian deskriptif ini mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku perineal hygiene saat menstruasi meliputi aspek pengetahuan remaja, sikap remaja, media informasi, status bekerja orang tua pada remaja. Desain penelitian ini adalah deskriptif sederhana. Sampel dipilih berdasarkan stratified random sampling sehingga diperoleh jumlah responden lll orang.
Kesimpulan faktor predisposisi, pendukung, dan pendorong mempengaruhi perilaku perineal hygiene dan terdapat hublmgan yang bermakna antara faktor yang mempengaruhi perilaku perineal hygiene pada remaja yaitu sikap saat remaja mengalami menstruasi.

Someone who is a teenager aged 12-18 years. Descriptive research is to learn the factors that influence the behavior of perineal hygiene at menstruation include aspects of youth, youth attitudes, media information, the status of working parents on teenagers. Design research is a simple descriptive. The sample is selected based on stratified random sampling so that the number of respondents 111 people.
Conclusion that predisposing, enabling, and reinforcing factors influencing behavior of perineal hygiene and there are meaningful relationships between factors that influence the behavior of adolescents perineal hygiene on the attitudes when adolescents gets experience in menstruation conditon.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5760
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Munqidz Zahrawaani
"Transkultural merupakan pengembangan sains dan kelimuan yang spesifik pada kultur dan landasan budaya pada praktik keperawatan . Perawat terutama yang bekerja di klinik sangat perlu menerapkan kemampuan dan pengetahuan tentang keperawatan transkultural sebagai wujud aplikasi keperawatan profesional.
Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana penyerapan mahasiswa dalam memamhami materi keperawatan transkultural kemudian menerapkannya selama bekerja di klinik. Disain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional) menggunakan sampel mahasiswa FIK keperawatan. Instrumen yang digunakan diolah dari Potter dan Pery (2009). Melalui ketepatan skala Likert yang mengukur sejauh mana pemahaman mata ajar KDK dan penerapan materi keperawatan transkultural itu di lahan klinik/rumah sakit.
Hasil penelitian dengan analisis univariat menemukan bahwa tingkat ketidakpuasan mahasiswa dalam pembelajaran berimbang dengan proporsi kepuasan belajar, sedangkan untuk penerapan diperoleh mayoritas mahasiswa ekstensi mampu menerapkan dengan baik keperawatan transkultural. Skripsi ini diharapkan dapat berlanjut kepada penelitian bivariat misalnya dikaitkan dengan perilaku caring sehingga membawa banyak manfaat bagi dunia keperawatan, dimana perawat akan lebih mudah beradaptasi dengan kalangan masyarakat yang kaya budaya khususnya di Indonesia dan dunia Internasional.

Transcultural is development of sains and spesific knowledge at culture and basic nursing practice. Nurse have been worked especially at the clinic must have ability to apply transcultural nursing. Knowledge and ability to application transcultural nursing as part of transcultural nursing.
The purpose of this research is to description permeation and application transcultural nursing student. This research use description cross sectional design, Respondent are nursing student from Nursing Faculty Indonesian University. Instrument based on Potter and Pery (2003) and Likert scale to meassure student ability apply transcultural nursing.
Research result with univariat analyze found that satisfied study from student balance with unsatisfied, however the application majority the student can application with well. The next research effectively more spesific and multivariation so can bring more benefit for nursing world, whereever nurse will be more easier to adaptation with public or mass that real have many culture in Indonesian and International.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
S52665
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wahyu Hidayati
"Keluarga sangat berperan dalam membantu mengatasi efek samping pengobatan TB paru pada anggota keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran pelaksanaan tugas perawatan kesehatan keluarga dengan anggota keluarga yang mengalami efek samping obat TB di wilayah Puskesmas Pabuaran Tumpeng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif univariat,dengan pendekatan survey pada 29 keluarga penderita TB paru, menggunakan teknik total sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi karakteristik keluarga terdiri dari: umur rata-rata responden 41.62 tahun (dewasa tengah), dan mayoritas berumur 40 tahun (dewasa awal); 86,2% responden berjenis kelamin perempuan; 69% responden berasal dari suku Sunda; 79,3% responden berpendidikan rendah; 86,2% responden tidak bekerja; dan 96,6% responden mempunyai penghasilan yang rendah.
Hasil penelitian mengenai tugas perawatan kesehatan keluarga yaitu: kemampuan keluarga dalam mengenal efek samping obat anti TB kurang baik (58,6%); kemampuan keluarga dalam pengambilan keputusan baik (62,07%); kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga kurang baik (55,17%); kemampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan kurang baik (51,72%); dan kemampuan keluarga dalam memanfaatkan Puskesmas baik (68,97%).

Family have an important role to help overcome the side effects of pulmonary TB drug that happen to the family members. The purpose of this study was to determine the description of the implementation of the health care task families with family members who experience the side effects of TB drugs in the health centers Tumpeng Pabuaran. This research is descriptive univariate, with survey approach to the 29 families of patients with pulmonary tuberculosis, using total sampling technique.
This study suggests that the distribution of respondent characteristics comprises: the average respondent age 41.62 years (midle adult), majority of respondents aged 40 years (adult onset) , 86.2% of respondents were female, 69% of respondents were from the Sundanese, 79.3% lower educated respondents, 86.2% of respondents does not work, and 96.6% of respondents have a low income.
Results of research on family health care tasks to family members who had pulmonary TB drug side effects are: the ability of families to know the side effects of TB drugs is less well (58.6%), the ability of families to make decisions is good (62.07%), the ability of families to care for family members is not good (55.17%), family’s ability to modivy the environment is less well (68.97%), family's ability to utilize health services is good (68,97%).
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
S52506
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muthia Ashifa
"ABSTRAK
Tesis ini membahas karakteristik dan profil dari safety leadership (SL) pada posisi Supervisor, Foreman dan Leadman pada pada projek MHBL di PT. AD yang merupakan tambang batubara. Selain penilaian dilakukan dari sisi supervisor, foreman dan leadman, juga dilakukan penilaian dari sisi operator yang dipimpin langsung oleh ketiga posisi manajemen lini tersebut.
Penelitian ini adalah penelitian semi kuantitatif dengan desian deskriptif, dimana objek penelitian terdiri dari 4 posisi: supervisor, foreman, leadman dan operator. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori dari Thomas Krause (2005) mengenai safety leadership yang dipengaruhi oleh 4 faktor: Personality, Transformational Leadership Style, Best Practices dan Organizational Culture. Peneliti hanya menggunakan 3 variabel pertama sebagai konsep penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisor, foreman dan leadman menunjukkan hasil yang belum optimal dalam pemenuhan safety leadership di tempat kerja.
Sedangkan hasil penilaian operator terhadap safety leadership supervisor, foreman dan leadman di tempat kerja menunjukkan hasil yang baik pada variabel transformational leadership dan best practices, namun pada variabel personality belum memenuhi kriteria safety leadership.

ABSTRACT
This research discussed the characteristic and profile of Safety Leadership in job position of Supervisor, Foreman and Leadman in MHBL project at PT. AD which is the second largest coal producer in Indonesia. The evaluation also conducted on operator/ tradesman level which directly supervise within those three levels of frontline management.
It?s a semi quantitative research with descriptive design, in which the research objects are four job positions: supervisor, foreman, leadman and operator. The approach being used in this Thesis is Thomas Krause?s theory (2005) of Safety Leadership, which influenced by four factors: Personality, Transformational Leadership Style, Best Practices and Organizational Culture. Researcher took three variables and excludes the organizational culture, as the concept of the research.
The result shows that supervisor, foreman and leadman has not fulfil the criteria of safety leadership in their workplace, while the evaluation form operator shown that their supervisor, foreman and leadman already fill the transformational leadership and best practices criteria, although the personality criteria hasn?t fully achieved in safety leadership.
"
2013
T35879
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
A. Saifah
"Perilaku makan kurang sehat dan rendahnya aktivitas fisik merupakan penyebab umum gizi lebih pada anak usia sekolah (AUS). Model peer, guru, keluarga, perilaku makan sehat, dan aktivitas fisik (PERKASA) merupakan model inovasi keperawatan dalam penanggulangan gizi lebih pada AUS. Integrasi model PRECEEDE PROCEED, Comprehensive School Health dan Family Center Nursing menjadi pedoman pengelolaan pelayanan keperawatan, asuhan keperawatan komunitas pada agregat dan keluarga dengan gizi lebih pada AUS. Integrasi ketiga model tersebut juga mendasari penerapan model PERKASA. Hasil implementasi menunjukkan peran peer edukator paling bermakna dalam menurunkan status gizi lebih (ρ<α). Model ini disarankan diterapkan pada tatanan sekolah di Indonesia.

Unhealthy eating behaviors and lack of physical activity are causes of over nutrition in school-age children. Model of peer, teacher, family, healthy eating behaviors and physical activity (PERKASA) is a nursing innovative to manage over nutrition in school-age children. The PRECEEDE PROCEED Model, Comprehensive School Health and Family Center Nursing were integrated to guide the management of nursing services, community nursing care and families with over nutrition in school-age children. It was also applied on PERKASA model. The results showed that role of peer educators significantly decrease over nutritional status. It is suggested to apply PERKASA model at schools.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Risa Ismadewi
"Kebisingan pada lingkungan kerja menjadi masalah utama pada kesehatan para pekerja di berbagai negara. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Hendramin di tahun 2000 pada Manufacturing Plant Pertamina dan dua pabrik es di Jakarta, memperoleh hasil bahwa terdapat gangguan pendengamn pada 50% jumlah pekerjanya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pekerja dalam penggunaan Alan Pelindung Telinga (APT). Desain penelitian yang digunakan adalah deskripsi sederhana. Responden penelitian sebanyak 79 pekerja pada PT.Pertamina Gresik yang telah bekerja lebih dari 1 tahun pada lingkungan kerja felling dan blending yang tingkat bising suara kurang dari 85 dB dan lebih dari 85 dB. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian menggunakan instrumen berupa kuesioner.
Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan perilaku penggunaan APT (p value=0,000; α=0,05), selain itu fasilitas yang tersedia juga memberikan hubungan yang bermakna pada perilaku menggunakan APT ( p value = 0024; α= 0.05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti merekomendasikan kepada perusahaan untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan APT.

Noisy work environment is a mayor problem in the health work in many countries. Based an the results of a survey conducted by Hendramin in 2000, in the manufacturing Plant Pertamina and two ice factories in Jakarta, find a results that there is interference in the hearingin 50% of workers.
This research aims to find out what factors affect the use of Hearing ear protectors (APT). Research design was a simple describtion. Respondents of this research are 79 workers at PT Pertamina Gresik work that already worked over 1 year in felling and blending environment with noisy sound level below 85 dB and over 85 dB. Sampling method was cross sectional. Questionnaires are used for this research.
Bivariat analysis results indicate the existence of a meaningfull relationship between level of knowledge with the use of APT (p value = 0000, α = 0. 05), in addition to the facilities available also provides a meaningful relationship to the behavior of the APT (p value =0024; α = 0.05). Based on the results, researchers recommend the company to provide APT training and counseling for the workers.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2005
TA5741
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Novita Lianasari
"Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan nasional di Indonesia khususnya pada agregat dewasa di wilayah perkotaan. Faktor stres dan tekanan sosial ekonomi menjadi penyebab hipertensi. Terapi musik klasik menjadi salah satu cara untuk menurunkan stres di masyarakat. Karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk menggambarkan keefektifan terapi musik klasik dalam menurunkan tekanan darah pada keluarga Bapak S dengan dukungan keluarga. Metode yang digunakan adalah asuhan keperawatan keluarga dan studi kasus mulai dari tahap pengkajian sampai dengan tahap evaluasi. Hasil intervensi menunjukkan terjadi penurunan tekanan darah Ibu E 30 mmHg pada tekanan sistolik dan 10 mmHg pada tekanan diastolik selama 7 minggu. Terapi musik klasik diberikan dalam rentang 30 menit selama 13 kali kunjungan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan terapi musik klasik disertai dengan dukungan keluarga pada klien hipertensi untuk menurunkan tekanan darah.Kata kunci: Hipertensi, stres, terapi musik klasik
ABSTRACTHypertension is still a major problem in Indonesia, especially in adult population in urban areas. Stress factor and socio-economic pressure may contribute to hypertension. Classic music therapy is among interventions that may reduce stress in urban citizens. This paper aimed to identify the effectiveness of classical music therapy in managing hypertension in Mr. S rsquo; family. The study method was by conducting a nursing intervention based on the nursing processes, from assessment to evaluation. After 13 sessions consisting of 30 minutes of classical music therapy, the evaluation result indicated a decrease about 30 mmHg in Mrs. E rsquo;s systolic blood pressure, while the diastolic blood pressure decreased about 10 mmHg. This study suggested implementation of classical music therapy and family support for patient with hypertension in order to maintain blood pressure. Keywords: classic music therapy, hypertension, stress"
2020
Pr-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Suci Ika Dewi
"Gizi kurang menjadi salah permasalahan yang terjadi pada usia anak, salah satunya yaitu anak usia sekolah. Kurangnya variasi makan, porsi yang kurang tepat, atau makanan yang tidak sesuai dengan gizi seimbang dapat menyebabkan anak mengalami gizi kurang. Anak dengan masalah gizi kurang berisiko mengalami terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan. Salah satu upaya untuk mengurangi masalah gizi kurang yaitu dengan melakukan intervensi penyusunan menu makan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan asuhan keperawatan keluarga kepada anak sekolah yang memiliki masalah gizi kurang dengan pemberian intervensi penyusunan menu makan berdasarkan isi piringku. Setelah diberikan intervensi terdapat perubahan pada keluarga yaitu variasi makan pada anak lebih bervariasi dan porsi makan yang dihabiskan sesuai dengan kebutuhan tubuh.  Penelitian ini merekomendasikan kepada pelayanan kesehatan dan juga kader untuk melibatkan keluarga dalam penanganan untuk mengatasi masalah gizi kurang.

Malnutrition is one of the problems that occur in children which is school-age. Lack of variety in eating, less food portions, or foods that are not in accordance with balanced nutrition can cause malnutrition in children. Children with malnutrition are at risk for stunted growth and development. One of the efforts to reduce the problem of malnutrition is to give intervention in the preparation of food menu. This research was conducted through a family nursing care approach to school age who have malnutrition problems by providing an intervention for preparing a meal menu based on the contents ‘isi piringku’. After given the intervention, there has been a changes in the family. Existing changes namely the variety of eating in children was more varied and the portion of food spent according to the needs of the body. This study recommends health services and ‘ibu kader’ to involve families to handle the problem of malnutrition."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Neli Mulyani Uspitasari
"Tingkat kesehatan yang tinggi merupakan salah satu indikator dari kemajuan suatu bangsa. Bangsa yang sehat tidak terlepas dari tercapainya pertumbuhan dan perkembangan bangsa sesuai dengan usianya. Gizi menjadi aspek yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia sekolah. Gizi kurang pada anak usia sekolah dapat mengurangi produktivitas anak dalam aktivitasnya serta menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak terganggu. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat gambaran asuhan keperawatan pada keluarga dengan anak usia sekolah yang mengalami gizi kurang. Penelitian ini dilakukan dengan cara praktik lapangan selama tiga minggu kepada keluarga yang memiliki anak usia sekolah dengan gizi kurang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terjadinya perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dengan anak gizi kurang setelah dilakukan intervensi pengaturan pola makan selama empat kali pertemuan. Pengaturan pola makan merupakan hal yang dapat berpengaruh terhadap status gizi. Pola makan mencakup jadwal atau frekuensi makan, jenis makanan, dan porsi makan. Pengaturan pola makan sesuai dengan pedoman gizi seimbang mampu menjaga status gizi dalam rentang normal.

A high level of health is one indicator of the progress of a nation. A healthy nation cannot be separated from the achievement of national growth and development in accordance with its age. Nutrition is an aspect that affects growth and development in school-age children. Malnutrition in school-age children can reduce children's productivity in their activities and cause children's growth and development to be disrupted. The purpose of this study is to see the description of nursing care in families with school-age children who are malnourished. This research was conducted by means of field practice for three weeks to families who have school-age children with malnutrition. The results of this study indicate a change in the knowledge, attitudes, and behavior of families with malnourished children after the dietary regulation intervention for four meetings. Dietary regulation is something that can affect nutritional status. The diet includes the schedule or frequency of eating, the type of food, and the portion of the meal. Setting a diet in accordance with balanced nutrition guidelines is able to maintain nutritional status within the normal range."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2022
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>