Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 130856 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muningrum
"ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengategorikan barang dan jasa yang diminta oleh sebuah kapal di perusahaan pelayaran Indonesia menggunakan model portofolio Kraljic. Saat ini, perusahaan mengelompokkan barang dan jasa (komoditas) berdasarkan sifat dan kritikalitas fungsi. Namun, pengelompokan saat ini tidak menggambarkan strategi pembelian ketika perusahaan ingin memperoleh masing-masing komoditas. Dalam penelitian ini, skor komoditas untuk risiko supply dan dampak profit didapat melalui fuzzy multi-attribute. Tiga ahli pengadaan di perusahaan terlibat dalam penilaian attribute risiko supply dan dampak profit. Empat orang tambahan-total tujuh orang responden memberikan nilai untuk setiaps kelompok komoditas, yang digunakan untuk mengetahui skor kinerja sehubungan dengan risiko supply dan dampak profit. Komoditas kelompok kemudian ditempatkan dalam model portofolio Kraljic dengan penskalaan multidimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiap kelompok barang masuk kedalam salah satu kuadran kategori Kraljic dan perlu adanya sistem pengelolaan vendor. Pengategorian akan membantu perusahaan untuk membuat jenis hubungan yang tepat antara perusahaan dengan pemasok sehingga proses pengadaan bisa lebih andal dan waktu yang dibutuhkan untuk memperoleh barang menjadi lebih pendek.

ABSTRACT
The goal of the study is to categorize the goods and services requested from a ship in an Indonesian shipping company into four quadrants using Kraljic's portfolio model. Currently, the company groups the goods and services (commodities) based on its critical nature and functionality. However, current grouping does not signify the purchasing strategy when the company wants to acquire each commodity. In this study, the commodity scores for their supply risk and potential profit impact through Fuzzy multi-attributete. Three procurement experts in the company are involved in scoring the supply risk and profit impact attributes. An additional four persons-a total of seven respondents scores identification of a list of group commodities, and used for finding out the performance scores with respect to supply risk and profit impact dimension. The group commodities are then placed in the Kraljic's Portfolio Model with multidimensional scaling. The results showed that each group of goods belonged to one of the Kraljic category quadrants and the necessity of vendor management system. The categorizing will help the company to make a proper type of relationship with the supplier so the procurement process can be more reliable and the time needed for acquiring goods become shorter."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aulia Karima Maharani
"ABSTRACT
Pemasok memiliki peran yang sangat penting dalam rantai pasok. Terjadinya permasalahan pada pemasok dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan, sehingga evaluasi pemasok perlu dilakukan untuk menentukan langkah yang tepat dalam pengelolaan setiap pemasok. Segmentasi pemasok menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengelola berbagai pemasok secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan evaluasi pemasok dengan segmentasi pada salah satu perusahaan keju di Bandung, Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Best-Worst Method (BWM) untuk memperoleh bobot kriteria evaluasi pemasok, serta technique for Order of Preference by Similiarity to Ideal Solution TOPSIS) untuk memperoleh nilai akhir dari setiap pemasok yang akan menjadi dasar dalam mensegmentasi pemasok berdasarkan dimensi kemampuan dan kesediaan pemasok. Hasil dari penelitian ini adalah pengelompokkan 22 pemasok bahan baku keju ke dalam empat segmen berbeda, serta rekomendasi strategi pengelolaan yang sesuai untuk setiap segmen pemasok. Beberapa kondisi seperti kenaikan harga bahan baku, perusahaan melibatkan pemasok dalam proses pengembangan produk keju, serta peningkatan dan penurunan permintaan produk keju dapat menyebabkan terjadinya perubahan hasil segmentasi pemasok.

ABSTRACT
Suppliers play a key role in the supply chain. The occurrence of problems with suppliers can cause losses to the company, therefore supplier evaluation have become critical for company to determine the right action plan in managing suppliers. Supplier segmentation is one effective way to manage various suppliers systematically. This study aims to integrate supplier evaluation with segmentation in one of the cheese company in Bandung, Indonesia. The method used in this study is Best-Worst Method (BWM) to obtain the weight of supplier evaluation criteria, as well as Technique for Order of Preference by Ideal Solution (TOPSIS) to obtain the final score of each supplier which will be the basis for segmenting suppliers based on capabilities and willingness dimensions. The results of this study are classifying 22 suppliers of cheese's raw materials into four different segments, and recommendations of suitable action plans for each segment. Some conditions such as increased raw material prices, involving supplier in the process of developing cheese products, increased as well as decreased demand can cause changes in supplier segmentation results."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arif Indracahya
"ABSTRAK
PT. Firmenich Indonesia adalah salah satu perusahaan multinasional yang bergerak pada bisnis perisa makanan dan wangi-wangian. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini terdiri dari produk yang dihasilkan dari proses produksi di dalam pabrik PT. Firmenich Indonesia, juga produk yang berupa produk trading yang dibeli oleh perusahaan melalui cabang perusahaan yang berada di luar negeri. Permasalahan yang terjadi adalah tidak tercapainya target tingkat kepuasan pelanggan dalam tiga tahun belakangan ini dan juga pembelian produk barang jadi (trading) yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau permintaan pelanggan. Untuk dapat mencapai target tersebut, digunakan pendekatan metoda klasifikasi ABC dan metoda Kraljic dalam menentukan strategi manajemen rantai pasok. Setelah melakukan klasifikasi produk dengan metoda ABC, kemudian dilanjutkan dengan metoda Kraljic yang bermaksud untuk mengkelompokkan produk ke dalam matriks 2x2 dengan dua dimensi yang dijadikan sebagai acuan atau patokan, yakni Supply Risk dan Profit Impact. Pengelompokkan ini adalah untuk memudahkan manajer atau manajemen agar dapat lebih fokus terhadap produk yang mempunyai dampak besar terhadap Profit atau keuntungan perusahaan serta melihat resikonya dari sudut pandang Supply Risk dan langkah apa yang harus diambil terhadap produk-produk tersebut. Dari penelitian, ada 44 (empat puluh empat) jenis produk yang mempunyai resiko sangat besar terhadap Profit maupun Supply Risk.

ABSTRACT
PT. Firmenich Indonesia is one of the multinational companies in the flavors and fragrances industry. The company has two products categories which one product is being locally manufactured and the other one is purchase from other firmenich affiliates in overseas which called trading product. The company has problems in achieving the target of customer satisfaction level. This level is always below management’s target. Purchases of product are also not based on the customers’ needs or demands. In order to achieve the target, two methods which are ABC classification and also Kraljic method are used to determine the supply chain management strategy. After classifying the product using ABC method, Kraljic method groups the products into a 2x2 matrix uses two dimension matrixes as references, called Supply Risk and Profit Impact. The purpose of this grouping is to facilitate the manager or management to focus on the products that will immensely impact the company profit as well as the supply risk. Consequently, management can evaluate the possible actions taken. From this research, there are 44 items identified to have a great impact on supply risk as well as profit impact."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Thomas Whisnu Dian Kharisma
"[ABSTRAK
Kompetisi bisnis saat ini tidak lagi persaingan antar individu perusahaan namun
sudah melibatkan dynamic supply dan jaringannya, sehingga pemasok ikut
memberikan peranan dalam kesuksesan suatu perusahaan dalam persaingan bisnis.
Salah satu indikator peranan pemasok terletak pada kualitas bahan baku yang
dipasok ke perusahaan, untuk itu memonitor dan meningkatkan kualitas bahan baku
menjadi hal yang penting untuk ikut menentukan performa perusahaan terutama
terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Setiap perusahaan memiliki cara untuk
meningkatkan kualitas bahan baku, salah satunya dengan menciptakan sistem
monitoring kualitas atau prosedur kerja yang dapat memastikan dan meningkatkan
kualitas bahan baku. Sistem monitoring kualitas yang diterapkan di T. X sebagai
tempat penelitian belumcukup responsif dan belum mempertimbangkan sisi kritikal
suatu non conformity karena hanya dilihat dari sisi jumlah non conformity yang ada
dengan penanganan menggunakan Supplier Correction Action Request (SCAR)
form untuk semua tipe non conformity, sedangkan untuk non conformity yang
kritikal perlu menunggu keputusan manajemen. Dalam penelitian ini, dihasilkan
sistem monitoring kualitas berupa prosedur kerja yang lebih responsif dengan
mengklasifikasikan tipe non conformity berdasarkan tingkat kritikalnya
menggunakan pendekatan Total Quality Management (TQM). Penggunaan
fishbone diagram, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), dan Quality Function
Deployment (QFD) membuat hasil sistem monitoring kualitas yang berupa
prosedur kerja menjadi lebih dapat dipercaya untukdapat meningkatkan efektifitas
penanganan non conformity bahan baku yang terjadi.

ABSTRACT
Business Competition is no longer the competition between individual companies
but already involve dynamic supply and network, thus supplier help provide role in
the success of company in the business competition. One indicator of the role of the
supplier lies in the quality of raw material supplied to the company, based on that
monitoring and improving the quality of raw material becomes important to
participate in determining the performance of the company mainly to the quality of
products produced. Each company has a way to improve the quality of raw maetrial,
one of them by creating a quality monitoring system or work procedures than can
ensure and improve the quality of the raw material. Quality monitoring system
which currently applied in PT. X has not sufficiently responsive and not consider
the criticality of non conformity because only consider the number of non
conformity with the handling of using Supplier Corrective Action Request (SCAR)
form for all types of non-conformity, while for critical non conformity need to wait
management decisions In this research, produced quality monitoring system in the
form of working procedure more responsive by classify non conformity based on
the level of criticality with Total Quality Management (TQM) approach. Use
fishbone diagram, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), and Quality
Function Deployment (QFD) make the quality monitoring tool in the form of work
procedures become more trustworthy in order to improve the effectiveness of the
handling of non conformity bahan baku, Business Competition is no longer the competition between individual companies
but already involve dynamic supply and network, thus supplier help provide role in
the success of company in the business competition. One indicator of the role of the
supplier lies in the quality of raw material supplied to the company, based on that
monitoring and improving the quality of raw material becomes important to
participate in determining the performance of the company mainly to the quality of
products produced. Each company has a way to improve the quality of raw maetrial,
one of them by creating a quality monitoring system or work procedures than can
ensure and improve the quality of the raw material. Quality monitoring system
which currently applied in PT. X has not sufficiently responsive and not consider
the criticality of non conformity because only consider the number of non
conformity with the handling of using Supplier Corrective Action Request (SCAR)
form for all types of non-conformity, while for critical non conformity need to wait
management decisions In this research, produced quality monitoring system in the
form of working procedure more responsive by classify non conformity based on
the level of criticality with Total Quality Management (TQM) approach. Use
fishbone diagram, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), and Quality
Function Deployment (QFD) make the quality monitoring tool in the form of work
procedures become more trustworthy in order to improve the effectiveness of the
handling of non conformity bahan baku]"
2015
T45419
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sijabat, Gilbertha Ayu
"Kebutuhan dan konsumsi listrik yang terus meningkat menuntut pasokan listrik yang harus terus tersedia dengan kapasitas maksimal. Pemilihan pemasok adalah proses yang penting untuk penanggulangan resiko kegagalan dalam pengadaan, namun sulit karena banyak kriteria yang harus dipertimbangkan. Penelitian ini mengusulkan model pemilihan pemasok suku cadang pada pembangkit listrik dengan menggunakan penggabungan metode Analitical Hierarchy Process (AHP) dan Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan kriteria dan PROMETHEE untuk menghasilkan urutan peringkat pemasok. Model ini diterapkan dalam pemilihan pemasok fin tube dan solenoid valve. Dari empat pemasok, pemasok D yang memiliki lead time tercepat walau bukan yang termurah adalah pemasok terbaik untuk fin tube, sedangkan dari tiga pemasok solenoid valve, pemasok E yang memiliki harga paling murah dengan lead time terpendek meskipun memiliki histori keterlambatan adalah yang terbaik.

The increasing electricity demand and consumption compel that electricity supply must always be available with maximum capacity. Selection of suppliers is an important process to overcome the risk of failure in procurement, but it is a difficult task because it takes many consideration based on the criterias. This study proposes a selection model of spare parts suppliers in power plants using a combination of Analytical Hierarchy Process (AHP) methods and Preference Ranking of Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). AHP is used to determine the importance weight of criteria and PROMETHEE to produce a outranking of suppliers. This model is applied on the selection of fin tube and solenoid valve suppliers. From four suppliers, supplier D, which has the shortest lead time even not the lowest price is the best one for fin tube, while from the three suppliers of solenoid valve, supplier E which has the lowest price with the shortest lead time even has a delay history is the best one."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Iqbal
"Kinerja pemasok sangat berperan penting dalam supply chain perusahaan terutama dalam menerapkan efisiensi pada proses operasi agar dapat meningkatkan daya kompetitif di era persaingan global saat ini. Meningkatnya permintaan pasar terhadap komoditas baja di wilayah domestik yang disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi nasional, merangsang perusahaan manufaktur baja untuk meningkatkan output produksinya. Konsekuensi dalam meningkatkan kapasitas produksi membawa perusahaan untuk lebih selektif dalam memilih pemasok yang benar-bernar mampu memberikan pasokan input yang optimal dan terpercaya. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja para pemasok. Penelitian ini mencoba melakukan evaluasi kinerja dan pemeringkatan pemasok menggunakan metode Data Envelopment Analysis dan model Super-efficiency DEA di salah satu perusahan manufaktur baja ternama. Penelitian ini menghasilkan temuan yaitu pemasok ke-3 memperoleh nilai efisiensi tertinggi.

Nowadays, Vendor performance plays a very important role in business supply chain, particularly to construct an efficiency manufacturing process which will support the company to gain more profit and increase the competitive advantages. An increasing demand of steel product in domestic market that influenced by Indonesian economic growth, has led steel manufacturing company to increase their output production. The consequence in increasing production capacity might result in enhancing the company dependence in supplier performance as in fact they supply the crucial input for production necessity. This paper is trying to present an evaluation of performance and efficiency ranking using Data Envelopment Analysis method and Super-efficiency DEA at a well-known steel manufacturing company in Indonesia. The result found that supplier 3 get the highest rank based on Super-efficiency DEA and determined as the most efficient supplier based on DEA method."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S46150
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Olivia Rizky Kallista
"Skripsi ini membahas komponen biaya yang terjadi pada perusahaan yang bergerak pada jasa sewa kapal (PT. Aquaria Shipping). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Aquaria Shipping memperlakukan biaya-biaya yang telah dikeluarkan perusahaan sesuai dengan teori yang ada saat ini. Biaya yang dikeluarkan oleh PT. Aquaria Shipping terdiri dari biaya tetap dan biaya variabel lalu dilihat perbandingannya terhadap pendapatan. Faktor-faktor yang menentukan tinggi atau rendahnya biaya pada perusahaan jasa pelayaran adalah umur kapal yang dimiliki perusahaan, banyaknya perputaran kapal dalam satu kali transaksi, dan anak buah kapal yang dimiliki perusahaan.

This study discusses about components that occur in services shipping company (PT. Aquaria Shipping). This study is a descriptive qualitative research design. The results of this research showed that PT. Aquaria Shipping treats their costs that have been incurred by the company in accordance with the existing theory. Cost that occurred in PT. Aquaria Shipping consists of fix cost and variable cost compare with their revenue. The factors that determine high or low cost on shipping service company is the year of a ship belonging to the company, the number of rotation of the vessel in a single transaction, and the crew of the company.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S55438
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arif Rosy
"Penelitian ini bertujuan melakukan seleksi terhadap saham-saham di Bursa Efek Indonesia yang termasuk dalam daftar indeks LQ45 secara berturut-turut pada periode Februari 2009 sampai dengan Januari 2012. Metode seleksi menggunakan single-index model metode cut-off rate. Saham-saham hasil seleksi ini kemudian dioptimasi dengan menggunakan metode Markowitz dan Treynor-Black. Selain membandingkan kinerja kedua metode tersebut, dalam penelitian ini membandingkan kinerja masing-masing metode optimasi dengan kinerja portofolio menggunakan single-index model metode cut-off rate.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa optimasi menggunakan metode Markowitz memberikan kinerja lebih baik dibanding dengan menggunakan metode Treynor-Black, metode Markowitz juga menghasilkan perbaikan kinerja pada portofolio single-index model metode cut-off rate. Namun secara statistik dengan menggunakan uji t berpasangan, perbandingan kinerja diantara metode optimasi portofolio yang digunakan tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan baik antara metode Markowitz dengan Treynor-Black, maupun antara masing-masing metode tersebut dengan kinerja portofolio single-index model metode cut-off rate.

This study aims to undertake a selection of stocks in the Indonesia Stock Exchange which are included in the LQ45 index list respectively in the period February 2009 to January 2012. The selection method is using single-index model with cut-off rate method. Shares of the selection results are then optimized by using Markowitz and Treynor-Black method. In addition to comparing the performance of both methods, this study also compares the performance of each optimization method to portfolio performance by using single-index model with cut-off rate method.
The results of this study show that optimization using Markowitz method gives better performance than the Treynor-Black, Markowitz method also gives improved performance in single-index model portfolio with cut-off rate method. But statistically using paired t-test, performance comparison between portfolio optimization methods used did not show significant differences. This comparison includes between Markowitz and Treynor-Black method, and also between each of these methods and single-index model portfolio performance with cut-off rate method.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
T32201
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Muslikhin B. Ridwan
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saham-saham yang tergabung dalam Indeks LQ45 dan Indeks Bisnis 27 di Bursa Efek Indonesia yang memenuhi kriteria penyeleksian saham sesuai dengan metode Markowitz, metode seleksi Graham dan metode single indeks. Dari hasil seleksi tersebut dilakukan pembentukan portofolio optimal dan evaluasi kinerja portofolio agar memastikan bahwa komposisi portofolio yang terbentuk mampu menghasilkan return yang setingi-tingginya bagi investor. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa hasil portofolio yang di bentuk dengan kriteria average return tertinggi metode Markowitz dan portofolio yang dibentuk dengan metode Single Index Model dengan sampel saham-saham Bisnis 27. Memiliki return portofolio yang lebih besar dan kinerja lebih baik dibandingkan dengan portofolio optimal yang dibentuk dengan menggunakan seleksi berdasarkan kriteria investor aktif Graham dan kriteria investor defensif Graham.

ABSTRACT
This research aims to identify stocks in the LQ45 and Bisnis 27 indexes at Indonesia Stock Exchange that meet criteria for stocks to be selected according to Markowitz, Graham, and Single Index methods. The results show that the optimal portfolio composition generates high returns. The results also suggest that portfolio which is formed by Bisnis 27 Stock, using Markowitz model gives highest average return and portofolio which is formed by Bisnis 27 Stock, using Single Index Model, has a better portfolio performance as compared to the optimal portfolio which is formed using the Graham defensive and active investor criteria.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Niken Kusumawati
"ABSTRAK
Keputusan memilih pemasok bukanlah sebuah hal yang mudah, pada kenyataannya ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih pemasok yang berkualitas. Selain itu, risiko dapat menjadi factor utama yang mempengaruhi pemilihan pemasok. Risiko disini dapat berupa risiko penolakan barang pesanan, maupun risiko keterlambatan pengiriman barang. Sementara harga yang ditawarkan oleh tiap-tiap pemasok juga sering kali berubah-ubah secara fluktuatif akibat dari kebijakan pemasok sendiri maupun dari perubahan harga bahan baku di pasar global. Pada Penelitian ini dibahas mengenai bagaimana cara memilih pemasok yang paling baik dengan mempertimbangkan faktor ketidakpastian dan risiko.

ABSTRACT
The decision to select a supplier is not an easy thing, in fact there are many things to consider in choosing a quality supplier. In addition, the risk can be a major factor influencing the selection of suppliers. Risk here can be a risk of rejection of goods ordered, and the risk of delay in delivery of goods. While the prices offered by each supplier are also often volatile changes in policy resulting from its own suppliers as well as from changes in raw material prices in the global market. In this study discussed how to choose the best supplier by considering the factors of uncertainty and risk.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
T31111
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>