Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 123646 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Tarigan, Jenny Sari
"Persaingan ketat dalam industri perbankan semakin hari semakin tinggi tingkatannya. Perubahan bisnis juga sangat cepat karena dipicu oleh globalisasi di bidang perdagangan. PT. BPR Bumi Asih sebagai salah satu lembaga keuangan dibidang microfinance harus melakukan pembenahan di segala lini bisnisnya. Pembenahan dilakukan agar dapat mempertahankan dan meningkatkan posisinya dari ancaman lembaga keuangan sejenis. Bank harus dapat menyusun strategi bisnis dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, guna mencapai keunggulan kompetitif. Strategi bisnis ini diharapkan dapat mengantisipasi permasalahan dan kesempatan di masa mendatang serta memberikan arah dan tujuan bagi kegiatan bisnis perbankan. Pembenahan ini tidak lepas dari dukungan SI/TI yang mutlak diperlukan guna memenuhi kebutuhan kegiatan bisnis. Pengembangan SI/TI di PT. BPR Bumi Asih saat ini belum mempunyai acuan atau arah yang jelas, perencanaan atau implementasi SI/TI seringkali tidak sejalan dengan rencana bisnis perusahaan. Kondisi legacy system yang masih berdiri sendiri tidak terintegrasi dengan baik, sehingga menyebabkan effort yang berlebih. Data yang tidak akurat dan tidak cukupnya informasi membuat manajemen sukar mengambil keputusan bisnis secara cepat dan tepat. Karenanya diperlukan perencanaan strategis SI yang baik dan benar berdasarkan metodologi atau kerangka kerja yang umum digunakan. Dalam kajian ini digunakan metodologi yang dikemukakan oleh Ward dan Peppard sebagai konsep dasar perencanaan strategis SI, dan dikombinasikan dengan aplikasi-aplikasi praktis dari metodologi James Martin, Wetherbe, Tozer dan Be Vissta Planning. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu input, analisa dan output. Tahap input dilakukan identifikasi visi, misi dan pengumpulan data. Tahap analisis dilakukan analisis lingkungan bisnis dan analisis lingkungan sistem informasi. Terakhir tahap output dilakukan perumusan misi dan strategi SI/TI serta strategi manajemen informasi sistem. Penelitian ini, bertujuan untuk memperoleh model perencanaan strategis SI yang tepat untuk BPR dengan studi kasus di PT. BPR Bumi Asih. Untuk itu dilakukan pengkajian terhadap lima dokumen perencanaan strategis SI milik lembaga perbankan dan pemerintahan, yaitu PT. Bank Mandiri, State Bank of Pakistan, Kwangju Bank, Nepal Rastra Bank, dan State of Maine. Dengan membandingkan model dan kombinasi metodologi tersebut, diperoleh model pengelolaan SI/TI yang diharapkan sesuai untuk diterapkan di PT. BPR Bumi Asih yaitu yang menyerupai model federal. Model kombinasi antara terpusat (centralized) yakni fungsi yang bersifat kebijakan dan strategis, dan tersebar (decentralized) yakni operasional SI/TI yang dilakukan di masing-masing unit kerja SI/TI. Hasil penelitian ini, diharapkan dapat digunakan sebagai acuan bagi lembaga BPR lainnya, tentunya dengan melakukan penyesuaian sesuai karakteristik masing-masing.

Competition in banking industry is becoming tighter. Rapid business change is also triggered by the globalization at the trade sector. PT. BPR Bumi Asih as one of financial institutions in microfinance sector shall make some arrangement in every line of its business. The efforts are taken to maintain and improve its position to encounter any potential threats from other financial institutions. The bank shall formulate its business strategy by considering its strengths and weaknesses in order to achieve its competitive advantage. This business strategy is expected to be able to anticipate any problems and opportunities in the future and to determine the direction and goal of its banking business. The arrangement shall be done with the support of the Information System and Technology in order to meet its business requirement. The development of the Information System and Technology at PT. BPR Bumi Asih has not been well directed, planned and implemented, so the development frequently deviates from the company?s business plan. Its legacy system has not been well integrated, so it requires more efforts. Inaccurate data and lack of information has caused a difficulty to the management to make a proper and concise business decision. Therefore, PT. BPR Bumi Asih needs a good strategic planning of the information system on the basis of the generally applied methodology or framework. This study applies the methodology developed by Ward and Peppard as a basic concept of the strategic planning of the information system and combined with some practical applications of the methodology developed by James Martin, Wetherbe, Tozer and Be Vissta Planning. This research comprises of three phases, namely : input, processes and output. The input phases include the identification of the vision, mission and data collection. Then, the business and information system processes are analyzed. Finally, in the output phase, the formulation of the mission and strategy of the Information System and Technology and the management strategy of the information system. This research is aimed at identifying the proper model of the strategic planning of the information system for the BPR with a case study at PT. BPR Bumi Asih. Therefore, five documents of the strategic planning of the Information System owned by banking and governmental institutions, namely PT. Bank Mandiri, State Bank of Pakistan, Kwangju Bank, Nepal Rastra Bank, and State of Maine are studied. By comparing the model and the combination of the methodology, a proper model on the Information System and Technology management is obtained for an application at PT. BPR Bumi Asih, namely Federal Model. The Federal Model is a combination of the centralized model, namely, the policies and strategy and the decentralized model, in which the operation of the Information System and Technology is conducted at each working unit. It is expected that the result of this research can be used as a reference for other BPR, by making any adjustment in accordance with its respective characteristics."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2007
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Budhi Riyanto
"Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND) dalam Pemerintahan Republik Indonesia, adalah lembaga pemerintah pusat, yang dibentuk dan bertanggungjawab kepada Presiden sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, dimana lembaga pemerintah non departemen memberikan masukan kebijakan dari aspek keahlian, profesionalisme dan kajian yang berdimensi akademis keilmuan, sedangkan lembaga departemen memberikan masukan kebijakan kepada Presiden dari alur pemikiran atau aspek politik. Secara struktur organisasi LPND hanya memiliki fasilitas dibeberapa daerah yang menunjang kinerja LPND, hal ini berbeda dengan lembaga departemen yang mempunyai perwakilan didaerah berupa kantor wilayah, yang melakukan tugas sama seperti kantor pusatnya.
Dalam melaksanakan tugas-tugasnya, LPND juga sudah memanfaatkan teknologi informasi dalam penyelesaiannya. Sampai saat ini pemanfaatan teknologi informasi masih belum optimal dalam mencapai tujuannya, hal ini disebabkan oleh belum adanya mekanisme dalam menentukan prioritas kebutuhan akan sumberdaya, apakah harus mendahulukan kebutuhan untuk pengembangan atau kebutuhan untuk pelayanan, ditambah dengan keterbatasan dana yang kesemuanya berasal dari anggaran pemerintah. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka diperlukan perencanaan strategis sistem informasi yang baik bagi LPND, agar dapat memiliki mekanisme prioritas yang jelas guna mencapai tujuan yang optimal. Dari permasalahan yang telah disebutkan di atas, maka diperlukan perencanaan strategis sistem informasi yang ideal bagi LPND.
Pada penelitian ini akan digunakan metodologi perencanaan strategis versi Ward and Peppard sebagai acuan perencanaan strategis sistem informasi pada LPND, dengan pertimbangan bahwa metodologi ini lebih fleksibel dalam melakukan analisa, apakah akan terlebih melakukan analisa dari sudut SI/TI atau terlebih dahulu akan melakukan analisa dari sisi lingkungan bisnis, dibandingkan dengan versi Price Water House dan versi Tozer yang melakukan analisa secara tahapan yang baku, atau versi Wetherbe dan Versi Jessica Keyes yang melakukan analisa langsung pada analisa SI/TI, hal ini sesuai dengan karakteristik LPND yang berorientasi keahlian dan kajian dalam memberikan pelayanan kepada Pemerintah.
Untuk menguji metodologi yang didapat, maka diambil Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional sebagai studi kasusnya. Metodologi Ward and Peppard menganalisis lingkungan organisasi dan SI/TI baik internal maupun eksternal yang akan menghasilkan Strategi SI yang berupa: arsitektur sistem informasi, Strategi Manajemen SI/TI yang berupa: mekanisme manajemen SI/TI, mekanisme pengamanan SI, dan mekanisme pengamanan infrastruktur SI, serta Strategi TI yang berupa: mekanisme perencanaan strategi TI, mekanisme manajemen sumber daya manusia, dan mekanisme rencana strategi migrasi."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2007
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebagai salah satu pemain terbesar dalam bisnis keuangan mikro di Indonesia telah meningkatkan penggunaan Sistem Informasi/Teknologi Informasi (SI/TI) untuk mendukung bisnis mereka. Namun, hanya sedikit dari mereka yang menyadari isu-isu seputar investasi TI. Ada kekhawatiran tentang tidak tersedianya sumber daya yang cukup untuk membeli, memelihara, dan mengamankan SI/TI mereka sendiri. Di sisi lain, investasi yang besar diperlukan dan akhirnya menjadi momok bagi BPR yang paling menerapkan SI/TI untuk mendukung pengembangan bisnis mereka. Penelitian ini menganalisis nilai ekonomi dari penerapan komputasi awan di BPR. Analisis dilakukan, pertama dengan mengidentifikasi dan mengukur relevansi manfaat SI/TI menggunakan Ranti?s IS/IT Generic Business Values dan kedua dengan menempatkan nilai-nilai yang diukur atau manfaat pada metode Economic Value Added (EVA), untuk melakukan analisis keuangan. Komputasi awan mampu memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi oleh BPR seperti dapat dilihat dari nilai EVA positif. Oleh karena itu, komputasi awan merupakan pendekatan yang berharga bagi BPR untuk bergerak maju. Resiko investasi SI/TI dapat ditransfer ke penyedia komputasi awan, dengan kata lain, tidak ada waktu untuk berpikir tentang teknologi usang sebelum Return of Investment (ROI) tercapai.

Abstract
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) as one of the biggest players in Indonesia?s microfinance business has increased their use of Information Systems/Information Technology (IS/IT) to support their business. However, only few of them are aware of issues around IT investment. There are concerns about the unavailability of sufficient resource to purchase, maintain, and secure their own IS/IT. On the other hand, a large investment is needed and it eventually becomes the scourge for most rural banks to apply IS/IT to support their business development. This research analyzes the economic value of implementing cloud computing in BPR. Analysis is done, firstly by identifying and quantifying the relevant IS/IT benefits using Ranti?s IS/IT Generic Business Values and, secondly by putting the quantified values or benefits into Economic Value Added (EVA) method to do the financial analysis. Cloud computing is able to provide solutions for problems faced by BPR as can be seen from the positive EVA value. Hence, the cloud computing is a valuable approach for BPR to move forward. IS/IT investment risk can be transferred to cloud computing providers, in other words, there is no time to think about outdated technology before Return of Investment (ROI) is achieved."
[Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia], 2011
pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Uneputty, Ronald Yosef
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2003
T40390
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ahmad Rosadi
"Lembaga Administrasi Negara sebagai institusi pemerintah telah menggunakan teknologi informasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsinya, serta meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Kompleksitas tugas dan fungsi tersebut telah mendorong pengembangan sistem informasi di Lembaga Administrasi Negara. Oleh karena itu perencanaan strategis dibutuhkan untuk "memayungi" semua aktivitas dalam pengembangan sistem informasi di Lembaga Administrasi Negara. Tesis ini melakukan kajian untuk menyusun perencanaan strategis sistem informasi di Lembaga Administrasi Negara yang terdiri dari strategi sistem informasi dan strategi manajemen untuk sistem informasi sebagai pedoman pengembangan sistem informasi di Lembaga Administrasi Negara. Penyusunan rencana strategis sistem informasi administrasi negara ini akan dimulai dari kajian tentang strategi bisnis dari Lembaga Administrasi Negara yang meliputi visi dan misi, tujuan-tujuan, dan strategi serta kebijakan bisnis yang diambil oleh manajemen puncak. Kemudian dengan menggunakan metodologi yang dikemukakan oleh Ward dan Griffiths, strategi bisnis tersebut diturunkan menjadi strategi bisnis sistem informasi. Analisis dengan menggunakan pendekatan portofolio juga digunakan untuk menghasilkan portofolio aplikasi. Metodologi Business Systems Planning (BSP) digunakan untuk menghasilkan arsitektur sistem informasi. Pendekatan environmental layer digunakan untuk menyusun strategi teknologi informasi. Dengan menggunakan metodologi tersebut dapat disusun suatu perencanaan strategis untuk sistem informasi dan portofolio aplikasi yang baik dan dapat digunakan sebagai pedoman bagi pengembangan sistem informasi di Lembaga Administrasi Negara."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2000
T40249
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pujoko Rapiyadi
"Direktorat Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi (DJMBP) menyadari pemanfaatan teknologi informasi menjadi suatu keharusan dan dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi dalam rangka mendukung penyelenggaraan tata pemerintahan yang tertib, transparan, efektif, dan efisien (good governance) sehingga mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha di bidang pertambangan mineral, batubara dan panas bumi dengan lebih baik dan cepat. Pemanfaatan teknologi informasi dapat mendukung kegiatan - kegiatan organisasi dan juga dapat memberikan peluang-peluang inovasi dan kreatifitas dalam meningkatan kinerja organisasi sehingga terjadi produktifitas, efektifitas dan efisiensi fungsi-fungsi organisasi yang ada. Tidak semua penerapan SI/TI berpengaruh terhadap peningkatan kinerja dan kesuksesan bisnis organisasi. Seperti pada umumnya penerapan SI/TI merupakan investasi yang mahal akan tetapi seringkali mengalami kegagalan termasuk juga banyak dijumpai di lembaga dan institusi pemerintahan. Hal ini dapat terjadi karena tidak adanya sebuah perencanaan yang baik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk malakukan analisa dan pemodelan perencanaan strategis sistem informasi di lembaga pemerintah khususnya DJMBP sehingga dapat muncul keselarasan antara srategi SI/TI dengan visi dan misi dari DJMBP.
Hasil dari penelitian ini adalah tersusunnya usulan atau rekomendasi model Perencanaan Strategis Sistem Informasi (PSSI) pada DJMBP sebagai upaya meningkatkan manfaat investasi SI/TI, efektifitas pemberdayaan SI/TI, memberikan pengaruh positif terhadap kinerja organisasi, serta dapat memberikan pemahaman antara unit bisnis, TI, dan manajemen. PSSI tersebut juga merumuskan strategi bisnis DJMBP dan strategi SI/TI sesuai prioritas masalah a.l. pengelolaan jaringan, sistem informasi, dan kualifikasi SDM IT/

The Directorate General of Mineral, Coal and Geothermal (DJMBP) is realizing that using information technology within government organizations can get value-add in order to support the correct conduct, transparancy, effective, and efficient of government system (good governance). The using of information technology will can be create some innovations and opportunities which improving organization performances to productifity, efficience, and effective to aim the objectives of organization. The IS/IT also can offer better public services. Investment of IS/IT is expensive and huge cost, but it`s not always working or can be failed because there`s have not right plan to developing IS/IT within organization, most usually in government organizations.
The purpose of this research is to analyze and make strategic planning for information system (SPIS) in DJMBP. It`s also identify internal and external business environments and also IS/IT environments. Strategic planning can be align IS/IT strategy to business strategy.
The result of this research is a systematic model to formulate appropriate IS/IT strategic plan for DJMBP. DJMBP`s strategic planning for information system also have implication for improving usefull of IS/IT investment, giving positif effect for improving performance of organization, and as well as giving understanding between business unit, IT division, and management. It`s also explain business strategies of DJMBP and IS/IT strategies based on prioritized problems, such as network management, information system, and IT human resource qualification."
Depok: Universitas Indonesia, 2009
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kelik Budiana
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2000
T40477
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yose BW Cahyo
"Relationship Marketing merupakan suatu strategi pemasaran yang memfokuskan diri dalam hal menjaga hubungan baik dengan pelanggan, suplier, dan distributor. Strategi ini faktanya merupakan sebuah atternatif dari strategi-strategi yang ada.Strategi ini digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan kepuasan konsumen,berdasarkan prinsip-prinsip Relationship Marketing yang menekankan kepada pemeliharaan dan membina hubungan jangka panjang. Penelitian ini berusaha untuk mempelajari pengaruli dari bonding, empathy, reciprocity, dan trust yang kesemuanya merupakan bentuk-bentuk relationship marketing terhadap .kepuasan konsumen, Penelitian dilakukan terhadap 85 nasabah pembiayaan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Insan Cita dengan menggunakan skala Likert dan uji Regresi dengan tingkat kepercayaan 95% (u 5%) sebagai alat analisa datanya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang positif dari bonding, empathy, reciprocity dan thrust terhadap kepuasan konsumen. Namun ketika penelitian dilakukan secara bersama dalam satu waktu, menunjukkan hasil bahwa pengaruh positif hanya terdapat pada bonding, empathy. dan trust -terhadap kepuasan konsumen. Sementara variabel recipmcity secara statistik tidak signifikan. Dampak terhadap keputusan manajerial juga didiskusikan dalam penelitian ini.

Relationship Marketing is one of marketing strategies which Poises on keeping good relationship with customers, suppliers, and distributors. this strategy is, in fact an alternative of the available strategies. This strategy used in the purpose of increasing the consumers satisfaction, due to the principles of relationship marketing in which it emphasizes the maintenance and attractiveness of the long term-relationship. This research attempts to study the influence of bonding. empathy. reciprocity, and trust which all are the ,form of relationship marketing rotirard the consumer satisfaction. A research is conducted to 85 consumers BPR5' Insan Cita by employing the Likert scale and Regression test Jiff the data anlysi.s with 95% of confidence coefficient (u 5%).
The result shows that there is a positive influence from bonding, empathy, reciprocity, and trust toward the customers .satisfaction when the research conducted individually. But when the research conducted together at the same time, the result shows that there is a positive influence from bonding. empathy, and trust only toiiard the customers satisfaction. Reciprocity variabel from statistic test is not significance. Managerial implication is also discussed in this article.
"
Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2005
T15054
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wafdan M.F.
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2001
T40496
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>