Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 64291 dokumen yang sesuai dengan query
cover
B. Puspita Ningsih
"ABSTRAK
Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Hal itu membuat industri pakaian muslim di Indonesia terus berkembang. Hal ini tidak terlepas dari kesadaran masyarakat tentang busana muslim yang sesuai dengan agama Islam. Pertumbuhan produsen pakaian muslim dapat meningkatkan persaingan, sehingga produsen perlu mempertimbangkan faktor-faktor apa yang mempengaruhi intensi pembelian busana muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat pembelian terhadap merek toko di industri ritel busana muslim di Indonesia, terutama mereka yang menerapkan strategi fast fashion. Strategi Fast fashion adalah strategi yang memungkinkan konsumen untuk memperoleh gaya terbaru dari produk fashion pada harga yang murah. Selain itu, penelitian ini juga ingin melihat apakah ada peran religiositas dalam mempengaruhi intensi pembelian. Data dalam penelitian ini diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada konsumen RABBANI, ZOYA, dan ELZATTA dalam rentang waktu 6 (enam) bulan terakhir. Data ini diproses menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekuitas merek toko secara langsung mempengaruhi niat beli, sementara itu religiusitas secara langsung tidak mempengaruhi intensi pembelian busana muslim.

ABSTRACT
Indonesia is one of the countries with the largest Muslim population in the world. This is the factor that made muslim clothing industry develop continuously. This is can not be separated from the religion awareness that regulate about Muslim fashion which appropriate in Islam. The growth number of Muslim fashion manufacturers increases the competition, so producers are needed to consider whatfactors that influence the purchase intention of Muslim fashion. This study aims to analyzed the factors that influence the purchase intention towards the store brands of Muslim fashion retail industry in Indonesia, especially to those who implement fast fashion strategy. Fast fashion strategy is a strategy that allows consumers to obtain the latest styles of fashion products at low prices. In addition, this study wanted to seeis there any role for religiosity in influencing purchase intentions. The data in this study were obtained from questionnaire distribution to RABBANI, ZOYA, and ELZATTA consumers within this last 6 (six) months. These data is processed by using the Structural Equation Modeling (SEM) method. The results of this study indicated that store brand equity directly influencesthe purchase intentions. Menwhilethe religiosity does not directly affect the purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cherin Vadila Yuniartha
"ABSTRACT
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah religiusitas, need for uniqueness, self-concept, brand image, word of mouth dan perceived quality merupakan faktor-faktor yang secara signifikan dan positif memengaruhi clothing interest terhadap pakaian muslimah syari, pengaruh dan arah hubungan dari clothing interest terhadap purchase intention pada pakaian muslimah syari, dan menentukan efek moderating dari price consciousness terhadap hubungan antara clothing interest dengan purchase intention terhadap pakaian muslimah syari. Data diperoleh dari kuesioner daring yang terdiri dari 324 responden wanita beragama Islam yang merupakan WNI berusia 17 tahun keatas. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS 22 dalam uji validitas dan reliabilitas data, dan LISREL 8.5.1 dalam analisis model pengukuran dan model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas dan perceived quality memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap clothing interest pakaian muslimah syari, self-concept dan brand image berpengaruh negatif dan signifikan terhadap clothing interest pakaian muslimah syari, clothing interest berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention pakaian muslimah syari, dan price consciousness memiliki efek moderating yang positif dan signifikan terhadap dari clothing interest terhadap purchase intention pakaian muslimah syari.

ABSTRACT
The purpose of this study is to determine whether religiosity, need for uniqueness, self-concept, brand image, word of mouth and perceived quality are determinants of clothing interest towards sharia moslema clothing positively and significantly. Therefore, this study will examine whether clothing interest has a positive and significant impact towards purchase intention of sharia moslema clothing, and whether price consciousness has a significant and positive moderating effect between clothing interest and purchase intention of sharia moslema clothing. Data obtained using online questionnaire with total data of 324 respondents which are Islamic women who are residents of Indonesia aged at least 17 years old. Data analysis is conducted using SPSS 22 for data analysis and LISREL 8.5.1 for measurement and structural model analysis. The results indicate that religiosity and perceived quality have a positive and significant impact towards clothing interest of sharia moslema clothing, self-concept and brand image have a negative and significant impact towards clothing interest of sharia moslema clothing and clothing interest has a positive and significant impact towards purchase intention of sharia moslema clothing. Finally, price consciousness has a positive and significant moderating effect between clothing interest and purchase intention of sharia moslema clothing.
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Febrianty Ramadhon
"Penerapan portal data terbuka merupakan suatu gagasan baru yang dilakukan oleh pemerintah di Indonesia untuk mendukung terwujudnya pemerintah terbuka. Portal Jakarta Open Data adalah inovasi yang lahir untuk menyediakan data terbuka yang akurat, terintegrasi, lengkap dan akuntabel bagi masyarakat serta dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dari kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan teknologi data terbuka pada portal Jakata Open Data dengan metode kuantitatif melalui kuesioner dengan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Penelitian ini menggunakan penggabungan antara teori kesuksesan sistem informasi DeLone & McLean dan Technology Acceptance Model (TAM).
Hasil penelitian dari 10 hipotesis terdapat 5 hipotesis yang diterima dan 5 hipotesis yang ditolak. Hipotesis yang diterima adalah service quality berpengaruh terhadap perceived ease of use, system quality berpengaruh terhadap perceived usefulness, perceived ease of use berpengaruh terhadap perceived usefulness, perceived ease of use berpengaruh terhadap user satisfaction dan user satisfaction berpengaruh terhadap Net Benefit. 

The application of an open data portal is a new idea carried out by the Government in Indonesia to support the realization of an open government. Jakarta Open Data Portal is an innovation that was born to provide open, accurate, integrated, complete and accountable data for the community and can increase transparency and accountability of the performance of the DKI Jakarta Provincial Government.
This study aims to determine the factors that influence the acceptance and use of open data technology on the Jakata Open Data portal with quantitative methods through questionnaires with data analysis techniques using Structural Equation Modeling (SEM). This study uses a combination of the success theory of DeLone & McLean information systems and Technology Acceptance Model (TAM).
The results of the study of 10 hypotheses there are 5 accepted hypotheses and 5 rejected hypotheses. The accepted hypothesis is that service quality has an effect perceived ease of use, system quality has an effect perceived usefulness, perceived ease of use has an effect perceived usefulness, perceived ease of use has an effect on user satisfaction and user satisfaction has an effect on Net Benefit.
"
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Naufal Tirta Gustama
"Turnover masih menjadi permasalahan utama bagi setiap perusahaan. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut salah satunya kualitas pekerjaan yang buruk serta kelelahan emosional yang dialami para karyawan. Sehingga secara tidak langsung kepuasan kerja karyawan menjadi terpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perceived job quality dan burnout terhadap intention to stay yang dimana hubungannya akan dimediasi oleh job satisfaction dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Data penelitian diperoleh dari 382 karyawan perusahaan yang berdomisili di Indonesia melalui kuesioner yang disebar secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived job quality memiliki pengaruh positif terhadap intention to stay, sedangkan burnout memiliki pengaruh negatif terhadap intention to stay. Selain itu dikarenakan terdapat hubungan langsung dan tidak langsung yang berasal dari perceived job quality dan burnout terhadap intention to stay, ditemukan bahwa job satisfaction dapat memediasi hubungan dari ketiga variabel tersebut.

Turnover is still a major problem for every company. Many factors can cause it, one of which is poor work quality and emotional exhaustion experienced by employees. So indirectly, employee job satisfaction is affected. This study aims to determine the effect of perceived job quality and burnout on intention to stay in which the relationship will be mediated by job satisfaction using the Structural Equation Modeling (SEM) method. Research data were obtained from 382 company employees who are domiciled in Indonesia through a questionnaire distributed online. The results showed that perceived job quality has a positive effect on intention to stay, while burnout has a negative effect on intention to stay. In addition, because there are direct and indirect relationships that originate from perceived job quality and burnout to intention to stay, it was found that job satisfaction can mediate the relationships of these three variables."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Felisa Fitriani
"ABSTRAK
Teknologi pembayaran non tunai terus dikembangkan dari waktu ke waktu untuk pencapaian transaksi yang efisien, termasuk salah satunya dengan pengembangan teknologi uang elektronik yang saat ini merambah ke media telepon selular dengan instrumen NFC. Agar tercapainya transaksi non tunai yang dapat digunakan seluruh kalangan masyarakat, maka transaksi dengan uang elektronik melalui telepon selular dengan NFC dinilai tepat untuk dapat menjangkau baik masyarakat yang tergolong banked maupun unbanked. Penelitian ini berfokus untuk menguji adopsi teknologi pembayaran uang elektronik melalui telepon selular dengan NFC menggunakan model UTAUT berdasarkan metodologi SEM, dengan studi kasus Telkomsel TCASH. Penelitian dilakukan pada masyarakat Jabodetabek yang tergolong banked maupun unbanked. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dimana bagi masyarakat banked, TCASH bermanfaat dan memudahkan bagi hidupnya sedangkan bagi masyarakat unbanked, hal ini belum dirasakan dan penggunaan TCASH bagi mereka masih membutuhkan dorongan yang besar dari luar. Oleh karena itu, sebaiknya pihak Telkomsel membuat strategi inovasi yang tepat untuk mempertahankan posisinya di kalangan masyarakat banked dan membuat pengembangan bisnis yang lebih sesuai untuk masyarakat unbanked.

ABSTRACT
Teknologi pembayaran non tunai terus dikembangkan dari waktu ke waktu untuk pencapaian transaksi yang efisien, termasuk salah satunya dengan pengembangan teknologi uang elektronik yang saat ini merambah ke media telepon selular dengan instrumen NFC. Agar tercapainya transaksi non tunai yang dapat digunakan seluruh kalangan masyarakat, maka transaksi dengan uang elektronik melalui telepon selular dengan NFC dinilai tepat untuk dapat menjangkau baik masyarakat yang tergolong banked maupun unbanked. Penelitian ini berfokus untuk menguji adopsi teknologi pembayaran uang elektronik melalui telepon selular dengan NFC menggunakan model UTAUT berdasarkan metodologi SEM, dengan studi kasus Telkomsel TCASH. Penelitian dilakukan pada masyarakat Jabodetabek yang tergolong banked maupun unbanked. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dimana bagi masyarakat banked, TCASH bermanfaat dan memudahkan bagi hidupnya sedangkan bagi masyarakat unbanked, hal ini belum dirasakan dan penggunaan TCASH bagi mereka masih membutuhkan dorongan yang besar dari luar. Oleh karena itu, sebaiknya pihak Telkomsel membuat strategi inovasi yang tepat untuk mempertahankan posisinya di kalangan masyarakat banked dan membuat pengembangan bisnis yang lebih sesuai untuk masyarakat unbanked.
"
2017
S68597
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diat Nurhidayat
"Penelitian tentang adopsi dan penerimaan teknologi wireless fidelity (Wi-Fi) publik hotspot masih sedikit kurang jelas. Hal ini menjadi suatu hal yang imperatif untuk dimengerti. Sudah banyak penelitian tentang penerimaan sistem informasi dan Teknologi informasi, sebagai misal penelitian tentang penerimaan user tentang Sistem ERP pada sebuah perusahaan, hal ini pula yang melatarbelakangi peneliti untuk meneliti model penerimaan teknologi hotspot di Universitas XYZ.
Penelitian penerimaan pengguna sistem hotspot di Universitas XYZ dilakukan penulis untuk mengetahui sejauh mana tingkat penerimaan user terhadap sistem tersebut. Peneliti menggunakan Model Persamaan Struktural (Structural Equation Modeling). Penelitian ini melibatkan 115 user dari civitas akademika Universitas XYZ yang menggunakan sistem hotspot untuk koneksi ke internet. Penelitian ini menggunakan 7 variabel latent, yang terdiri dari 5 variabel eksogen Relative Advantage, Ease of Use, Wireless Trust, Facilitating Condition, Personal Innovativeness on Domain Information Technology. dan 2 variabel endogen, Current Usage, Future Usage. Pengambilan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan penilaian skala likert ke responden. Alat bantu analisis menggunakan software LISREL.
Hasil dari penelitian ini adalah diterimanya variabel Current Usage. Penelitian ini masih memerlukan penelitian lanjutan untuk menemukan variabel konstruk lainnya yang mewakili penerimaan pengguna terhadap sistem hotspot.

Research on wireless fidelity (Wi-Fi) public hotspot acceptance and adoption is rarely founded. It has become imperative to understand the critical factors that affect their acceptance. There are many research on the user acceptence of information systems and information technology. For instance, research on user acceptance of the ERP system on many companies,This drove the idea of this research on model of wifi technology at XYZ University.
Aims of this study is to examine the extent to which level of user acceptance on the hotspot/WiFi system. The author used the Structural Equation Modeling (SEM) as an analysis method. Respondent of this study involved 115 People from civitas academica of the XYZ University which using the system for the internet connection. There are seven latent variables, which consist of Relative Advantage, Facilitating Condition, Wireless Trust, Personal Innovativenes In Domain of Information technology, Ease of use. Also known as exogen variables and Current Usage, And Future Usage known as endogen variable. Data Collection done by distributing the questionnaire to respondent in which the questionnaire used a Likert scale. LISREL was used as an analysis tool in this study.
Results of this study shows that the Curent Use variable, is accepted by the users while other variables have no significant influence on this model. This study suggest further research to find others construct variables that represent the user acceptance of the hotspot.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2009
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Amri Ilmma
"Tugas akhir ini secara umum bertujuan untuk membahas model persamaan struktural nonlinear (Nonlinear Structural Equation Model atau NLSEM), yaitu suatu model yang mengkombinasikan analisis faktor dan analisis regresi untuk tujuan analisis suatu hipotesis yang menyatakan hubungan antara variabel-variabel laten yang diukur oleh variabel-variabel indikator dimana terdapat hubungan yang nonlinear antar variabel latennya. Penaksiran parameter dalam model persamaan struktural nonlinear dicari dengan menggunakan taksiran Maksimum Likelihood melalui Algoritma EM (Expectation Maximization). Karena rumitnya proses komputasi, pada E-Step akan digunakan algoritma Metropolis-Hastings. Metode tersebut akan diterapkan untuk melihat pola hubungan antara kepercayaan beragama, kepuasan dalam pekerjaan, dan interaksi antara keduanya dalam mempengaruhi kepuasan hidup seseorang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa meningkatnya tingkat kepercayaan beragama dan kepuasan dalam pekerjaan akan meningkatkan kepuasan hidup, namun dihambat oleh pengaruh interaksinya. Kata kunci: Nonlinear SEM, taksiran Maksimum Likelihood, algoritma EM, algoritma Metropolis-Hastings. ix + 98 hal ; lamp"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
S27806
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Nisrina Hany
"Era disrupsi adalah suatu fenomena dimana inovasi memiliki potensi untuk mengacaukan atau bahkan mematikan suatu bisnis. Perusahaan kedepannya harus mempersiapkan seluruh karyawan dengan menumbuhkan perilaku inovatif, untuk mengantisipasi tantangan di era disruptif dengan menghasilkan inovasi yang dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Inovasi yang dapat dilakukan dalam manufaktur seperti inovasi produk, pemasaran, proses dan perusahaan itu sendiri. Dalam sektor manufaktur implementasi inovasi yang dapat dilakukan seperti hal teknis, desain, proses manufaktur, manajemen, pemasaran, peningkatan produk dengan proses atau dengan alat yang baru. Melalui perilaku inovatif, dapat melihat kontribusi karyawan dalam pekerjaan sehari- hari untuk berkontribusi secara konstruktif untuk inovasi. Perilaku inovatif dapat dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional, suara karyawan, dan sistem kerja berkinerja tinggi. Dengan dukungan karyawan yang inovatif, melalui suara karyawan mereka dapat mengeluarkan pendapat, ide, saran atau solusi yang untuk perusahaan. Selain itu peran sistem sumber daya manusia atau sistem kerja berkinerja tinggi dapat mendorong perilaku inovatif melalui pemberian timbal balik yang baik untuk karyawan. Dan juga tingkat perilaku inovatif yang dimiliki karyawan dapat dipengaruhi dan peran kepemimpinan transformasional yang menyampaikan visi misi dengan jelas. Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM). Data penelitian ini diperoleh dari 249 karyawan MidCo yang telah bekerja minimal selama satu tahun di perusahaan secara offline. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak memiliki pengaruh langsung dan bersifat negatif terhadap perilaku inovatif, sedangkan sistem kerja berkinerja tinggi ditemukan memiliki pengaruh langsung terhadap perilaku inovatif. Selain itu, suara karyawan memiliki pengaruh positif terhadap perilaku inovatif. Lebih lanjut, kepemimpinan transformasional dan sistem kerja berkinerja tinggi ditemukan memiliki pengaruh terhadap perilaku inovatif melalui suara karyawan. Hal tersebut menunjukkan bahwa suara karyawan memiliki peran sebagai mediator antara kepemimpinan transformasional (mediasi penuh) dan sistem kerja berkinerja tinggi (mediasi parsial) terhadap perilaku inovatif.

The disruption era is a phenomenon where innovation has the potential to disrupt or even kill a business. The company in the future must prepare all employees by fostering innovative behavior, to anticipate challenges in the disruptive era by generating innovations that can provide a competitive advantage for the company. Innovations that can be done in manufacturing such as product innovation, marketing, processes and the company itself. In the manufacturing sector the implementation of innovations can be done such as technical matters, design, manufacturing processes, management, marketing, product improvement with processes or with new tools. Through innovative behavior, can see the contribution of employees in their daily work to contribute constructively to innovation. Innovative behavior can be influenced by transformational leadership, employee voice, and high-performance work systems. With the support of innovative employees, through the voice of their employees can issue opinions, ideas, suggestions or solutions for the company. In addition, the role of human resource systems or high-performance work systems can encourage innovative behavior through providing good reciprocity to employees. And also the level of innovative behavior possessed by employees can be influenced and the role of transformational leadership that conveys the vision and mission clearly. This study uses the Structural Equation Modeling (SEM) method. The research data was obtained from 249 MidCo employees who have worked for at least one year in the company offline. The results of this study indicate that transformational leadership has no direct and negative influence on innovative behavior, while high-performance work systems are found to have a direct influence on innovative behavior. In addition, the voice of employees has a positive influence on innovative behavior. Furthermore, transformational leadership and high-performance work systems were found to have an influence on innovative behavior through employee voices. This shows that the voice of employees has a role as a mediator between transformational leadership (full mediation) and high-performance work systems (partial mediation) against innovative behavior."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irma Putria Naselza
"Dalam suatu penelitian sering kali dijumpai permasalahan dimana data yang diteliti merupakan data berpasangan atau data dyadic, baik data berpasangan yang dapat dibedakan maupun yang tidak dapat dibedakan. Pada data berpasangan, korelasi antara dua variabel harus dilihat dengan mempertimbangkan keterkaitan antar individu dalam setiap pasangan. Koefisien korelasi antara dua variabel pada data berpasangan dapat dilihat secara keseluruhan, tingkat pasangan, dan tingkat individu. Pada tulisan ini akan dibahas mengenai koefisien korelasi untuk data berpasangan yang dapat dibedakan dengan menggunakan metode structural equation model (SEM) dan metode pairwise. "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
S27726
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aziz Hamdani
"ABSTRAK
Universitas Indonesia telah menyadari pentingnya peran kemajuan teknologi dalam pengembangan sistem pembelajaran dengan membentuk sistem pendidikan digital berupa Student Centered e-Learning Environment (SCeLE UI) sebagai media pembelajaran untuk para peserta didiknya. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan standar pendidikan dalam lingkungan Universitas dengan media digital. Faktor-faktor yang mempengaruhi niat perilaku mahasiswa (BI) untuk menggunakan e-learning untuk tujuan pendidikan dalam lingkungan universitas layak untuk dipelajari. Penelitian ini menggunakan empat faktor yaitu, teaching materials, instructor characteristic, information quality, dan content quality yang dirangkum oleh Abdullah dan Ward (2016) untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi BI mahasiswa sarjana untuk menggunakan sistem e-learning sebagai media pembelajaran. Data dikumpulkan dari 388 mahasiswa sarjana menggunakan teknik pengambilan sampel kuota dari 14 fakultas dan tanggapan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis mengindikasikan terdapat pengaruh dari teaching materials, dan content quality terhadap behavioral intention dari mahasiswa untuk menggunakan e-learning, behavioral intention terbukti memiliki pengaruh pada actual use dari e-learning.

ABSTRACT
Universitas Indonesia has realized the importance of technological advancements by establishing a digital education system in the form of a Student Centered e-Learning Environment (SCeLE UI). The main objective in this research is to improve the standard of education in the University environment with digital media. Factors that influence students' intention (BI) to use e-learning for educational purposes within a university environment are worth studying. This study uses four factors namely, instructional materials, instructor characteristics, information quality, and content quality summarized by Abdullah and Ward (2016) to determine the factors that influence BI undergraduate students to use e-learning systems as learning media. Data were collected from 388 undergraduate students using quota sampling techniques from 14 faculties and responses were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results of the analysis indicate there is an influence of teaching materials, and content quality on the behavioral intention of students to use e-learning, behavioral intention is proven to have an influence on actual use of e-learning."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia , 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>