Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9371 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhammad Irza Arrizkyputra
"Pandemi COVID-19 yang sudah mulai menurun membuat berbagai kegiatan masyarakat kembali hadir. Salah satu kegiatan yang mulai bangkit kembali adalah perhelatan event. Akibat pandemi COVID-19 pergeseran perilaku konsumen terjadi, termasuk perilaku masyarakat dalam membeli tiket event, di mana saat ini para event organizer lebih banyak menjual tiket event hanya secara daring melalui platform tiket event (PTE). Namun, nyatanya beberapa orang mengalami beberapa kendala saat melakukan pembelian tiket event melalui PTE. Berangkat dari isu tersebut, penelitian ini ingin mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi seseorang untuk melakukan pembelian tiket event melalui PTE yang nantinya diharapkan dapat memberi wawasan terkait platform tiket event dan memberi masukan untuk praktisi platform tiket event. Untuk meneliti hal ini, penulis menggunakan teori DeLone and McLean IS Success Model dan Event Quality Components. Data dalam penelitian ini dikumpulkan secara kuantitatif melalui kuesioner daring yang diisi oleh 461 responden valid dan kualitatif melalui wawancara sebanyak tiga puluh satu narasumber. Data kuantitatif diolah dengan CB-SEM, sedangkan data kualitatif diolah menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa information quality, service quality, dan service quality berpengaruh terhadap kepuasan pengguna di mana kepuasan pengguna berpengaruh terhadap pembelian tiket event pada PTE. Selain itu, information quality juga berpengaruh terhadap tiga komponen event quality, yaitu ticketing, program content, dan facility di mana ketiganya menggambarkan bahwa kualitas informasi pada PTE memengaruhi kualitas sebuah event. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi bagi praktiksi PTE dalam memberikan kualitas PTE terbaik untuk penggunanya dan juga untuk peneliti selanjutnya dengan konteks serupa.

The COVID-19 pandemic, which has started to decline, is bringing back various community activities. One of the activities making a comeback is the hosting of events. Due to the impact of the COVID-19 pandemic, there has been a shift in consumer behavior, including how people purchase event tickets. Currently, many event organizers predominantly sell tickets online through Event Ticketing Platforms (ETP). However, some individuals face challenges when buying event tickets through ETP. Starting from this issue, this research aims to study the factors that influence individuals to purchase event tickets through PTE, with the hope of providing insights into event ticket platforms and offering input for practitioners in the event ticket platform industry. To investigate this, the author employs the DeLone and McLean IS Success Model and Event Quality Components theory. Data for this research were collected quantitatively through an online questionnaire filled out by 461 valid respondents and qualitatively through interviews with thirty-one participants. Quantitative data were processed using CB-SEM, while qualitative data were analyzed using content analysis. The research findings indicate that information quality, service quality, and service quality influence user satisfaction, where user satisfaction affects the purchase of event tickets through ETP. Additionally, information quality also influences three event quality components: ticketing, program content, and facilities. These findings suggest that the quality of information on ETP affects the overall quality of an event. This research is expected to serve as a reference for ETP practitioners to provide the best quality for their users. It also offers insights for future researchers in similar contexts."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Imam Abdul Aziz
"

Penggalangan donasi berbasis online dengan sistem crowdfunding lebih mampu menarik perhatian masyarakat karena cangkupannya yang luas dan dinilai lebih mudah digunakan untuk menggalang dana. Penelitian ini mengusung tema faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat menyalurkan donasi melalui crowdfunding berbasis online. Faktor-faktor yang akan diteliti adalah tingkat religiusitas, objektifitas kampanye, inovasi platform crowdfunding, dan jiwa sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor tersebut mempengaruhi masyarakat dalam menyalurkan donasi secara online. Metode penelitian yang digunakan untuk menguji faktor-faktor tersebut berupa deskriptif kuantitatif dengan Structural Equation Modelling (SEM). Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian bahwa faktor religiusitas, efektifitas kampanye dan inovasi platform berpengaruh positif sedangkan faktor jiwa sosial masarakat berpengaruh negatif. Secara keseluruhan, semua faktor cukup signifikan dalam mempengaruhi masyarakat untuk berdonasi melalui crowdfunding berbasis online. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor jiwa sosial masyarakat berpengaruh negatif karena masyarakat berpendapat bahwa jika seseorang memiliki jiwa sosial tinggi maka lebih cenderung memilih untuk menyaluran bantuan atau berdonasi secara langsung dan tanpa menggunakan sistem online.

 


Raising online-based donations with crowdfunding systems is better able to attract attention of society because of its large scope and is considered easier to use to raise funds. This research theme carries of factors that influence society to channel donations through crowdfunding based online. The factors that will be examined are level of religiosity, campaign objectivity, crowdfunding platform innovation, and social soul of society. This study aims to determine whether these factors influence society in channeling online donations. The research method used to test these factors is quantitative descriptive with Structural Equation Modeling (SEM). Based on the data analysis conducted, the results of study showed that factors of religiosity, campaign effectiveness and platform innovation had a positive effect while the social soul factors of society had a negative effect. Overall, all factors are quite significant in influencing society to donate through crowdfunding based online. The findings of this study reveal that social soul factors of society have a negative effect because the public believes that if a person has a high social life then it is more likely to choose to channel aid or donate directly and without using an online system.

"
2019
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Viky George Lettu Radja Pono
"Revolusi teknologi informasi telah memicu terbentuknya pola pergaulan yang baru serta globalisasi kegiatan ekonomi secara strategis. E-commerce mulai berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini. Hal baru saat ini yang menjadi masalah penting yaitu kepercayaan daring, berdasarkan dari besarnya publisitas kebocoran informasi, pembajakan akun, dan pelanggaran privasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang memengaruhi kepercayaan daring pengguna C2C e-commerce di Indonesia terhadap merchants dan platform providers terhadap niat dalam melakukan belanja daring. Dengan menggunakan metode olah data kuantitatif, kuesioner akan dibagikan secara daring kepada responden yang merupakan pengguna C2C e-commerce di Indonesia. Kuesioner kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan PLS-SEM.
Penelitian ini menghasilkan kepercayaan pada merchants dipengaruhi oleh dari kualitas informasi, kualitas pelayanan dan reputasi dari merchants tersebut, sedangkan kepercayaan pada platform providers dipengaruhi oleh kualitas informasi, kualitas sistem, sertifikasi pihak ketiga dan reputasi dari platform providers tersebut.
Dalam penelitian ini, kepercayaan konsumen dalam C2C e-commerce ditemukan hanya dipengaruhi oleh kepercayaan pada platform providers. Pada akhirnya, dengan mendapatkan dan meningkatkan kepercayaan konsumen maka akan sejalan dengan mengingkat niat konsumen dalam melakukan pembelian.

The information technology revolution has triggered the formation of new social patterns and the globalization of strategic economic activities. E-commerce has started to develop in recent years. The new thing that is currently an important issue is online trust, based on the amount of publicity of information leakage, account hijacking, and violation of privacy.
This study aims to find out what factors influence the online trust of C2C e-commerce users in Indonesia to merchants and platforms providers in their intention to shop online. By using quantitative data processing methods, the questionnaire will be distributed online to respondents who are C2C e-commerce users in Indonesia. The questionnaire was then analyzed using the PLS-SEM approach.
This research generated trust in merchants influenced by the quality of information, service quality and reputation of these merchants, while trust in platform providers was influenced by the quality of information, system quality, third party certification and reputation of the platform providers.
In this study, consumer trust in C2C e-commerce was found to be only influenced by trust in platform providers. In the end, getting and increasing consumer trust will be in line with increasing consumer intentions in making purchases.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Arief Rachim Saputra
"Pada saat ini, beriklan melalui internet atau situs web memiliki prospek luar biasa dalam meningkatkan niat pembelian konsumen. Banyaknya iklan yang tersebar secara digital perlahan telah berkontribusi terhadap pendapatan negara keseluruhan pada iklan. Peningkatan pendapatan pada iklan dapat disebabkan oleh banyaknya perusahaan yang bermigrasi ke platform digital sebagai media promosi untuk mendapatkan pasar yang lebih luas dan juga mempermudah konsumen untuk mengakses produk, informasi maupun layanan yang ditawarkan. Salah satu perusahaan yang menggunakan media digital atau internet sebagai media untuk promosi adalah Tiket.com yang telah diakusisi oleh Blibli inc. Akuisisi tersebut dengan ambisi untuk menjadikan Tiket.com sebagai Unicorn ke lima di Indonesia. Salah satu cara untuk menjadikan hal tersebut adalah melalui media promosi digital. Penelitian ini berfokus pada banner digital Tiket.com tentang bagaimana desain visual iklan mereka dapat memberikan efek pada sikap konsumen di iklan internet, menciptakan sikap terhadap merek, mengklik iklan dan memori terhadap niat pembelian online. Output dari data yang diteliti mengungkapkan bahwa, desain iklan banner dari Tiket.com, seperti ukuran, bentuk, dan animasi menghasilkan sikap konsumen yang positif terhadap merek yang diiklankan, membangun efek yang diklik dan membantu konsumen menghafal iklan yang masing-masing meningkatkan niat untuk membeli di sisi konsumen. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa ada perbedaan tentang bagaimana respons pria dan wanita terhadap iklan banner Tiket.com.

At this time, advertising through the internet or websites has extraordinary prospects in increasing consumer purchase intentions. The number of ads that are spread digitally has slowly contributed to the overall state revenue on advertising. Increased revenue on advertising can be caused by the number of companies migrating to digital platforms as a promotional medium to gain a wider market and also make it easier for consumers to access the products, information and services offered. One company that uses digital media or the internet as a medium for promotion is Tiket.com which has been acquired by Blibli inc. The acquisition is with the ambition to make Tiket.com as the fifth Unicorn in Indonesia. one way to make this happen is through digital promotion media. This research focuses on Tiket.com digital banners on how the visual design of their advertisements can have an effect on consumers attitudes on internet advertising, creating attitudes towards brands, clicking on ads and memory towards online purchase intentions. The output from examined data unveil that, design of banner advertisements of Tiket.com, such as size, shape, and animation generate a positive consumer attitude towards the advertised brand, establish clicked through effect and helps consumer memorize the ads which respectively increase an intention to purchase on the consumer side. Furthermore, this study also unveils that there is a difference on how male and female response to Tiket.com banner advertisement."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Di era globalisasi ini teknologi terus berkembang, pada bagian pemasaran dapat menerapkan suatu teknologi baru, cepat dan mampu menjangkau secara global dalam waktu yang singkat dan dengan dana yang efesien. Perusahaan dapat menerapkan suatu metode purchase order dengan menggunakan media electronik yang lebih murah yaitu internet, sehingga perusahaan dapat menekan biaya purchase order serta dapat meningkatkan ketetapan kerja. Dengan menerapkan metode purchase order berbasis web ini dapat suatu terjalin hubungan pekerjaan yang sangat mudah. Pengelolaan Puchase order yang dilakukan secara manual dirasa kurang efektif karena akan menimbulkan berbagai masalah pada suatu perusahaan. Apalagi setiap pemesanan barang akan banyak yang dipesan untuk pembeliannya, jika kepala bagian atau kepala keuangan sedang tidak berada kantor, maka untuk pengajuan purcase order akan menimbulkan masalah, mulai dari pembuatan purchase order sampai pada persetujuan. Penerapan Purchase order secara online dapat mempermudah proses pengiriman dan pemesanan pembelian barang jika kepala bagian tidak ada dikantor atau jika berada diluar kota, mempermudah bagian accounting untuk membuat laporan keuangan yang telah melakukan pembelian barang, dan mencegah kehilangan data."
005 JEI 2:2 (2013)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Berliyanto
"Skenario pemanfaatan massive open online course (MOOC) pada pendidikan tinggi bisa berbeda
antara satu institusi dengan institusi yang lain. Setiap skenario memiliki kebutuhan sistem untuk
MOOC platform yang berbeda. Salah satu resiko yang dihadapi pada proses analisis kebutuhan
sistem adalah requirement identity, yaitu kebutuhan sistem yang dihasilkan belum lengkap atau
tidak memenuhi kebutuhan pengguna. Hal tersebut merupakan sebuah masalah yang dapat diatasi
jika prosesnya dilakukan dengan automasi. Sebuah kerangka kerja yang mendeskripsikan
komponen dari MOOC diperlukan sebagai dasar teori untuk membangun sistem tersebut. Di sisi
lain, belum ada kerangka kerja yang secara spesifik digunakan untuk pengembangan MOOC
platform. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana membangun kerangka kerja
untuk membantu proses identifikasi kebutuhan MOOC platform dengan berbagai jenis skenario
penggunaan di pendidikan tinggi. Terdapat tiga pertanyaan yang terjawab oleh penelitian ini.
Pertama, apa saja komponen penyusun kerangka kerja untuk MOOC? Kedua, bagaimana
antarkomponen tersebut saling terkait dan membentuk kerangka kerja MOOC? Ketiga, sejauh
mana kerangka kerja yang dihasilkan dapat membantu identifikasi kebutuhan MOOC platform
untuk berbagai skenario penggunaan di tingkat pendidikan tinggi?
Analisis terhadap 150 artikel MOOC dilakukan dengan data text mining untuk mengidentifikasi
komponen kerangka kerja. Selain itu, analisis kualitatif dengan metode grounded theory juga
dilakukan terhadap hasil survei kepada para praktisi dan hasil observasi pada penyedia MOOC
lokal. Hubungan antarkomponen kemudian diidentifikasi dengan principal component analysis.
Penilaian oleh delapan orang pakar dilakukan sebagai bentuk validasinya. Sebuah instrumen
untuk mengidentifikasi kebutuhan MOOC platform kemudian dibuat berdasarkan kerangka kerja
tersebut. Pada tahap akhir penelitian dikembangkan sebuah MOOC platform untuk memastikan
kebutuhan sistem yang dihasilkan oleh instrumen tersebut adalah valid. Unit testing terhadap
purwarupa platform dilakukan dengan teknik white-box testing. Usability dari platform juga
diukur dengan system usability scale (SUS).
Hasil penelitian ini adalah kerangka kerja MOOC dengan 11 komponen, yaitu: course, institution,
learner, instructor, interaction, learning evaluation, application software, supporting technology,
quality assurance, business, dan management. Purwarupa toolkit untuk mengidentifikasi
kebutuhan sistem MOOC platform juga dihasilkan sebagai bentuk implementasi kerangka kerja.
Terakhir, purwarupa MOOC platform dikembangkan untuk memastikan kebutuhan sistem yang
dihasilkan dari kerangka kerja siap untuk diimplementasikan.

In the higher education context, the scenario of using massive open online course (MOOC) can
differ from one institution to another. Each scenario has different system requirements for the
MOOC platform. The system requirement analysis itself is a complex process that require a lot
of time and resources. Difficulties in MOOC platform requirement analysis can be resolved if
the process is done with automation. A framework that describe MOOC platform components is
needed as a theoretical foundation for building the automation system. On the other hand, the
framework designed explicitly for MOOC platform development does not exist yet, or if not, is
still limited. The problem addressed in this research is how to develop a framework to identify
system requirements for various MOOC platform usage scenarios in higher education. Three
research questions answered by this study. First, what are the components of the MOOC
framework? Second, how do these components relate to each other and form a MOOC
framework? Third, to what extent can the framework help develop the MOOC platform for
various usage scenarios in higher education?
Textual analysis with data text mining is carried out on 150 MOOC articles from various reputable
journals to identify the framework components. In addition, this study qualitatively analyzed the
results of a survey of practitioners and observations of local MOOC providers in Indonesia using
the grounded theory methodology. The relationships between components are then identified
using principal component analysis (PCA). Eight experts are involved in validating the
framework. An instrument or toolkit to identify the MOOC platform requirements adaptively
according to higher education institutions' conditions is then designed from the proposed
framework. At the end of the study, a MOOC platform prototype is developed based on the
system requirements generated by the toolkit. The white-box testing method is performed to
validate its functionality. The usability of the platform is also measured by the system usability
scale (SUS).
The results of this research are the MOOC framework, toolkit, and platform prototype. Eleven
MOOC components obtained, namely: course, institution, learner, instructor, interaction, learning
evaluation, application software, supporting technology, quality assurance, business, and
management. A toolkit prototype is developed as the framework implementation. Lastly, a fully
functional MOOC platform prototype with a SUS score of 76.07 is also developed.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2021
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Shindunata, Gabriel Possenti
"Kepercayaan merupakan unsur penting dalani perbankan. Hal yang sama berlaku dengan perbankan online. Penelitian mengenai kepercayaan terhadap kepercayaan perbankan online ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan terhadap keinginan penggunaan perbankan online. Penelitian ini dilakukan berdasarkan penelitian terdahulu mengenai faktor perusahaan, faktor situs dan faktor konsumen yang menlpengaruhi kepercayaan terhadap layanan online. Penelitian ini dilakukan terhadap anggota mailing list yang dianggap mewakili pengguna perbankan online di Indonesia. Untuk menguji hipotesis, data dikumpulkan dengan menggunakan survey online pada situs www.shindunata.com dan diperoleh 205 responden. Analisis data yang digunakan adalah metode Structural Equation Modeling (SEM), dengan menggunakan program LISREL 8.30. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pembentuk kepercayaan perbankan online di Indonesia adalah sertifikasi pihak ketiga pada situs, sikap awal konsumen terhadap keamanan internet dan kefasihan konsumen menggunakan internet.

Trust is the most important element in banking. The same premise applies for online banking. The purpose of this research is to identify the effects of trust on intention to use online banking. The research is based on previous study in trust for online company trust, website trust and consumers trust towards online services. Several mailing list members. considered as online banking users are invited to visit wti'w.slrirndunata.com as an online survey website. Total of 205 respondents responded to the invitation to participate in the survey. Structural Equation Modeling with applicable software package LISREL 8.30 is used as data analysis method. The research found that antecedents of trust for online banking in Indonesia is third party seal on website. consumer trust in internet security and consumer proficiency in internet usage."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2003
T20131
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ayu Puspitasari Partodipuro
"Dilatar belakangi oleh perkembangan teknologi informasi, toko online mengalami peningkatan peran dalam lingkungan pemasaran moderen. Skripsi ini membahas sikap konsumen terhadap pembelian pakaian melalui toko pakaian online. Dalam literatur akademis, konsumen memiliki preferensi yang berbeda dalam berbelanja online untuk tipe produk yang berbeda, oleh karena itu toko online pada penelitian ini dibatasi pada toko pakaian online. Hasil penelitian menunjukan fakor yang paling mempengaruhi pembentukan sikap konsumen terhadap pembelian pakaian melalui toko pakaian online adalah faktor orientasi kenyamanan, yaitu nilai yang diberikan atas pencarian aktif sebuah produk sehingga menimbulkan kenyamanan pribadi dan penghematan waktu dalam aktivitas tertentu. Sikap konsumen terhadap pembelian pakaian melalui toko pakaian online pada akhirnya mempengaruhi niat pembelian pakaian di toko paaian online baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek.

Supported by the growth of information technology, online stores have increased their importance in the modern marketing environ ment. The focus of this research is to investigate consumers? attitude towards the purchase of clothing line via online stores. The object of this research is being limited for only clothing online stores, this is due to an academic literature that each consumer has different preferen ces on purchasing different product via online store. This research shows convenience orientation the most important factor to create consumers? attitude towards the purchase of clothing line via online stores. Moreover consumers? attitude towards the purchase of clothing line via online stores will influence consumers? intention to make a purchase on clothing online stores."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
6648
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Daniel Pramana
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T24358
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>