Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 76214 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mila Purnama Sari
"Setiap perusahaan mempunyai tanggung jawab kepada publiknya Keberadaan suatu perusahaan ditentukan oleh public perusahaan tersebut. Oleh karenanya pelaksanaan dari kewajiban tersebut adalah mutlak sifatnya. Fungsi intermediasi antara perusahaan dengan publiknya tersebut menjadi tanggung jawab Public Relations.
Arti penting Public Relations berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, tergantung dari besarnya perusahaan dan jenis produk atau pelayanan yang dihasilkan atau diberikannya PT PAM Lyionnaise Jaya (PALYJA) adalah salah satu perusahaan pemroses, penyuplai dan pendistribusian air bersih terbesar di Indonesia Produk dan pelayanan yang mereka berikan kepada pelangganya merupakan kebutuhan dasar bagi mereka dan termasuk dalam "hajat hidup orang banyak". Adalah merupakan suatu tantangan bagi Public Relations PALYJA mempunyai publik eksternal yang demikian beragam, dari mulai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PAM Jaya, Badan Regulator, LSM sampai pelanggan yang juga tinggi keragamannya dari mulai masyarakat kelas bawah, menengah sampai kalangan atas.
Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban atas pertanyaan penelitian yaitu siapa saja publik PALYJA yang beragam dan apa tanggung jawabnya kepada mereka, program-program apa saja yang dilakukan oleh PALYJA agar tanggung jawab publiknya tersebut dapat terpenuhi dengan baik, langkah-langkah apa saja yang dilakukan oleh PALYJA dalam melaksanakan kewajiban atau pengetrapan fungsi dari public responsibility nya sebagai perpanjangan tangan dan tugas-tugas public relations department nya, serta bagaimana efektifitas penerapan program public responsibility tersebut bagi perusahaan PALYJA dan apa manfaatnya bagi perusahaan secara menyeluruh?
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriftif. Data dan informasi diperoleh melalui wawancara dengan wawancara tidak terstruktur dan mendalam atau indept interview dengan informan pilihan yang dianggap cukup mewakili dan mengetahui mengenai program-program public relations di PALYJA, yaitu manajer public relations, dan seorang internal perusahaan yang juga berhubungan dengan publik ekstemal yaitu Contract Compliance di level manajer serta penerima program yaitu pelanggan.
Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa public eksternal perusahaan belum dapat diidenfikasi secara mendalam, yang berimplikasi kepada belum dilaksanakannya program-program PR yang panting kepada semua public utama PALYJA yang sangat beragam dan kritis. Tanggung jawab PALYJA kepada publiknya adalah memberikan fungsi intermediasi juga belum berjalan secara maksimal. Citra PALYJA yang ingin dicapai PR adalah citra positif perusahaan dan bahwa perusahaan professional serta transparan dalarn kegiatannya Aplikasi program-program public responsibility telah dilaksanakan meskipun efektifitasnya belum dapat diukur secara jelas dan masih perlu ditingkat kembali terutama dalam system evaluasinya.
Hasil penelitian ini diharapkan secara praktis dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi aplikasi program public relations secara lebih efektif terutama dari segi perencanaan dan system evaluasinya. PeneIitian ini juga diharapkan memberikan manfaat sosial balk bagi individu maupun kelompok orang yang menjadi publik dari suatu perusahaan, berupa pengetahuan mengenai hak-halmya sebagai publik dari perusahaan terutama publik eksternal."
Depok: Universitas Indonesia, 2006
T22106
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Silalahi, MFR Tioria
"ABSTRAK
Serangkaian deregulasi yang ditetapkan pemerintah pada tahun 1987 dan 1988 telah mendorong perkembangan pasar modal Indonesia, yang antara lain terlihat dari meningkatnya jumlah perusahaan yang menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui bursa efek atau sering disebut go public. Banyak diantara perusahaan perusahaan ini yang menyadari perlunya menciptakan dan membina hubungan baik dengan publik dari pasar modal ini, antara lain dengan investor dan pemegang saham. Dengan demikian. meningkatnya jumlah perusahaan yang go public ini telah mendorong pula pertumbuhan bidang Public Relations yang berkaitan dengan lingkup pasar modal, yaitu Financial Public Relations Financial PR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fungsi fungsi Public Relations defining the problem, planning and programming, taking action and communicating, evaluating the program dalam Financial PR. Penelitian yang bersifat deskriptif ini dikupas melalui studi kasus program go public P.T. Hanjaya Mandala Sampoerna yang ditangani PR Consultancy Indo Ad Public Relations. Disamping itu, penelitian bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai hambatan Indo Ad Public Relations dalam melaksanakan fungsi fungsinya tersebut. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tehnik wawancara tidak berstruktur. Selain itu juga dilakukan pengumpulan data melalui sumber sekunder yaitu penggunaan data yang tersedia use of available data. Selanjutnya analisa data dilakukan secara kualitatif. Dari hasil penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan bahwa Indo Ad Public Relations menjalankan ke-empat fungsi PR dalam program tersebut. Indo Ad Public Relations melakukan pengumpulan data untuk menentukan pokok permasalahan dan kemudian ini menjadi acuan untuk menentukan tujuan, publik yang menjadi prioritas, sasaran dan strategi program. Pelaksanaan dari strategi tersebut berpedoman pada rencana yang telah disusun dan selanjutnya evaluasi dilakukan dengan melihat tanggapan media dan tercapai tidaknya tujuan program. Dengan demikian fungsi fungsi ini saling terkait dan tumpang tindih. Selain itu, dalam penelitian ini terlihat bahwa program Financial PR berhubungan erat dengan proses penawaran umum itu sendiri. Disini pemahaman mengenai pasar modal dan aspek lainnya yang berkaitan, sangat penting. Adapun penelitian ini mengungkapkan hambatan yang dialami Indo-Ad Public Relations menyangkut segi tehnis dalam persiapan dan pelaksanaan. Hambatan Juga- timbul karena adanya banyak pihak yang berperan dalam proses emisi saham tersebut. Sebagai saran yang dapat penulis sampaikan dalam penelitian ini adalah perlunya antisipasi terhadap perusahaan-perusahaan lain yang turut menawarkan sahamnya melalui pasar modal, khususnya terhadap perusahaan lainnya yang bergerak dalam industri yang sama. Dalam menentukan publik prioritas dari program go public, perlu pula adanya pertimbangan mengenai bagaimana pengaruh komposisi publik tersebut terhadap perusahaan."
1992
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elfiandri
Depok: Rajawali Press, 2018
659.2 ELF p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Onong Uchjana Effendy
Bandung: Alumni, 1973
659.2 ONO h
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Isyak Sabroni Stamboel
"Peran public relations saat ini kian diperhitungkan para pelaku bisnis. Public relations digunakan diberbagai instrumen bisnis dalam upaya memenangkan persaingan yang semakin kompetitif. Fungsi public relations tidak semata untuk memperoleh citra positif pada publik yang dituju. namun sering digunakan untuk mendukung upaya marketing dalam memperoleh keuntungan dalam suatu bisnis sekaligus mencapal image positif perusahaan. dapart dipercaya, simpati dan dukungan publik.
Tujuan public relations bagi suatu institusi aaau perusahaan antara lain : sebagai penghubung enter perusahaan dengan stakeholder (publik berkepentingan), akitivitas komunikasi dalam menciptakan dan memelihara citra perusahaan, memantau. mengkaji dan tanggap terhadap sikap, persepsi dan pendapat khalayak. serta menjalin hubungan harmonis dengan lembaga serta berbagai media massa.
Public relations mengemban usaha pelayanan dimana seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan perusahaan merupakan public relations (Humus). Operaslonal public relations menekankan pada pengertian bahwa perusahaan yang membutuhkan klien bukan sebaliknya, dan pelayanan yang dilakukan aparat perusahaan menggunakan pendekatan human relations. Pelayanan bagi usaha public relations juga bersandar pada suattu fakta bukan mengacu kepada osumsi dan lmajinasi, selain memegang teguh kepada transfaransi komunikasi dan orientasinya yang menitik beratkan kepada kepentingan umum.
Lingkup kegiatan public relations antara lain : pembinaan relasi, media relations , pemantauan dan pengkajian umpan balik dan pendapat umum, publisitas, periklanan, kegiatan pameran, kegiatan sponsorship, pengelolaan alert promosi, informasi dan dokumentasi.serta metaksanakan aktivitas special events.
Mal Daan Mogot yang berada di kawasan Jakarta Barat melakukan berbagai kegiatan kehumasan guna memperoleh dukungan publik internal - eksternal dan tercapainya peningkatan jumlah target sasaran pengunjung serta menuju sasaran bisnis real dengan meningkainya jumlah transaksi di pusat perbelanjaan tersebut. Dari sisi pandang kegiatan public relations maka setiap unsur yang bertugas dan terlibat dalam kegiatan di Mal sangat menentukan citra dan keberhasilan beroperasinya mat tersebut.
Manajemen Mal Daan Mogot menyadari pula bahwa kegiatan public relations yang terencana, terarah dan fokus dapat mendukung keglatan usaha dan sukses beroperasinya mal. Kegiatan komunikasi terpadu yang menitik beratkan kepada kegiatan public relations memberikan kontribusi positif dengan meningkatnya jumfah pengunjung dan transaksi di mal.
Tesis ini mencoba menelaah dan membahas kegiatan komunikasi, khususnya program public relations, yang telah dan sedang dilaksanakan manajemen Mal Daan Mogot dalam upaya menciptakan dan memelihara serta meningkatkan citra atau image pusat perbelanjaan tersebut guna memperoleh peningkatan jumlah pengunjung dan transaksi yang terjadi dalam bisnis retail yang kian kornpetitif.
Bagaimana program public relations diciptakan dan direncanakan, siapa saja yang terlibat, dan melaksanakan program, juga jajaran yang terkait pada operasionalisasi program tersebut. Sejauh mama efekti?itas program menghasilkan sumbangan positif terhadap bisnis mal , juga nilai ekonomis dibanding pelaksanaan program lain.
Dalam penyusunan tulisan ini penulis telah mengumpulkan data dari berbagai aktivitas yang dilaksanakan, wawancara dengan manajemen Mal, konsultan properti atau pusat perbelanjaan (mall serta menelaah berbagai materi publikasi antara lain; flyer, buletin, spanduk dil. Bagian akhir tuiisan ini penulis berkesimpulan bahwa melalui program public relations yang terencana secara baik. fokus dan terpadu, dilaksanakan secara konsisten, dan berkesinambungan, maka akan menghasilkan kontribusi positif terhadap peningkatan jumfah pengunjung dan kualitas pengunjung yang menjadi target sasaran mal serta meningkatnya jumlah transaksi di mal. Penulis juga memberi rekomendasi dan saran-saran bagi kelanjutan sukses beroperasinya mal melalui program public relations."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jefkins, Frank William
Jakarta: Erlangga, 1996
659.2 Jef p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jefkins, Frank William
Jakarta: Erlangga, 1996
659.2 Jef p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jefkins, Frank William
Jakarta: Erlangga, 1996
659.2 Jef p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jefkins, Frank William
Jakarta: Erlangga, 1996
659.2 Jef p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jefkins, Frank William
Jakarta: Erlangga, 1996
659.2 Jef p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>