Search Result  ::  Save as CSV :: Back

Search Result

Found 17715 Document(s) match with the query
cover
cover
"As first step to discuss "element of crimes" of Crimes Against Humaninty, the writer explain the concept of gross violation on human rights. This article focus on the normative and conceptual development of Crimes against Humanity:., its element of crime and its application. Furthrmore the discussion is focus on sexual crime, as mention in article 7 (g) the Rome statute of the International Criminal Court: rape, sexuality slavery, enforced prostitution, forced pregnancy, enforced sterilization or any other form of sexuality violence of comparable gravity or as mention in article 9 (g) UU no. 26/2000 about Human Rights Courts. The lack of attention toward gender based violence issue in the Indonesia law literature is one of the reason why the writer is writing about this issue"
HAM 2:2 (2004)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Panjaitan, Alda Mayo Panajam
"Crimes against humanity is one of the international crime which can be categorized as a jus cogens and evidently one of the most serious type of international crime. The concept of crimes against humanity first stemmed and codified in the post-World War 2 period, specifically from the Statutes of the International Military Tribunals of Nuremberg and Tokyo. The formulations set forth in the Tribunals? Statutes includes a set of chapeau or contextual elements which acts as a philosophical basis for the fulfilment crimes against humanity requirements. Further developments in crimes against humanity gave birth to a myriad of formulations, whether seen from the aspect of general definition and the contextual elements, like the ones formulated in the Statutes of ICTY, ICTR and ICC. This thesis will be focused on the contextual elements of crimes against humanity as stipulated in the ICTY Statute, and will be thoroughly related to the case Prosecutors v. Milan Martic to further boost the practical understanding for the matter of crimes against humanity.

Kejahatan terhadap kemanusiaan merupakan salah satu kejahatan internasional yang masuk ke dalam kategori jus cogens dan juga salah satu dari jenis kejahatan internasional paling serius. Konsep kejahatan terhadap kemanusiaan pertama kali muncul dan dikodifikasikan pasca-Perang Dunia ke-2 melalui Statuta Pengadilan Nuremberg dan Tokyo. Formulasi awal dari kejahatan terhadap kemanusiaan tersebut selalu memiliki elemen-elemen chapeau atau kontekstual yang merupakan basis filosofis dari pemenuhan syarat kejahatan terhadap kemanusiaan. Dalam perkembangan lanjutan kejahatan terhadap kemanusiaan muncul berbagai variasi-variasi formulasi baik dari aspek definisi umum maupun elemen-elemen kontekstual, seperti pada ICTY, ICTR dan juga ICC. Tulisan ini akan berfokus pada elemen-elemen kontekstual seperti yang ada di dalam Statuta ICTY dan akan dikaitkan dengan kasus Prosecutors v. Milan Martic agar mempermudah pemahaman aplikatif dari konsep elemen-elemen kontekstual kejahatan terhadap kemanusiaan."
Depok: Universitas Indonesia, 2012
S42997
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Robertson QC, Geoffrey
London: Penguin Books, 2000
345 Rob c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
May, Larry
New York: Cambridge University Press, 2005
345.0235 MAY c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Wara Triwardhani
"Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembentukan identitas suatu komunitas melalui elemen-elemen permukiman. Dengan mengambil kasus permukiman komunitas keturunan Arab yang tinggal di Jakarta, dalam hal ini terletak di Kampung Pekojan. Penulisan ini ingin mengangkat proses adaptasi yang dilakukan komunitas tersebut dalam upayanya untuk tetap dapat bertahan hidup pada lingkungan yang berbeda dengan lingkungan asalnya.
Sebagai bangsa pendatang, komunitas ini turut membawa nilai-nilai budaya dan tradisi mereka pada lingkungan yang mereka datangi. Proses adaptasi yang mereka lakukan akan mengikutsertakan nilai-nilai budaya dan tradisi tersebut dalam tempat mereka bermukim. Islam sebagai suatu kepercayaan sangat mempengaruhi setiap aspek kehidupan bangsa Arab. Sehingga dalam setiap elemen-elemen permukiman akan tergambarkan prinsip-prinsip Islam sebagai nilai budaya dan tradisi yang diterapkan.
Penerjemahan nilai-nilai tersebut ke dalam wujud fisik bangunan akan membentuk sebuah karakter yang memperlihatkan identitas kebangsaan komunitas Arab, sehingga jelas terlihat perbedaannya dengan bangunan lain yang ada di permukiman ini. Prinsip ini terlihat baik dalam ruang pribadi (rumah) ataupun ruang umum (tempat ibadah, jalanan). Mesipun tidak dapat disangkal bahwa perubahan setting permukiman akan menggeser nilai-nilai tersebut.
Meskipun terdapat perbedaan antara elemen-elemen permukiman yang ada di kawasan Arab dengan yang dibentuk oleh komunitas keturunan Arab di Kampung Pekojan, namun tetap terlihat prinsip Islam yang diterapkan. Pengaturan ruang-ruang disesuaikan dengan kondisi yang ada di lingkungan Kampung Pekojan. Proses adaptasi juga dilakukan terhadap nilai-nilai budaya yang terdapat dalam lingkungan ini, yang diwujudkan dalam wujud fisik bangunan ke dalam berbagai gaya seperti Eropa, Cina, dan Nusantara."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2005
S48584
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alia Permata Nur
"Skripsi ini mengevaluasi hubungan antara musik dan arsitektur dad segi elemen-elemen dasamya. Sudah sejak lama Para pengamat arsitektur, arsitek, dan musisi sendid memikirkan hubungan yang terdapat antara musik dan arsitektur. Steven Holl merancang rumah tinggal di Texas yang diinspirasi dad komposisi musik terkenal karya komponis modem Bela Bartok. Vitruvius menganggap bahwa para master dad pembangun harus mengenal musik. Plato menganggap rasio sama yang menyenangkan bagi telinga jugs akan menyenangkan bagi mats. Sehingga pads jaman Renaissance proporsi musikal (1:2 oktaf, 2:3 fifth, 3.4 fourth) menjadi populer digunakan pada desain bangunan.
Penulis akan memfokuskan pada musik dan arsitektur pada jaman Baroque. Baroque dipakai untuk menyebutkan seni musik, patung, lukis, dan arsitektur yang memiliki karaktedstik tertentu antara tahun 1600 sampai 1750. Masa dimana terdapat penemuan-penemuan Baru baik dalam bidang seni maupun ilmu pengetahuan yang mempengaruhi cara pikir orang-orang pada mass itu_Merupakan jaman kejayaan kerajaan dan gereja, sehingga 'mengharuskan' sebagian besar pelaku seni untuk bekerja pada pihak-pihak yang berkuasa baik dari kerajaan maupun gereja. Terkenal dengan karaktemya yang penuh dengan omamen dan penuh dengan unsur religi."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2005
S48595
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lubis, M Riski Imansyah
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas ketelitian struktur corewall yang dimodelkan dengan elemen-elemen kolom yang dikonstrain sebagai sebuah penampang. Metode yang dilakukan dalam skripsi ini adalah dengan memodelkan corewall menjadi kolom-kolom lebar yang dihubungkan bersama dengan rigid links. Corewall yang dimodelkan mempunyai kekakuan lateral yang sama dengan jumlah kekakuan corewall dan kolom-kolom portal struktur. Untuk itu, maka akan dimodelkan struktur corewall dengan penyetaraan dimensi dan nilai kekakuannya.
Perbandingan ketelitian struktur corewall ini dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap perilaku strukturnya. Dengan pemeriksaan parameter-parameter struktur diharapkan dapat diketahui sejauh mana ketelitian dari kedua struktur corewall yang menjadi perbandingan dalam tugas akhir ini. Adapun parameter ? parameter prilaku struktur yang akan menjadi perbandingan, yaitu : displacement, periode alami, building modes, dan net reaction at base.
Penelitian ini adalah penelitian simulasi numerik dengan bantuan program komputer SAP2000 v.11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa verifikasi ketelitian permodelan struktur corewall dari elemen shell dan elemen kolom memiliki selisih yang tidak jauh berbeda untuk berbagai parameter yang ditinjau, sehingga permodelan corewall dengan elemen kolom selanjutnya dapat digunakan untuk analisa non-linier.

ABSTRACT
The focus of this study is to discuss the accuracy of the corewall structures modeled with column elements constraint as a cross-section. The method used in this paper is to model the corewall with wide columns connected together by rigid links. Corewall modeled as wide columns, have the lateral stiffness equal to the total stiffness corewall and columns of the portal structure. For that, it will be modeled with affirmative corewall structure dimensions and stiffness values.
Comparative accuracy of the corewall structure is done by inspecting the behavior of structures. By examination of the structure parameters, it is expected to know how far the accuracy of the two corewall structures that are be comparison in this study. The behavioral parameters that will be a comparison structure, are : displacement, natural period, building modes, and net reaction at the base.
This study is a numerical simulation with the aid of a computer program SAP2000 v.11. The results showed that the verification of accuracy of modeling the corewall structure of the shell element and column element has a foreign that is not much different for the various parameters of interest, so that the corewall modeling with column element can be used for non-linear analysis."
2010
S50577
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Endang Arumarianti
"ABSTRAK
Matriks segitiga bawah Pascal modulo yang elemen-elemennya
didefinisikan sebagai (mod p), 0≤ , ≤ −1untuk > . Dalam tesis ini
ditunjukkan bahwa pola yang dibentuk oleh elemen-elemen pada matriks invers
dari , dengan =2akan bersesuaian dengan barisan Thue-Morse.

Abstract
, is the Pascal lower triangular matrixs modulo that every elements is
satisfy (mod p), 0≤ , ≤ −1for > . In this thesis we showed that the
invers of , with =2, has elements that satisfy Thue-Morse sequence."
2012
T 30399
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tyara Mandasari
"ABSTRAK
Tesis ini membahas tentang peran manajer humas pada BUMN dan perusahaan swasta dilihat dari elemen pada five-factor dimension model. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif. Objek penelitian adalah lima manajer humas, dua dari BUMN (Persero) dan tiga dari perusahaan swasta di Indonesia pada 2015. Metode analisa data dilakukan dengan analisis tematik untuk melihat kesesuaian elemen peran manajer humas di Indonesia dengan five-factor dimension model. Hasil penelitian ini adalah elemen peran manajer humas pada BUMN dan perusahaan swasta sesuai dengan five-factor dimension model: penasihat kebijakan dan strategi komunikasi, monitor dan evaluator komunikasi, ahli manajemen isu, pemecah masalah komunikasi, dan teknisi komunikasi

ABSTRACT
This thesis discusses about PR managers? roles in BUMN and private company viewed from the elements of five-factor dimension model. This research uses qualitative approach. The objects of this research are five PR managers, two from BUMNs (Persero) and three from private company in Indonesia in 2015. This thesis uses tematic analysis to see the fitness of elements of PR manager?s roles in Indonesia in five-factor dimension model. The finding result of this study shows that the elements of PR manager?s roles in BUMN and private company are fit in five-factor dimension model: communication policy and strategy advisor, monitor and evaluator, issue management expert, problem solver, and communication technician"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
T44409
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>