Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 47 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Mugi Ayomi
"ABSTRAK

Semakin strategisnya peran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan Republik Indonesia dalam memfasilitasi perdagangan internasional membuat DJBC harus terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi mutakhir. DJBC dituntut untuk memberikan pelayanan yang efisien dan melakukan pengawasan yang efektif yang merujuk pada praktik-praktik terbaik dalam kepabeanan internasional. Implementasi Big Data pada DJBC bertujuan untuk mendapatkan manfaat dari data yang telah dikumpulkan agar dapat dianalisis untuk mendukung pengambilan keputusan. Konsep Smart Customs and Excise mengusung Big Data sebagai inti dari semua sistem dan proses bisnis pada DJBC, namun sampai dengan saat ini penerapan Big Data masih bersifat proof of concept. Penerapan teknologi baru tanpa adanya arah pengembangan yang jelas memiliki risiko kegagalan, untuk itu diperlukan evaluasi penerapan Big Data di DJBC. Pengukuran tingkat kematangan Big Data dapat digunakan sebagai langkah awal untuk menilai situasi yang sebenarnya dari sebuah organisasi, memperoleh dan memprioritaskan langkah-langkah perbaikan dan kemudian mengontrol setiap tahap pelaksanaannya. Hasil pengukuran kematangan Big Data dapat dijadikan sebagai acuan untuk merumuskan saran dan rekomendasi bagi DJBC untuk mencapai tingkat kematangan yang lebih tinggi. Pengukuran dilakukan menggunakan framework TDWI Big Data Maturity Model untuk mengevaluasi implementasi Big Data pada DJBC. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara pertanyaan tertutup, kemudian diolah menggunakan assessment tools. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kematangan Big Data pada DJBC ada pada tingkat 3 (Early Adoption) dari skala 1 - 5. Hasil penelitian memberikan rekomendasi pada tiap dimensi untuk dapat meningkatkan tingkat kematangan ke tingkat 4 (Corporate Adoption) dengan prioritas perubahan mulai dimensi organisasi, analitis, manajemen data, infrastruktur, dan tata kelola.


ABSTRACT


The more strategic role of the Directorate General of Customs and Excise (DGCE) of the Ministry of Finance of Republic of Indonesia in facilitating international trade has made DGCE to continue to innovate by utilizing the latest technology. DGCE is required to provide efficient services and conduct effective supervision that refers to international customs organization best practices. Implementation of Big Data on DGCE aims to get the benefits of the data that has been collected so that it can be analyzed to support decision making. The Smart Customs and Excise concept brings Big Data as the core of all systems and business processes in DGCE, but until now the implementation of Big Data is still proof of concept. Implementation of new technology without the direction of development that clearly defined has the risk of failure, therefore an evaluation is needed regarding the implementation of Big Data on DGCE. Measuring the maturity level of Big Data can be used as a first step to assess the actual situation of an organization, obtain and prioritize corrective steps and then control each stage of its implementation. The measurement results can be used as a reference to formulate suggestions and recommendations for DGCE to reach a higher maturity level. Measurements were made using the TDWI Big Data Maturity Model framework to evaluate the implementation of Big Data on DGCE. Data collection is done through closed question interviews, then processed using assessment tools. The evaluation results indicate that the maturity level of Big Data on DGCE is at phase 3 (Early Adoption) of scale 1 to 5. The results of the study provide recommendations on each dimension to be able to increase the maturity level to phase 4 (Corporate Adoption) with priority changes starting from the organizational dimension, analytics, data management, infrastructure, and governance.

"
2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Siregar, Maulana Bobby Rakhman
"Kementerian BUMN memberikan arahan untuk setiap BUMN agar meningkatkan kematangan teknologi informasi (TI) di perusahaan BUMN, termasuk di lingkungan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN III). Konsistensi dan kesenjangan nilai IT Maturity Level antar entitas di PTPN Group menjadi fokus utama dengan tujuan mendukung implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan memastikan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 2019 sebagai landasan untuk mengevaluasi tingkat kematangan TI di PTPN Group. COBIT 2019 memberikan pedoman yang komprehensif dalam mengelola dan meningkatkan kematangan TI berdasarkan prinsip-prinsip GCG. Evaluasi dilakukan dengan pemetaan domain proses COBIT 2019 dan fokus pada entitas dengan nilai IT Maturity terendah, yaitu PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN). Proses evaluasi dilakukan melalui analisis dokumen, wawancara, dan penggunaan aktivitas COBIT 2019 untuk menentukan tingkat kematangan TI. Hasil evaluasi diperoleh tujuh proses area di PT RPN berada di Level 0 (incomplete) dan satu proses area (DSS05) berada di Level 1 (initial). Rekomendasi peningkatan tata kelola TI disusun sesuai panduan COBIT 2019, dengan pembagian peningkatan ke Level 2 dan Level 3 untuk masing-masing proses area. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan nilai IT Maturity di PTPN Group, khususnya di PT RPN. Rekomendasi peningkatan tata kelola TI dapat diadopsi tidak hanya oleh PT RPN tetapi juga entitas lain di PTPN Group. Saran untuk penelitian mendatang terkait pertimbangan implementasi framework ITIL atau ISO/IEC 20000, perluasan cakupan penelitian, dan penyusunan roadmap implementasi untuk mencapai peningkatan kematangan TI yang terencana dan terukur.

The Ministry of SOEs provides direction for each SOE to improve Information Technology (IT) maturity, including at PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN III). The main focus is the consistency and gap in IT Maturity Level values between entities in PTPN Group to support the implementation of Good Corporate Governance (GCG) and achieve organizational goals. This research uses the COBIT 2019 framework to evaluate IT maturity at PTPN Group with the aim of managing IT based on GCG principles. The evaluation was conducted by mapping the COBIT 2019 process domains, especially at PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) which has the lowest IT Maturity score. The evaluation process involves document analysis, interviews, and COBIT 2019 activities to determine the level of IT maturity. The evaluation results showed that seven process areas at PT RPN were at Level 0 (incomplete), and one process area (DSS05) was at Level 1 (initial). IT governance improvement recommendations are prepared according to COBIT 2019 guidelines, with the division of improvements to Level 2 and Level 3 for each process area. The conclusion of this research shows that there is a gap in the IT Maturity value at PTPN Group, especially at PT RPN. IT governance improvement recommendations can be adopted not only by PT RPN but also other entities in PTPN Group. Suggestions for future research include consideration of ITIL or ISO/IEC 20000 framework implementation, expansion of research scope, and preparation of an implementation roadmap to achieve planned and measurable IT maturity improvement."
Jakarta: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Siregar, Dian Kadarsih
"Perusahaan tidak dapat berkompetisi jika strategi bisnis dan TI nya tidak selaras. Oleh karena itu keselarasan strategis menjadi perhatian penting bagi para eksekutif bisnis. Keselarasan ditujukan dalam mencapai keharmonisan antara bisnis dengan TI dan sebaliknya. PT. Nusantara Card Semesta (NCS), sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa pengiriman barang/dokumen menjadikan infrastruktur TI menjadi sebuah alat dalam berkompetisi. Dengan didirikannya infrastruktur TI ini diharapkan proses bisnis yang selama ini berjalan akan jauh lebih baik dan dapat memenuhi tujuan bisnis perusahaan. Namun kontribusi TI dirasakan kurang optimal dalam membantu mewujudkan tujuan bisnis perusahaan. Kolaborasi yang harmonis dari sisi bisnis dan TI masih belum mendukung satu sama lainnya. Penelitian ini membahas pendekatan yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kematangan keselarasan strategis bisnis dan TI. Metode pengukuran yang digunakan adalah metode pengukuran kematangan penyelarasan strategis Luftman. Penelitian ini akan mengukur tingkat kematangan penyelarasan strategis pada PT. NCS untuk mengetahui posisi keselarasan, cara meningkatkan keselarasan yang akan memberikan keuntungan bagi perusahaan.

Firms cannot compete if their businesses and information technology strategies are not aligned. Therefore achieving strategic alignment has become an essential thing for business executives. Alignment addressed to achieve harmony between business and IT strategies. PT. Nusantara Card Semesta (NCS) as a delivery service company assign their IT infrastructures as a competitive weapon. Using the IT infrastructures, the business process is expected to be improved and the business goals can be reached. On the other hand, the IT contribution is not optimal enough in achieving the business goals because there is no collaboration between business and IT. This research introduces an approach that can be used to assess strategic alignment maturity between business and IT. The method used to measure maturity in this research is Luftman model. The goal of this research is to assess the maturity of the business-IT alignment in PT. NCS. Knowing the maturity of it is strategic choices and alignment practices make it possible for the firm to see where it stands and how it can improve."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2007
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bahtiar Bahtiar
"The freshwater clam, locally known as Pokea, (Batissa violacea var celebensis, von Martens 1897; Bivalvia: Corbulidae) is a popular and widely consumed food in Kendari, Southeast Sulawesi. Despite its popularity, basic information required for conservation managenment, such as reproductive biology, is lacking. This study aims to examine the reproductive biology of the clam obtained from the Pohara River, Kendari. Pokea samples were collected monthly from February 2012 to January 2013. We recorded parameters of reproductive biology, including sex ratio, stage of gonadal maturity, gonadosomatic index (GSI), fecundity, and size of the first mature gonad from each sample. Data were analysed using chi-square test and linear regression in the package Sigma Plot v.6.0. Pokea population in the Pohara River was male-biased. The population spawns throughout the year and the peak spawning season was August-September. Mature gonad was found at small shell size (indicating early sexual maturity). Food availability might have influenced the gonadal development in Pokea. This baseline information is very relevant for conservation practices of Pokea population in the Pohara River."
Bogor: Seameo Biotrop, 2021
634.6 BIO 28:1 (2021)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Loecita Sandiar
Jakarta: Pusat Kajian Ilmu Ekonomi (Puskanomi) Universitas Indraprasta PGRI, 2017
330 JABE 3:4 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
Yuhanes Pramono
"Dengan dikeluarkannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah, keadaan berubah dengan sangat drastis dimana ketika berlakunya peraturan yang lama yaitu Undang-undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintah di Daerah, Kewenangan Daerah Kota/Kabupaten sangat terbatas oleh karena semua sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Sebaliknya sekarang ini kewenangan Pemerintah Daerah Kota/Kabupaten menjadi lebih luas oleh karena tidak lagi dibatasi oleh Pemerintah Pusat, kecuali 4 (em pat) urusan yang tidak diserahkan kepada Daerah, yaitu urusan: luar negeri, pertahanan dan keamanan, agarna dan peradilan.
Tentu saja setiap daerah tidak selalu sama dalam menyelenggarakan urusan yang menjadi kewenangannya, tergantung dari karakteristik yang dimiliki kebutuhan masyarakat di daerah tersebut. Yang pasti urusan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah sekarang ini lebih banyak dibandingkan di masa lalu.
Kondisi seperti ini menuntut Pemerintah Daerah harus lebih tanggap dan sigap dalam merespon dan mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah. Inti penyelenggaraan pemerintah di daerah adalah memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat di daerah sehingga tercapai kesejahteraan di wilayah tersebut.
Kewenangan yang diserahkan dari atas itu akanditurunkan sampai ke tingkat yang paling rendah yaitu Desa/Kelurahan. Untuk Surakarta yang berbentuk kota maka tingkat pemerintah yang paling rendah adalah Kelurahan. Boleh jadi kelurahan merupakan ujung tombak pemerintah dalam menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat_ Oleh karena itu kelurahan bisa menjadi cermin penyelenggaraan pelayanan oleh pemerintah kepada masyarakat. Untuk menyelenggarakan pelayanan yang prima terhadap masyarakat diperlukan kinerja yang prima dari para pegawai di lingkungan kelurahan. Kinerja pegawai memliki hubungan yang erat dengankonsiderasi dan kedewasaaa pegawai.
Penelitian tentang kinerja pegawai menarik untuk dilakukan, karena dengan tingkat kinerja yang baik para pegawai kelurahan maka menghasilkan kinerja organisasi yang baik pula sehingga apa yang menjadi tujuan organisasi bisa tercapai, yaitu terpenuhinya apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Kinerja pegawai dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain: gaji, minat, bakat, jenis pekerjaan, gaya kepemimpinan, kebijakan organisasi, kondisi kerja, kepribadian, rekan kerja dan berbagai karakteristik individu pegawai seperti pendidikan, jenis kelamin, usia, masa kerja, jabatan dan sebagainya.
Yukl(1989) berpendapat bahwa bahwa untuk meningkatkan kinerja pegawai perlu diperhatikan adanya lima dimensi konsiderasi, yaitu: penjagaan pintu, penyelarasan, penyokongan, penetapan pedoman dan penguraian proses. Hersey dan Blanchard (1984) menyatakan bahwa kedewasaan pegawai merupakan variabel moderator yang mempengaruhi hubungan antara konsiderasi dan kinerja pegawai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan variabel moderator kedewasaan pegawai dalam mempengaruhi hubungan antara konsiderasi dan kinerja pegawai di lingkungan kelurahan kota Surakarta dengan asumsi bahwa pegawai yang memiiiki kedewasaan pegawai yang tinggi akan merespon secara lebih positif terhadap konsiderasi dibandingkan pegawai dengan kedewasaan yang rendah.
Subyek penelitian yang dipi1ih adalah para pegawai Kelurahan Kota Surakarta dengan sampel sebanyak 52 orang dari jumlah populasi sebanyak 357 orang. Kepada para responden diminta untuk menjawab kuesioner yang berisi pernyataan-pemyataan dari variabel-variabel penelitian.
Sebelum instrumen penelitian digunakan, terlebih dahulu dilakukan uji coba terhadap 30 responden untuk mengetahui apakah instrumen penelitian tersebut valid dan variabel. Dengan menggunakan metode Alpha Cranbach, hasil perhitungan menunjukkan instrumen penelitian valid dan reliabel untuk digunakan dalam penelitian ini.
Karena jenis penelitian ini non parametris dan berskala ordinal, maka teknik uji korelasi yang digunakan adalah korelasi Jenjang Kendall (tau). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsiderasi dan kinerja pegawai, dengan kekuatan hubungan pada tingkat rendah (t = 0, 356 ).
Untuk mengetahui pengaruh kedewasaan pegawai terhadap hubungan antara konsiderasi dan kinerja pegawai digunakan teknik korelasi parsial Kendall. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan angka korelasi dan 0,356 menjadi 0,271. Artinya bahwa kedewasaan pegawai mempengaruhi (memperkuat) hubungan antara konsiderasi dan kinerja pegawai. Hasil penelitian juga ienunjukkan bahwa koefisien korelasi Kendall pada kelompok responden dengan kedewasaan yang tinggi sebesar 0,897 lebih kuat dibandingkan pada kelompok responden dengan kedewasaan yang rendah sebesar 0,858.
Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa variabel kedewasaan pegawai merupakan moderator yang mempengaruhi (memperkuat) hubungan antara konsiderasi dan kinerja pegawai di lingkungan Kelurahan Kota Surakarta."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2003
T12484
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Ikan bujuk (Bluespotted snakehead) (channa cyanospilos) is a a native spesies inhabiting musi river in Sumatera, Kapuas river in west Kalimantan and is also fpound in Malaysia...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Jugo Widioro
"Berkaitan dengan penerapan atau dukungan layanan TI yang ada saat ini terhadap proses bisnis perusahaan, dilakukanlah penelitian yang berkaitan dengan tata kelola TI. Penelitian yang dikerjakan ini berupa analisa terhadap tata kelola TI yang diterapkan oleh perusahaan. Kemudian dilakukanlah pengembangan usulan solusi berkaitan dengan tata kelola TI, dengan menggunakan standar Maturity Level berbasis COBIT.
Kekuatan Maturity Level yang dimiliki VICO Indonesia perlu didukung engan pengelolaan faktor-faktor non teknis yang dapat menjadi kendala operasional bisnis. Seperti memperhatikan ketersediaan SDM yang handal dan bersifat jangka panjang, dan mempertimbangkan segala bentuk investasi TI dengan usia Kontrak Kerja Sama dengan BPMIGAS. Hal-hal semata bermanfaat untuk mengoptimalkan efektivitas dan efisiensi aktivitas bisnis.

Related to the applications or support of current existing IT services in the business processes of he company, this research is performed related to the IT governance. This research is performed by analyzing the IT governance at VICO Indonesia company, and to propose a solution related to IT governance, by using COBIT sytandard, focusing in MAturity Level valuation.
The strength of Maturty Level of VICO Indonesia needs to be support with the management of non-technical factors which will became as operational obstacle. Concerns in availability and capability of human resources for the long term, and consideration in IT investment which in line with the PSC period should be manage to optimie the effectiveness and efficiency of business process."
Depok: Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2010
T27729
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5   >>