Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nurindra Ekawarman
"ABSTRAK
Pada situasi dan kondisi persaingan bisnis yang semakin ketat, setiap
perusahaan akan selalu berusaha untuk dapat bertahan dan memenangkan persaingan.
Dalam hal ini perusahaan harus mampu untuk menyusun suatu strategi bersaing yang
handal. Strategi bersaing yang dapat mempertahankan pangsa pasar dan jika
memungkinkan memperluas pangsa pasar.
PT. Dian Graha Elektrika merupakan perusahaan yang menjadi agen tunggal
dan produk Agfa-Gevaert N.V. di Indonesia. Produk Agfa tersebut adalah produk yang
berhubungan dengan bidang radiologi, seperti x-ray film dan processor x-ray film. Divisi
Medical Engineering adalah salah satu divisi di PT. Dian Graha Elektrika yang
menangani procluk dan Agfa-Gevaert NV. Selain ¡tu divisi ini juga menangani produk
produk medik terkenal lainnya yaltu dari Siemens AG dan MMM GmbH.
Pada saat ini, baik di Indonesia maupun di dunia, industri x-ray film didominasi
oleh 3 perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan tersebut adalah Agfa-Gevaert N.y.
yang bermarkas di Belgia, Fuji Film yang berpusat di Jepang dan Kodak yang berpusat
di Amerika Serikat. Adapun perusahaan lainnya, yang tidak begitu dominan, adalah
seperti Konica, Sterling, CEA dan 3M.
Persaingan dalam bisnis x-ray film di Indonesia cukup ketat jika dilihat dari
struktur pasar, jenis produk ataupun karakteristik industrinya. Industri ini memilikl
sedikit pemain dengan pertumbuhan pasar yang relatif lambat. Adanya situasi dan
kondisi seperti ini mengharuskan PT. Dian Graha Elektrika memiliki suatu strategi yang
handal. Suatu strategi bersaing yang tepat agar dapat mempertahankan pangsa pasar,
dan jika mungkin memperluas pangsa pasamya.
Penelitian dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Wawancara
tidak berstruktur dengan pihak manajemen dan pengamatan Iangsung pada kegiatan
usaha juga dilakukan. Dengan penelitian tersebut diharapkan dapat diperoleh
pengetahuan mengenai faktor-faktor Iingkungan, balk Iingkungan ekstemal maupun
Iingkungan internal, yang dapat mempengaruhi kegiatan operasionai perusahaan.
Kemudian pemahaman mengenal karakteristik dan industri x-ray fIlm. Terakhir adalah
diperolehnya pengetahuan mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang
dimiliki oleh perusahaan.
Kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan maupun produknya, seperti kualitas
yang prima, reputasi yang baik, teknologi yang maju dan standar jaminan mutu
pelayanan yang baku, dapat dimaksimalkan penggunaannya untuk memanfaatkan
peluang yang ada. Sedangkan beberapa kelemahan yang dimiliki, seperti kurangnya
tenaga penjualan yang agresif dan distribusi produk yang kurang baik di beberapa
daerah tertentu, dapat diupayakan untuk dihilangkan atau paling tidak diminimalisasi.
Adapun peluang yang dapat dimanfaatkan perusahaan diantaranya adalah
jumlah dan tingkat pertumbuhan dan penduduk Indonesia, meningkatnya taraf
pendidikan dan kesadaran akan kesehatan dari masyarakat, serta kebijakan nasional
dan pemerintah dl bidang kesehatan. Sedangkan beberapa ancaman yang harus
diwaspadal oleh perusahaan diantaranya adalah jaringan distribusi yang luas, tenaga
penjualan yang agresif dan harga yang Iebih murah dari pesaingnya.
Adapun saran-saran yang dapat dlterapkan agar perusahaan dapat bersaing
dalam mempertahankan maupun memperluas pangsa pasar adalah sebagai berikut,
pertama, melaksanakan strategi diferensiasi dengan memanfaatkan keunggulan yang
dimiliki seperti kualitas, reputasi dan pelayanan. Kedua, merekrut tenaga penjualan
yang Iebih aktif dan agresif khusus untuk menangani produk Agfa. Ketiga, menerapkan
strategi pemasaran yaitu strategi i?/atiònshíc marketñig, yang terfokus pada hubungan
jangka panjang dengan rumah sakit, khususnya dengan para pengambil keputusan.

"
2001
T1722
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nurindra Ekawarman
"Hotel yang tersedia di Indonesia saat ini cukup banyak jumlahnya, mengakibatkan usaha perhotelan menjadi sangat kompetitif. Dalam menghadapi persaingan yang ketat perlu adanya suatu perencanaan yang cermat dan pengendalian yang menyeluruh atas segala kegiatan yang dilakukan oleh suatu hotel. Dengan demikian, hotel membutuhkan anggaran sebagai salah satu alat yang efektif dalam melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk membandingkan teori dengan praktek di dalam dunia usaha yang nyata, dan jika mungkin adalah untuk memberikan sumbangan pemikiran mengenai peranan anggaran dalam perencanaan laba suatu hotel. Dalam penelitian, untuk memperoleh data adalah dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Prosedur penyusunan anggaran dimulai dengan menentukan proyeksi tingkat hunian kamar, yang kemudian dijadikan pedoman dalam menyusun anggaran pada tiap-tiap departemen. Cara yang demikian dapat mendorong peran serta dan komitmen dari para anggota organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan, sedangkan pimpinan harus dapat mempengaruhi seluruh kegiatan dengan memberikan dorongan, dukungan dan pengarahan. Dalam melakukan pengendalian, manajemen membuat laporan prestasi harian dan bulanan. dibuat dengan baik, didalamnya memuat yang berguna untuk pengambilan keputusan Laporan bulanan cukup informasi dan untuk merumuskan tindakan yang harus dilakukan dimasa depan. Penggunaan anggaran pada hotel "X" cukup memberikan manfaat dan berguna sebagai alat bantu bagi manajemen. Dalam menyusun anggaran manajemen hendaknya lebih memperhatikan peristiwa-peristiwa penting yang akan terjadi di sekitar lingkungan hotel."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1994
S18847
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library