Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Arisca Citra
"Produsen emas batangan merupakan salah satu yang ditunjuk sebagai pemungut Pajak Penghasilan Pasal 22 atas penjualan emas batangan di dalam negeri sebagaimana diatur dalam PMK 107/PMK.010/2015. Penelitian ini menganalisis permasalahan proses formulasi kebijakan pemungutan PPh Pasal 22 atas penjualan emas batangan oleh produsen emas batangan. Pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Kebijakan pemungutan PPh Pasal 22 atas penjualan emas batangan oleh produsen emas batangan bertujuan untuk mengamankan penerimaan negara. Proses formulasi kebijakan ini tidak sesuai dengan tahap-tahap kebijakan publik berdasarkan teori model rasional kebijakan publik Patton-Saurcki.

Gold bullion producers is one designated as the collector of Article 22 Income Tax on the sale of gold bullion in the country as it is stated in PMK 107 PMK 010 2015. This study analyzed the problem of policy formulation process of Income Tax Article 22 on the sale of gold bullion by gold bullion producers. This study used qualitative approach with descriptive research Article 22 Income Tax Policies on the sale of gold bullion by gold bullion producer aims to secure nation's revenue The policy formulation process does not comply with public policy stage based on Pattton Saurcki theoretical model of rational public policy."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
S61666
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gilang Prananda
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang bagaimana proses pendirian anak usaha dan perencanaan strategi anak perusahaan di industri perdagangan emas di Indonesia dari sebuah perusahaan gadai milik negara. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah pendekatan exploratory research, dengan menggunakan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan cara melakukan riset dari sumber laporan keuangan dan berbagai laporan internal PT GLGP serta berbagai laporan statistik yang dikeluarkan berbagai instansi riset. Metode kualitatif dilakukan dengan cara melakukan wawancara, baik dengan pihak manajemen dari internal PT GLGP maupun dari beberapa ahli yang terkait dalam lingkup analisis seperti ahli hukum dan ahli emas. Hasil penelitian yang didapat adalah lembaga anak perusahaan yang didirikan akan berbentuk Perseroan Terbatas PT dengan nama baru yang akan disepakati bersama pihak internal PT GLGP. Lalu, setoran modal yang akan dipakai adalah setoran modal tunai secara langsung dari PT GLGP selaku induk usaha, ke anak perusahaan. Mengenai produk yang akan dipindahkan, maka produk yang sepenuhnya memiliki model bisnis jual beli secara tunai, akan dipindahkan ke anak perusahaan. Dari segi strategi posisitioning, anak perusahaan diarahkan untuk melakukan diversifikasi produk dengan fokus pada konsumen ritel melalui multi distribution channel. Untuk strategi yang akan diterapkan adalah efisiensi biaya internal dan intensifikasi penjualan untuk produk emas batangan. Sedangkan untuk produk perhiasan dan batu mulia, strategi yang digunakan adalah market entry strategy.

ABSTRACT
This research explains about how the subsidiary establishment and corporate strategic plan in the gold trading industry in Indonesia from state owned pawn company. The research appoch that writer use is exploratory research approach, through using quantitative method and qualitative method. Quantitative method is done by doing research from sources of financial reports and various internal reports of PT GLGP as well as various statistical reports issued by various research institution. Qualitative method is done by conducting interviews, both with the management of PT GLGP as well as from experts related in this scope of analysis such as lawyers and gold experts. The result of the research is that the establishment of a subsidiary institution will be in the form of a limited liability company PT with a new name that will be agreed with the internal parties of PT GLGP. Then, the capital deposit that will be used is cash capital deposit directly from PT GLGP as the parent company, to the subsidiary. Regarding the product to be moved, then the product that fully has a business model of buying and selling in cash, will be transferred to a subsidiary. In terms of positioning strategy, subsidiaries are directed to diversify their products with a focus on retail consumers through multi distribution channels. For the strategy to be applied is internal cost efficiency and sales intensification for gold bar product. As for jewelry and gem stones, the strategy used is the market entry strategy. "
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arif Azmi Rianto
"PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi emas dan perak, yang terikat dalam Kontrak Karya Generasi IV. Kontrak Karya seharusnya bersifat mengikat dan telah memuat hak dan kewajiban kedua pihak yang bersepakat, namun yang terjadi justru PT XYZ menghadapi sengketa atas penyerahan ekspor emas batangan. Penelitian ini difokuskan untuk mendeskripsikan penyerahan emas batangan yang dilakukan PT XYZ dengan dikaitkan dengan konsep taxable supplies, kemudian mendeskripsikan kelaziman internasional penyerahan emas batangan, dan menganalisis dampak sengketa terhadap cost of collection PT XYZ. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, dan teknik analisis data kualitatif. Hasil yang diperoleh adalah, penyerahan emas batangan PT XYZ sesuai dengan konsep taxable supplies, secara kelaziman internasional emas batangan bukan merupakan objek PPN, dan mahalnya biaya yang dikeluarkan PT XYZ untuk penyelesaian sengketa yang terjadi. Oleh karena itu perlunya Undang-undang terkait sifat khusus Kontrak Karya, lalu pembuatan kriteria emas batangan yang dikecualikan dari objek PPN di Indonesia, dan terakhir mengubah aturan khusus yang sebelumnya diterbitkan.

PT XYZ is a company that producing gold and silver, that bounded with Contract of Work Indonesia Government 4th Generation. The contract should be binding and already mention rights and obligations for both sides, but in fact PT XYZ face a dispute related to export supplies of gold bar. This research focus to describing gold bar supplies that done by PT XYZ associated to taxable supplies concept, then describing international practice supplies of gold bar, and analyzing dispute effects to compliance cost of PT XYZ This research using quantitative approach, and qualitative data analyzing technique. The results of this research is, PT XYZ gold bar supplies match with taxable supllies concept, the international practice for gold bar supplies is exempt from VAT, and the high compliance cost that paid by PT XYZ to resolve the dispute. Because of that reasons, there should be a public law that state Contract of Work is a lex specialis, then government should make criteria of gold bar that exempted from VAT, last change the private ruling that already issued."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library