Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 161781 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Andira Yudithiarini
"Suatu organisasi sangat bergantung pada teknologi informasi (TI) untuk membentuk strategi bisnis, menunjang kegiatan operasional, serta meningkatkan nilai bisnis dan mencapai tata kelola yang baik. Semakin pentingnya peranan teknologi informasi bagi organisasi, maka dibutuhkan suatu tata kelola teknologi informasi (IT Governance). Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kerangka kerja (framework) untuk mengukur bahwa teknologi informasi telah dikelola secara tepat dan sumber daya teknologi informasi digunakan secara bertanggung jawab. Salah satu framework yang dapat digunakan adalah Control Objective for Information and Related Technology (COBIT).
Berkaitan dengan hal tersebut, penulis melakukan penelitian di PT XYZ yang merupakan bagian dari KKKS dibawah pengawasan Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS). Penelitian dilakukan dengan melakukan analisis terhadap tata kelola TI di PT XYZ menggunakan COBIT 5 framework untuk menilai pencapaian kapabilitas proses di perusahaan.
Dalam melakukan pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi untuk menilai 36 proses terpilih dari lima domain yaitu EDM, APO, BAI, DSS, MEA. Untuk rata-rata pencapaian tingkat kapabilitas proses saat ini untuk seluruh domain yaitu 2,81. Pencapaian tersebut masih termasuk dalam batasan level 2 yaitu "managed".
Secara umum dari setiap proses telah terdokumentasi dan terkontrol dengan cukup baik, review dari setiap proses juga telah dilakukan. Dengan demikian, dari pencapaian tersebut juga harus diperhatikan penyediaan SDM TI yang cukup agar kegiatan operasional serta inisiatif lain yang datang dari pusat dapat terlaksana dengan baik.

An organization relies heavily on information technology (IT) to create business strategies, support operations, as well as increase business value and achieve good governance. The importance of the role of information technology for organizations, it takes an information technology governance (IT Governance). Therefore, we need a framework to measure that information technology has been managed appropriately and use information technology resources responsibly. One framework that can be used is the Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT).
In this regard, the author conducted research at PT XYZ that is part of the PSC under the supervision of Special Task Force For Upstream Oil & Gas Business Activities Republic Of Indonesia. The study was conducted by analyzing the IT governance at PT XYZ using COBIT 5 framework for assessing the achievement of process capability level in the company.
In collecting the data, this study using interviews and observations to assess the 36 elected process from five domains, namely EDM, APO, BAI, DSS, MEA. For the average achievement level of the current process capability for the entire domain is 2.81. The achievement is still included in the limit level 2 is "managed".
In general, it means of any process has been documented and controlled pretty well, reviews of each process has also been carried out. Thus, from these achievements should also be noted the provision of IT human resources are sufficient for operational activities as well as other initiatives that come from the parent company can be done well.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S58518
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lalu Hendry Yujana
Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1992
657.835 LAL a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Karina Dyah Paramitha
"Skripsi ini membahas mengenai dampak penerapan Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK) No 16: Aset Tetap dan Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK) No 30: Sewa pada PT ABC yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyewaan BTS. Perusahaan menggunakan sewa operasi dalam penyewaan Tower Btsnya. Penerapan tersebut akan mempengaruhi pendapatan dan beban perusahaan sehingga akan mempengaruhi juga pada laba kena pajak perusahaan serta koreksi fiskal perusahaan. Dalam penelitian juga membandingkan apabila perusahaan menerapkan finance lease dan dampaknya pada pendapatan dan beban perusahaan serta pengaruhnya terhadap laba kena pajak dan koreksi fiskal perusahaan.
The Focus of this study is discusses the impact of the implementation of Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK) No 16: Fixed Asset and Pernyataan Standar Akuntasi Keuangan (PSAK) No 30: Rent on PT ABC which is a company engaged in the rental BTS. The Company uses operating leases in its rental BTS Tower. The application will affect the company's revenues and expenses that will affect also the company's taxable profits and the company's fiscal correction. The study also compared when the company implemented a finance lease and its impact on the company's revenues and expenses as well as its effect on taxable income and corporate fiscal correction."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Jesse
"Merger and Acquisition as a way of growing a business has become a trend among Indonesian business player. It is a quickest way to become big in a short time. In this case, valuation has an important role since Merger and Acquisition might add or might lessen acquirer's value. An acquisition is too costly for the acquirer or an acquisition is able to give more value for the acquirer. In this valuation case study, valuation based on free cash flow method is applied since it is the most widely used in doing valuation among practitioner."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2002
S19433
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
R.A. Supriyono
Yogyakarta: BPFE, 1985
657 SUP t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Nicolaus W Da Rato
"ABSTRAK
Kertas keda pemeriksaan memiliki karakteristik digmiakan sebagai bukti yang sah
sudah dilakukannya suatu pemeriksaan keuangan. Bagian internal audit biasanya yang
melakukan pemeliharaan atas dokumentasi kertas kerja pemeriksaan, mengingat
pentingnya fungsi kertas keija. Akses atas data - data kertas kerja pemeriksaan terbatas
pada pengguna yang sudah diotorisasi oleh manajemen, artinya kertas kerja pemeriksaan
bersifat rahasia.
Meningkatnya jumlah transaksi membuat banyak perusahaan mulai menggunakan
teknologi informasi sebagai solusi yang digunakan untuk mengantisipasi perkembangan
dunia usaha yang semakin cepat. Perkembangan usaha yang semakin cepat dan persaingan
yang semakin ketat berimbas juga pada tuntutan kerja di bagian internal audit yang
dituntut lebih efisien dan efektif dalam melaksanakan pekerjaannya.
Perkembangan teknologi saat ini membuat auditor bisa bekerja lebih cerdas, cepat
dan memberikan nilai tambah dalam setiap pemeriksaan dengan adanya software tools
yang memungkinkan terealisasinya penjngkatan produktifitas dalam kategori manajemen
sistem dokumentasi, sistem pakar dan sistem permodelan Hamscher (1999).
Tugas akhir ini berkaitan dengan manajemen sistem dokumentasi dalam hal ini
analisis dan perancangan dolcumentasi kertas keija pemeriksaan dengan mengambil kasus
pada bagian intemal audit PT Indopersda Primamedia ( PT IP). Masalah yang dihadapi
secara umum adalah keterbatasan jumlah personil audit intemal, sedangkan perkembangan
perusahaan yang cukup pesat menuntut dilakukannya audit secara cepat. Di samping masalah
jumlah tenaga audit dan perkembangan jumlah unit usaha yang harus ditangani, lokasi unit
usaha yang tersebar di seluruh Indonesia juga menjadi kendala dalam hal lama waktu
proses audit. Secara spesifik masalah yang ada berkaitan dengan proses kertas kerja
pemeriksaan di bagian intemal audit PT IP yang masih manual. Hal ini menyebabkan proses
kerja menjadi lama dan data - data kertas kerja belum terintegrasi. Risiko yang dihadapi
karena penggunaan kertas kerja pemeriksaan yang masih manual di sarnping lamanya proses
kerja juga data yang tidak terintegrasi dalam penyimpanan data bisa hilang atau tercecer.
Dalam melakukan analisis menggunakan metode survey dan observasi atas proses
audit yang sudah berjalan selama ini dan kertas kerja pemeriksaan yang sudah digunakan
selama ini. Perancangan model kertas kerja pemeriksaan menggunakan Data Flow
Diagram dan Use Case. Kelayakan operasional ( Operational Feasibility) digunakan
sebagai alat analisis untuk mengukur seberapa besar masalah yang dihadapi (urgency)
atau kemampuan solusi yang diberikan bisa diterima oleh pengguna dan manajemen.
Kertas kerja elektronik yang ditawarkan sebagai solusi di sini menggunakan
aplikasi Microsoti Office 2007 seperti Excell, Word dan Visio. Sedangkan untuk
mengintegrasikan database kertas kerja pemeriksaan mengglmakan Microsoft Office
Groove 2007 yang juga terdapat dalam paket Microsoft Office 2007. Perbandingan antara
kertas kerja pemeriksaan manual dan elektronik bisa dilihat pada tabel berikut ini"
2009
T27033
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Athifah Amalia
"Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan serta pencapaian tingkat kapabilitas tata kelola TI pada PT XYZ. Analisa juga dilakukan untuk memberikan rekomendasi kepada PT XYZ terkait gap yang terdapat pada hasil penilaian tata kelola TI dengan target perusahaan. Metodologi yang digunakan untuk pengukuran tingkat kapabilitas adalah kerangka kerja COBIT 5.
Hasil yang dicapai menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas PT XYZ saat ini yaitu 2,00 yang berarti berada pada level 2 (managed process), yang mana telah sesuai dengan target jangka pendek perusahaan. Kesimpulan adalah tata kelola TI pada PT XYZ telah diimplementasikan dengan cukup baik oleh perusahaan namun belum dapat mencapai target jangka panjang perusahaan yaitu tingkat kapabilitas yang berada pada level 3.

This thesis aims to analysis how the implementation and achievement capability level of IT Governance at PT XYZ. Analysis was also conducted to give recommendations to the PT XYZ related gap that found in IT governance assessment results with the target company. The methodology used to measure the level of capability is COBIT 5 framework.
The results indicate that the level of capability XYZ is 2.00, which means at the level 2 (managed process), which has been in accordance with the company's short-term target. The conclusion is IT governance at PT XYZ has been implemented quite well by the company but has not been able to achieve the company's long-term target is the level of capability that is at level 3.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S60035
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lalu Hendry Yujana
Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1992
657.835 LAL a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Harahap, Sofyan Syafri
Jakarta : RajaGrafindo Persada, 1995
657 HAR t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Harahap, Sofyan Syafri
Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2001
657 Har t
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>