Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 158898 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Misna Ariati
"ABSTRAK
Dalam penulisan ini, penulis mencoba menganalisa kondisi suatu perusahaan
ditinjau dari aspek knowledge management dan aspek psikologi, serta menerapkan
teori-teori knowledge management dan teori-teori psikologi yang terkait, guna
mendapatkan solusi dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh
perusahaan, khususnya perusahaan engineering dan konstruksi.
Penulis mengambil contoh kasus pada salah satu perusahaan EPC nasional
mengenai pencapaian Organizational Knowledge Création untuk meningkatkan
daya saing perusahaan melalui pendekatan Knowledge Management khususnya
dengan peningkatan Budaya Knowledge Sharing dan Intervensi HR pada individu
dan kelompok.
Pembahasan dimulai dengan analisa organisasi menggunakan Strategy Map
(Kaplan & Norton) yang diketahui pokok permasalahan terletak pada Internal
Perspective dan Leaming and Growth Perspective.
Untuk mengetahui seberapa jauh knowledge process yang telah terjadi di
PTN, dilakukan analisis Enabler Condition. Selanjutnya dianalisa bagaimana
Knowledge Conversion terjadi yang meliputi Sosialisasi, Eksternalisasi, Kombinasi,
dan Internalisasi.
Berdasarkan hasil analisa di atas, ditemukan pokok-pokok permasalahan
yang perlu diperbaiki. Adapun usulan-usulan perbaikan akan dikategorikan menjadi
3 Alternatif Tujuan KM Project (Davenport) yaitu Knowledge Création
Repositories, Improve Knowledge Access and Transfer, dan improve Knowledge
Culture and Environment. Dalam menentukan alternatif perbaikan yang diusulkan,
alternatif-alternatif penyelesaian dinilai berdasarkan Tingkat Efektivitas, Dana, dan
Kemudahan.
Pada akhirnya penulis merekomendasikan alternatif ke 3, yaitu Improve
Knowledge Culture and Environment sebagai program awal untuk pemecahan
masalah meningkatkan daya saing perusahaan melalui pencapaian Organizational
Knowledge Création."
2007
T38146
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Yulianti Chansa Arfah
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji daya saing komoditi kakao di Sulawesi Tengah dan melihat peran pemerintah dalam meningkatkan daya saing komoditi kakao. Data primer berasal dari observasi, wawancara dan kuesioner, sementara data sekunder berasal dari instansi terkait. Metode analisis menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM) dan analisis sensitivitas. Penelitian ini menemukan bahwa nilai PCR Kabupaten Parigi Moutong 0,589 dan Kabupaten Sigi 0,396. Sedangkan nilai DRC Kabupaten Parigi Moutong 0,387 dan Kabupaten Sigi 0,319. Hal tersebut mengindikasikan bahwa usahatani komoditi kakao di Sulawesi Tengah memiliki daya saing, namun tidak menguntungkan secara ekonomi karena Sulawesi Tengah menghasilkan biji kakao yang tidak difermentasi akibatnya petani menerima harga rendah. Berdasarkan hasil analisis, pemerintah belum memberikan proteksi terhadap harga biji kakao dalam negeri melalui harga referensi biji kakao sehingga harga biji kakao didaerah penelitian masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan harga di pasar internasional. Sementara terhadap input, pemerintah telah memberikan kebijakan subsidi kepada petani, namun implementasinya masih perlu perbaikan terutama terkait penyaluran dan pengelolaan bantuan agar merata. Kajian ini merekomendasikan masih diperlukan kebijakan pemerintah baik terhadap input maupun output untuk meningkatkan produktivitas, menurunkan biaya produksi dan menaikkan harga jual biji kakao, sehingga dapat meningkatkan daya saing biji kakao.
"
Jakarta: Sekretariat badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan, RI, 2017
332 BILPDG 11:1 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Dermawan Wibisono
Jakarta: Erlangga, 2006
658 DER m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Lalu Misbat Hidayat
"Pengembangan kembali pengusahaan pertambangan batubara di Indonesia dimulai pada tahun 1981 dengan didirikannya PT (Persero) Tambang Batubara Bukit Asam di Sumatera Selatan, disamping PN Tambang Batubara yang ditunjuk sebagai principal bagi perusahaan kontraktor kerjasama dengan beberapa perusahaan acing untuk Kalimantan. Sampai dengan tahun 1987 baru sepuluh kontraktor yang menandatangani kontrak kerjasama bagi hasil dengan pembagian 13,5 % untuk Pemerintah dan 86,5% untuk kontraktor dengan menanggung semua biaya penambangan.
Kemajuan masing-masing perusahaan tersebut sangat berbeda satu dengan lainnya yang disebabkan oleh perbedaan tuntutan kebutuhan investasi dan biaya-biaya penambangan, pengangkutan, dan pelabuhan yang merupakan faktor-faktor penentu utama dalam menyusun Strategi Pembiayaan dalam investasi dan Pengembangan.
Strategi pembiayaan dalam investasi dan pengembangan pada perusahaan pertambangan batubara akan sangat menentukan kemampuan daya saing dengan terbentuknya suatu Harga Pokok Penjualan yang lebih rendah dari pada pesaingnya.
Secara umum batubara Indonesia mempunyai keunggulan dibandingkan dengan batubara dari negara-negara lain seperti Australia, Amerika Serikat, Kanada, Amerika Latin, Afrika Selatan, India, yaitu kandungan belerangnya dibawah 1%. Keunggulan lainnya adalah jarak angkut dari Indonesia ke negara-negara konsumen batubara di wilayah Asia Pasifik seperti Jepang, Korea, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Philipina, lebih dekat dibanding Australia yang merupakan negara pengekspor batubara terbesar di dunia.
Akan tetapi, sampai dengan tahun 1995 ekspor batubara Indonesia baru 11% dari total kebutuhan batubara yang harus diimpor oleh negara-negara Asia Pasifik atau sebanyak 27,1 juta ton dari 242,6 juta ton, dan hanya 0,8 % dari total kebutuhan impor batubara negara-negara Eropa Barat.
Untuk mengetahui penyebab dan kelambatan tersebut, peneliti mengkaji strategi pembiayaan dalam investasi dan pengembangan dari perusahaan-perusahaan pertambangan batubara dengan mengambil empat sebagai sampel yang kesemuanya memulai usahanya pada tahun 1982 dan merupakan empat besar dari sepuluh perusahaan tersebut.
Metoda penelitian yang digunakan adalah metoda desktiptif-eksplanasi, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pokok sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu : (1) Apa saja jenis investasi dan pembiayaan yang dilakukan oleh setiap perusahaan dan berapa besar untuk masing-masing jenis yang sama pada setiap perusahaan ?, (2) Apa pengaruhnya terhadap pembentukan harga pokok penjualan serta terhadap laba/rugi operasi ?, (3) Bagaimana perusahaan memperlakukan sentra-sentra biaya yang ada sehubungan dengan keperluan analisis biaya ?.
Dengan menggunakan analisis Strategic Cost Management yang mempunyai tiga tema pokok yaitu : (1) Value Chain Analysis, (2) Strategic Positioning Analysis, dan (3) Cost Drivers Analysis, peneliti niendapatkan pembiayaan dalam investasi dan pengembangan yang tidak efisien.
Peneliti berkesimpulan bahwa perusahaan-perusahaan pertambangan batubara di Indonesia masih kurang efektif dalam investasi pengembangan dan tidak efisien dalam pembiayaan, sehingga harga pokok penjualannya masih tinggi dan mengakibatkan kesulitan meningkatkan pasokannya ke pasar dunia. Kondisi itu nampaknya tidak segera diketahui oleh manajemen karena perusahaan masih menerapkan manajemn biaya tradisional yang dikenal dengan manajemen akuntansi biaya.
Untuk memperbaiki keadaan seperti itu, mereka perlu menyesuaikan strategi pembiayaan dalam investasi dan pengembangan baik secara struktural maupun eksekusional agar menjadi lebih efisien dan dapat menekan harga pokok penjualan dalam rangka meraih keunggulan bersaing yang berkesinambungan."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Taufik Bahaudin
Jakarta: Elex Media Komputindo, 2007
303.34 TAU b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Aditya Tata Yuga
"Dinamika aliansi stratejik antara umkm dan perusahaan merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan. Pentingnya aliansi strategis bagi UMKM sebagai sarana untuk meningkatkan pertumbuhan harus disertai dengan terciptanya kemitraan yang adil antara UMKM dan perusahaan besar"
Jakarta: The Ary Suta Center, 2020
330 ASCSM 51 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"The sectors within creative industry and beyond the tourism sector wouldn't develop in separately and acted as competitor, but rather than to support inter sector. Tourism sector would take benefit through other sectors in combining activities together in retain more optimal economic benefit. On this case, it needs deeply analysis on different perceptions among shareholders, and also for both tourism creative industry's policy maker. However, the mapping beyond both kinds of industries has a tremendous aspect to identify its similarity. As the consequence, it is neglectful to need more combination beyond those assets. Tourism sector and creative industry would consistent to support inter sector and other related sectors, in which to offer more diversify tourism & creative industry packages. By using tourism competitiveness indicators, the dynamism within creative industry's mapping would also stimulate the tourism's growth which represents positive impact to creative industry on specific tourism destination. "
JUKIN 5:2 (2010)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Anton Wachidin Widjaja
Banyumas: Pena Persada, 2019
338.604 8 ANT d
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2020
387.1 PEN
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>