Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 15 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Eka Nurjanah
"Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan profitabilitas bank syariah hasil konversi dan hasil spin off di Indonesia. Sebelumnya penelitian melakukan pengujian terkait faktor-faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas bank syariah. Terdapat tujuh bank syariah yang digunakan sebagai sampel, terdiri dari empat bank syariah hasil konversi dan tiga bank syariah hasil spin off tahun 2015-2019. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dan uji beda. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa dana pihak ketiga dan pangsa pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA bank syariah, sedangkan pembiayaan tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan hasil uji beda, menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara pengumpulan dana pihak ketiga, pembiayaan dan ROA bank syariah hasil konversi dan hasil spin off. Meski demikian, terdapat perbedaan signifikan dari pangsa pasar bank syariah hasil konversi dan hasil spin off.

The study was conducted with the aim to find out the comparison of the profitability between conversion and spin-off islamic banks in Indonesia. Previous research conducted tests related to what factors could affect the profitability of Islamic banks. There are seven sharia banks that are used as samples consisting of 4 sharia banks resulting from conversion and 3 sharia banks resulting from spin off. The data analysis technique used is panel data regression and different test. This research shows that third party funds and market share have significant effect on ROA while financing does not significantly influence ROA. In the results of different tests show that the conversion of third-party funds, financing and ROA of Islamic banks and the spin off results there is no difference while there is a difference in market share.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Driani Mayasari
"ABSTRAK
Thesis ini menganalisa potensi risiko likuiditas di industri perbankan syariah
Indonesia utamanya pengaruh tekanan likuiditas dari variable Total Financing,
dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap cadangan likuiditas (Liquidity Reserves)
bank-bank syariah di Indonesia. Hal ini dilakukan karena kompetisi di dunia
perbankan utamanya perbankan Syariah yang semakin meningkat sementara
industri perbankan syariah mempunyai potensi risiko likuiditas yang harus
dianalisa untuk menjaga kelangsungan dan stabilitas industri perbankan Syariah.
Secara khusus, penelitian ini menggunakan model dinamis Autoregressive
Distributed Lag (ARDL) untuk memodelkan variabel-variabel, melihat pengaruh
dan hubungan antar variabel termasuk menganalisa output yang dihasilkan. Hasil
model dan analisa komprehensif thesis ini menunjukkan bahwa industri perbankan
syariah harus mempertimbangkan potensi tekanan likuiditas dari variabel-variabel
di atas agar dapat mengelola cadangan likuiditas yang ideal dan optimal
khususnya untuk mengantisipasi risiko likuiditas yang mungkin terjadi

ABSTRACT
This thesis analyzes the potential of liquidity risk in the Indonesian Islamic
banking industry, especially the impact of Total Financing and Third Party Funds
(DPK) to Liquidity Reserves of Islamic banks in Indonesia. This was done due to
the increasing competition in the banking sector especially Islamic banking which
requires robust analysis of liquidity risk to ensure the sustainability and stability
of the Islamic banking industry. Specifically, this Thesis uses Autoregressive
Distributed Lag (ARDL) model to model the variables, investigate relation among
variables, and analyze the output of the dynamic model. The results of the model
and comprehensive analysis of the thesis indicate that the Islamic banking
industry should consider the potential liquidity pressures from variables above in
order to manage ideal and optimum liquidity reserves, especially to anticipate
liquidity risk."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T34746
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muji Astuti
"Karya akhir ini membahas perencanaan bisnis koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) yang melayani pembiayaan pengusaha mikro di pasar Cipadu, Tangerang untuk meningkatkan kemampuan ekonomi sektor informal, dengan titik tekan pada strategi bisnis dan rencana keuangan. Penulisan karya akhir ini menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif yang menggabungkan metode business model dan balanced scorecard dalam perumusan strategi bisnis dan fungsional. Rencana keuangan dalam proyeksi laba rugi, neraca dan arus kas disusun untuk memperoleh gambaran aktivitas dan sumber daya yang digunakan. Kelayakan investasi diukur dengan net present value (NPV), internal rate of return (IRR), profitability index (PI) dan payback period (PP). Kesimpulan yang diambil dari penulisan karya akhir ini adalah, perumusan strategi yang tepat diperlukan agar koperasi jasa keuangan syariah (KJKS) dapat mencapai keunggulan daya saing lestari.

The focus of this study is the business plan for Islamic financial service cooperative that serve micro-entrepreneurs in Cipadu, Tangerang to enhance the ability of the informal economy, emphasizing on business strategy and financial plan. This paper combines qualitative and quantitative methodology using business model and balanced scorecard methods in formulating business and functional strategy. Financial plan by constructing the projected income statement, balance sheet and cash flow are prepared to obtain an overview of activities and resources used. Feasibility of the investment is measured by net present value (NPV), internal rate of return (IRR), payback period (PP) and profitability index (PI). Concluding remark from this paper is developing appropriate strategies needed for Islamic financial service cooperative to achieve sustainable competitive advantage."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
T32179
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Munthe, Jasman Ginting
"ABSTRAK
Pertumbuhan industri perbankan syariah yang cukup tinggi mengalami masalah minimnya sumber daya manusia (SDM), baik secara kuantitas maupun kualitas. Pada tahun 2020 dibutuhkan sekurang-kurangnya 179.646 orang pegawai, terdiri dari 165.274 orang pegawai low syariah quality sebagai tenaga pelaksana, dan 14.372 orang pegawai middle to high syariah quality yang menduduki posisi manajerial dan pimpinan bank. Untuk jangka pendek Skenario Tiga, dimana perbankan syariah
menyerap 50% dari supply SDM Syariah, merupakan skenario yang realistis untuk diterapkan hingga tahun 2018. Jangka panjang, kondisi yang lebih ideal akan bisa dicapai apabila Skenario Satu dapat dilaksanakan, sehingga tercipta keseimbangan demand dan supply dan industri perbankan syariah akan lebih kompetitif dan dapat
berkembang dengan cepat.

Abstract
The high growth of Syariah banking is hampered by the minimal number of human resources both in quality and quantity. By 2020, we need at least 179,646 employees that comprises of 165,274 staff with low Syariah knowledge and a further 14,372 managerial and officers with middle to high Syariah knowledge qualities. For short term, "Scenario Three" - where Syariah banking absorbs 50% from the human
resources supply, is the best available scenario that is more realistic to be implemented until 2018. For the long run, the ideal condition can be achieved if 'Scenario One' can be implemented. When the balance in demand and supply is achieved, the Syariah Banking industry can be more competitive and expand rapidly."
2012
T32185
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Hardie
"ABSTRAK
Bentuk pembiayaan menggunakan aset sebagai jaminan di masyarakat umum dikenal
sebagai gadai, sedangkan di dalam keuangan konvensional dikenal sebagai
REPO, serta dikenal sebagai rahn di keuangan syariah. Keberadaan saham sebagai
salah satu instrumen surat berharga yang bersifat likuid, dapat dimanfaatkan sebagai
alternatif jaminan pada akad rahn, sebagaimana sudah digunakan juga di lembaga
keuangan konvensional. Potensi penggunaan saham sebagai jaminan diharapkan
dapat meningkatkan nilai pembiayaan menggunakan gadai rahn pada perbankan
syariah. Indikator nilai pembiayaan menunjukkan bahwa pembiayaan perbankan
syariah hanya di bawah 2% dibandingkan dengan kapitalisasi pasar saham-saham
JII pada haircut 50%. Berdasarkan simulasi penurunan harga saham, penentuan
nilai saham menggunakan haircut pada sisi kreditur bisa menjadi pilihan untuk
menentukan nilai pembiayaan dan pengendali risiko atas penurunan harga saham
serta bisa dikombinasikan dengan jangka waktu pinjaman. Ditahannya saham sebagai
jaminan selama masa pinjaman, juga tidak berpengaruh terhadap likuiditas
saham karena volume tertinggi dalam proses penyelesaian Transaksi Bursa adalah
kurang dari 10% dari saham yang dimiliki publik, sehingga ruang bagi jaminan
saham masih terbuka.

ABSTRAK
Financing scheme using asset as collateral is commonly known as pawn, REPO in
conventional finance, and known as rahn in sharia finance. Stock as one of financial
instrument could be utilized as an alternative for collateral in rahn, as it has been
widely used in conventional finance. Potential of usage of stock as collateral might
be used to increase financing value through rahn in Islamic banks. Financing value
indicator shows that Islamic banks financing value is only 2% compared to JII?s
stocks market capitalization using 50% haircut. According to stock price declination
simulation, stock pricing using haircut for creditor could be used as an option
for financing as well as to reduce risk over stock price declination, and it could be
combined with loan period as well. Blocked stocks as collateral within loan period
is not significantly affect stock liquidity, since the highest volume of settlement process
is less then 10% over publicly owned stocks, so there is space for stocks to be
collateralized"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Mustopa
"ABSTRAK
Berdasarkan laporan CAF World Giving Index 2018, Indonesia berada di peringkat teratas dalam berdonasi. Di tahun yang sama, Indonesia berada pada peringkat 92 dalam World Happiness Index, yang disebabkan oleh kemerosotan kebahagiaan karena persepsi korupsi dan bantuan sosial. Padahal, berbagai studi teoritis menunjukkan bahwa kebahagian berhubungan dengan perilaku memberi. Oleh karena itu, dengan menggunakan modifikasi pendekatan Theory of Planned Behaviour (TPB), penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu faktor-faktor yang mempengaruhi kebahagiaan seseorang, yang kemudian mempengaruhi intensinya untuk berdonasi uang melalui lembaga sosial/keagamaan. Penelitian ini berhasil mengumpulkan data dari 156 responden yang tinggal di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (JABODETABEK). Selanjutnya, data primer tersebut diolah dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil studi ini menunjukkan bahwa variabel kebahagiaan (happiness) memiliki pengaruh positif terhadap intensi (behavioural intention) berdonasi uang melalui lembaga sosial/keagamaan. Variabel kepercayaan agama (religious beliefs) juga memiliki pengaruh positif terhadap sikap (attitude) dalam berdonasi uang. Selain itu, kepercayaan agama (religious beliefs), sikap (attitude), kontrol perilaku (perceived behavioural control) dan perilaku masa lalu (past behaviour) memiliki pengaruh positif terhadap intensi (behavioural intention) seseorang ketika berdonasi uang. Sedangkan norma subjektif (subjective norms) pengaruhnya tidak signifikan terhadap intensi (behavioural intention) seseorang ketika berdonasi uang. Berdasarkan hasil penelitian ini, diberikan beberapa rekomendasi untuk lembaga sosial/keagamaan, pemerintah dan stakeholders lainnya.

ABSTRACT
Based on the 2018 CAF World Giving Index report, Indonesia ranked top in donations. In the same year, Indonesia is ranked at 92 in the World Happiness Index, which is due to the deterioration of happiness due to the perception of corruption and social assistance. In fact, various theoretical studies show that happiness relates to giving behavior. Therefore, using a modification to the Theory of Planned Behaviour (TPB) approach, the study aims to find out the factors affecting a person's happiness, which then affects their intensity to donate money through a social/religious institution. This research successfully collects data from 156 respondents who live in the area of Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang and Bekasi (JABODETABEK). Furthermore, the primary data is processed using Structural Equation Modelling (SEM). The results of this study showed that the happiness variables have a positive influence on the behavioural intention to donate money through social/religious institutions. A religious beliefs variable also has a positive influence on attitude in donation of money. In addition, religious beliefs, attitude, control of behavior and past behavior have a positive influence on the behavioural intention a person to donate money. While the subjective norms is not significant to intention a person to donate money. Based on the results of this study, some recommendations for social/religious institutions, Governments and other stakeholders were given."
2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arifia Indah Liany
"ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa pengaruh bentuk pembiayaan syariah terhadap pertumbuhan asuransi syariah, mengetahui besarnya pengaruh setiap pembiayaan perbankan syariah terhadap pertumbuhan asuransi syariah umum serta merumuskan strategi yang diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan premi asuransi syariah umum.
Secara khusus, penelitian ini menggunakan model Auto Regression Distributed Lagged (ARDL) dan menggunakan bentuk-bentuk pembiayaan perbankan syariah yang terdiri dari murabahah, musyarakah, mudharabah, isthisna' dan ijarah sebagai variabel independen serta premi asuransi syariah umum sebagai variable dependen dan dengan data runtun waktu (time series) bulanan dari Januari 2014 sampai November 2019.
Temuan model ARDL menunjukkan bahwa pembiayaan isthisna' dan ijarah tidak lolos uji. Pembiayaan musyarakah dan mudharabah terbukti memberikan pengaruh positif. Pembiayaan murabahah yang merupakan pembiayaan terbesar dalam perbankan ternyata tidak memberikan pengaruh, bahkan pembiayaan 3 periode sebelumnya memberikan sedikit pengaruh negatif pada pertumbuhan asuransi syariah. Penyebab dari temuan ini dapat dikarenakan masih kecilnya pembiayaan ijarah dan isthisna sehingga tidak berdampak pada pertumbuhan, kapasitas asuransi syariah yang masih kecil dan kurangnya sosialisasi asuransi syariah, serta penurunan premi karena pembiayaan yang tidak berlanjut karena dilunasi atau adanya klaim.
Tesis ini menyarankan diperlukannya sinergi bisnis asuransi syariah dengan perbankan syariah khususnya dalam pembiayaan syariah, literasi keuangan syariah yang berkesinambuangan serta kebijakan regulasi yang saling mendukung di industri keuangan syariah serta peningkatan kapasitas asuransi syariah.

ABSTRACT
This research is to analyze and determine how the effect of sharia financing on sharia insurance premium growth, determine the influence of each sharia banking financing and formulate the strategies needed to increase the growth of general sharia insurance premiums.
Specifically, this research uses Autoregression Distributed Lagged model and use sharia financing forms consisting of murabaha, musharaka, mudharabah, isthisna' and ijarah as independent variables and sharia general insurance premium as dependent variable with monthly time series data from January 2014 to November 2019.
ARDL model findings show that istishna' and ijarah did not pass the test. Musharaka and mudharabah financing are proven as a positive effect. Murabaha financing, which the largest financing in banking, seems not to have an effect, even of previous 3 periods had a slight negative effect on the growth of sharia insurance. The reasons could be due to small funding of ijarah and isthisna so that it did not have an impact on growth, capacity of sharia insurance still small and the lack of socialization of sharia insurance, as well as a premium's determinate cause of stopping of funding due to repayment or claims.
This research encourages the synergy of sharia insurance business with sharia banking, especially in sharia financing, sustainable sharia financial literacy and mutually supportive regulatory policies in the sharia financial industry also increase in sharia insurance capacity."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Puri Shifa Rusdiana
"Sebagai negara dengan masyarakat muslim terbanyak di dunia, Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan perekonomian syariah khususnya di bidang filantropi Islam untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Dalam pengelolaan zakat, BAZNAS hadir sebagai lembaga pengelola zakat nasional di Indonesia memberikan fasilitas untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan menyediakan program-program zakat khususnya zakat produktif. Maka dari itu, tujuan pada penelitian ini adalah untuk melihat keterkaitan antara zakat produktif dengan kesejahteraan masyarakat Depok sebagai salah satu komponen filantropi Islam dengan metode penghitungan Indeks Kesejahteraan BAZNAS. Indeks tersebut terdiri dari tiga indeks penyusun lainnya seperti Indeks kesejahteraan CIBEST, Modifikasi Indeks Pembangunan Manusia, dan Indeks Kemandirian. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dengan jumlah responden sebanyak 42 mustahik yang menerima Program Depok Sejahtera BAZNAS Kota Depok. Kemudian penggunaan data sekunder pada penelitian ini adalah informasi mengenai data lokasi mustahik. Hasil penelitian menggunakan indeks kesejahteraan BAZNAS menunjukkan angka indeks sebesar 0,65. Hal ini menunjukkan keterkaitan zakat produktif dengan kesejahteraan masyarakat Depok dalam kategori baik. Kemudian hasil tersebut mengartikan bahwa adanya zakat produktif memberikan dampak kepada kesejahteraan masyarakat Depok.

As a country with the largest Muslim communities in the world, Indonesia has the opportunity to develop a sharia economy especially Islamic philanthropy to alleviate poverty and improve welfare. In managing zakat, BAZNAS presents as a national zakat management institution in Indonesia to provide facilities to alleviate poverty and improve the welfare of the Indonesian people by providing zakat programs, especially productive zakat. Therefore, this study aims to see the relationship between productive zakat and Depok Community Welfare as one of the components included in Islamic philanthropy through BAZNAS Prosperity Index method. The main index supported by three other indexes such as the CIBEST welfare index, Modification of the Human Development Index, and the Independence Index. The data that used in this study are primary data with a number of respondents as many as 42 mustahik who received the productive zakat from BAZNAS named Depok Sejahtera. Then the use of secondary data in this study is information about the location of mustahik. The results of the study using BAZNAS Prosperity Index showed an index of 0.65. This shows the relationship of productive zakat and Depok Community welfare in the good category. This means that the relationship of productive zakat has an impact to the welfare of mustahik."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rudi Tridjoko Prabowo
"Keuangan mikro merupakan alat yang efektif untuk melawan kemiskinan. Adanya riba dalam sistem keuangan mikro konvensional mendorong tumbuhnya institusi keuangan mikro Islam dengan misi sosial maupun komersial. Institusi keuangan mikro Islam dengan misi sosial dapat memanfaatkan dana sosial Islam berupa zakat dan shodaqoh. Analisa praktek oleh 5 Lembaga Amil Zakat di Indonesia menunjukkan bahwa keberlanjutan organisasi terjadi karena adanya kepercayaan atas operasi LAZ sehingga mampu melakukan penghimpunan zakat yang lebih banyak dan penghimpunan infaq dari program event ataupun CSR. LAZ mampu menjadi alternatif untuk menyediakan keuangan mikro bagi segmen masyarakat miskin terbawah guna pengentasan kemiskinan.

Microfinance is an effective tool to fight poverty. The existence of usury in conventional microfinance system boosting the growth of Islamic microfinance institutions with social and commercial missions. Islamic microfinance institution with a social mission may utilize Islamic charity in the form of zakah and shodaqoh. Analysis of the practice by 5 Zakah Institutions in Indonesia shows that its sustainability is due to the reliability of the LAZ operations so it may collect more zakah and infaq of special events or CSR program. LAZ capable of being an alternative to providing microfinance to the poorest of the poor segments in order to alleviate poverty.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
T34724
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riyanto Gozali
"ABSTRAK
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan kontributor keluaran ekonomi
nasional dan penyerap tenaga kerja yang besar. UKM di Indonesia maupun di
negara lain mengalami hal yang sama yaitu kesulitan mendapatkan akses pada
pendanaan melalui institusi lembaga keuangan formal. Bagi UKM, pendanaan
modal kerja dan investasi bisa didapat melalui mekanisme pembiayaan hutang
(debt financing) atau melalui pendanaan ekuitas (equity financing). Private
Equity (PE) merupakan salah satu alternatif sumber pembiayaan bagi bagi UKM.
PE juga dikenal di ekonomi syariah yang dijalankan melalui 2 akad yaitu
mudharabah dan musyarakah. Tesis ini menguji apakah PE syariah dengan akad
mudharabah dan musyarakah dapat diimplementasikan di UKM Indonesia beserta
semua konsekuensi dan risiko-risikonya.

ABSTRACT
Small and Medium Business contributes significantly to the national economic
output as well as the creation of employment. SMB in Indonesia and in any other
countries has always having the same problem to access the formal financial
institution for their financing requirement, working capital and investment capital.
SMB has 2 alternatives for their financing needs which are debt financing or
equity financing. Private Equity (PE) is an alternative provider for SME financing
needs. Syariah economy is also adopting PE model through mudharabah and
musyarakah contract. This thesis is an exercise whether Syariah PE through
mudharabah and musyarakah contract can be implemented to SMB with all the
consequences and its risks."
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T34768
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>