Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Andries Irawan
"Balanced Scorecard (BSC) merupakan salah satu alat bantu manajemen yang banyak digunakan di seluruh dunia sejak konsepnya diusulkan oleh Kaplan & Norton (1992). Dalam perkembangannya, BSC banyak sekali perubahan dan peningkatan hingga saat ini berada dalam fase maturity. Penelitian ini mencoba memberikan kontribusi pada perkembangan konsep BSC dengan menelaah faktorfaktor kesuksesan penerapan dan pengaruhnya pada level penerapannya.
Penelitian dilakukan di Indonesia pada sektor energi dengan tujuan memberikan wawasan dan usulan tentang apa saja faktor-faktor kritikal penentu kesuksesan penerapan BSC pada tahapan-tahapan konsepnya (level penerapan atau generasi) yang dapat dipergunakan pada organisasi / perusahaan sektor energi di Indonesia untuk bisa mencapai sukses mengadopsinya pada tingkat kemampuan organisasi tersebut. Akhirnya, dari hasil penelitian didapatkan 4 level penerapan BSC (level 1, level 2a, level 3 dan level 5) dengan jumlah faktor-faktor kritis atau critical success factors (CSF) pada masing-masing level adalah 7, 12, 15 dan 26.

Balanced Scorecard (BSC) is one of the management tools that are widely used in the world since the concept proposed by Kaplan & Norton (1992). During its development process, the BSC has got many changes and improvements to this day, and now that concept is being in maturity phase. This study tried to contribute to the development of the BSC concept by reviewing the implementation success factors and their influence on the level of their application.
Context of the research was conducted in Indonesia in the energy sector with the goal is providing an insights and suggestions about what are Critical Success Factors of the BSC implementation in the concept stages (in application level or generation) that can be used by the organization/company in the energy sector to adopt BSC and achieve its success at the level of implementation based on the capability of their organization. Finally, 4 level BSC implementation (level 1, level 2a, level 3 and level 5) were reached as the result of research with number of critical success factors (CSF) for each level are 7, 12, 15 and 26 factors.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
T45578
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ginting, Gabriel Alvaro Erhagana
"This study investigates the effects of geopolitical risk (GPR), global economic policy uncertainty (GPU), climate policy uncertainty (CPU), and trade policy uncertainty (TPU) on firm value, measured by Tobin's Q, in the energy sector of BRICS founding members (Brazil, Russia, India, China, South Africa) and Indonesia. Utilizing panel data from 2019 to 2024, fixed-effects regression analyzes 2,008 observations of publicly listed energy firms, controlling for Ln Size (log of market capitalization), cash and cash equivalents, debt, net PPE (all scaled by total assets), Global GDP, and U.S. interest rates. Joint regression results show CPU and TPU as significant with expected negative effects, while GPU exhibits a significant yet uncharacterizable positive coefficient, and GPR remains insignificant. Pre-2022 analysis highlights significance for Ln Size, while GPU shows a positive but significant effect, rejecting the hypothesis due to its unexpected direction amid pandemic-driven uncertainty. Post-2022, following the Russia-Ukraine conflict and post-COVID recovery, GPR shows a positive but significant effect, rejecting the initial hypothesis and GPU shifting to a negative effect supporting the hypothesis. These findings provide valuable insights for investors and policymakers in the energy sector uncertainties in emerging markets.

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh risiko geopolitik (GPR), ketidakpastian kebijakan ekonomi global (GPU), ketidakpastian kebijakan iklim (CPU), dan ketidakpastian kebijakan perdagangan (TPU) terhadap nilai perusahaan, diukur dengan Tobin's Q, di sektor energi anggota pendiri BRICS (Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan) dan Indonesia. Menggunakan data panel dari 2019 hingga 2024, regresi efek tetap menganalisis 2.008 observasi perusahaan energi yang terdaftar secara publik, dengan mengontrol Ln Size (log dari kapitalisasi pasar), kas dan setara kas, utang, net PPE (semua diskalakan berdasarkan total aset), PDB Global, dan suku bunga AS. Hasil regresi gabungan menunjukkan CPU dan TPU signifikan dengan efek negatif yang dihipotesiskan, sementara GPU menunjukkan koefisien positif yang signifikan namun tidak sesuai hipotesis, dan GPR tetap tidak signifikan. Analisis pra-2022 menyoroti signifikansi untuk Ln Size, sementara GPU menunjukkan efek positif namun signifikan, menolak hipotesis karena arahnya yang tidak terduga di tengah ketidakpastian akibat pandemi. Pasca-2022, setelah konflik Rusia-Ukraina dan pemulihan pasca-COVID, GPR menunjukkan efek positif namun signifikan, menolak hipotesis, dengan GPU beralih ke efek negatif yang mendukung hipotesis. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi investor dan pembuat kebijakan dalam mengelola ketidakpastian pasar energi negara-negara berkembang."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Syahrul Ali Ib’rohim
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara volatilitas pasar saham, Foreign Portfolio Investment, suku bunga, nilai tukar, dan Indeks Produksi Industri pada saham syariah sektor energi di Indonesia tahun 2011-2023. Penelitian ini menggunakan data dengan frekuensi bulanan sejak tahun 2011. Penelitian ini menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan melibatkan fenomena structural breaks yang terjadi pada September 2013 dan fenomena tersebut digunakan sebagai variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan adanya kointegrasi atau hubungan jangka panjang pada setiap variabel yang diuji sebagai variabel dependen. Hasil uji jangka panjang menunjukkan bahwa volatilitas pada saham syariah sektor energi dipengaruhi secara positif oleh aktivitas Foreign Portfolio Investment. Selain itu, nilai tukar secara positif mempengaruhi Indeks Produksi Industri. Sedangkan dalam jangka pendek, aktivitas Foreign Portfolio Investment dipengaruhi secara negatif oleh nilai Foreign Portfolio Investment periode sebelumnya. Di sisi lain, volatilitas pasar saham secara positif mempengaruhi Foreign Portfolio Investment. Selain itu, Indeks Produksi Industri dipengaruhi secara positif oleh nilai Indeks Produksi Industri selama 3 bulan sebelumnya, nilai tukar, aktivitas Foreign Portfolio Investment, serta volatilitas pasar saham hingga 1 bulan sebelumnya.

This research aims to analyze the relationship between stock market volatility, Foreign Portfolio Investment, interest rates, exchange rates, and the Industrial Production Index on sharia stocks in the energy sector in Indonesia in 2011-2023. This research uses data with a monthly frequency since 2011 as the initial year when the Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) was launched. This research uses Autoregressive Distributed Lag (ARDL) involving the structural breaks phenomenon that occurred in September 2013 and this phenomenon is used as a dummy variable. The research results show that there is cointegration or long-term relationship in each variable tested as the dependent variable. Long-term test results show that volatility in sharia stock in the energy sector is positively influenced by Foreign Portfolio Investment activity. In addition, exchange rate positively influences the Industrial Production Index. Meanwhile, in the short term, Foreign Portfolio Investment activity is negatively influenced by the value of Foreign Portfolio Investment in the previous period. On the other hand, stock market volatility positively affects Foreign Portfolio Investment. In addition, the Industrial Production Index is positively influenced by the value of the Industrial Production Index for the previous 3 months, exchange rates, Foreign Portfolio Investment activity, and stock market volatility for the previous 1 month."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rania Rusyda
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh merger dan akuisisi (M&A) vertikal terhadap nilai perusahaan di sektor energi global, dengan membedakan integrasi vertikal berdasarkan hulu, hilir, dan lainnya. Latar belakang penelitian ini adalah karena di sektor energi, sebagian besar perusahaan cenderung mengakuisisi perusahaan target yang beroperasi di sektor yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari Revinitif dan S&P Capital. Data yang dikumpulkan adalah perusahaan energi yang melakukan aktivitas M&A selama periode 2014-2018 dan mengevaluasi dampaknya terhadap nilai perusahaan selama lima tahun setelah transaksi. Sebanyak 443 transaksi dianalisis menggunakan metode Difference-in-Differences (DID). Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi vertikal ke hulu dan lainnya memiliki dampak positif yang signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan integrasi vertikal ke hilir menunjukkan dampak negatif yang signifikan.

This study aims to analyze the impact of vertical mergers and acquisitions (M&A) on firm value in the global energy sector, distinguishing vertical integration into upstream, downstream, and other categories. The background of this research is that, in the energy sector, most companies tend to acquire target firms operating in the same sector. This study adopts a quantitative approach by collecting data from Refinitiv and S&P Capital. The data consists of energy companies engaged in M&A activities during the 2014-2018 period and evaluates their impact on firm value over five years following the transactions. A total of 443 deals were analyzed using the Difference-in-Differences (DID) method. The results indicate that upstream and other vertical integrations have a significant positive impact on firm value, while downstream vertical integration shows a significant negative impact on firm value."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Naura Saffa
"Di era digitalisasi yang berkembang pesat, transformasi digital telah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari bagi semua sektor bisnis dan industri untuk mendukung pertumbuhan dan efisiensi operasional. Hal ini juga dinilai penting dalam sektor energi fosil yang saat ini sedang menjalani tantangan dalam menjaga ketimpangan kebutuhan energi. Dalam menjalankan penelitian ini, pemilihan aplikasi MyPertamina sebagai fokus utama tidak terlepas dari fakta bahwa PT Pertamina (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertanggung jawab untuk mengelola sumber daya minyak dan gas bumi di Indonesia sekaligus berperan secara strategis untuk menjawab tantangan ini. Terlebih, Pertamina memiliki jaringan SPBU yang sangat luas dan merata di seluruh Indonesia. Jaringan SPBU Pertamina yang menyeluruh ini memberikan aksesibilitas yang lebih tinggi kepada masyarakat luas untuk menggunakan layanan digital yang ditawarkan melalui aplikasi MyPertamina. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam aplikasi MyPertamina menggunakan metodologi Design Science Research (DSR), yang meliputi analisis kebutuhan pengguna, analisis faktor-faktor yang memengaruhi niat penggunaan aplikasi MyPertamina, dan merancang pengembangan solusi dalam bentuk desain antarmuka dan prototipe alternatif dari aplikasi MyPertamina. Studi ini dilakukan dengan menggabungkan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menganalisis hasil wawancara yang diperoleh berdasarkan sesi wawancara bersama sepuluh narasumber yang seluruhnya merupakan pengguna aplikasi MyPertamina. Selanjutnya, hasil wawancara tersebut dijadikan acuan untuk merancang model penelitian yang merepresentasikan faktor-faktor yang mempengaruhi niat penggunaan aplikasi MyPertamina. Penelitian kuantitatif ini disebar memperoleh 283 responden yang seluruhnya merupakan pengguna aplikasi MyPertamina. Hasil penelitian kuantitatif ini menunjukkan bahwa usability, completeness, security, responsiveness, perceived usefulness, perceived ease of use, government regulation, dan trust berpengaruh secara signifikan terhadap intention to use. Selanjutnya, penulis merancang solusi desain dan prototipe perbaikan aplikasi MyPertamina berdasarkan tahapan penelitian sebelumnya. Hasil perancangan desain ini kemudian dievaluasi dengan SUS dan usability testing. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengatasi resistensi pelanggan terhadap teknologi digital, khususnya dalam pemanfaatan aplikasi MyPertamina. Selain itu, temuan dari penelitian ini juga mendukung program pemerintah dalam mendorong kebijakan energi berkelanjutan.

In the era of rapidly growing digitalization, digital transformation has become an unavoidable necessity for all business and industry sectors to support growth and operational efficiency. This is also considered important in the fossil energy sector which is currently undergoing challenges in maintaining the imbalance of energy needs. In conducting this research, the selection of MyPertamina application as the main focus is inseparable from the fact that PT Pertamina (Persero) is a State-Owned Enterprise responsible for managing oil and gas resources in Indonesia as well as playing a strategic role to answer this challenge. Moreover, Pertamina has a very extensive and evenly distributed network of gas stations throughout Indonesia. This comprehensive Pertamina gas station network provides higher accessibility to the wider community to use digital services offered through the MyPertamina application. The purpose of this research is to deeply analyze the MyPertamina application using the Design Science Research (DSR) methodology, which includes analyzing user needs, analyzing factors that influence the intention to use the MyPertamina application, and designing solution development in the form of interface design and alternative prototypes of the MyPertamina application. This study was conducted by combining qualitative and quantitative research methods. Qualitative research was conducted by analyzing the results of interviews obtained based on interview sessions with ten interviewees who were all users of the MyPertamina application. Furthermore, the results of these interviews were used as a reference to design a research model that represents the factors that influence the intention to use the MyPertamina application. This quantitative research distributed obtained 283 respondents who are all users of the MyPertamina application. The results of this quantitative research show that usability, completeness, security, responsiveness, perceived usefulness, perceived ease of use, government regulation, and trust have a significant effect on intention to use. Furthermore, the author designed design solutions and prototypes for MyPertamina application improvements based on the previous research stages. The results of this design are then evaluated with SUS and usability testing. Thus, the results of this study can be used to overcome customer resistance to digital technology, especially in the utilization of the MyPertamina application. In addition, the findings of this research also support government programs in encouraging sustainable energy policies."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library