Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 15750 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"This book uses case studies to discuss consumer awareness of and education on sustainable fashion. It highlights how some textile brands have started using consumer awareness tags to educate consumers on the use of their products (e.g. which machine cycle and temperature they should use to wash their products, as well as the best drying conditions in terms of environmental sustainability). Consumer awareness of and knowledge on sustainable fashion is the crux of customer-centric sustainability, and several NGOs and even brands have started taking essential steps to promote this."
Singapore: Springer Singapore, 2019
e20501498
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Nurul Widyanti
"Isu lingkungan global telah mendorong perubahan signifikan dalam perilaku konsumsi masyarakat, termasuk meningkatnya minat terhadap produk yang berkelanjutan, seperti pakaian olahraga ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh environmental awareness terhadap sustainable consumption behavior (SCB), dengan peran mediasi dari consumer preference pada pelari di wilayah JABODETABEK. Studi ini berangkat dari fenomena meningkatnya aktivitas lari di masyarakat urban serta pertumbuhan industri pakaian olahraga yang memberikan dampak ekologis signifikan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 235 pelari aktif, kemudian dianalisis untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa environmental awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap consumer preference, serta memiliki pengaruh tidak langsung terhadap SCB melalui preferensi tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun kesadaran lingkungan sebagai fondasi perubahan perilaku konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Consumer preference terbukti menjadi mekanisme penting yang menjembatani kesadaran individu terhadap keputusan konsumtif mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap kajian perilaku konsumen berkelanjutan di negara berkembang, serta menyarankan strategi pemasaran berbasis keberlanjutan bagi produsen pakaian olahraga. Implikasi praktisnya adalah perlunya edukasi konsumen dan promosi nilai-nilai keberlanjutan untuk meningkatkan loyalitas dan preferensi terhadap produk ramah lingkungan.

Global environmental concerns have significantly shaped consumer behavior, driving a growing demand for sustainable products, including eco-friendly sportswear. This study examines the influence of environmental awareness on sustainable consumption behavior (SCB) with consumer preference acting as a mediating variable among runners in the JABODETABEK region. A quantitative approach was adopted using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data were collected through a questionnaire from 235 active runners and analyzed to evaluate both direct and indirect relationships among the variables. The results indicate that environmental awareness has a positive and significant impact on consumer preference, which in turn mediates the relationship between environmental awareness and sustainable consumption behavior. These findings underscore the pivotal role of environmental awareness in shaping more responsible consumption patterns. Consumer preference serves as a critical mechanism through which awareness translates into behavioral change. This research contributes to the literature on sustainable consumer behavior in developing countries and offers insights for brands and marketers. Practical implications highlight the need for consumer education and integration of sustainability values into product strategies and communications. Strengthening these efforts can enhance consumer loyalty and preference for eco-friendly products, supporting the transition toward sustainable consumption. "
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dora Somaria, outhor
"Previous studies have shown that female college students have a low awareness of menstrual health. This situation must be resolved to prevent negative effects on their reproductive health. The objective of this study was to identify the effect of menstrual flow monitoring education on menstrual health awareness using lectures, demonstrations, and exercises. The researcher used menstrual flow charts and menstrual calendars as learning media. This study used a quasi-experimental design with only one group pretest and posttest. The sample was made up of 117 female college students from the Economic Education Study Program at University X; the individuals were selected by a purposive sampling technique. The data were analyzed using a paired t-test. There was a significant difference in menstrual health awareness score between pretest and posttest (p= 0.017). The researchers recommend that future study should include the performance of a randomized control trial on a larger population.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mahasiswi memiliki kesadaran rendah akan kesehatan menstruasi. Kondisi ini harus diselesaikan untuk mencegah dampak negatif pada kesehatan reproduksi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pengaruh edukasi menstrual flow monitoring terhadap kesadaran kesehatan menstruasi menggunakan ceramah, demonstrasi, dan latihan. Peneliti menggunakan menstrual flow chart dan kalender menstruasi sebagai media pembelajaran. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan satu kelompok pretest dan posttest. Sampel penelitian meliputi 117 mahasiswi Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas X yang diseleksi menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Paired t-test. Terdapat perbedaan yang signifikan skor kesadaran kesehatan menstruasi antara pretest dan posttest (p = 0.017). Peneliti merekomendasikan desain randomized control trial pada populasi yang lebih besar untuk penelitian selanjutnya."
Jakarta: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
610 JKI 22:3 (2019)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Sidqi Kirana Ryanti
"ABSTRAK
Jeans menjadi salah satu pakaian yang populer dan digunakan hampir seluruh orang di berbagai belahan dunia, hal ini kemudian mengantarkan jeans menjadi komoditas dan menciptakan produsen besar yang merajai pangsa pasar dunia. Kepopuleran jeans yang juga didukung oleh adanya pasar yang besar kemudian menciptakan kemunculan berbagai jenis local brand jeans asli Indonesia. Salah satunya ialah Brand Nü Day jeans. Jumlah produsen yang banyak ini juga mengakibatkan adanya persaingan ketat antara satu brand dengan brand lainnya.
Brand Nu Day jeans yang baru berdiri sejak tahun 2013 menghadapi kesulitan untuk ikut bersaing didalam pasar yang ketat tersebut dan kemudian mengantarkan merek ini pada sebuah masalah yakni belum dan sulit dikenalnya Brand Nü Day jeans sebagai sebuah merek local brand jeans baru oleh khalayak. Analisis data dilakukan dengan cara menggelar wawancara kepada empat orang anak muda Jakarta yang dikenal sebagai pecinta dan pengguna denim/jeans lokal dan memahami dengan jelas berbagai macam jeans beserta dengan detil produknya.
Dari hasil wawancara, dapat ditarik kesimpulan bahwa merek Brand Nü Day jeans belum cukup menjadi merek yang dikenal oleh anak muda pengguna jeans hingga ditahun kedua merek ini berdiri. Berdasarkan masalah tersebut, maka dibutuhkan sebuah kegiatan atau program komunikasi yang dianggap mampu membantu merangsang perhatian individu pada sebuah produk atau jasa yang dalam hal ini difokuskan pada kegiatan humas pada praktik Marketing Public Relations (MPR). Kegiatan MPR ini dibutuhkan untuk membangun Brand Awareness terhadap sebuah produk atau jasa.

ABSTRACT
Jeans have become a popular piece of clothing and is used by a lot of people around the world, and because of it, jeans have become a commodity and have created major industries that dominate the global market segment. The popularity of jeans and the presence of an increasingly large market of potential jeans users have encouraged the establishment of various local brand jeans in Indonesia. One of said local brands is Brand Nü Day jeans. The large number of jeans makers have also created stiff competition between jeans maker brands. Brand Nu Day jeans, which was established in 2013, faces an uphill battle in establishing itself as a competing brand in the local brand jeans maker market.
The problem which the brand faces currently is the difficulty in creating awareness to the target market of jeans users which can help establish the brand as a competitive and new local brand jeans maker. Data analysis is conducted by way of interview to four young people in Jakarta who can be categorised as local denim/jeans users and enthusiasts to gain information about the different kinds of jeans along with the product details of other jeans.
Through the interviews, it is known that as a brand, Brand Nü Day jeans has not gained enough fame and popularity in its second year since its inception. Based on that problem, it is necessary to create or utilise a communication program or activity that can help stimulate attention from the targeted public towards the product which in this case is the PR action of Marketing Public Relations (MPR). The MPR action is necessary to help build Brand Awareness towards a certain product or service.
"
2016
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Shalisa Syira Diah Fatima
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran pengurangan jejak karbon dan implikasi manajemen event berkelanjutan pada industri MICE di Daerah Khusus Jakarta. Industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) merupakan sektor penting dalam pariwisata yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, terutama dalam hal emisi karbon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi berganda untuk menguji hubungan antara kebijakan pemerintah, kesadaran pengurangan jejak karbon, dan manajemen event berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 144 pengusaha MICE di Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan kebijakan dan strategi yang mendukung praktik berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengurangan jejak karbon dalam penyelenggaraan acara. Penelitian ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan literatur terkait manajemen event berkelanjutan dan pengurangan jejak karbon dalam industri MICE.

This study aims to analyze the influence of government policies on increasing awareness of carbon footprint reduction and the implications for sustainable event management in the MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) industry in the Special Capital Region of Jakarta. The MICE industry is a vital sector in tourism that significantly impacts the environment, particularly in terms of carbon emissions. This research employs a quantitative method with a multiple regression approach to examine the relationship between government policies, carbon footprint reduction awareness, and sustainable event management. Data were collected through questionnaires distributed to 223 MICE business actors in Jakarta. The results of this study are expected to provide recommendations for both the government and industry stakeholders in formulating policies and strategies that support sustainable practices, as well as in raising awareness about the importance of carbon footprint reduction in event organization. Furthermore, this study aims to contribute to the development of literature on sustainable event management and carbon footprint reduction in the MICE industry."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Stacia Ariella
"Latar Belakang: Kolaborasi antara kedokteran dan kedokteran gigi merupakan hal yang esensial dalam meningkatkan efisiensi sumber daya dan standar pelayanan. Namun, masih sangat sedikit penelitian yang membahas mengenai hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui awareness mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI) terhadap kolaborasi antara dokter dan dokter gigi dalam praktik.

Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Seluruh populasi mahasiswa FK & FKG UI angkatan 2013-2017 (n = 1432) diminta untuk melengkapi kuesioner. Kuesioner terdiri dari 12 pertanyaan yang didesain untuk mengetahui awareness mahasiswa mengenai kolaborasi antara praktik kedokteran dan kedokteran gigi.

Hasil: Response rate penelitian ini adalah 79.39%. Mayoritas mahasiswa (86.1%) aware terhadap kolaborasi antara praktik kedokteran dan kedokteran gigi. Mahasiswa menganggap bahwa disiplin ilmu Kecelakaan dan Layanan Darurat, Bedah, dan Telinga, Hidung & Tenggorokan (THT) merupakan tiga disiplin ilmu yang paling umum memiliki kolaborasi antara praktik kedokteran dan kedokteran gigi.

Kesimpulan: Dalam penelitian ini, mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi pada umumnya menunjukkan awareness yang baik terhadap kolaborasi antara praktik kedokteran dan kedokteran gigi di Universitas Indonesia. Hal ini merupakan fondasi penting untuk terus mendorong kolaborasi yang sangat vital dalam meningkatkan efisiensi sumber daya dan standar pelayanan kesehatan.


Background: Medical-dental collaboration is essential for improving resource efficiency and standards of care. However, few studies have been conducted on it. This study aimed to investigate the awareness of medical and dental students about collaboration between medical and dental practices in University of Indonesia.

Methods: The study design used is cross-sectional. All population of Faculty of Medicine & Faculty of Dentistry UI students (n = 1432) in the year of 2013-2017 was asked to complete a questionnaire. It contained 12 questions designed to elicit their awareness of the collaboration between dentistry and medicine.

Results: The response rate of this study is 79.39%. Most students (86.1%) were aware of the collaboration between medical and dental practice in University of Indonesia. They considered that Accident & Emergency, Surgery, and Ear, Nose & Throat were the three most common medical disciplines which entailed collaboration between medical and dental practice.

Conclusion: In this study, the medical and dental students in general demonstrated a good awareness of the collaboration between medical and dental practice in University of Indonesia. This established an essential foundation for fostering medical-dental collaboration, which is vital to improving resource efficiency and standards of care."

Depok: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2017
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Krishna, Anand
Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2006
155.646 ANA n
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Mello, Anthony de
Jakarta: Gramedia, 2003
128 MEL a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Peranginagin, Sarah Malemta
"Perkembangan teknologi yang pesat telah meningkatkan minat pada industri fashion. Namun, industri ini menerima banyak kritik atas dampak negatif terhadap lingkungan, ekonomi, dan sosial. Hal ini memulai tren sustainable fashion yang mengedepankan nilai-nilai dari lingkungan dan kemanusiaan, dan dapat meminimalisir kerugian. Salah satu produk sustainable fashion yang sedang merasakan peningkatan permintaan adalah sepatu. Namun, pendapat masyarakat terhadap produk sepatu sustainable fashion dianggap sebuah "gimmick" karena memiliki fungsi yang sama dengan harga yang lebih mahal. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat beli konsumen terhadap sepatu sustainable fashion dari merek Pijakbumi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan kerangka Theory of Planned Behaviour (TPB) dan metode Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM), dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebar kepada 310 konsumen Pijakbumi di Indonesia. 
Hasil analisis model menunjukkan utilitarian environmental benefits, warm-glow benefits, normative belief, moral obligation, attitude, subjective norm, dan perceived behavioral control mempengaruhi purchase intention. Namun, eco-literacy tidak memoderasi hubungan antara attitude dan purchase intention. Perancangan strategi menggunakan Ansoff Matrix, sedangkan Strategy to Mission Matrix digunakan untuk memvalidasi strategi. Berdasarkan perancangan strategi, diajukan 14 rekomendasi strategi, dengan hanya 3 strategi yang diprioritaskan berdasarkan penggunaan Strategy to Mission Matrix.

The rapid advancement of technology has transformed and increased interest in the fashion industry. However, this industry has received criticism for its negative impact on the environment, economy, and society. This has led the emergence of the sustainable fashion trend, which emphasizes environmental and humanitarian values and aims to minimize losses. One sustainable fashion product that is experiencing increasing demand is shoes. However, public opinion regarding sustainable fashion shoes is often seen as a gimmick due to their higher prices without significant functional differences. Therefore, this study analyses the factors that influence consumers' purchase intention toward sustainable fashion shoes from the brand Pijakbumi in Indonesia. The study employs the Theory of Planned Behaviour (TPB) framework and Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) method, collecting data through questionnaires distributed to 310 Pijakbumi consumers in Indonesia.
The analysis results indicate that utilitarian environmental benefits, warm-glow benefits, normative beliefs, moral obligations, attitudes, subjective norms, and perceived behavioural control influence purchase intention. However, eco-literacy does not moderate the relationship between attitudes and purchase intentions. Strategy design utilizes the Ansoff matrix, while the strategy-to-mission matrix validates strategies. There are a total of 14 strategy recommendations are proposed, with 3 prioritized using the strategy-to-mission matrix.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2023
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siska Anugrah
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing terhadap sikap konsumen (brand attitude), loyalitas merek, kesadaran merek, dan electronic Word of Mouth (eWOM) dalam memengaruhi niat beli pada industri fashion di Indonesia. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 299 responden melalui survei online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil menunjukkan bahwa kredibilitas, daya tarik influencer, keterlibatan influencer, dan kesesuaian influencer-merek tidak signifikan memengaruhi sikap merek. Namun, ulasan pelanggan dan kesesuaian brand-konsumen meningkatkan loyalitas, kesadaran merek, dan niat beli. Studi ini memberikan wawasan bagi pemasar fashion dalam memilih influencer yang tepat dan mengelola ulasan pelanggan.

This study aims to analyze the influence of influencer marketing on consumer attitudes (brand attitude), brand loyalty, brand awareness, and electronic Word of Mouth (eWOM) in driving purchase intentions in Indonesia’s fashion industry. Using a quantitative approach, data were collected from 300 respondents via online surveys and analyzed through Structural Equation Modeling (SEM). The findings reveal that influencer credibility, attractiveness, involvement, and influencer-brand congruence do not significantly affect brand attitude. However, online reviews and brand-consumer congruence enhance loyalty, brand awareness, and purchase intention. This study offers insights for fashion marketers in selecting suitable influencers and managing customer reviews effectively."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>