Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 93316 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jimmy Rahdiansyah
"Bioethanol merupakan sumber energi alternatif bagi kehidupan manusia. Sumber energi baru sangat diperlukan mengingat ketersediaan bahan bakar fosil telah menipis keberadaannya dan banyak pengembangan dilakukan untuk menciptakan sumber energi baru. Indonesia adalah negara yang dikenal dengan kekayaan alam dan kesuburan tanahnya. Sangat besar peluang bioethanol yang bersumber dari nabati dikembangkan di Indonesia. Tanaman tebu merupakan salah satu tanaman yang berpotensial menghasilkan bioethanol. Tebu bisa tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu dilakukan secara optimal, dan berkesinambungan, sehingga mampu meningkatkan peran, dan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan dan peningkatan pendapatan rakyat, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. Melalui pengembangan Usaha Kecil Bioethanol, maka usaha kecil diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup petani dan mengembalikan minat investasi di Indonesia, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan bahan bakar dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya. Faktor resiko menjadi faktor yang sangat berpengaruh saat terjadi dan berlangsungnya sebuah investasi. Optimalisasi biaya pengolahan molases dan bagas untuk menghasilkan fuel grade ethanol diperlukan oleh usaha kecil untuk meminimalkan resiko investasi yang akan dijalankan. Engineering Economics, Risk Analysis, Integer Linear Programming, dan Simulasi Monte Carlo adalah metode-metode yang digunakan dalam menganalisa dan mencegah terjadinya kerugian pada sebuah investasi.

Bioethanol is an alternative energy source for human life. New energy sources are needed considering the availability of fossil fuels has depleted of its existence and many development undertaken to create new sources of energy. Indonesia is a country known for its natural richness and fertility of the soil. Enormous opportunities bioethanol sourced from vegetable oils was developed in Indonesia. Sugar cane crop is one plant that can potentially produce bioethanol. Sugarcane can be grown in various regions in Indonesia. Empowerment of Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) need to be optimal, and continuous, so as to enhance the role and potential of Micro, Small and Medium Enterprises in achieving economic growth, equity and increase people's income, job creation, and poverty. Through the development of Small Scale Bioethanol, then small business is expected to improve farmers' living standards and restore the interest in investing in Indonesia, and contributing significantly to the fuel needs of the world in general and Indonesia in particular. Risk factor becomes a very influential factor when going on and continuing an investment. Cost optimization of processing molasses and bagasse to produce fuel grade ethanol required by the small business to minimize investment risk to be run. Engineering Economics, Risk Analysis, Integer Linear Programming, and Monte Carlo Simulation are methods used in analyzing and preventing the loss on an investment."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
T27600
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Riyan Nuryanto
"Untuk mendapatkan kondisi regangan bidang pada uji tarik, modifikasi spesimen dilakukan. Modifikasi spesimen telah menunjukkan regangan minor yang bernilai nol untuk uji tarik yang dilakukan pada temperatur ruang sehingga kondisi regangan bidang dapat dicapai. Pengujian untuk kelayakan specimen dilanjutkan dengan melakukan uji tarik panas pada temperatur tinggi, untuk mengetahui apakah kondisi regangan bidang masih dapat dipertahankan pada temperatur tinggi. Material yang digunakan adalah baja HSLA ASTM A 572 grade 50. Selanjutnya, dilakukan pula pengamatan metalografi untuk mengamati perubahan mikrostruktur setelah uji tarik panas, yang dalam hal ini adalah ukuran butir ferrite. Hasilnya, untuk uji tarik panas yang dilakukan sampai 1,15 yield, kondisi regangan bidang dapat dipertahankan. Terkait dengan deformasi yang terjadi, didapat pula bahwa semakin besar reduksi ketebalan yang terjadi semakin halus butir ferrite.

Modification of spesimen have done to get plane strain condition in tensile test. Modification of the specimens has shown zero minor strain on tensile test conducted at room temperature. Feasibility study of specimens followed by hot tensile testing at high temperatures, to determine whether plane strain condition can be maintained at high temperatures. The material used is a HSLA steel ASTM A 572 grade 50. Furthermore, metallographic observation has been conducted to get microstructure after hot tensile test, which the scope is ferrite grain size. Results, on hot tensile test is carried out until 1,15 yield point, plane strain condition can be maintained. Related to the deformation, it has found that the greater thickness reduction the finer ferrite grains that formed."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S743
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Weaver, William
Jakarta: Erlangga, 1989
624.171 WEA m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Andreanos Jeremia Adiguna
"Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hubungan antara muatan informasi dan kegunaan informasi dengan menggunakan metode Structural Equation Modelling (SEM). Pengambilan data dilakukan di wilayah sekitar Jakarta dengan melakukan survey kepada masyarakat yang biasa membeli kemasan beras 5 kg. Variabel yang diuji pada penelitian ini antara lain: Kegunaan Informasi untuk Mengenali Kandungan Nutrisi Beras, Kegunaan Informasi untuk Mengenali Keamanan Mengkonsumsi Beras, Kegunaan Informasi untuk Menarik Minat Membeli Beras. Penelitian ini juga melibatkan variabel moderator yaitu Kemudahan Menyerap Informasi dengan perbedaan disain pada kemasan beras. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin lengkap informasi yang termuat dan mudahnya penyerapan informasi yang termuat pada kemasan plastik maka semakin tinggi kegunaan informasi bagi pelanggan. Disain satu sisi cetakan pada kemasan menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding dengan dua sisi cetakan pada ketertarikan minat pelanggan untuk membeli produk.

This study aims to obtain relationship beetwen information load and usability of information by using Structural Equation Modelling (SEM). Data were collected to customer who buy rice packs of 5 kg in Jakarta, using qustionaires. Variables used in this study are uses information to identify the nutritional content of rice, to recognize the usefulness of the information security consume rice, Usefulness of information to attract buy rice.This study also involves a moderator variable that is ease absorb information with rice packaging design differences. The results of this study showed that the more complete information contained and easy absorption of the information contained in plastic packaging, the higher the usefulness of information for customers. The design of the one side of the mold on the packaging showed better results compared to the two sides of the mold in the interest of customer interest to buy the product."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S57345
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Todd, J. D. (Joseph Derwent)
Jakarta: Eresco, 1981
624.171 01 TOD st (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Benjamin Lumantarna
Yogyakarta: Andi, 2000
624.176 2 BEN p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Kevin Andrianto Rivansky
"Skripsi ini memberi solusi dari ketiadaan suatu tolak ukur yang dapat digunakan untuk menilai kualitas bijih plastik hasil daur ulang material. Ketiadaan pengetahuan dan informasi yang memadai mengenai kualitas bijih plastik hasil daur ulang dapat merugikan produsen maupun konsumen bijih plastik. Kerugian mereka bisa berupa kesulitan menjaga kepentingan dan hubungan bisnis produsen dan konsumen, rendahnya kemungkinan pengulangan transaksi jual-beli, pemborosan sumber daya dan rendahnya tingkat manfaat plastik pasca konsumsi beserta hasil olahannya. Kesenjangan pengetahuan dan status quo dalam interaksi antar pemangku kepentingan pada industri itu membuat rantai nilai sistem manufaktur daur ulang plastik secara keseluruhan menjadi tidak optimal. Kondisi seperti itu perlu diatasi dengan mengenali dan menguraikan persoalan utamanya. Selanjutnya dikembangkan pengetahuan yang relevan dan memadai untuk mengoptimalkan manfaat plastik pasca konsumsi dan rantai nilai daur ulangnya guna mendorong pewujudan sinergi fungsional di antara pemangku kepentingan

This thesis offers the solution from the absence of a benchmark which can be used to assess the quality of mechanically-recycled plastic granules. The absence of the corresponding knowledge and the lack of information could incur some losses not only for the producers but also for the consumers as well. Their losses could make them difficult to maintain interest and relations from their customer, decreasing rate of transactions, dissipation of resources and a low level of benefit from the recycled plastics. Disparities of knowledge and the status-quo within interactions between stakeholders make the value chain of manufacturing systems not optimum. Conditions like these must be resolved by knowing and breaking down the main problem. The next step is to develop a relevant knowledge in order to optimise the benefits of post-consumption plastics and also the value chain of the recycling system in order to push forward the implementation between stakeholders."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S57344
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aiman Setiawan
"Salah satu tantangan dalam mendesain Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di daerah terpencil adalah penentuan besar konsumsi energi listrik yang tepat dikarenakan tidak tersedianya data konsumsi energi listrik di daerah terpencil, khususnya yang belum teraliri listrik. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan pemodelan dan proyeksi konsumsi energi listrik berdasarkan kondisi ekonomi dan sosial di wilayah terpencil tersebut dan sekitarnya. Penelitian ini memaparkan tentang pemodelan konsumsi energi listrik di daerah terpencil, Desa A dan Desa B, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara untuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Mandiri. Pemodelan konsumsi energi listrik dilakukan dengan dua tahapan, yang pertama adalah menentukan kebutuhan energi listrik di kedua desa saat tahun 2015 (tahun pertama project life timeberjalan) dengan metode wawancara. Tahapan kedua adalah membuat proyeksi kebutuhan energi listrik sampai tahun2030 (tahun project lifetimeberakhir). Proyeksi pertumbuhan beban di kedua desa dilakukan dengan mempertimbangkan pertumbuhan beban listrik di Provinsi Sulawesi Tenggarayangditentukan menggunakan metode regresi principal component (PC). Berdasarkan metode regresi PC, hasil proyeksi konsumsi energi listrik di Desa A dan Desa Bsampaitahun 2030 masing-masing sebesar 501 kWh per hari dan 370 kWh per hariuntuk regresi PC tujuh variabel dan1.058 kWh per hari dan dan 782 kWh per hariuntukregresiPCtiga variabel.

Due to lack of historical electricity consumption data, one of challenges faced byPV power plant designer is determining electrical consumptiondata for PV power plant design,especially in remote areas. As solutions, this research proposes electricity consumption data projecting and modeling based on economic and social conditions in remote areaare proposedwithVillageA and Village B, Southeast Sulawesi Province as study location. Electrical consumption demand data in the village are determined based on villager Willingness to Pay(WTP). Theloaddata are also projected until 15 years ahead by considering electricity consumption growth in Southeast Sulawesi which is determined based on principal component (PC) regression methods. With seven regresisson variable, the daily electrical energy consumption projection in Village A and Village B are501 kWh and 370 kWh respectively. On the other hand, the daily electricity consumption projection in Village A and Village are B1,058 kWh and 782 kWh respectively three regression variable."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
S64735
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bing Santosa
"ABSTRAK
Metode elemen hingga (Finite Element Method) adalah suatu metode pendekatan dalam perhitungan struktur. Dasar analisa Metode Elemen Hingga adalah dengan mendiskritisasikan struktur menjadi sejumlah elemen dengan tetap berusaha untuk menjaga kontinuitas displacement (kompatibilitas) serta kontinuitas geometrinya. Dengan mendiskritisasi suatu struktur atas elemen-elemen, akan didapatkan hasil solusi pendekatan. Namun gabungan elemen-elemen tersebut diusahakan mendekati sifat-sifat struktur sebenaanya, seperti bentuk geometri, energi, kekakuan dan medan lendutan.
Metode ini sangat efsien bila dipakai untuk menganalisa struktur yang bentuknya tidak sederhana seperti struktur cangkang putar atau aksisimetri yang dibahas pada tesis ini. Cangkang aksisimetri ini akan dimodelisasikan dengan mengganakan elemen SAXI _L, SAXI _K dan SAXI_ Q.
Elemen SAXI _L adalah suatu elemen tronkonik tipe hibrida yang mempunyai dua titik nodal dengan tiga derajat kebebasan pada tiap nodal dan memperhitungkan geser transversal (GT). Elemen ini dikembangkan berdasarkan pada sifat-sifat aksisimetri yang dikemukakan pada hipotesa Reissner-Mindlia
Elemen SAX I _ K adalah suatu elemen tronkonik yang mempunyai dua titik nodal dengan tiga derajat kebebasan pada tiap nodal dan mengabaikan geser transversal (GT). Elemen ini dikembangkcan berdasarkan pada sifat-sifat aksisimetri yang dikemukakan pada hipotesa Love-Kirchhoff.
Elemen SAXI _Q: adalah suatu elemen isoparametrik kuadratik yang mempunyai tiga titik nodal dengan tiga derajat kebebasan pada tiap nodal, mempunyai kelengkungan ganda dan memperhitungkan efek geser transversal (GT) serta mampu memperhitungkan tebal bervariasi tetapi pada tesis ini pembahasan hanya ditekankan kepada perhitungan dengan tebal konstan mengingat sebagian besar struktur cangkang yang selama ini telah dibuat mempunyai ketebalan yang konstan. Elemen ini dikembangkan berdasarkan pada sifat-sifat aksisimetri yang dikemukakan pada hipotesa Reissner-Mindlin.
Elemen-elemen ini diprogram dengan bahwa FORTRAN dan digabungkan dengan program UI - FEAP. Evaluasi yang akan dilakukan yaitu menguji kehandalan elemen SAXI_ L, elemen SAXI _K dan elemen SAXI _Q terhadap problem statis dan getaran bebas serta membandingkan hasil-hasil numerik dengan program SAP90, GTSTRUDL dan solusi eksaknya. "
1998
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>