Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 12 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Lerche Ian
New York : McGraw-Hill, 2001
333.7 LER e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jihan Nabilah
"Tugas Karya Akhir ini membahas tentang risiko lingkungan sistem fast-fashion dengan menggunakan kerangka pikir Conservation Criminology serta Teori Realitas Sosial Kejahatan dari Richard Quinney. Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan bahwa sistem fast-fashion memiliki risiko dari adanya operasi produksi manufaktur tekstil, limbah tekstil baik secara produksi hingga pasca-produksi, serta dengan kebijakan pemerintah. Kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah ini tidak mempertimbangkan risiko yang akan terjadi. Hal ini akan mengarah pada kerusakan lingkungan sehingga hal ini membentuk realitas sosial kejahatan.

This Final Assignment examines the environmental risks of fast fashion, discussed using the Conservation Criminology framework and Richard Quinney's Social Reality of Crime Theory. The finding identifies that thefast-fashionsystem contains risks from the operation production of textile manufacture, textile waste both in production and post- production, and the government policy. The government policy does not consider the risks that might occur, which would lead to environmental harm and become the social reality of crime."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Leni Novitasari
"Tulisan ini membahas kerusakan lingkungan yang terjadi akibat illegal tapping of pipeline oil dan lebih jauh memahami hak-hak lingkungan terkait dengan kerusakan lingkungan dalam kasus tersebut. Data yang digunakan dalam penulisan tugas karya akhir ini adalah data sekunder terkait dengan pemasalahan penulisan. Hasil analisis menunjukkan bahwa illegal tapping of pipeline oil telah mengakibatkan kerusakan lingkungan berupa pencemaran terhadap air, tanah dan udara yang kemudian mengancam hak-hak lingkungan. Hak-hak lingkungan yang dimaksud adalah terkait manusia dan lingkungan, di mana manusia memiliki hak untuk mendapatkan udara bersih, air, ruang juga pasokan sumber daya alam dan lingkungan memiliki hak untuk tidak terancam dari segala kegiatan manusia.

This paper explains about environmental harm caused by illegal tapping of pipeline oil and further understand environmental rights concept that related to environmental harm in this case. This paper used secondary data that related to the issues. The analysis shows that illegal tapping of pipeline oil lead to environmental harm such as water, soil and air pollution which then threatening environmental rights. Environmental rights is about human and environment, that human have rights to the access of clean air, water, space, and supply of natural resources, then environment have rights to unthreatened by all human activities."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mochamad Joni Taufik
"Produk pertambangan bersifat tidak terbarukan dan industri pertambangan memiliki risiko dan dampak lingkungan yang lebih besar dibandingkan kegiatan industri lainnya. Industri pertambangan akan tetap ada selama masih ada perkembangan peradaban kehidupan manusia. Kesenjangan dalam penerapan Good Mining Practice (GMP) pada kegiatan pertambangan menjadi akar permasalahan penyebab dan kompleksitas dampak terhadap lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, analisis SWOT, dan analisis AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan sudah sudah memiliki dokumen kebijakan lingkungan. Upaya untuk mencapai target kebijakan tersebut dengan melakukan program pengelolaan risiko lingkungan berdasarkan dokumen Amdal yang dipadukan dengan RKAB, yang merupakan program kerja tahunan yang disetujui KESDM. Perusahaan melakukan evaluasi program pengelolaan lingkungan dengan berpartisipasi dalam program Proper yang dilaksanakan oleh KLHK. Meskipun hasil Proper memperlihatkan hasil yang baik dengan kategori Biru, namun masih ada yang harus ditingkatkan dalam hal kebijakan lingkungan dan strategi perusahaan untuk mencapai target yang ditetapkan. Kesimpulan penelitian ini bahwa perusahaan mempunyai kekuatan dan peluang untuk meningkatkan pengelolaan risiko lingkungan, dengan membuat kebijakan lingkungan yang melibatkan manajemen puncak, melakukan rekrutment tenaga ahli lingkungan hidup yang memiliki latar belakang pendidikan dan kompetensi yang sesuai, dan membuat rencana kerja pengelolaan lingkungan tahunan.

Mining products are non-renewable and a mining industry has relatively higher risk and a greater environmental impact than carrying out other industry. However, mining will continue to exist as long as there is the development of human civilization. The gap in the application of Good Mining Practice (GMP) to mining activities is the main root cause of the magnitude and complexity of the impact on the environment. The method used in this research is descriptive analysis, SWOT analysis and AHP analysis. The results of the study indicate that the company already has an environmental policy. Efforts to achieve this policy target are carried out by carrying out an environmental management program based on the EIA document combined with the RKAB, which is an annual work program approved by the MEMR. The company evaluates environmental management programs by participating in the Proper program implemented by the Ministry of Environment and Forestry. Even though the Proper results show good results in the Blue category, there is still something that needs to be improved regarding environmental policies and company strategies to achieve the set targets. The conclusion of this study is that companies have strengths and opportunities to improve environmental risk management by developing environmental policies that involve top management, recruiting environmental experts with appropriate educational backgrounds and competencies, and making annual environmental management work plans."
Jakarta: Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, 2022
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Silvia Refina Dewi
"Dengan penurunan tren kasus malaria yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir, beberapa wilayah di Indonesia masih memiliki tingkat endemisitas yang lebih tinggi dibanding wilayah lainnya, termasuk salah satunya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan total 17.192 kasus malaria pada tahun 2018, Provinsi NTT menempati posisi ketiga dengan nilai API tertinggi (3,42) dengan tingkat endemisitas sedang. Dengan demikian, skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penting yang berpotensi menyebabkan tingginya Annual Parasite Incidence (API) malaria di Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2018 dengan menganalisis hubungan faktor kependudukan, serta faktor risiko lingkungan. Penelitian ini menggunakan studi ekologi dengan unit analisis kabupaten/ kota dengan data yang didapatkan dari dokumen Profil Kesehatan Provinsi NTT (Dinas Kesehatan Provinsi NTT), Provinsi NTT dalam Angka (Badan Pusat Statistika) dan Riset Kesehatan Dasar NTT (Kementerian Kesehatan). Data dianalisis dengan analisis univariat, bivariat (uji korelasi Spearman) dan spasial (teknik overlay). Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah masyarakat dengan pendidikan rendah, pekerjaan berisiko malaria, serta perilaku pembuangan air limbah yang kurang baik masih sangat tinggi. Selain itu, didapatkan hasil bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan dengan API malaria mencakup pendidikan rendah (P-value = 0,005; r = 0,588), perilaku BABS/ Buang Air Besar Sembarangan (P-value = 0,008; r = 0,564), lantai lembab (P-value = <0,003; r = 0,613), dan atap dedaunan (P-value = 0,001; r = 0,652). Selanjutnya, diketahui bahwa variabel perilaku BABS juga berkorelasi secara spasial dengan API malaria. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan malaria yang harus berfokus pada peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (terutama dalam menggunakan jamban sehat dan membersihkan rumah sesuai dengan kondisi masyarakat). Terlebih, dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian malaria, hal lain yang harus ditingkatkan mencakup pemberian penyuluhan yang efektif agar informasi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Although the decreasing number of malaria cases has been happening in Indonesia since the past few years, some regions in Indonesia still have higher malaria endemicity, including East Nusa Tenggara (ENT) Province. With total malaria cases of 17,192 in 2018, ENT Province was in the third place of province with the highest Annual Parasite Incidence number (3.42) making ENT Province as the province with moderate malaria endemicity. Thus, this thesis aims to discover important factors which have the potential in increasing the number of Annual Parasite Incidence (API) of malaria in ENT Province year 2018 by analyzing correlation of demographic and environmental risk factors. This study used ecological study design with analysis unit of districts/ city and data gotten from document of ENT Province Health Profile (Public Health Office of ENT Province), ENT Province in Number (Central Bureau of Statistics), ENT Province Health Survey (Ministry of Health). Data were analyzed using univariate, bivariate (Spearman correlation test), and spatial (overlay technique) analysis. The result showed that the number of societies with low education, high risk jobs, and unproper waste disposal behavior are still high. Further, variables which have a significant correlation with malaria API are low education level (P-value = 0,005; r = 0,588), behavior of open defecation (P-value = 0,008; r = 0,564), humid floor (P-value = <0,003; r = 0,613), and roof made from leaves (P-value = 0,001; r = 0,652). Besides, behavior of open defecation was found to be spatially correlated with malaria API. The result of this study highlights the importance of malaria prevention that should focus on intensifying clean and healthy lifestyle (especially the using of healthy latrine and right ways of cleaning the house which has been adapted by societies’ condition). Besides, in strengthening malaria prevention and control measures, other efforts that need to be escalated including providing comprehensive knowledge with more effective ways so that the information of malaria prevention can be well absorbed by the societies."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rina Florina
"Fasilitas pengelolaan limbah B3 di Bogor, Jawa Barat berpotensi menimbulkan risiko lingkungan. Perusahaan menerapkan sistem manajemen lingkungan (SML) ISO 14001 sejak tahun 2007. Penerapan ISO 14001 menemukan ketidaksesuaian yang berulang, yaitu pengelolaan limbah B3 yang tidak sesuai prosedur. Kajian penilaian risiko lingkungan dilakukan untuk menganalisis risiko internal dan eksternal. Risiko internal dari tujuh pengelolaan limbah B3 dikaji dengan panduan ISO 31000:2018. Persepsi warga terdampak sebagai risiko eksternal diteliti melalui survey dan analisis skala Likert. Hasil survey menunjukkan 83% reponden mempunyai persepsi baik terhadap perusahaan. Hasil penilaian risiko menunjukkan timbulan sejumlah 551 risiko dan 23 peluang. Kegiatan berisiko tinggi adalah pengolahan stabilisasi dan penimbunan limbah B3, yang berasal dari kebauan dan debu. Mitigasi risiko yang dapat dilakukan adalah pencegahan emisi bau dari sumbernya, sistem pengendalian debu, serta membuat sistem pemusnahan bau di area landfill dan stabilisasi. Kelayakan ekonomi untuk warga terdampak adalah menyediakan dana kompensasi terkait kerugian aset/properti, pendapatan, dan kesehatan

The hazardous waste management facility in Bogor, West Java, has the potential to pose environmental risks. The company has implemented the ISO 14001 environmental management system (EMS) since 2007. The annual audits have found recurrent non-conformity: non-procedural treatment process. An Environmental risk assessment is performed to analyze internal and external risks. ISO 31000:2018 guidelines assessed seven hazardous waste treatments as internal risks. Surveys and Likert scale analysis examined perceptions of affected local people as external risks. The survey showed 83% of respondents have a good perception of the company. The risk assessment resulted in 551 risks and 23 opportunities. High-risk activities are stabilization and landfill processes, which generates from odors and dust. The risk mitigations are odor sources elimination, dust and odor control system at stabilization and landfill area. Providing compensation funds on asset/property, income, and health for the affected local people is the external risk mitigation."
Jakarta: Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Trinovini
"Daerah vulkanik aktif secara alamiah berpotensi mengeluarkan air tinggi kadar logam melalui mata air panas ataupun fumarol akibat interaksi dengan batuan dalam kondisi temperatur tinggi. Pada daerah vulkanik aktif komplek Gunung Patuha ditemukan mata air panas tinggi Arsenik dengan kadar hingga 500 ppb, sedangkan ambang batas Arsenik pada air minum adalah 10 ppb.
Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui risiko kesehatan lingkungan pada masyarakat di Desa Panundaan yang termasuk daerah vulkanik aktif Gunung Patuha akibat pajanan Arsenik melalui jalur ingesti air minum.
Metode riset menggunakan survei data pemerintahan, kuesioner masyarakat, uji laboratorium sampel air masyarakat, dan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan untuk menilai besaran potensi kesehatan masyarakat akibat kontaminan Arsenik.
Hasil riset ini adalah dengan nilai tingkat risiko akibat pajanan Arsenik melalui ingesti air minum secara keseluruhan adalah kurang dari 1 untuk efek non karsinogenik/RQ kurang dari 0,0603 dan untuk efek karsinogenik/ECR kurang dari 0,00002713.
Kesimpulan riset adalah kesehatan masyarakat Desa Panundaan tidak berisiko akibat keberadaan air tinggi Arsenik pengaruh aktivitas vulkanik Gunung Patuha karena tidak adanya interaksi manusia dengan air tersebut melalui pemanfaatan untuk kebutuhan sehari-hari dan dan adanya interaksi antar komponen ekosistem yang mencegah air tinggi Arsenik masuk ke sumber badan air masyarakat melalui proses infiltrasi kembali.

Active volcanic areas naturally have potential in discharging high metal content water through hot springs or fumaroles due to its interaction with local surrounding rock under high temperature conditions. In Patuha Mountain active volcanic area had been found high Arsenic hot springs with the concentration up to 500 ppb, while Arsenic threshold in drinking water is 10 ppb.
The purpose of this study was to determine the environmental health risk of community in Panundaan sub district where in Patuha Mountain volcanic area due to Arsenic exposure through ingestion pathway by drinking water.
The used methods are survey on government data, quesssionare to community, laboratory test of community daily use water sample, and Environmental Health Risk Analysis to determine quantitatively public health risk value due to Arsenic as contaminant.
The results of this study is the overall risk level of Arsenic exposure through drinking water ingestion on Panundaan sub district community lower than 1 for non carcinogenic effect RQ less than 0,0603 and for carcinogenic effect ECR less than 0,00002713. This caused due to the main source of daily water usage of community is not from Patuha volcano springs, but uses drill well with the overall Arsenic content in community daily use water is lower than 0,0001 ppm.
Conclusion of this study is Panundaan public health not at risk caused by discharged high Arsenic water influenced by Patuha volcano due to the lack interaction among human and the water, and the interaction proccess of ecosystem allows water to be reinfiltrated and prevented from enterings public daily use water source.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2017
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wildavsky, Aaron
Cambridge, UK: Harvard University Press, 1995
363.7 WIL b
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Anderson, Alison
new jersey: rutgers university press, 1997
363.7 AND m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>