Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 15 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Siti Aisah
"ABSTRAK
Penelitian mengenai ada tidaknyq padanan kata yang tepat untuk menterjemahkan 123 buah kosa kata bahasa Jepang yang berhubungan dengan Kimono ke dalam bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan, dengan sumber data : Nihon o shiru jiten dan Kojien.
Hasilnya menunjukkan bahwa dalam menterjemahkan kosa kata tersebut di atas, sebagian kosa kata tersebut ada padanan katanya yang tepat dalam bahasa Indonesia, sedangkan sebagian lagi tidak ditemukan padanan katanya. Maka untuk menterjemahkan kosa kata yang tidak ada padanan katanya dapat ditempuh 2 cara yaitu menggunakan kosa kata bahasa Jepang tersebut sebagai kata pinjaman dalam bahasa Indonesia atau menggunakan keterangan baik berupa frase, klausa maupun kalimat.

"
1989
S13860
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rr. P. Mara Hadipoero
"ABSTRAK
Kebudayaan Jepang mendapat pengaruh dari berbagai macam kebudayaan luar, diantaranya kebudayaan Cina yang membentuk kebudayaan Jepang yang khas yang ada sekarang ini. Salah satunya yaitu Chanoyu atau kebudayaan minum teh.
Walau telah menyebar di Jepang sejak abad 7, namun baru pada abad 15 seni klasik ini diformasikan oleh Murata Juko, kemudian dikembangkan oleh Takeno Jo'o pada abad 16 dan akhirnya disempurnakan oleh Sen no Rikyu (1522 - 1591).
Melalui seni tehnya, Ia berhasil menyebarluaskan pengaruhnya sehingga Ia seringkaii dianggap melampaui kekuasaan dan popularitas Kaisar Jepang saat itu yaitu Toyotomi Hideyoshi. Ia berhasil mempertahankan ajaran kesederhanaan seni tehnya dengan menjalankan perintah bunuh diri yang dijatuhkan Hideyoshi kepadanya.
Kekhasan prinsip seni tehnya adalah kesederhanaan dan tidak membedakan kelas masyarakat. Bagian dari seni teh Sen no Rikyu adalah Wabicha (=kesederhanaan teh) dan Nijiri Guchi (= pintu masuk berukuran kecil menuju ruang minum teh dengan cara membungkukkan badan).
Setelah mempelajari riwayat hidup, ajaran dan prinsipnya, saya mengambil kesimpulan bahwa Sen no Rikyu berhasil mempertahankan prinsip minum tehnya yang sederhana, walau telah menjadi orang kepercayaan Hideyoshi dan mempunyai kedudukan yang tinggi.

"
1989
S13739
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Minda Uli L. Miota
"ABSTRAK
Metode penelitian yang digunakan bersifat kepustakaan, dengan memakai cara kritik sastra, sejarah sastra dan perbandingan antar karya sastra. Tujuannya ialah untuk menganalisa teknik penulisan novel atau drama Kikuchi Kan yang tidak mendapat simpati dari sastrawan_ - sastrawan muda pada zamannya tetapi mendapat sambutan yang baik dari masyarakat umum. Sebagai bahan utamanya, yaitu karya besar Kikuchi Kan, Onshuu no kanata ni (Melampaui kebajikan dan balas dendam).
Pengumpulan bahan didapat dari fasilitas yang ada di perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan perpustakaan di pusat Kebudayaan Jepang (Japan Founda_tion) Jakarta.
Hasilnya menunjukkan bahwa teknik penulisan Kikuchi Kan nampak dari karakteristik karya-karya Kikuchi Kan baik novel maupun dramanya, yaitu: (1) berpusat pada atau mengutamakan kepentingan manusia (2) penyampaian karyanya berpegang pada tema shosetsu (3) alur cerita (plot) yang sederhana (4) utsukushi kodoo (keindahan perbuatan dan tingkah laku tokoh).

"
1989
S13737
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mila Saptawati
"ABSTRAK
Penelitian mengenai unsur kibun dan kanketsu dalam dua novel karya Shiga Naoya telah dilakukan pada bulan Januari sampai bulan Agustus 1989. Tujuannya adalah untuk lebih mengetahui lagi kekhasan gaya penulisan dari pengarang Shiga Naoya.
Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kepustakaan pada perpustakaan Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan perpustakaan The Japan Foundation, Jakarta.
Hasilnya menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara latar belakang kehidupan pengarang dengan karya-karya yang dihasilkannya. Disamping itu ditemukannya gaya penulisan yang khas dari pengarang Shiga Naoya, khususnya dalam pemakaian unsur kibun (perasaan) dan kanketsu (singkat dan padat).

"
1989
S13730
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sudarmodjo
"ABSTRAK
Kehadiran kekuatan militer Uni Soviet di kawasan Asia Pasifik khususnya Asia Timur, sejak dasawarsa 1970-an hingga awal dasawarsa 1980-an, telah berlangsung dengan pesat. Kehadiran kekuatan militer Uni Soviet ini digerakkan oleh motivasi tertentu yang merupakan dasar dari pelaksanaan kebijaksanaan politik luar negeri Uni Soviet, terutama dalam segi militer. Rupanya peningkatan kekuatan militer Uni Soviet yang berjalan secara terus-menerus dan berkesinambungan ini, membawa dampak serius terhadap keamanan Jepang. Kehadiran kekuatan militer Uni Soviet yang sewakin meningkat frekuensinya telah menjurus ke arah provokasi: yang dapat membahayakan keamanan dan kestabilan Jepang.
Sejak berakhirnya Perang Dunia II terutama setelah terjalinnya Perjanjian Keamanan dengan AS pada tahun 1951, Jepang mengandalkan perlindungan AS sebagai sekutunya dalam menjamin keamanan negaranya. Akan tetapi tampaknya terjadi pergeseran di dalam perimbangan kekuatan antara AS dan US, karena adanya penurunan kekuatan miiiter di pihak AS dibanding dengan US yang sebaliknya meningkat.
Akibat yang dirasakan oleh Jepang dari keadaan seperti ini adalah terjadinya ketidakpastian di dalam sistem keamanannya, karena kekuatan militer AS yang berpangkalan di Jepang tidak dapat sepenuhnya diandalkan. Keadaan demikian memaksa Jepang untuk membenahi sistem keamanannya.
Disebabkan adanya kendala-kendala yang mempengaruhi perumusan kebijaksanaan pertahanan di dalam negeri Jepang, mengakibatkan Jepang tidak dapat meningkatkan kekuatan militernya secara besar-besaran begitu saja. Harus dicari mekanisme sedemikian rupa sebagai jalan tengah, sehingga Jepang tidak kembali ke militerisme, tetapi mampu menghadapi setiap ancaman dari luar. Untuk itu Jepang berusaha meningkatkan daya guna strategi penangkalan yang telah lama dijalankan, meskipun tidak dinyatakan secara terang-terangan, sebagai usaha dalam menghadapi ancaman US.
Strategi penangkalan ini semakin ditingkatkan pada awal dasawarsa 1980-an terutama pada periode pemerintahan Perdana Menteri Nakasone, yang mendukung sepenuhnya peningkatan pertahanan Jepang. Peningkatan ini tidak dilakukan secara beriebihan, melainkan secara terbatas dan proporsional, sekedar untuk menetralisasi ancaman dari luar dengan mengarah kepada perimbangan kekuatan militer dengan US.
Strategi penangkalan Jepang ini tentu saja masih di dalam rangka keriasama dan koordinasi dalam bidang keamanan dengan sekutu utamanya, AS. Dengan demikian keamanan dan kestabilan Jepang menjadi lebih terjamin dan sesuai dengan keinginan bersama Jepang-AS di dalam usaha memecahkan masalah keamanan.

"
1990
S13877
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Indah Wahyuni
"ABSTRAK
Sanshouo, Koi dan Yane no Ue no Sawan adalah tiga buah karya sastra awal dari Ibuse Masuji, ketiganya menggunakan binatang kecil sebagai tokoh utamanya. Ini merupakan keunikan atau ciri khas yang dimiliki oleh Ibuse Masuji dalam mengungkapkan pikirannya pada masa muda. Hal ini terlihat jelas dalam cerita pendek Sanshouo, karya sastra yang mendapatkan pengaruh dari pengarang Anton Chehov.
Cerita Sanshouo yang tidak dapat keluar dari dalam gua merupakan gambaran dari diri Ibuse Masuji yang telah menetapkan jalan hidupnya sebagai pengarang. Meskipun dia mengetahui bahwa dunia pengarang adalah dunia yang sepi dan sedih. Hal ini terlihat dari keterkurungannya Sanshouo dalam gua abadi. Terkurung sendiri merupakan kesepian dan kesedihan.
Selain itu dua buah karya lainnya yang berjudul Koi dan Yane no Ue no Sawan mempunyai kesamaan dalam isi dan jalan cerita dengan Sanshouo. Koi adalah ikan mas putih yang didapat dari teman karibnya yang bernama Aoki Nanpachi dan telah meninggal dunia. Cerita Yane no Ue no Sawan adalah persahabatan yang terjalin antara manusia dan binatang berakhir dengan perpisahan yang menyedihkan.
Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa karya awal dari Ibuse Masuji. adalah kehidupan manusia yang selalu diakhiri oleh kesedihan dan kesepian. Dalam arti lain manusia adalah sedih dan sepi, manusia adalah dunia yang terbatas, sedangkan dunia tak terbatas adalah dunia khayal.

"
1989
S13869
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Citra Rindu Prameswari
"Skripsi ini membahas Peristiwa pembakaran Kuil Kinkakuji di Kyoto pada tahun 1950 menjadi alasan Mishima Yukio untuk membuat novel Kinkakuji. Karakter utama dari novelnya, Mizoguchi, dibuat berdasarkan pelaku utama pembakaran, karena itu memiliki gangguan kejiwaan seperti pelaku aslinya. Skripsi ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan Mizoguchi memiliki kelainan jiwa sehingga nekad membakar KuilKinkakuji. Dari analisis yang dilakukan maka ditemukan faktor-faktor penyebab gangguan jiwa dari Mizoguchi berasal dari luar. Faktor-faktor tersebut antara lain karena trauma masa kecil, doktrinasi dari ayah Mizoguchi, dan ejekan teman-temannya karena kegagapannya yang membuatnya mengisolasi dirinya sendiri dari dunia luar.

Kinkakuji Shrine_s arson in 1950 becomes the reason for Mishima Yukio to write a novel titled Kinkakuji. The main character of the novel, Mizoguchi, is based by the real arsonist, therefore the main character also has a mental disorder like the real arsonist. This thesis is written to know the factors that makes Mizoguchi to have mental disorder. From the analysis can be found that the factors came from the outside. Those factors are because of childhood trauma, father_s doctrine, and his friends_ ridicule on his stuttering that makes him isolate himself from the outside world.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2010
S13491
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rahmatika Dian Amalia
"Rahmatika Dian Amalia. Abstrak sbb. Skripsi ini membahas perubahan perilaku Satsuki, tokoh utama dalam cerpen Tairando karya Murakami Haruki. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra, dengan menerapkan teori psikologi Burrhuss Frederic Skinner tentang perilaku manusia, untuk melihat perubahan perilaku Satsuki. Perilaku Satsuki dipengaruhi oleh kedua orangtuanya, khususnya ayahnya. Sedangkan perilaku Satsuki ketika dewasa dipengaruhi oleh mantan suaminya. Pertemuan Sansuki dengan pemandu wisata sekaligus supir di Thailand telah mengubah perilaku Satsuki dewasa. Teori Skinner telah membuktikan bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh stimulus-stimulus yang diberikan lingkungan yang terdiri dari penguatan positif dan penguatan negatif.

The focus of this study is behavior changing of Satsuki, the protagonist in Murakami_s short story, Tairando. This study is using psychological approach, especially theories of behavior by Burrhus Frederic Skinner. When she was a child, Satsuki's behavior is affected by his father and when she became an adult, her behavior is affected by her husband. Skinner's theories have proved that someone behavior is affected by stimuli that environment gives her. That stimuli is divided by positive and negative reinforcement"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2010
S13784
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Astrid Fauzia
"Astrid Fauzia Kritik sosial dalam Uma no ashi karya Akutagawa Ryunosuke Dengan menggunakan teori mengenai kedudukan sastra dalam masyarakat, tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengungkapkan kritik sosial yang tersembunyi dalam Uma no Ashi, sebuah cerita pendek yang ditulis oleh Akutagawa Ryunosuke, serta mencari tahu pemicu yang menyebabkan Akutagawa memunculkan kritik tersebut dalam cerita ini. Setelah membaca banyak referensi, penulis menemukan bahwa melalui cerita yang dipublikasikan pada tahun 1925 ini, Akutagawa mengkritik kebijakan sensor yang diberlakukan oleh pemerintah terhadap kesusastraan Jepang, sistem birokrasi, dan system keluarga masyarakat Jepang yang memberikan beban terberat hanya kepada kepala rumah tangga. Kritik sosial tersebut dihadirkan secara tidak langsung melalui fragmen-fragmen cerita yang disampaikan dengan nada satir. Akugawa juga memasukan makna tersembunyi pada nama tokoh-tokohnya serta mengelaborasi lebih lanjut ide dasar pembuatan cerita ini, yakni peribahasa Jepang yang berbunyi bakyaku wo arawasu (terbongkarnya penyamaran atau rahasia kelam yang selama ini ditutupi).

Using the theory about literature position in society, the purposes of this research are to reveal social critics hidden in Uma no Ashi, short story written by Akutagawa Ryunosuke, and find out the trigger why Akutagawa put those citics in this sotry. After read up many references, the writer found out that through this story, which was published in 1925, Akutagawa critisized the censorship enacted by government in Japanese literature, bureaucracy system, and japanese family system which gives the heaviest burden only to the head of family. Those social critics were expressed indirectly through some fragments of the story with satirical way. Moreover, he too put some hidden meanings in names of characters and elaborated the basic idea of this story; Japanese phrase called bakyaku wo arawasu (to reveal one's true nature).
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2010
S13485
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Galih Rakhmadi
""Vita Sexualis" is Mori Ogai_s Naturalism novel. This work is made with the purpose of showing how naturalism themed novels should be made to Japan society especially Japanese naturalism writers. "Vita Sexualis" is a story about Shizuka Kanai_s sexual life from which he was six years old to 23 years old. Human male sexuality will be explained through Shizuka Kanai psychosexual development. Through analyzing every event that happens in Shizuka Kanai_s life through six years old to 23 years old especially events related to sex, the writer_s got to see that Shizuka Kanai has an asexual symptom in his latent phase and he left a fixation in his infantile-phallic phase which restraining perfection in his genital phase development."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2010
S13610
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>