Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 106414 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Junaidi Syukur
"Penelitian ini berusaha mengkaji fenomena penerapan penilaian kinerja diberbagai perusahaan di Indonesia, khususnya di Jakarta, terutama yang menyangkut pendapat karyawan terhadap manfaat penilaian kinerja; sejauh mana hasil penilaian kinerja dimanfaatkan oleh perusahaan dalam rangka kebijakan dan praktek Manajemen Sumber Daya Manusia ( MSDM ); sejauhmana persepsi karyawan terhadap proses wawancara penilaian kinerja dan mendeskripsikan profil sumber penilaian kinerja dan sumber bias yang terjadi dalam proses penilaian kinerja dalam perusahaan.
Peneltian ini mengambil sampel sebanyak 50 orang yang masing masing mewakili 50 perusahaan, yang dilakukan dengan Sara purposive sampling. Artinya, memilih sampel yang tergabung dalam anggota HRD Club yang berjumlah sekitar 1000 orang, yang mewakili berbagai perusahaan di Jakarta.
Analisis yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan teknik frekuensi distribusi dan prosentase yang bertujuan untuk menggambarkan sikap karyawan terhadap manfaat penilaian kinerja dan bagaimana evaluasi kinerja dikaitkan dengan fungsi fungsi SDM lainnya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penilaian kinerja mempunyai manfaat terhadap usaha peningkatan kinerja karyawan dan komunikasi antara atasan dan bawahan. Hasil penilaian kinerja pada umumnya dimanfaatkan untuk menentukan kompensasi, promosi dan peningkatan karir. Proses wawancara dalam penilaian kinerja dilihat oleh atasan maupun bawahan sebagai proses partisipatif yang bertujuan untuk pemecahan masalah, sehingga kedua pihak dapat memahami usaha perbaikan kinerja dimasa yang akan datang. Di dalam proses penilaian kinerja, sumber evaluasi lebih banyak berasal dari atasan dan diri sendiri, sehingga belum banyak melibatkan teman sejawat dan departemen SDM. Dengan demikian pendekatan 360 derajat yang saat ini popular digunakan di negara negara maju, masih belum dapat diterapkan secara penuh disini."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T12424
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gita Mentari
"In this global era, the business competition among the firms is so tight, including in this field. The serve in this field need special attention, because it?s about consumer?s satisfaction. So good moral workers, professional, discipline in doing his duty is needed. These terms are needed in increasing work productivity, serve quality and competition power in our own country and aboard. But in fact, there are still workers that are less in work productivity. Some research told that work productivity is also influenced by satisfaction and work motivation. But in this research the writer not explain about the influence between work satisfaction and productivity because none theory which is explain both of them. For that reason this research will explain about employee perception in work satisfaction and productivity. Based on the background above, in this research the writer choose Telkom, Tbk Company in central Jakarta as an object of the research.
The research question is how The Perception of Outbondcall Employee About Work Satisfaction and Work Productivity in Personal Customer Care Division at Telkom,tbk Company? To answer of that research question, researcher used quantitative approach and using research method by using the survey approach, which implies the use of questioners as the major tool used to collect data and information, beside the others secondary and literature sources.
The conclusion of this research is the outbondcall employee feel uncomfortable in work satisfaction but they still improve their work productivity because they are afraid about the hire. For the conclusion, the company should be attending to the work satisfaction because the employee is the basic of the resource company."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tresna Andryan
"Chevron Geothermal & Power Operation Indonesia, merupakan suatu perusahaan terbesar yang bergerak dalam bidang minyak dan gas bumi. Dalam proses produksi, perusahaan menyadari bahwa frekuensi resiko kemungkinan terjadi kecelakaan kerja jauh lebih tinggi. Pada umumnya kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor yaitu manusia dan lingkungan.
Tetapi frekuensi terjadinya kecelakaan kerja lebih banyak terjadi karena faktor manusia, karen isa manusia yang paling banyak berperan dalam menggunakan peralatan diperusahaan. Oleh karena itu, Chevron GPO-I melaksanakan program pelatihan Behavior Based Safety, yang diharapkan dapat menurun tingkat kecelakaan kerja.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Donald Kirkpatrick yang mempunyai 4 tingkatan untuk mengukur evaluasi pelaksanaan pelatihan, yaitu Reaksi, Pembelajaran, Perilaku dan Hasil. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitiannya yaitu deskriptif, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Sampel yang diambil sejumlah 30 responden dan teknik analisis data dengan menggunakan skala likert.
Dari hasil analisis penelitian bahwa pelaksanaan pelatihan behavior Based Safety sangat baik. Karena peserta yang mengikuti pelatihan tersebut menyadari akan pentingnya keselamatan dalam bekerja. Dari hasil analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa Chevron GPO-I telah melaksanakan pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu pelatihan Behavior Based Safety perlu dilaksanakan agar kecelakaan kerja dapat diminimalisir.

Chevron Geothermal & Power Operation Indonesia is a big Company moveable that in oil and gas. In the Production Process, the company to realize that risk frequency a possibility consist for more a high of work accident. In general of work accident caused by two factors are human & area.
But to consist of frequency work accident caused by human factor, because the human is more a part use tools in company. Therefore Chevron Geothermal & Power Operation Indonesia to accomplish behavior based safety training program, and the hope is can of down the work accident.
In the research this, the writer use Donald L Kirkpatrick theory his have four step for to stroll performance training program are reaction, learning, behavior and result. The use research method is with quantitative approach and the kind research is descriptive, the gathering material with quesionare and interview use. The sample to take is 30 respondent and material analysis technic with of likert scale use.
And the result of examination analysis that the performance behavior based safety training is very good. Because of training follower is to become conscious will the important safety in work. And the analysis result can to draw a conclusion that Chevron Geothermal & Power Operation Indonesia performance with the need company. Therefore behavior based safety training to obliged performed, so that work accident can the minimize."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Dwi Astuti
"Skripsi ini membahas tentang persepsi karyawan terhadap faktor ? faktor yang membangkitkan stres kerja pada Call Center PT ?X?. Era Globalisasi dimana keterbukaan dan tingkat persaingan semakin besar menuntut organisasi bisnis seperti Call Center PT ?X? untuk meningkatkan pelayanan kepada para konsumennya. Untuk mewujudkan hal ini diperlukan call center yang mampu memberikan informasi yang cepat, teliti dan akurat dan memerlukan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor yang membantu kinerja perusahaan.
Manajemen yang baik adalah manajemen yang mampu mengatur kondisi stres yang dialami oleh para karyawannya, dalam hal ini perlu diketahui tentang faktor ? faktor yang membangkitkan stres kerja pada diri karyawan agar memperoleh hasil yang maksimal.Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Analisa penelitian dilakukan melalui metode distribusi frekuensi dengan satu variable. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa faktor yang paling tinggi dalam membangkitkan stres adalah pengembangan karir yang tidak jelas dan tidak transparan serta hasil yang paling terendah adalah kondisi psikologis yang dialami oleh para karyawan seperti kondisi kepala sering pusing.
Adapun saran untuk pihak manajemen adalah mengusulkan adanya job-review dengan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif yang dapat meningkatkan semangat kerja dan motivasi dalam bekerja kepada para karawan serta adanya sarana untuk berbagi pengetahuan dan mengurangi kejenuhan dengan olahraga maupun outbound yang dilaku kan secara rutin oleh pihak manajemen.

This Research is analyzing perception of employees against contributing factors of occupational stress in Call Center PT ?X?. Under current globalization era where transparency is more obvious and competition is tighter, business organization like Call Center PT ?X? has to improve its sevices to the customers. Indeed, human resources are one of crucial factors to bolster the business performance of Company. In light of that, Call Center service capable to deliver accurate and reliable information in fast manner will be more paramount than ever before.
Good corporate management is management who can managed to reduce work-stress in the working environment and to manage the stress, it is deemed necessary to identify factors stiring occupational stress, notably among employees of Call Center PT ?X?. It is a quantitative research with descriptive design. Research analysis is made using frequency distribution method with one variable. Based on the research reveal that the most influential factor generating stress is unclear and un-transparent career development in work and the lowest ranking factor is Psycological condition such as headeache.
Corrective measures recommended to the Management based on this research include to make job-review with to create conducive and convinient work atmosphere and to build consultative process and invite input from employees with regard to factors inciting their occupational stress as well as the contributing factors. Sharing knowledge and going outbound with exercise regulary can reduce work-stress for employees.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Widi Astuti
"The cornerstone of the organization is, therefore, the set of jobs performed by employees. These jobs, in turn, provide the mechanism for coordinating and linking the various activities of the organization that are necessary for success. Studying and understanding jobs through the process known as job analysis. Job analysis is a vital part of Human Resources Management (HRM) program and in many respects in the foundation upon which all others HRM activities must be constructed. Job analysis is a purposeful, systematic process for collecting information on the important work related aspects of a job, so the employees can be work effectively. With job analysis, management will have guidance in next human resources program.
The research questions is how the perception of Employee Benefit Department employees towards the job analysis at PT Asuransi Allianz Life Indonesia Head Office Jakarta - To answer of that research questions, researcher used quantitative approach and using research method by using the survey approach, which implies the use of questioners and interviews as the two major tools used to collect data and information, beside the others secondary and literature sources.
The criteria for selecting a sample in survey research are statistical onces. This sampling process have minimum percentage from total population (minor one) of 52 employees, the sampling process result 45 employees as samples. To oversee whether the implementation of job analysis has been attempted in a good procedure, researcher used the range criteria method which will stretch from the lowest range to the highest range.
This research found that the perception of Employee Benefit Department employees for the job analysis has been attempted in a good procedure, which resulted good points average value. The data show that job analysis implementation PT Asuransi Allianz Life Indonesia Head Office Jakarta already effective because the good value and synchronize with the function, but description about task giving to the employees are not overlapping with the employees in another department still have special attention to management PT Asuransi Allianz Life Indonesia Head Office Jakarta.
Determining affectivity of the job analysis implementation can be seen by measuring the human recourses productivity in doing their tasks and duties. To pursue and reach the '2010 One' company's goal, company should be aware about negative response that came from the employees. The success of this process will lead to a more prospectus future of the organizations existence in the global market as well as reaching its goals and targets. "
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ruth Sulanty
"Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aset terpenting suatu organisasi dalam mencapai tujuannya karena itu memiliki masalah dan tantangan tersendiri bagi organisasi tersebut. Menurut Slamat (2004:465), tujuan mengadakan suatu program pensiun bagi perusahaan atau pemberi kerja adalah sebagai Kewajiban moral / Tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) yaitu perusahaan mempunyai kewajiban moral untuk memberikan rasa aman / kesejahteraan kepada karyawan pada saat mencapai usia pensiun, loyalitas yaitu dengan diadakannya program pensiun karyawan diharapkan akan mempunyai loyalitas dan dedikasi terhadap perusahaan serta kompetisi perusahaan yaitu dengan memasukkan program pensiun sebagai suatu bagian dari total kompensasi yang diberikan kepada karyawan diharapkan perusahaan akan memiliki daya saing dan nilai lebih dalam usaha mendapatkan karyawan yang berkualitas dan profesional di pasaran tenaga kerja. Selain bagi pemberi kerja (perusahaan), tujuan mengadakan suatu program pensiun bagi karyawan atau peserta antara lain rasa aman karyawan terhadap masa yang akan datang dalam arti tetap memiliki penghasilan pada saat mencapai usia pensiun dan kompensasi yang lebih baik yaitu karyawan mempunyai tambahan kompensasi meskipun baru bisa dinikmati pada saat mencapai usia pensiun / berhenti kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, berdasarkan tujuannya, penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif, berdasarkan dimensi waktu penelitian dilakukan secara cross-sectional, teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah mengumpulkan data atau informasi dari sampel atau populasi yang spesifik, biasanya dengan menggunakan kuesioner, wawancara atau survei, populasinya adalah para Pegawai PT PLN (Persero) Disjaya dan Tangerang yang berjumlah 28 responden. Pelaksanaan program pelatihan agrobisnis pertanian dalam rangka pembekalan pegawai yang akan menjalani masa persiapan pensiun pada PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang sudah berjalan dengan baik sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Dimensi Pembelajaran dan Perilaku merupakan dimensi yang bobot indikatornya rata-rata tinggi sehingga dapat membantu membangun rasa positif (optimis) pada diri peserta dalam menghadapi dan memasuki masa pensiun.Pelatihan ini dapat membantu peserta dalam mempersiapkan karir kedua / pensiun dan pelatihan ini dapat mengingatkan peserta dalam tanggung jawab peserta terhadap diri, keluarga dan masyarakat. Indikator yang memiliki skor terendah, yaitu keluasan penguasaan materi pelatihan dan kedalaman materi pelatihan yang dimiliki instruktur. Saran disampaikan adalah agar pada indikator yang masih memiliki skor rendah, yaitu pada kompetensi instruktur meliputi keluasan penguasaan materi pelatihan, kedalaman dan kemampuan komunikasi agar menjadi perhatian manajemen terkait misalnya dengan mencari instruktur yang lebih kompeten, memberikan pelatihan bagi para instruktur tersebut atau melakukan kerjasama dengan instansi terkait perihal pemenuhan kebutuhan instruktur pelatihan, pemilihan materi peneliti menyarankan agar pihak penyelenggara menyediakan lebih banyak lagi pilihan-pilihan materi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta, lebih meningkatkan lagi sosialisasi kepada para pegawainya, dalam hal peningkatan kualitas program pembekalan pegawai yang akan menjalani masa persiapan pensiun, agar PT PLN (Persero) Disjaya dan Tangerang melakukan analisa dan evaluasi program tersebut sehingga materi-materi, kurikulum dan jenis pelatihan dapat terus diperbaharui mengikuti perkembangan jaman dan kebutuhan para pesertanya sehingga tujuan dari program tersebut yaitu meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial pegawai yang berkelanjutan bagi para pegawai yang sudah pensiun dalam rangka mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia seutuhnya dapat terwujud, peneliti juga juga menyarankan kepada PT PLN (Persero) Disjaya dan Tangerang untuk menambah materi keagamaan selama pegawai mengikuti program pembekalan dengan harapan pegawai dapat memperdalam ajaran agama masing sehingga dapat mengurangi stes serta dapat mengisi waktu luang para pegawai yang sudah pensiun dengan meningkatkan kegiatan keagamaan dan diharapkan perusahaan melakukan program pasca pensiun.

Human resources is the most important asset for organization to reach organization goals. The successfulness of organization influenced by the quality of its human resources. As the corporate social responsibility, to keep the employee's loyalty, as the total compensation, and for the competition among other company, PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang offer The Agribusiness Training Program in Order To Preparing The Retirement Era at PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang for its employee who will go through retirement preparation time. The aims of this program is to prepare a second carreer for retired emlpoyee and also to swithcing the employee's mind set from worker into enterpreneur. The aim of this research is to discover how the employee's perception of the agrobusiness training implementation in order to preparing their retirement era. through the process of organizations and to discover its effectivity. This research is using the descriptive method which will explain or describe the research foundings. This research is using the survey approach which implies the use of questioners and interviews as the two major tools used to collect data and information, beside the other secondary and literature sources. The criteria for selecting a sample in survey research are statistical onces. They are based upon well-established and formal statistical grounds formulated by Arikunto. This total sampling process have results 28 employees as samples. To oversee wheter the employee's perception of the agrobusiness training program implementation in order to preparing their retirement era has been attempted in a good procedure, researcher used the range criteria method, which will strech from the lowest range to the highest range. However, the implementation of employee's empowerment program who will go through retirement preparation era done at PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, has not been completely effective. This demontrates several problems and barries found in the process, especially for the competence of instructur. Determining effectivity of the employee's perception of the agrobusiness training implementation in order to preparing their retirement era can be seen by measuring the human resources productivity after employee retired. To pursue and reach the program goal, the success of this process will lead to a more prospectous economical n social future for the employee of the organizations iin order to develop Indonesian human resources which is program goals and targets."
Depok: Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Astri Budiyanti
"Penelitian ini mengenai persepsi karyawan tetap Divisi Sumber Daya Sarana dan Umum, PT Askes (Persero) Kantor Pusat atas faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Smith, Kendall, dan Hulin, yaitu pekerjaan itu sendiri, imbalan, kesempatan promosi, supervisi, dan rekan kerja. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkkan bahwa mayoritas responden merasa puas. Pada penelitian ini didapati kesempatan promosi memiliki tingkat kepuasan terendah; sedangkan rekan kerja memiliki tingkat kepuasan tertinggi.

This research is about perception of permanent employee of Resource and General Division, PT Askes (Persero) Head Office to factors that influence employee job satisfaction, based on theory from Smith, Kendall, and Hulin that consists of five dimensions, namely the work itself, pay, promotion opportunity, supervision, and coworkers. This research is descriptive with quantitative approach. The result of this research shows that majority of respondents have been satisfy with their condition. This research also found that promotion opportunity has the lowest score level; while coworkers has the highest score level."
Depok: Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Agus Saepuloh
"Under the prevailing law in Indonesia no. 32/1997 about commodity futures exchange, the government had aplied the rules of risk management by market mechanism scheme. These rules had given a chance to futures broker company to serve people in futures investment. To be able to give such service, the company must have employees that can afford a maximal working effectiveness.
The purpose of this research's was to analysis upon employee's perception over the working effectiveness which have been doing in daily activity in one organization. There are seven major indicators in this measurement which are presented by George D. Halsey, The indicators are list as follow: working quantity, working quality, initiative, working attitude, effort, cooperation, and originality which are performed by employees in the company.
This research's use quantitative approach with descriptive method. The numbers of population are 40 respondents and total sampling used was sampling technique. In order to get some information, researcher has to distribute the questioner to all respondents at PT Realtime Forex Futures (RTFF), the research's period was during May 2008. Researcher did an interview to find out about the working effectiveness perception from respondents. To analyze the data the researcher used descriptive frequencies table, which use computer program SPSS version 16,0 for windows to process the data.
Based on the result of research, it has found that majority of respondents have a good perception about the working effectiveness at PT Realtime Forex Futures. The rate of satisfaction can be proven by a high respond (weighted score between 155 until 168) from respondents over the seven indicators which generally gave positive perception upon the working effectiveness in the company. To increase the working effectiveness, for the future employees need to be given the correct and appropriate socialization (regarding target and supervision), in order to know and understand what performance that is expected by the company."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Bambang Budirahardjo
"Hasil penelitian Levitt dan Klassen di tahun 1970 menunjukkan bahwa masyarakat mempersepsikan bahwa pria gay bersifat feminin dan pekerjaan yang sesuai untuk pria gay adalah pekerjaan kreatif feminin. Di tahun 1990-an makin banyak negara-negara bagian di Amerika yang memberlakukan undang-undang antidiskriminasi berdasarkan orientasi seksual, sehingga makin banyak pria gay yang berani membuka identitas homoseksual mereka. Jadi bukan hanya pria gay yang bekerja di bidang kreatif feminin yang berani membuka identitas homoseksual mereka, namun juga mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan non kreatif feminin dan tidak bersifat feminin. Namun ini hanya terjadi di negaranegara bagian di Amerika yang memberlakukan undang-undang tersebut. Sedangkan di negara-negara bagian yang tidak memberlakukan undang-undang tersebut, pada umumnya hanya pria gay yang bekerja di bidang kreatif yang berani membuka identitas homoseksual mereka kepada lebih banyak orang.
Bagaimana dengan Indonesia yang tidak memberlakukan undang-undang tersebut? Dapat diduga bahwa pria gay yang melakukan pekerjaan maskulin dan bersifat maskulin tidak banyak yang berani membuka identitas homoseksual mereka, dibandingkan dengan para pria gay yang bekerja di pekerjaan kreatif feminin dan bersifat feminin. Sehingga dapat diduga bahwa masyarakat mempersepsikan bahwa pria gqy memiliki sifat feminin dan melakukan pekerjaanpekerjaan kreatif feminin. Dugaan inilah yang ingin dibuktikan dalam penelitian ini.
Penelitian ini memiliki tujuan utama yaitu untuk mendapatkan gambaran persepsi masyarakat tentang pekerjaan kreatif feminin bagi pria gay. Tujuan tambahan dari penelitian ini adalah mencari tahu apakah masyarakat mempersepsikan bahwa pria gay bersifat feminin, dan menemukan apakah ada korelasi positif yang signifikan antara persepsi masyarakat tentang sifat feminin pada pria gay dengan pekerjaan kreatif feminin bagi pria gay.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, untuk mendapatkan skor gambaran persepsi masyarakat. Hasil penelitian ini menemukan bahwa masyarakat mempersepsikan bahwa pekerjaan yang sesuai untuk pria gay adalah pekerjaan kreatif feminin. Hasil ini didukung oleh adanya persepsi masyarakat bahwa pria gay bersifat feminin dan adanya korelasi positif yang signifikan antara persepsi masyarakat tentang sifat feminin dengan pekerjaan kreatif feminin bagi pria gay.
Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, maka disarankan untuk dilakukan penelitian berikutnya dengan sampel para pria gay sendiri, sehingga dapat diteliti apakah menurut mereka sendiri pekerjaan yang sesuai untuk mereka adalah pekerjaan kreatif feminin dibandingkan dengan pekerjaan non kreatif feminin."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2001
S3069
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>