Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 24862 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hansen, Don R.
Singapore : South Western Cengage Learning, 2013
658.152 2 HAN c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Cut Naila Febrininta
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari dua macam aktivitas manajemen laba yakni manajemen laba akrual dan manajemen laba riil terhadap biaya utang dan biaya ekuitas perusahaan. Manajemen laba akrual diestimasi dengan model Stubben 2010 sedangkan manajemen laba riil diestimasi dengan menggunakan model Roychowdury 2005. Total observasi dalam penelitian ini adalah 1375 firm years untuk model biaya utang serta 1 564 firm years untuk model biaya ekuitas pada tahun 2003 2011. Penelitian ini diuji dengan regresi data panel dengan model regresi random effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba akrual dan manajemen laba riil terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap biaya utang dan biaya ekuitas.

This research aims to analyze the impact of two kinds of earnings management which are accrual earnings management and real earnings management on company's cost of debt and cost of equity. Accrual earnings management is estimated using Stubben model 2010 while real earnings management is estimated with Roychowdury model 2005. Total observations for this research are 1 375 firm years for the cost of debt model and 1564 firms years for the cost of equity model from year 2003 2011. This research is tested by panel data regression with random effect regression model. The result of this research shows that accruals earnings management and real earnings management have no significant impact on company's cost of debt and cost of equity.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S56905
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hilton, Ronald W.
Boston : McGraw-Hill , 1998
658.155 2 HIL c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Ostwald, Philip F.
Englewood Cliffs, N.J. : Prentice-Hall, 1974
658.155 OST c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Arini Batubara Vera
"Instalasi Farmasi RSUD Pasar Rebo merupakan pusat pendapatan RS, Namun, realisasi anggaran Instalasi Farmasi selalu lebih tinggi dari perencanaannya selama lima tahun terakhir sejak 2007 sampai 2011 yang mungkin dipengaruhi oleh cost awareness, cost management, cost monitoring, dan cost incentive sebagai faktor-faktor dari cost containment.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis cost containment di Instalasi Farmasi RSUD Pasar Rebo dengan mengetahui cost awareness, cost management, cost monitoring, dan cost incentive dan juga upaya cost containment yang dilaksanakan secara keseluruhan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memanfaatkan dua teknik pengumpulan data yaitu data sekunder dan wawancara mendalam kepada pegawai level manajemen RS yang terkait erat dengan Instalasi Farmasi RSUD Pasar Rebo. Penelitian ini dilaksanakan selama Juli 2011 sampai Juli 2012.
Hasil penelitian menunjukkan variabel cost awareness yaitu pelatihan belum mengarah pada efisiensi, serta pengkomunikasian harga melalui spanduk dengan slogan yang memotivasi pegawai ataupun acara khusus untuk pengenalan harga sediaan farmasi bagi pegawai pun belum ada.
Variabel cost management yaitu budget dengan realisasi budget lebih tinggi dari perencanaan, pengkonsolidasian dokter melalui forum ?reboan? dihadiri sekitar 30 persen dokter, e-prescribing belum diaplikasikan, penyediaan obat dihitung dengan stok minimum dan maksimum tetapi belum ada pegawai yang ditunjuk untuk bertanggung jawab menghindari obat expired, pengurangan biaya operasional diterapkan dengan mematikan AC dan lampu yang tidak digunakan, pemanfaatan ulang kertas bekas, serta penyiapan obat dengan tepat, sementara dukungan eksekutif masih dipandang sebagai supervisi.
Variabel cost monitoring yaitu pemonitoran keuangan berkelanjutan dalam hal ini cash flow masih belum mampu dimanfaatkan sebagai alat untuk memberi peringatan kepada Instalasi Farmasi untuk sejalan dengan perencanaan budget, selain belum kuatnya bargaining position RS walaupun margin obat generik dan obat non generik di atas 30 persen, dan masih terjadi selisih saat stock opname, pelayanan terintegrasi masih birokratis serta belum dapat meraih sense of belonging pegawai karena tidak sampainya informasi yang cukup, pengamanan obat penting dilakukan dengan pembedaan lemari serta adanya kartu stok.
Variabel cost incentive yaitu pemberian insentif belum ditentukan oleh output kinerja melainkan kompetensi. Hal tersebut di atas menunjukkan upaya pengendalian biaya yang masih memprihatinkan di RSUD Pasar Rebo khususnya di Instalasi Farmasi. Kesimpulannya bahwa Instalasi Farmasi RSUD Pasar Rebo belum mengimplementasikan cost containment (cost awareness, cost management, cost monitoring, cost incentive) secara tepat.

The Pharmacy Installation of RSUD Pasar Rebo is a revenue centre for the hospital. Therefore, the Realisation of Budget of Pharmacy Installation had been higher than its planning for five years since 2007 until 2011 that might be influenced by cost awareness, cost management, cost monitoring and cost incentive as factors of cost containment.
The objective of this research was to analyze the cost containment at The Pharmacy Installation of RSUD Pasar Rebo by knowing cost awareness, cost management, cost monitoring, and cost incentive and also the cost containment efforts for overall.
This research was a qualitative research, conducted by utilizing two data collection techniques which were secondary data and in-depth interview on the entire management level of hospital which was related directly to The Pharmacy Installation of RSUD Pasar Rebo. This research conducted throughout the months of July 2011 ? July 2012.
The result of the study revealed variables of cost awareness were the training program had not directed to efficiency and there were not the price communication by putting motivation statement on working area nor special event for making pharmacy staff knowing about price of pharmacy things.
Variables of cost management were the budget which was realization higher than it plan, the doctor consolidation through "reboan" had admitted around 30 percent, the e-prescribing had not applied, the medicine reservation calculated by minimum and maximum stock but there was not a responsible staff to avoid expired medicine, the reducing operational cost was applied by turning off AC and lamp when unused, reuse paper, and preparation medicine correctly, the executive support was adjusted like a supervision not a support.
Variables of cost monitoring were the monitoring financial continuely by cash flow was disable to warn The Pharmacy Installation strict to the budget planning nor had bargaining position in medicine principal even the generic and non generic margins upper 30 percent, moreover stock opname still had dismatch, the integrated service was birocratic and staff`s sense of belonging can?t be reached cause not enough information can be achieved, the security of important medicine through differentiating cupboard and stock card. Variable of cost incentive was the Insentive given had not determined by output of work but competences.
It was revealed that cost containment efforts were still poorly implemented at RSUD Pasar Rebo especially at The Pharmacy Installation. The conclution was The Pharmacy Installation of RSUD Pasar Rebo had not yet properly implemented cost containment (cost awareness, cost management, cost monitoring, and cost incentive)."
Depok: Universitas Indonesia, 2012
T31405
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Arief Burhansyah Mursalim; Ridwan Darmali
"ABSTRAK
Dalam dekade terakhir setelah tahun 1980 peranan Manajeinen
Akuntasi serta metoda-metoda yang umumnya dipakai banyak
dipertanyakan kembali.
Pada umumnya yang disinggung adalah ketidak mampuan metoda yang
telah dianggap baku sebelumnya dalam memberikan gambaran yang
relevan akan perilaku biaya produksi terutama dalam industri
manufaktur yang menggunakan teknologi tinggi. Masalah yang banyak
disinggung adalah cara pembebanan biaya overhead kepada masing
masing produk dalam keadaan dimana biaya langsung cenderung makin
mengecil sedangkan biaya tetap makin membesar proporsinya.
Diinana pada sistim akuntansi biaya yang konvensional masih sangat
berpegang pada cara?cara pembebanan biaya yang tidak melihat dan
segi aktivitas produksinya sendiri, sehingga pembebanan biaya
kepada produk ineinberikafl keputusan yang salab dalam penetapan
harga jual, yang akhirnya mempengaruhi tingkat kemampuan bersaing
dan hasil produksinya, ditambah pula keadaan pasar yang sudah
rnengarah kepada Buyer?s market.
Narnun demikian jika disimak lebih mendalam maka bukan hanya
faktor teknologi saja yang menyebabkan masalah tersebut diatas
melainkan beberapa f aktor mendasar lainnya misalnya :
- kultur usaha yang lebih mementingkan konsumen
- kultur usaha yang mendorong perbajkan proses produksi yang
terus menerus
- pendekatan yang berbeda dalam mengelompokan biaya produksi
dalam rangka mengambil keputusan manajemen.
Industri manufaktur di Indonesia secara mayoritas masih dalam
kategori industri dengan teknologi menengah. Dalam industri
semacam ini komponen biaya bahan baku dan/atau biaya tenaga kerja
dominan jika dibandingkan dengan biaya lainnya.
Namun demikian, meskipun jika ditinjau dari segi teknologi
tampaknya permasalahan ini tidak terlalu relevan bagi kebanyakan
perusahaan manufaktur di Indonesia, tetapi jika ditinjau dan
pentingnya faktor perubahan kultur usaha dalam rangka
meningkatkan daya saing baik dalam pasar nasional maupun pasar
global maka proses penyempurnaan manajemen akuntansi yang sedang
berlangsung dewasa ini sangat penting untuk diikuti.
Dalam hal ini yang dirasakan penting adalah penghayatan akan
Konsep-konsep yang melandasi perubahan sehingga dapat dilakukan
penerapan yang tepat guna dalam lingkungan usaha di Indonesia.
"
1992
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hallak, Jacques
Jakarta : Bhratara Karya Aksara , 1985
658.155 2 HAL a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Azzahra Dita Reminda
"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen biaya kualitas di PT T. Akar permasalahan dari penelitian ini adalah terdapat banyak biaya yang harus dikeluarkan dikarenakan kualitas produk yang buruk, sehingga dapat memengaruhi semua aspek di dalam perusahaan. Penelitian ini akan menjelaskan mengenai bagaimana cara mengidentifikasi biaya kualitas yang benar, bagaimana cara menghitung komposisi biaya kualitas, tren profit selama penerapan manajemen biaya kualitas, dan bagaimana cara membuat strategi manajemen biaya kualitas yang tepat untuk beberapa tahun kedepan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan strategi studi kasus. Penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi sebagai instrument penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen biaya kualitas PT T tidak sebaik yang diharapkan. Meskipun biaya kualitas PT T mengalami penurunan dalam 5 tahun terakhir, namun biaya penilaian memiliki komposisi yang lebih besar dibandingkan biaya pencegahan. PT juga tidak mengidentifikasikan dan mengelompokkan biaya kualitas dan tren profit selama penerapan manajemen biaya kualitas juga kurang tepat. PT T juga ingin mengurangi biaya kegagalan internal untuk beberapa tahun ke depan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk PT T dalam mengevaluasi manajemen biaya kualitasnya.
Kata kunci : biaya kualitas, kualitas, manajemen biaya kualitas, profit, strategi manajemen.

The purpose for this research is to analyze quality cost management in PT T. Root of problem in this research is there are lots of costs incurred due to poor quality product which will affect on all aspects in organization. This research will explain how to identify the quality costs in the correct way, how to calculate the composition of quality cost, profit trend during implementation of quality cost management, and how to make a good quality cost management strategy for the next few years. This is a qualitative research with case study strategy. This research is using interview and documentation as its research instruments. Result of this research is quality cost management on PT T is not as good as expected. Although the quality costs in PT T has been decreased in the last 5 years, yet the appraisal cost has bigger composition compare to prevention cost. PT T also did not identify and categorize quality costs and the profit trend during quality cost management is not good either. PT T also want to reduce their internal failure cost for next few years. The results of this research are expected to provide benefit for PT T in order to evaluating quality cost management."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Matz, Adolph
Cincinnati: Ohio South-Western Publishing , 1967/1991
657.4 MAT c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>