Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 77976 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Cindy Melody
"Dalam skripsi ini dibahas stilistika realisme magis dalam novel Midnight’s Children karya Salman Rushdie. Novel tersebut ditinjau dengan pendekatan realisme magis dan poskolonialisme. Hasil penelitian membuktikan bahwa realisme magis dalam Midnight’s Children dapat merepresentasikan masalah-masalah yang terjadi di India poskolonial. Masalah-masalah poskolonial tersebut menunjukkan bahwa kondisi di India poskolonial berada di antara pandangan spiritual dan modernitas. Hal tersebut dapat terlihat dari unsur tokoh dan latar.

This study examines magical realism stylistics in Midnight’s Children novel by Salman Rushdie. The novel is observed by magical realism and post-colonialism approach. The results prove that magical realism in Midnight’s Children can represents some issues which are happened in post-colonial India. These issues show that the condition in post-colonial India is between spiritual and modernity. It can be seen from the character and setting."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S44464
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tharoor, Shashi
New Delhi: Viking, 1997
808.354 THA i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Yatin Nurul Mustofa
"Budaya Jawa kerap kali bersinggungan dengan hal magis, termasuk konsep sakti yang terdapat di dalam aktivitas perdukunan. Konsep sakti ini berkaitan dengan bentuk dan proses pemerolehan yang beragam. Sebagai sarana dokumentasi realitas sosial masyarakat, sastra juga dapat memuat konsep sakti di dalam budaya suku Jawa. Secara singkat, tulisan ini mengkaji konsep sakti yang beragam dalam budaya Jawa melalui novel Kecubung Wulung karya Han Gagas. Kedua tokoh sentral di dalam novel ini, yaitu Suro dan Wujil, dinarasikan sebagai sosok yang memiliki kesaktian. Konsep sakti dikaji melalui dua tokoh tersebut. Kesaktian yang direpresentasikan melalui kedua tokoh dalam novel ini memiliki perbedaan yang kontras, baik dari segi bentuk, pemerolehan, dan keberlangsungan kesaktian tersebut. Konsep sakti ini pada dasarnya menjadi bentuk dan contoh fenomena yang terjadi di dalam masyarakat. Untuk mengkaji konsep sakti yang terdapat di dalam novel Kecubung Wulung, digunakan pendekatan sosiologi sastra, sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa kesaktian dalam suku Jawa dapat diperoleh dari keturunan dan atau tirakat yang dilakukan seseorang, kesaktian dapat berbentuk medium yang kasatmata dan tidak kasatmata, serta sastra dapat digunakan sebagai media evaluasi dan edukasi.

Javanese culture often deals with magical things, including the concept of magic contained in shamanic activities. This sacred concept relates to various forms and processes of acquisition. As a means of documenting the social reality of society, literature can also contain the concept of magic in Javanese culture. In short, this paper examines the various concepts of magic in Javanese culture through the novel Kecubung Wulung by Han Gagas. The two central characters in this novel, namely Suro and Wujil, are narrated as figures who have supernatural powers. The concept of sacredness is studied through these two figures. The supernatural powers represented by the two characters in this novel have contrasting differences, both in terms of the form, acquisition, and continuity of the supernatural powers. This sacred concept is basically a form and example of a phenomenon that occurs in society. To study the concept of magic contained in the novel Kecubung Wulung, a study of literature sociology was used, while the research method used was descriptive. From this research, it was found that supernatural powers in the Javanese tribe can be obtained from heredity and/or tirakat performed by someone, supernatural powers can take the form of a visible and non-visible medium, and literature can be used as a medium for evaluation and education."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
"Literary work is man's creative work that expresses the beauty of human being and becomes tools to deliver ideas that has been thought and felt by author about human life...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Yulia Sri Lorani
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas deskripsi mengenai salah satu nilai yang dijunjung tinggi di
Jepang yang bernama omoiyari. Nilai omoiyari menjadi landasan bagi orang
Jepang dalam bertindak. Omoiyari diperlukan untuk membentuk manusia yang
matang secara moral. Menurut teori omoiyari yang dikemukakan oleh Takie
Sugiyama Lebra, nilai omoiyari memiliki lima bentuk yang wujudnya dapat
dilihat dalam novel berjudul Madogiwa no Totto-chan. Dari hasil analisis dapat
diketahui bahwa omoiyari tercermin menjadi empat tingkah laku seperti
memelihara konsensus, mengoptimalkan kenyamanan, bersifat timbal balik, dan
merasa bersalah.

ABSTRACT
This thesis discusses the description of one of the values upheld in Japan named
omoiyari. Omoiyari value becomes the basis for the Japanese people in the way
they act. Omoiyari is required to establish a morally mature human. According to
the theory of omoiyari by Takie Sugiyama Lebra, omoiyari value has five forms
that can be seen in the Madogiwa no Totto-chan novel. From the analysis, it can
be seen that omoiyari reflected in four behaviors such as maintaining consensus,
optimizing comfort, reciprocal, and feel guilty"
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2014
S57587
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nuraini Putri Tarmono
"Karya sastra merupakan produk yang dapat mencerminkan kehidupan masyarakat. Salah satu isu sosialnya adalah mengenai wanita. Citra wanita dapat tergambar dari alur kehidupannya, oleh karenanya jika alur kehidupannya berbeda tentu akan menimbulkan karakter yang berbeda pula. Penggambaran citra wanita methakil merupakan sosok wanita yang tidak seperti wanita Jawa pada umumnya. Permasalahan dalam penelitian ini terdiri atas dua, yaitu 1. Bagaimana penggambaran citra wanita methakil dalam novel Wanita Methakil, dan 2. Bagaimana relevansi dan implikasi bagi wanita masa kini. Tujuan dalam penelitian ini yaitu memberikan gambaran mengenai citra wanita methakil dan memberikan suatu pendidikan karakter pada wanita masa kini. Deskriptif kualitatif di gunakan sebagai metode penelitian dengan pendekatan objektif sebagai cara untuk menganalisis citra di dalam novel. Hasil dari penelitian ini terdiri dari: 1. Citra wanita methakil terbagi atas karakter kurangnya kontrol diri dan bertanggung jawab, dan 2. Implikasi didapatkan melalui pendidikan karakter yang tergambar dalam citra wanita di Serat Candrarini sebagai pembelajaran bagi wanita masa kini agar tidak mengarah pada karakter wanita methakil yang buruk. Didapatkan kesimpulan bahwa citra wanita methakil adalah contoh karakter yang buruk sehingga dapat dijadikan sebagai batasan dalam berperilaku khususnya bagi wanita.

Literary works are products that can reflect the life of society. One of the social issues is about women. The image of a woman can be depicted from the flow of her life; therefore, if the flow of life is different, it will certainly lead to different characters. The depiction of Methakil's female image is of a female figure who is not like Javanese women in general. The problems in this study consist of two: 1. How is the depiction of the image of methakil women in the novel Wanita Methakil, and 2. what are the relevance and implications for women today? The purpose of this study is to provide an overview of the image of methakil women and provide character education for women today. Descriptive qualitative is used as a research method with an objective approach as a way to analyze the image in the novel. The results of this study consist of: 1. The image of a methakil woman is divided into characters with lack of self-control and responsibility; and 2. The implication is obtained through character education depicted in the image of women in Serat Candrarini as a lesson for women today so as not to lead to the bad character of methakil women. It is concluded that the image of a methakil woman is an example of a bad character, so that it can be used as a limitation in behavior, especially for women."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Fikri Banalha
"Penelitian ini membahas konflik batin pada tokoh Muhammad Ayyas dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Novel Bumi Cinta mengandung unsur nilai dan norma Islam di dalamnya. Setiap tempat memiliki nilai dan normanya masing-masing. Perbedaan nilai dan norma di suatu tempat bisa saja bertentangan dengan tempat yang lainnya. Dalam novel Bumi Cinta tokoh Ayyas yang memiliki latar nilai dan norma Islam menghadapi perbedaan nilai dan norma di Rusia yang sangat bertentangan dengan dirinya. Nilai dan norma yang bertentangan ini mengakibatkan munculnya konflik batin di dalam diri Muhammad Ayyas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ayyas mengalami dilema dalam pertemanan, mencari tempat tinggal, beribadah, dan percintaan. Hal tersebut karena setiap keputusan yang Ayyas ambil selalu berlandaskan nilai dan norma Islam serta logika berpikirnya.

This study discusses about inner conflict Muhammad Ayyas character in the novel Bumi Cinta by Habiburrahman El Shirazy using a psychology literary approach. Novel Bumi Cinta has Islam norms and value. Each place has its own norms and values. This difference can be contradicting between others. In novel Bumi Cinta, Muhammad Ayyas has a problem because he has a different norms and values with surroundings. Contradicting value and norms makes inner conclict for Muhammad Ayyas. This research tries to describe inner conflict in him and describe Muhammad Ayyas response when he deals with inncer conflict. This study used a qualitative descriptive method and analyzed the novel based on a psychology literary approach. The result showed Muhammad Ayyas facing a dilemma about friendship, looking for a place, worship, and love. Ayyas decision always based on Islam norms and values and his logic."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
"Ning swasti (Savitri) a character in Achmad Munif's novel Primadona has been illustrated as a feminist eksistensialist....."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Asti Yulia Sundari
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas representasi profesi pustakawan berdasarkan tugas dan
profesionalitas pustakawan, serta hubungannya dengan masyarakat pada
perpustakaan umum yang terkandung dalam novel Dewey. Penelitian ini adalah
penelitian kualitatif dengan metode semiotik serta analisis sintagmatik dan
paradigmatik Roland Barthes untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian ini
menunjukkan perlunya memperbanyak kajian mengenai buku bacaan yang
merepresentasikan pustakawan. Novel, sebagai media populer yang masih sangat
digemari masyarakat, dapat memberi informasi serta representasi yang tepat
sasaran pada masyarakat awam, sehingga tidaklah mustahil bahwa stereotype
pustakawan yang negatif akan berkurang.

ABSTRACT
This undergraduated-thesis explain about librarian profession representation
grounded on the tasks and the professionality of the librarian, and about librarian
relation with society on public library which is consist in Dewey novel. This
research is a qualitative research with semiotic method and Roland Barthes
syntagmatic and paradigmatic analysis to gather data. Result of this research
shows how necessary to increase the study about books which contain of librarian
representation in it. Novel, as a favorite popular media in society, could give
information and exact representation for common people about librarian, and it?s
not impossible to decrease negative stereotypes of librarian.
"
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S42541
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ahda Bayhaqi
"ABSTRAK
Skripsi ini mengangkat permasalahan mengenai representasi kekuasaan dalam novel Goruden Suramba karya Kotaro Isaka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggambaran kekuasaan dalam teks novel Goruden Suramba dengan menggunakan teori kekuasaan yang dikemukakan oleh Michel Foucault. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang difokuskan hanya pada teks novel Goruden Suramba. Penelitian ini menggunakan teori analisis struktural Tzvetan Todorov sebagai metode pembedahan teks. Hasil penelitian ini menemukan sebuah penggambaran konsep relasi kekuasaan Michel Foucault mengenai power/knowledge dan panopticon dalam teks Goruden Suramba melalui tokoh Aoyagi dan kota Sendai.

ABSTRACT
This thesis is about the representation of power in Kotaro Isaka?s novel Goruden Suramba. The aim of this thesis is to look for the representation of power, identified with power relation theory by Michel Foucault. This research is using qualitative research, focusing the novel version of Goruden Suramba. Analyzed by structural analysis theory of Tzvetan Todorov as text analysis method. The conclusion of this research found that in this novel has representation of power relation that Michel Foucault called as power/knowledge and panopticon through the character, Aoyagi and the town of this novel setting, Sendai city."
2016
S64446
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>