Ditemukan 1920 dokumen yang sesuai dengan query
Vanderveken, Daniel
Cambridge, UK: Cambridge University Press, 1990
401.43 VAN m II
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Bruner, Jerome Seymour
Cambridge, UK: Harvard University Press, 1990
150 BRU a
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Sianturi, Srisofian
"
ABSTRAKPenelitian ini mengkaji tentang elemen dasar dalam ilmu pragmatik. Teori tindak tutur yang berfokus pada tindak tutur langsung pada diskusi kelompok yang digunakan oleh mahasiswa semester enam di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas HKBP Nommensen. Penelitian ini mengelompokkan dan menggambarkan jenis atau bentuk, fungsi tindak tutur langsung dalam diskusi kelompok dan factor yang mempengaruhi tindak tutur. Data pada penelitian ini diambil dari ucapan-ucapan penyaji dan penanya pada diskusi kelompok dengan menggunakan Bebas Simak Libat Cakap. Subjek penelitian ini adalah 8 kelompok diskusi. Kemudian data dianalasis dengan menggunakan metode identitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecenderungan penyaji yang mengaplikasikan tindak tutur langsung dapat dipersentasekan bahwa permintaan (44%) dan yang terendah adalah larangan (0%). Hal ini menunjukkan bahwa tingginya keingitahuan mahasiswa tentang materi/topic yang dibahas dan memiliki kerjasama yang baik. Kelompok diskusi mengaplikasikan instruksi sebagai tindak tutr langsung yang paling banyak. Dapat diasumsikan bahwa penggunaan instruksi memberikan keuntungan kepada pendengar. Penggunaan permintaan dalam memberikan instruksi menjadikan instruksi lebih mudah untuk dipahami. Factor yang mempengaruhi tindak tutur dalam diskusi kelompok adalah lingkungan social, latar belakang dan peran penyaji atau pendengar ."
Universitas HKBP Nonmensen, 2017
050 VISI 25:3 (2017)
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Hanny Alfa Avionita
"
ABSTRAKPenelitian ini berfokus pada tindak tutur ilokusi dan perlokusi dalam comic strip daring Is Lieb? karya Eylou. Korpus data dari penelitian ini adalah enam episode comic strip daring Is Lieb? yang berjudul Riskant, Ehrlich, Lange Her, Keine Sorgen, Bett, dan Wenn Du Tot Warst. Keenam episode yang dianalisis bertemakan keintiman dalam hubungan sebuah pasangan. Dalam tugas akhir ini dibahas jenis dan fungsi dari masing-masing tindak tutur yang ada dalam tiap episode. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindak tutur (speech acts) oleh Searle. Namun, untuk beberapa dialog yang tidak dapat dijelaskan dengan teori tindak tutur (speech acts) oleh Searle dijelaskan dengan fenomena bahasa wanita dan bahasa pria (Frauensprache und Mannersprache) berdasarkan teori dari Deborah Tannen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat pada keenam episode yang dianalisis, yaitu tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, dan komisif. Namun, tindak perlokusi yang terdapat dalam keenam episode tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh karakter penutur dalam comic strip ini. Hal ini kemungkinan dibuat untuk menciptakan unsur komedi dalam komik."
2019
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja Universitas Indonesia Library
Salsabila Libna Safitri
"Tujuan dari iklan adalah untuk menarik perhatian dan mempengaruhi konsumen, untuk dapat mencapai tujuan tersebut dalam ikan digunakan tindak tutur ilokusi. Dengan menggunakan teori tindak tutur ilokusi menurut Searle, 1979 (dalam Levinson 1983) penelitian ini menganalisis penggunaan fungsi tindak tutur ilokusi dalam iklan produk kecantikan Weleda. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif dengan teknik menyimak dan mencatat. Dari enam iklan produk terdapat sembilan kalimat memiliki tindak tutur ilokusi representatif dan tiga kalimat yang memiliki tindak tutur ilokusi direktif. Tindak tutur ilokusi dalam data iklan berfungsi membangun konsep tubuh ideal yang sejalan dengan teori 'aturan' kecantikan konsumen Benwell dan Stokoe (2006) yang menyatakan bahwa kulit harus halus, kenyal, dan kencang; konsistensi penampilan itu bagus; transformasi atau perubahan itu baik; penuaan itu buruk dan harus diusahakan untuk dihilangkan atau disamarkan; dan tampil cantik natural itu diidamkan.
The purpose of advertising is to attract attention and influence consumers. In order to achieve that, Illocutionary speech acts are used. By using illocutionary speech act theory according to Searle, 1979 (in Levinson 1983) this research analyzes the use of illocutionary speech act functions in Weleda beauty product advertisements. This research data was analyzed using descriptive methods with listening and note-taking techniques. From the six product advertisements, nine sentences have representative illocutionary speech acts and three sentences have directive illocutionary speech acts. Illocutionary speech acts in advertising data function to build the ideal body concept which is in line with Benwell and Stokoe's (2006) theory of consumer beauty 'rules' which states that skin should be smooth, supple and firm; consistency of appearance is good; transformation or change is good; aging is bad and should be attempted to be eliminated or disguised; and looking naturally beautiful is desirable."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Timings, Roger Leslie, 1927-
London : Longman, 2000
670 TIM m
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Kluwer Academic Publishers, 1995,
R 510.3 Enc II
Buku Referensi Universitas Indonesia Library
Damask, A.C.
New York : Academic Press, 1981
612.014 DAM m
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Thibodeau, Gary A., 1938-2013
St. Louis:
2007
612 THIi a
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Aryantika Kuntala
"Sejak tahun 2014 hingga 2018, masyarakat Groningen menggencarkan aksi protes yang ditujukan kepada pemerintah Belanda dan NAM, terkait gempa bumi yang sering terjadi di Groningen. Penelitian kualitatif deskriptif ini membahas jenis, fungsi dan makna gaya bahasa yang terkandung pada 24 kalimat protes tersebut. Sumber korpus yang dipergunakan berasal dari hasil pencarian internet yang berkaitan dengan gempa bumi Groningen. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan adanya 19 jenis gaya bahasa yang digunakan. Fungsi gaya bahasa pada kalimat-kalimat protes tersebut berguna untuk memberikan penekanan gagasan pada kalimat, mengganti penggunaan kata-kata yang lebih kasar menjadi halus, mendorong masyarakat untuk ikut berpikir, memberikan nilai estetika pada kalimat, membuat kalimat menjadi lebih jenaka dan ringan, memberikan penjelasan tambahan, menyampaikan kritik terhadap pemerintah dan NAM, dan untuk membenarkan situasi di Groningen terkait gempa. Makna konotatif dari kalimat-kalimat protes tersebut adalah: Masyarakat Groningen bersikeras agar ekstrasi gas dihentikan dan mendesak pemerintah serta NAM untuk bertanggung jawab atas gempa bumi Groningen.
Since 2014 until 2018, the residents of Groningen have intensified their protest on the earthquake issues in Groningen, addressed to the Dutch government and the NAM. This qualitative descriptive research discusses figures of speech, functions, and meanings found in these 24 sentences on demonstration banners. The source of the corpus was taken from the internet search results, related to the Groningen earthquakes. The result of this research indicates that there are 19 figures of speech. The functions of the figures of speech are: to emphasize the ideas of the sentences, to replace harsh words into pleasant or polite words, to encourage people to think, to give the aesthetic value of the sentence, to make the sentence more humorous, to provide additional explanations, to criticize the Government and the NAM, and to justify the situation in Groningen related to the earthquake. The connotative meaning of these protest sentences are namely: The residents of Groningen insist the gas extraction to be stopped and that the Dutch government and the NAM to be responsible for Groningen earthquake."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library