Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Anisah Nur Afifah
"Banyak merek kosmetik saat ini mulai menaruh perhatian pada ekuitas halal dalam merek mereka karena potensi pasar Muslim yang besar. Oleh karena itu, penelitian ini membahas merek halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan yang kurang di eksplorasi antara faktor-faktor pendahulu seperti ekuitas merek halal, citra merek halal, kepercayaan merek halal, dan kepuasan merek halal pelanggan terhadap merek kosmetik halal Wardah pada Muslimah di Indonesia, dalam konteks pemasaran syariah yang sedang berkembang. Sampel penelitian terdiri dari Muslimah yang merupakan warga negara Indonesia dan berusia antara 18 hingga di atas 60 tahun, serta telah menggunakan produk kosmetik Wardah dalam enam bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dalam jaringan yang diisi secara mandiri oleh responden, dengan jumlah responden yang memenuhi syarat sebanyak 112 orang. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics untuk pre-test dan metode PLS-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS untuk main-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tiga faktor pendahulu ekuitas merek halal, yakni citra merek halal, kepuasan merek halal, dan ekuitas merek halal dalam konteks penggunaan produk kosmetik halal dengan merek Wardah. Namun, tidak ditemukan bukti yang mendukung adanya hubungan antara kepercayaan merek halal dan ekuitas merek halal.
......Many cosmetic brands are currently showing an interest in incorporating halal equity into their brands, driven by the immense potential of the Muslim market. Therefore, this study focuses on halal brands and aims to explore the relatively unexplored connections between antecedent factors such as halal brand equity, halal brand image, halal brand trust, and customer halal brand satisfaction in relation to the Wardah halal cosmetics brand among Muslimah in Indonesia, within the context of emerging Islamic marketing. The research sample comprised Muslim women who are Indonesian citizens, aged between 18 to above 60 years old, and who have used Wardah cosmetic products in the last six months. Data was collected through an online questionnaire, independently completed by 112 eligible respondents. The data analysis was carried out using IBM SPSS Statistics software for the pre-test, and the PLS-SEM method using SmartPLS software for the main-test. The results indicated a positive and significant relationship between the three precursors of halal brand equity, namely halal brand image, halal brand satisfaction, and halal brand equity in the context of using halal cosmetic products with the Wardah brand. However, there was no evidence found to support the relationship between halal brand trust and halal brand equity."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arief Kusnandar
"Jumlah Muslim di Dunia adalah yang terbesar kedua setelah Kristen, dan di Indonesia, Islam adalah agama mayoritas penduduknya. Dalam memilih produk untuk dikonsumsi, umat Islam memiliki pertimbangan khusus dan menyesuaikannya dengan ketentuan agama mereka, atau apa yang disebut halal. Meski begitu, belum banyak penelitian ilmiah yang mengeksplorasi peran merek halal yang sangat identik dengan umat Islam. Penelitian ini mencoba menguji ulang sebelumnya yang dilakukan oleh Ali et al. (2017) untuk mencari jawaban atas hubungan merek halal dengan niat pembelian kembali dari konsumen di Indonesia. Di sisi lain, penelitian ini juga berupaya melihat pengaruh Citra Negara yang merupakan produsen produk yang dikonsumsi. Penelitian ini diuji pada 252 responden yang merupakan konsumen dari beberapa Restoran Ramen di Jakarta, Indonesia dari bulan Maret hingga Mei 2020. Kemudian, semua data yang diperoleh diproses menggunakan aplikasi LISREL 8.51. Temuan pada hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum konstruksi merek halal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian kembali. Selain itu, citra negara dari Jepang ternyata memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap citra dari merek halal. Akan tetapi, hal tersebut tidak secara signifikan berpengaruh terhadap variabel niat pembelian ulang.
......The number of Muslims in the World is the second largest after Christianity, and in Indonesia, Islam is the majority religion of its population. In choosing a product to consume, Muslims have special considerations and adapt it to the provisions of their religion, or what is called of halal. Even so, not many scientific studies that have explored the role of the halal brand which is very identical with Muslims. This study tried to do the same thing with previous research conducted by Ali et al. (2017) to seek answers to the halal brand relationship with repurchase intentions from consumers in Indonesia. On the other hand, this research also seeks to see the influence of the Country Image which is the producer of the consumed product. This study was tested on 252 respondents who were consumers of several Ramen Restaurants in Jakarta, Indonesia from March to May 2020. Then, all data obtained were processed using LISREL 8.51. The findings of this study reveal that in general halal brand construction has a positive and significant effect on repurchase intention. In addition, the country's image from Japan turned out to have a positive and significant influence on halal brand image but not significantly to repurchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library