Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 33 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhammad Ali Husni Riza
"Sistem dan infrastruktur transportasi di Indonesia didominasi oleh jalan mode. Karena alasan fundamental seperti kebijakan transportasi nasional dan tidak adanya visi jangka panjang, jaringan jalan nasional menanggung beban dari pergerakan orang dan barang di seluruh negeri yang menghadap mode lainnya transportasi. Dengan demikian, penting untuk membangun infrastruktur dan layanan kereta api nasional ke panggung di mana jaringan kereta api bisa menjadi efisien alternatif yang mampu bersaing secara sehat dengan jaringan jalan untuk mengurangi nasional beban ekonomi gerakan.
Hal ini diperkirakan bahwa beberapa tahun ke depan, Indonesia akan memiliki kecepatan kereta api yang menyerupai Shinkansen di Jepang. Hal ini karena tahun depan segmen pertama dari kecepatan tinggi proyek kereta akan dimulai. Selain itu, transportasi darat rencana pembangunan dalam bentuk kecepatan tinggi melatih Jakarta ke Surabaya telah dibahas dalam beberapa tahun terakhir.
Perkembangan prioritas untuk pemilihan proyek O & M harus selaras untuk tujuan strategis yang ditetapkan dalam rencana bisnis terpadu. Idealnya, sistem harus mendorong pemilihan proyek yang kontribusinya nilai ke pencapaian tujuan strategis yang tinggi dan diperlukan. Sebaliknya, mestinya mencegah pemilihan proyek, yang menambah sedikit nilai untuk mencapai tujuan.

Systems and transport infrastructures in Indonesia are dominated by road modes. Because of fundamental reasons such as national transportation policies and lack of long term vision, the national road network bears the brunt of the movement of people and goods across the country which overlooking other modes of transportation. Accordingly, it is important to build the infrastructure and national railway services to the stage where the rail network can be an efficient alternative that able to compete fairly with the road network to reduce national economic burden of movement.
It is predicted that a few years next, Indonesia will have a speed railways that resembles the Shinkansen in Japan. This is because the next year the first segment of the high-speed train project will be started. In addition, the land transportation development plan in the form of high-speed train Jakarta to Surabaya has been discussed in recent years.
The development of priorities for the selection of O&M projects must be aligned to the strategic objectives prescribed in the integrated business plan. Ideally, the system should encourage the selection of projects whose value contribution to the achievement of strategic goals is high and necessary. Conversely, it should discourage the selection of projects, which add little value to achieving goals.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
S62980
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tommy Pandi
"Akhir-akhir ini negara kita, Indonesia sering dilanda bencana gempa baik yang berskala kecil hingga besar, sehingga akibat dari gempa tersebut banyak rumah tinggal yang mengalami kerusakan bahkan hingga roboh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan probabilitas risiko kerusakan akibat gempa pada rumah tinggal tipe 142 di salah satu perumahaan di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode experts judgement untuk memperkirakan probabilitas kerusakan rumah tinggal tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan rumah tinggal tipe 142 dapat di presentasikan sebagai kurva fungsi kerapatan probabilitas tipe Gamma 1, dimana risiko kerusakan dominan pada rumah tinggal tipe 142 adalah slight damage.

Lately our country, Indonesia is frequently hit by earthquakes from small to large scale, where the quake caused a lot of houses that were light damaged even to collapse. The purpose of this research is to estimate damage risk probability of 142 type landed house in one of the Real Estate in Depok City due to earthquake. This research used experts judgement method to estimate the damage risk probability of the landed house. The result of this research has shown that the damage of 142 type landed house could be represented as probability density function gamma 1 type, where the dominant damage risk for the 142 type of landed house is shown by slight damage category."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S645
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Agrina
"Akhir-akhir ini negara kita, Indonesia sering dilanda bencana gempa baik yang berskala kecil hingga besar, sehingga akibat dari gempa tersebut banyak rumah tinggal yang mengalami kerusakan bahkan hingga roboh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan probabilitas risiko kerusakan akibat gempa pada rumah tinggal tipe 70 di salah satu perumahaan di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode experts judgement untuk memperkirakan probabilitas kerusakan rumah tinggal tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan rumah tinggal tipe 70 dapat di presentasikan sebagai kurva fungsi kerapatan probabilitas tipe Gamma 1, dimana risiko kerusakan dominan pada rumah tinggal tipe 70 adalah slight damage.

Lately our country, Indonesia is frequently hit by earthquakes from small to large scale, where the quake caused a lot of houses that were light damaged even to collapse. The purpose of this research is to estimate damage risk probability of 70 type landed house in one of the Real Estate in Depok City due to earthquake. This research used experts judgement method to estimate the damage risk probability of the landed house. The result of this research has shown that the damage of 70 type landed house could be represented as probability density function gamma 1 type, where the dominant damage risk for the 70 type of landed house is shown by slight damage category."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S661
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ratih Tri Utami
"Kesehatan kerja mempengaruhi manusia dalam hubungan dengan pekerjaan maupun lingkungan kerjanya, baik secara fisik maupun psikis yang meliputi : metode bekerja, kondisi kerja dan lingkungan kerja yang mungkin dapat menyebabkan kecelakaan, penyakit ataupun perubahan dari kesehatan seseorang. Incidence rate menunjukkan betapa banyak insiden telah terjadi atau seberapa parah kecelakaan pada kegiatan konstruksi terjadi. Selain itu, incidence rate merupakan satu dari sekian banyak item yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja Kegiatan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan K3L yang dapat dianalisa, berdasarkan faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja dengan menggunakan perhitungan incidence rate dan dapat diketahui kegiatan K3L apa saja yang berarah kepada zero accident pada Proyek Pembangunan Perpustakaan Pusat UI, Depok. Sehingga, dengan adanya analisa incidence rate, maka indikasi kecelakaan pada kegiatan K3L dapat dipantau serta dapat diketahui apakah Proyek Pembangunan Perpustakaan Pusat UI Depok layak dinyatakan sebagai zero accident project atau tidak.

Affect human health in relation to employment or work environment, both physically and psychologically, including: work methods, working conditions and environment which may cause an accident, illness or a change of a person's health. Incidence rate indicates how many incidents have occurred or how severe accidents in the construction activity occurs. In addition, the incidence rate was one of the many items that can be used to measure the performance of Work Health, Safety and Environment (HSE).
This aims research is to identify activities that can be analyzed for HSE based on the factors that cause workplace accidents by using the calculation of incidence rate and we could be know what's the activities from HSE trending to zero accident at the UI Project Library UI Development, Depok. Thus, with the incidence rate analysis, the indication of an accident on HSE activities can be monitored and can be known whether the Project expressed as a zero accident feasible project or not.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S1007
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Erin
"ABSTRAK
Akhir-akhir ini negara kita, Indonesia sering dilanda bencana gempa baik yang berskala kecil hingga besar, sehingga akibat dari gempa tersebut banyak rumah tinggal yang mengalami kerusakan bahkan hingga roboh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan probabilitas risiko kerusakan akibat gempa pada rumah tinggal tipe 36 di salah satu perumahaan di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan metode experts judgement untuk memperkirakan probabilitas kerusakan rumah tinggal tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kerusakan rumah tinggal tipe 36 dapat di presentasikan sebagai kurva fungsi kerapatan probabilitas tipe Gamma 1, dimana risiko kerusakan dominan pada rumah tinggal tipe 36 adalah slight damage."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S891
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Arya Imam
"Dalam penelitian ini meninjau penggunaan bahan limbah adukan beton siap pakai atau Concrete Sludge Waste (CSW) sebagai substitusi pasir untuk agregat halus dan penggunaan abu sekam padi Rice Husk Ash (RHA) sebagai substitusi perekat semen dalam campuran mortar yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam pembuatan paving block. CSW itu sendiri yaitu limbah sisa adukan beton yang sama sekali tidak terpakai dan menjadi suatu masalah bagi perusahaan produsen ready mix dalam hal tempat pembuangan akhirnya. Sifat mekanik campuran mortar yang diuji dengan total benda uji sebanyak 125 buah. Yang meliputi kuat tarik langsung 75 benda uji sesuai standar ASTM C 307-03, modulus elastisitas sebanyak 25 benda uji sesuai standar ASTM C 580-02, dan kuat geser sebanyak 25 benda uji.
Pengujian sifat mekanis mortar dibagi kedalam 5 variasi campuran mortar dengan penambahan komposisi CSW sebanyak 30%,40%,50%,60%,70% untuk setiap masing-masing variasi campuran. Dalam pengujian ini didapatkan nilai kekuatan terbesar untuk campuran mortar dengan komposisi semen, agregat halus 1:3, yang terdiri dari 92% Semen, 8% RHA, 70% Pasir, 30% CSW mencapai nilai kuat tarik optimum sebesar 4.98 MPa, modulus elastistas sebesar 10299.224 MPa, dan nilai kuat geser sebesar 1.09 MPa.

In this research reviewed the use of waste material concrete ready mix or Concrete Sludge Waste (CSW) as a substitute sand for fine aggregate and the use of Rice Husk Ash (RHA) as a substitute for cement adhesive in the mix mortar that is expected to be utilized in the manufacture of paving blocks . CSW's own residual waste concrete that is completely unused and become a problem for ready mix manufacturers company in landfills. Mechanical properties of mortar mixtures were tested with a total 125 specimens. Which includes 75 direct tensile test specimens according to ASTM C 307-03, modulus of elasticity with 25 test specimens according to ASTM C 580-02, and the shear strength with 25 specimens.
Testing the mechanical properties of mortar mixtures were divided into five variations of the composition mortar with the addition of CSW as much as 30%, 40%, 50%, 60%, 70% for each variation of mixture. In this test the value obtained for the greatest strength of mortar mixed with the composition of cement, fine aggregate ratio 1:3, which consists of 92% cement, 8% RHA, 70% sand, 30% CSW getting optimum tensile strength value 4.98 MPa, modulus of elasticity 10299.224 MPa, and shear strength 1.09 MPa.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S43237
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Fazli Ardiansyah
"ABSTRAK
Kontrak merupakan dokumen yang sangat penting dalam proyek. Kontrak dipandang sebagai hukum yang harus dipenuhi dan menjadi pengatur serta pengendali hak-hak dan kewajiban antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam proyek. Sejak diberlakukannya UU Migas No. 22 tahun 2001, dikenal istilah PTK sebagai panduan dan pedoman tata kerja dalam kegiatan di sektor migas Indonesia. PTK No. 007 sendiri merupakan PTK yang khusus mengatur mengenai kegiatan pengadaan barang dan jasa pada kegiatan usaha hulu migas. Di dunia Internasional sudah lama dikenal dokumen FIDIC yang merupakan aturan kontrak yang telah digunakan banyak negara. FIDIC juga telah banyak diadaptasi pada proyek-proyek migas di Indonesia. Analisis yang dilakukan adalah membandingkan antara standar dan prosedur FIDIC dengan PTK No. 007. Tujuan dari perbandingan ini adalah untuk mengidentifikasi gap diantara kedua dokumen tersebut, kemudian mengevaluasi hasil gap yang telah ditemukan.

ABSTRACT
Contract is a very important document in the project. The contract is considered to be the law that must be completed and became a regulator and controller of the rights and obligations between owner and service provider in the project. Since the enactment of Oil and Gas Law No. 22 year 2001, PTK known as the terms and guidelines for the employment guidelines in the activities of oil and gas sector in Indonesia. PTK No. 007 is a PTK that specifically regulates activities of procurement in upstream oil and gas activities. In international, FIDIC document has long known as the contract rules that have be been used in many countries. FIDIC also has been widely adapted in oil and gas projects in Indonesia. The analysis is to compare standard and procedure between the FIDIC and PTK No. 007. The purpose of this comparison is to identify the gap between the two documents, and evaluate the gap results that has been found."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S42184
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dinal Revaldy
"Proyek MRT Jakarta diinisiasi sebagai salah satu solusi atas kemacetan lalu lintas yang terjadi di DKI Jakarta. Sebagai proyek MRT pertama di Indonesia, muncul berbagai kendala yang akhirnya memperlambat kinerja waktu pembangunan. Penelitian yang mengkombinasikan metode wawancara dan survey ini mengidentifikasi lima faktor dominan yang menjadi penyebab utama perbedaan antara jadwal rencana dan aktual proyek MRT Jakarta. Selain itu, studi berikut juga menguraikan sepuluh tindakan korektif berdasarkan kelima faktor tersebut. Sampel dalam penelitian ini adalah para pakar yang terlibat langsung dalam proyek MRT Jakarta. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi landasan evaluasi bagi proyek MRT lainnya di Indonesia, agar tidak mengalami kendala yang serupa.

The Jakarta MRT project was initiated as one of the solutions to the traffic jam that occurred in Special Region Area of Jakarta. As the first MRT project in Indonesia, various obstacles emerged which eventually slowed down the project schedule. Research that combines interview and survey methods identified five dominant factors that are the main causes of differences between the planned and actual schedule of Jakarta MRT project. In addition, the following study also outlines ten corrective actions based on these five factors. The research sample were expert that directly involved in this project. The results are expected to be a basis for evaluation in other MRT Jakarta in Indonesia so not experienced the similar incidents.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia , 2014
S70470
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sihombing, David Immanuel
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tentang bentuk-bentuk limbah material padat yang dihasilkan pada tahap pelaksanaan struktur atas di proyek pembangunan gedung bertingkat berikut penyebab terjadinya limbah tersebut. Selain itu, skripsi ini turut memaparkan sumber-sumber kegiatan penghasil timbulan limbah dan faktor- faktor penyebabnya. Penelitian juga dilakukan untuk mengetahui system manajemen limbah padat yang digunakan di pembangunan bergelar ?Bangunan Hijau? ini. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara terhadap pelaku industri konstruksi di lapangan untuk level manajer dan direksi dan observasi dengan melakukan pengamatan langsung dan studi dokumen proyek untuk memperoleh data yang kredibel, terpercaya, faktual dan dapat dipertanggungjawabkan.Penelitian ini dilakukan dari tanggal 1 April ? 31 Mei 2011 dan berlokasi di lantai I dan II saja. Dimensi lantai bangunan Gedung Kementerian ini seragam, sehingga pengambilan lantai I dan II dapat mewakili timbulan limbah di lantai-lantai selanjutnya. Dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan trianggulasi, penelitian menghasilkan sejumlah temuan berikut, yaitu: (1) limbah material dominan yang dihasilkan di pekerjaan struktur atas berturut-turut ialah besi, kayu dan cor. (2) Timbulan limbah dominan ini bersumber dari aktivitas di pekerjaan struktur atas, yaitu pekerjaan pembesian, bekisting dan pengecoran, diikuti oleh proses operasi dan pengelolaan material. (3) Dilihat dari faktor penyebab, desain dan dokumentasi menjadi faktor penyebab terbesar terjadinya timbulan limbah material di saat pelaksanaan pekerjaan struktur atas. Hal ini diakibatkan oleh terjadinya perubahan desain selama pekerjaan di kedua lantai tersebut berlangsung. (4) Untuk manajemen limbah, kontraktor memberlakukan system minimisasi dan penanggulangan limbah secara terpadu. Minimisasi dilakukan dengan menggunakan material bersertifikat untuk mencegah timbulnya limbah material akibat penggunaan material yang berkualitas rendah. Selain itu, pihak kontraktor juga menggunakan metode precast half slab dan precast tangga untuk mereduksi penggunaan material bekisting dan limbah konstruksi lainnya

ABSTRACT
This thesis focuses on identifying and analyzing the composition of solid material waste resulted during the process of upper structure construction of a high rise building. In addition, the study also concentrates on identifying the acitivities of upper structure construction as well as its factors that contributes to the solid waste volum in construction site. At last but not least, the research was also applied on identifying the waste management scheme adopted in this ?Green Building? titled construction project. Data was collected through qualititative method: interview and observation. Interview was executed on five credible interviewees who experienced and were on duty to handle these these research questions. Observation was applied to attain credibility, transferability, dependability, and confirmability within the research. The research was executed from April 1st ? May 31st, 2011, hence, it covered 1st and 2nd upper floor only. Besides, both floors represented next typical upper floors. Through interview, observation, and peer debriefing, the research resulted some invention, namely: (1) the major material waste on the upper structure development were iron, wood, and concrete in succession. (2) This happened because of the execution of upper structure activities, then, followed by operation process and at last was material treatment. (3) Observed from its roots of waste problem, desain and documentation was the major contributor of material waste volum. This was initially caused by the design change when the development of both floors was on-going. (4) Speaking of waste management, contractor applied two kinds of on-site waste management system: minimization and integrated waste disposal. To lessen material waste volum caused by quality, contractor supplied materials that have been certificied by green council. Furthermore, contractor also applied precast half slab and stairs precast to reduce the use of wood material and other construction waste."
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S649
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Bima Sukma
"Skripsi ini merupakan aplikasi atau penerapan value engineering dengan metode 'paired comparison' dengan studi kasus pada bangunan gedung berlantai empat 'Office Park' Bandung, Jawa Barat. Dengan melakukan tahap -tahap value engineering yang terdiri dari tahap informasi, kreatif, analisis dengan metode 'paired comparison', pengembangan dan rekomendasi dimunculkanlah dua alnternatif desain plat beton baru yang bertujuan untuk efisiensi rencana anggaran biaya agar biaya yang dikelurkan bisa diminimalisir, kemudian dengan analisa fungsi matriks didapatkanlah desain alternatif baru yang memungkinkan untuk diaplikasikan di lapangan dengan memperhitungkan berbagai macam kriteria desain dan faktor di lapangan.

This final assignment is both real application and implication of engineering value by using paired comparison method. This relates with the case study of a fourth floor building named Office Park in Bandung, West Java. This is also done by following the value engineering steps which is divided into four parts such as information path, creative path, analytical path based in the paired comparison, developing path, and recommendation path. Then appeared two alternative designs of a concrete plate which can reduce the budgeting plan. By having the matrix analytical function itself, we are having a big opportunity to make an appropriate design which is able to consider many design criteria and factor in the project field. "
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S692
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>