Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Budiawan
"Dalam konteks sejarah Pakualaman Yogyakarta, semua mata hanya tertuju kepada Ki Hadjar Dewantara dengan Taman Siswanya. Padahal, ada aktor pergertakan nasional yang sangat berperan besar dalam membangun pergerakan kebangsaan. Suryopranoto. Nama terakhir ini menyusuri jalan kehidupan yang tak lazim, tidak selayaknya para ningrat yang hidup ekslufis dalam gedong istana Pakualaman. Ia mencari jalan lintas kehidupan, keluar dari lingkungan istana, melanglang buana bersama rakyat jelata membangun bangsa"
Yogyakarta : LKIS, 2006
920 BUD a
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Budiawan
"This thesis aims to portray students' attitude toward bahasa Indonesia and English. In addition it tries to find out their motivation in studying those two subjects. Therefore, some hypotheses were proposed. The objects of this research were senior high school students in Bandarlampung. 109 students were taken to be the samples. The data were collected through questionnaires which consist of 56 questions of attitude aspect and 43 questions for motivation aspect. Likert scale was used to measure those two aspects. The data collected were then analyzed by using product moment to see the correlation between attitude and motivation with student's achievement. Simple regression was applied to seek the influence of attitude and motivation toward bahasa Indonesia and English subjects. To sum tip toward bahasa Indonesia students have favourable feeling as well as toward English. I lowever, they have low motivation of learning toward those two languages. Language attitude as well as motivation of learning influence the achievement on bahasa Indonesia and English subjects. The higher the score of language attitude the higher the achievement on bahasa Indonesia and Engslih subjects will be ..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2008
T24281
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Budiawan
"Pembentukan 8-Hidroksi-2′-Deoksiguanosin (8-OHdG) dalam Calf thymus DNA yang Disebabkan dari Reaksi 2′-Deoksiguanosin dengan Senyawa Propil Galat dan 2,6-Di-Tert-Butil-p-Benzoquinon secara In Vitro. Kerusakan oksidatif DNA yang disebabkan oleh propil galat (PG) dan 2,6-di-tert-butil-p-benzoquinon (BHT-quinon, metabolit BHT), dianalisis dari pembentukan DNA adduct, 8-hidroksi-2’-deoksiguanosin (8-OHdG), terhadap calf thymus DNA dan basa tunggal DNA, 2′-deoksiguanosin (dG) secara in vitro. PG dengan dimediasi oleh CuCl2 menyebabkan peningkatan 8-OHdG terhadap calf thymus DNA sebesar 9,17 kali lebih besar dibandingkan terhadap kontrol (DNA tanpa perlakuan). Dengan adanya CuCl2 pada konsentrasi 1,28 x10-5 M, rasio pembentukan 8-OHdG dari hasil interaksi antara dG dengan PG pada berbagai variasi konsentrasi (20-150 ppm) berkisar antara 75,50-312,06 8-OHdG terhadap 105 dG. Pembentukan 8-OHdG tersebut, meningkat dengan bertambahnya konsentrasi PG dari 20-80 ppm, kemudian mulai stabil dengan bertambahnya konsentrasi PG diatas 80 ppm. Sementara itu, BHT-quinon dengan adanya CuCl2 menyebabkan peningkatan 8-OHdG terhadap Calf thymus DNA sebesar 0,05 kali dibandingkan kontrol (DNA tanpa perlakuan). Analisis menggunakan LC-MS/MS dilakukan untuk mengidentifikasi 8-OHdG, dengan puncak induk (M+. + 1) 284 dan memiliki dua fragmen utama m/z 167,9 dan m/z 139,9.

Oxidative DNA damage caused by propyl gallate (PG) and 2,6-di-tert-butyl-p-benzoquinone (BHT-quinone, a metabolite of butylated hydroxytoluene (BHT)) was analyzed from the 8-hydroxy-2′-deoxyguanosine (8-OHdG) formation in calf thymus DNA and DNA base, 2′-deoxyguanosine (dG). PG in the presence of CuCl2 increased the 8-OHdG formation in calf thymus DNA by around 9.17 times as compared to the control (untreated DNA). In the presence of CuCl2 at 1.28×10-5 M, the 8-OHdG per dG ratio resulting from the reaction of dG with PG at various concentrations (20-150 ppm) ranged from 75.50 to 312.06 8-OHdG per 105 dG. The 8-OHdG formation increased when the PG concentration was increased from 20 ppm to 80 ppm, and then, it began to plateau around 80 ppm. On the other hand, BHT-quinone increased the formation of 8-OHdG in the presence of CuCl2 by 0.05 times as compared to the control (untreated DNA). LC-MS/MS analysis was used to identify the molecular structure of 8-OHdG, which had a base peak (M+. + 1) at m/z = 284 and two main fragments at m/z = 167.9 and m/z = 139.9.
"
Universitas Indonesia, 2015
AJ-Pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ashadi Budiawan
"Ad-Hoc On Demand Distance Vector (AODV) adalah protokol routing reaktif yang bergantung pada permintaan. AODV dapat mengirimkan pesan ke node lain yang tidak terhubung secara langsung dengan node pengirim. Pada AODV jika terdapat dua jalur routing maka yang dipilah adalah yang memiliki nilai sequence number tertinggi atau jalur terpendek. Pencarian rute dimulai dengan mengirimkan pesan route request (RREQ) ke node terdekat dengan node pengirim secara broadcast, node yang menerima pesan RREQ akan meneruskan pesan tersebut sampai menemukan jalur ke node tujuan. Setelah jalur terbentuk maka node tujuan akan mengirimkan pesan Route Reply (RREP) ke node asal secara unicast. Jika terdapat gangguan pada rute yang dilalui maka node akan mengirimkan pesan Route Error (RERR) dan akan mencari rute lain secara otomatis.
Topologi jaringan yang digunakan adalah berbentuk mesh dimana semua node saling terhubung dan setiap user dapat berkomunikasi walaupun berasal dari node yang berbeda. Node pada Wireless Mesh Network (WMN) dapat berupa mesh router atau mesh client. Kelebihan dari WMN adalah kemampuannya untuk melakukan self configure dan self healing. Self configure adalah kemampuan wireless mesh router untuk bergabung dengan jaringan wireless mesh yang telah ada secara otomatis, sedangkan self healing adalah kemampuan wireless mesh router mencari jalur routing yang baru apabila pada jalur yang akan dilalui terdapat gangguan.

Ad-Hoc on Demand Distance Vector (AODV) is a reactive routing protocol which finds a route to a destination address on demand based. AODV could send a message to other node which cannot directly connected to a sender. If AODV contain two paths routing AODV choose route which has highest sequence number or shortest path. Route discovery is starting from send a broadcast route request message (RREQ) to other node that connected directly. Node who received RREQ message will forward that message until the destination route is finding. After route is created then the destination node will send unicast route reply message (RREP) to a sender node. If route had a problem node will send route error message to other node automatically.
Network topology is used is wireless mesh, where node connected each other and each user can communicate even from different node. Wireless mesh network (WMN) consist two type of node they can be mesh router or mesh client. The advantage of WMN is capability of self healing and self configure. Self configure is ability of wireless mesh router to join with other mesh network automatically, and self healing is ability of wireless mesh router to find a new route if there is problem in first route.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
S52143
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Jengkar Budiawan
"ABSTRAK
Dalam bisnis ini, agen perjalanan saling memberikan pelayanan yang
terbaik untuk dapat mencapai kepuasan konsumen, khususnya pelanggan
dari pihak perusahaan. Karena perusahaan-perusahaan memberikan
pemasukan yang lebih besar dan kepastian bagi bisnis agen perjalanan
dibandingkan dengan pelanggan individual. Dalam hal ini pelayanan jasalah
yang menjadi kunci utama kesuksesan suatu perusahaan agen perjalanan.
Belakangan ini terlihat adanya kebutuhan perusahaan jasa untuk
memperbaiki cara berhubungan dengan para pelanggannya menyebabkan
antar agen perjalanan saling melakukan innovasi dan memberikan pelayanan
yang berbeda dan terbaik bagi para pelanggannya. Kualitas dari pelayanan
yang diberikan oleh agen perjalanan terhadap para pelanggannya merupakan
suatu ciri khas atau differensiasi dari satu agen perjalanan dengan agen
perjalanan lainnya, sehingga menarik para pelanggan tersebut untuk kembali
menggunakan jasa agen perjalanan tersebut.
Adapun faktor - faktor yang menjadi tolak ukur dari kualitas suatu
pelayanan yaitu Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy dan
Tangibles (Parasuraman et al). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh
gambaran tentang dimensi kualitas jasa, seperti responsiveness, assurance,
tangible, empathy, dan reliability dan juga variabel - variabel mana saja yang
paling berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan agen perjalanan."
2010
T21800
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Danang Budiawan
"Demokrasi liberal belakangan dianggap mampu untuk menyelesaikan pelbagai permasalahan yang timbul pada abad belakangan. Berbagai kemajuan tidak semata bersandar pada ekonomi melainkan juga dalam budaya dan kehidupan sosial manusia modern. Namun demokrasi liberal tidak selamanya tanpa cela. Ketika segalanya nyaris sempurna ternyata demokrasi meninggalkan noda dalam diri antagonisme yang ditelantarkan di ujung jalan. ANtagonisme sendiri secara ringkas dapat dikatakan merupakan dasar dari segala sesuatu. Perbedaan yang dimaknai sebagai pertentangan merupakan kondisi hakiki. Pertentangan tidak semua nyata benturan-benturan fisik melainkan juga kepentingan-kepentingan yang semakin kompleks dan melebar. Melemahnya antagonisme dalam demokrasi liberal, menyimpan kemungkinan akan bangkitnya yang totaliter dalam diri demokrasi liberal. Hal tersebut dapat terjadi karena totaliter bukan berarti pasti meniadakan kebebasan, tetapi bagaimana jika kebebasan malah dimaknai secara berlebih-lebihan serta dianggap yang paling mulia? Walaupun dapat dikatakan jauh panggang dari api terhadap kemungkinan tersebut dapat terjadi, tetapi demokrasi liberal tidak dapat menutup mata atas kemungkinan tersebut. Demokrasi menempatkan ruang kosong yang menyimpan kondisi untuk terus-menerus diisi. Tidak ada yang menetap pasti sehingga jawaban bagi kemungkinan tersebut adalah mengembalikan dan menjadikan antagonisme sebagai cawan demokrasi liberal"
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2008
S16164
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Triono Budiawan
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2000
S28555
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Widhya Budiawan
"Pengaruh doping Cu pada material La0,5Ca0,5Mn1-xCuxO3 telah dikaji dengan variasi konsentrasi doping x=0,05; 0,15; dan 0,20. Pada setiap doping menunjukkan temperatur Curie, TC, di atas 225 K dan temperatur Neel (charge order), TCO, sedikit di bawah 150 K dan tidak terjadi perbedaan untuk masingmasing doping. Hasil pengukuran magnetisasi material terhadap medan magnet luar pada temperatur rendah (di bawah TCO) menunjukkan pemisahan kurva yang semakin jelas. Pemisahan ini menunjukkan lebih dari satu fasa muncul secara bersama-sama (koeksistensi) yang berkorelasi dengan meningkatnya fraksi charge ordered-antiferromagnetic (CO-AFM) dan menurunnya fraksi ferromagnetik (FM).

The influence of Cu doping in La0,5Ca0,5Mn1-xCuxO3 has been reported by different concentration of doping x=0,05; 0,15; and 0,20. Each of doping samples hows that Curie temperature, TC, above 225 K and Neel temperature (charge order), TCO, below 150 K and does not show any difference for each doping. Result of magnetization measurement by external magnetic field at low temperature (below TCO) shows the appearance of curve separation clearly. Such separation indicates that coexistence of more than one phase correlated with the increase of fraction of charge ordered antiferromagnetic (CO-AFM) and the decrease of ferromagnetic (FM) fraction."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2008
T21551
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dharmoro Budiawan
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1996
S36231
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>