Ditemukan 14 dokumen yang sesuai dengan query
Luthfiah Septiana
"Pengiriman produk rantai dingin, terutama produk farmasi yang memerlukan suhu terkontrol, merupakan tantangan yang signifikan dalam memastikan kualitas dan keselamatan produk selama transportasi. Penggunaan kotak styrofoam dan ice pack telah menjadi metode yang umum digunakan untuk menjaga suhu yang sesuai selama pengiriman yakni pada rentang suhu +2 s/d +8oC. Namun, efektivitas penggunaan kombinasi ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi ice pack yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan validasi terhadap pengiriman produk rantai dingin menggunakan styrofoam dengan variasi konfigurasi ice pack. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan melakukan simulasi pengiriman dengan berbagai konfigurasi ice pack dalam styrofoam. Konfigurasi yang dibandingkan antara lain konfigurasi dengan jumlah ice pack sebanyak 3 dan 5 buah. Parameter yang diukur meliputi suhu internal styrofoam, suhu produk yang dikirim, dan lamanya suhu dapat dipertahankan dalam kisaran yang diinginkan. Analisis juga dilakukan terhadap perbedaan kinerja antara setiap konfigurasi ice pack termasuk perbedaan dalam jumlah, ukuran, dan penempatan ice pack. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kedua konfigurasi ice pack yang digunakan dapat mempertahankan suhu pengiriman produk sama baiknya. Akan tetapi, konfigurasi dengan jumlah ice pack sebanyak 3 buah dapat mempertahankan suhu dalam rentang lebih lama dibandingkan konfgurasi dengan 5 buah ice pack. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal salah satunya adalah durasi pengkondisian ice pack dan peletakan temperature data logger yang tidak seragam di setiap styrofoam. Untuk itu, perlu dilakukan validasi pengiriman produk rantai dingin yang terjadwal dan pengawasan ketat dalam pengiriman produk rantai dingin sehingga dapat meningkatkan keandalan dan kualitas produk yang dikirimkan ke konsumen.
Cold chain product shipments, especially pharmaceutical products that require controlled temperatures, pose a significant challenge in ensuring product quality and safety during transport. The use of styrofoam boxes and ice packs has become a commonly used method to maintain the appropriate temperature during shipment, namely in the temperature range of +2 to +8oC. However, the effectiveness of using this combination is greatly influenced by the configuration of the ice pack used. Therefore, this study aims to validate the delivery of cold chain products using styrofoam with various ice pack configurations. This study uses an experimental approach by simulating delivery with various configurations of ice packs in styrofoam. The configurations compared included configurations with 3 and 5 ice packs. The parameters measured included the internal temperature of the styrofoam, the temperature of the product being sent, and the length of time the temperature could be maintained within the desired range. An analysis was also performed of performance differences between each ice pack configuration including differences in the number, size, and placement of ice packs. The results obtained from this study are that the two ice pack configurations used can maintain the product delivery temperature equally well. However, a configuration with 3 ice packs can maintain a longer temperature range than a configuration with 5 ice packs. This can be caused by several things, one of which is the duration of the ice pack conditioning and the placement of the temperature data logger which is not uniform in each styrofoam. For this reason, it is necessary to validate the scheduled delivery of cold chain products and strict supervision in the delivery of cold chain products so as to increase the reliability and quality of the products sent to consumers."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas ndonesia, 2023
PR-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Naufal Fadillah Putra
"Kesehatan merupakan hak dasar bagi setiap manusia, sehingga setiap negara perlu mengembangkan hak asasi manusia tersebut. Apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan wajib mengabdikan dirinya baik di industri farmasi, distributor farmasi maupun apotek. Dalam peningkatan pemahaman mengenai peran apoteker, maka dilakukan praktik kerja profesi apoteker di PT Enseval Putera Megatrading, Apotek Kimia Farma No. 219 Situgintung dan PT Mahakam Beta Farma. Metode yang digunakan dalam pembuatan tugas khusus ini adalah melalui studi literatur. Literatur yang digunakan untuk laporan tugas khusus di apotek meliputi, website micromedex, website medscape, dan peraturan perundang-undangan. Literatur yang digunakan untuk laporan tugas khusus di distributor meliputi, Standar Operasional Prosedur (SOP) pembuatan instruksi kerja dan form checklist kebersihan serta CDOB 2019. Literatur yang digunakan untuk laporan tugas khusus di industry farmasi meliputi CPOB 2018 dan SOP milik PT. Mahakam Beta Farma. Pada pelaksanaan praktik di apotek, penulis melakukan pengkajian resep terhadap pasien dengan penyakit hiperurisemia. Pengkajian resep diperlukan untuk menghindari kesalahan pengobatan terhadap pasien agar kualitas hidup pasien meningkat. Pada pelaksanaan praktek di distributor farmasi, penulis melakukan pembuatan instuksi kerja dan form checklist kebersihan untuk PT Enseval Putera Megatrading dalam rangka menjaga mutu dan kualitas obat yang disimpan di dalam gudang penyimpanan. Sementara pada pelaksanaan praktik di industri farmasi, penulis melakukan pembuatan protokol study campaign batch. Campaign batch bertujuan untuk menggabungkan produksi beberapa bets menjadi satu waktu produksi agar waktu dan biaya yang digunakan lebih efisien.
Health is a basic right for every human being, so that every country needs to develop these human rights. Pharmacists as one of the health workers are obliged to devote themselves both to the pharmaceutical industry, pharmaceutical distributors and pharmacies. In increasing understanding of the role of pharmacists, the pharmacist professional work practice was carried out at PT Enseval Putera Megatrading, Apotek Kimia Farma No. 219 Situgintung and PT Mahakam Beta Farma. The method used in making this special task is through literature study. The literature used for specific assignment reports in pharmacies includes the micromedex website, the medscape website, and statutory regulations. The literature used for special assignment reports at distributors includes Standard Operating Procedures (SOP) for making work instructions and cleanliness checklist forms as well as the 2019 CDOB. Literature used for special assignment reports in the pharmaceutical industry includes CPOB 2018 and SOP owned by PT. Mahakam Beta Farma. In practicing in pharmacies, the authors reviewed the prescription of patients with hyperuricemia. Assessment of prescriptions is needed to avoid medication errors in patients so that the patient's quality of life can improve. In the implementation of practice at a pharmaceutical distributor, the authors make work instructions and hygiene checklist forms for PT Enseval Putera Megatrading in order to maintain the quality and quality of drugs stored in the warehouse. Meanwhile, in the practical implementation in the pharmaceutical industry, the authors made a study campaign batch protocol. Batch campaigns aim to combine the production of several batches into one production time so that time and costs are used more efficiently."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Valentina Novita Sari Bago
"PBF harus memiliki sertifikat CDOB CCP untuk memastikan bahwa kualitas obat CCP ketika proses distribusi sudah sesuai persyaratan. Dalam rangka memastikan proses distribusi Cold Chain Product (CCP) yang baik dan benar, maka perlu dilakukan validasi pengiriman Cold Chain Product (CCP). Pada PT Era Caring Indonesia, dilakukan validasi pengiriman CCP sesuai dengan Pedoman CDOB menggunakan kotak berbahan styrofoam yang didalamnya diletakkan 5 buah water pack untuk menjaga suhu, dan temperature data logger untuk mencatat suhu selama pengiriman. Tujuan dari penulisan tugas khusus ini adalah untuk mengetahui kemampuan 5 water pack untuk mempertahankan suhu 2-8â pada proses pengiriman Cold Chain Product (CCP) selama waktu tertentu. Berdasarkan data hasil validasi pengiriman dengan menggunakan styrofoam box yang diisi dengan 5 water pack, menunjukkan suhu rereta yang tercatat selama 8 jam yaitu 4,82â. Dengan suhu terendah tercatat pada 3,8â dan suhu tertinggi pada 5,9â. Dari data ini menunjukkan bahwa hasil validasi pengiriman produk rantai dingin menggunakan styrofoam box yang diisi dengan 5 water pack memenuhi syarat CDOB yaitu suhu produk dapat dipertahankan pada rentang suhu 2 - 8â selama waktu pengiriman terjauh PT. Era Caring Indonesia adalah 2-3 jam. Dengan terjaganya suhu produk rantai dingin selama pengiriman pada 2 - 8â dapat dipastikan bahwa kualitas produk rantai dingin tetap terjaga.
PBF must have a CDOB CCP certificate to ensure that the quality of CCP drugs during the distribution process is in accordance with the requirements. In order to ensure a good and correct Cold Chain Product (CCP) distribution process, it is necessary to validate the delivery of Cold Chain Product (CCP). At PT Era Caring Indonesia, validation of CCP shipments is carried out in accordance with the CDOB Guidelines using a styrofoam box in which 5 water packs are placed to maintain temperature, and a temperature data logger to record the temperature during shipment. The purpose of writing this special assignment is to determine the ability of 5 water packs to maintain a temperature of 2-8 â in the process of shipping Cold Chain Product (CCP) for a certain time. Based on the validation data of the shipment using a styrofoam box filled with 5 water packs, the average temperature recorded for 8 hours is 4.82â. With the lowest temperature recorded at 3.8â and the highest temperature at 5.9â. From this data, it shows that the validation results of cold chain product delivery using styrofoam boxes filled with 5 water packs meet the CDOB requirements, namely that the product temperature can be maintained at a temperature range of 2 - 8 â during the furthest delivery time of PT Era Caring Indonesia is 2-3 hours. By maintaining the temperature of cold chain products during delivery at 2 - 8 â, it can be ensured that the quality of cold chain products is maintained."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Marcellino Ryan Rinaldi
"Seorang apoteker memegang peranan penting dalam distributor, apotek, dan industri farmasi. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk menjalankan pekerjaan kefarmasian. Dalam rangka pencapaian standar kompetensi tersebut, calon apoteker harus menjalankan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA). PKPA dilaksanakan di PT Enseval Putera Megatrading, Apotek Kimia Farma No. 7, dan PT Harsen Laboratories selama periode Februari-Agustus 2020. Setelah melaksanakan PKPA diharapkan calon Apoteker dapat memperoleh wawasan, pemahaman, dan pengalaman dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian.
A pharmacist plays an important role in the distributor, pharmacy, and pharmaceutical industry. Pharmacists must meet competency standards as a requirement for carrying out pharmaceutical work. In order to achieve these competency standards, prospective pharmacists must carry out Pharmacist Professional Work Practices (PKPA). PKPA is held at PT Enseval Putera Megatrading, Apotek Kimia Farma No. 7, and PT Harsen Laboratories during the February-August 2020 period. After completing PKPA, it is hoped that Pharmacist candidates can gain insight, understanding and experience in carrying out pharmaceutical work."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia , 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Niluh Ekaputri Laksmi Sutarini
"Seorang apoteker memegang peranan penting di institusi kefarmasian seperti, industri farmasi, apotek, dan distributor farmasi. Dalam menjalankan tugasnya, seorang apoteker harus dapat memahami dan mempraktikkan pekerjaan dan pelayanan kefarmasian dengan baik. Apoteker dapat memperoleh wawasan dan pemahaman mengenai pekerjaan dan pelayanan kefarmasian tersebut dari pembelajaran secara teoritis maupun praktik langsung di institusi kefarmasian. Selain itu, agar dapat menjadi apoteker yang kompeten, calon apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Apotek Atrika, PT Enseval Putera Megatrading Tbk, dan PT Takeda Indonesia selama periode bulan Februari-Juli 2020. Dengan dilaksanakannya kegiatan PKPA ini, diharapkan calon apoteker dapat memperluas pengetahuan, wawasan, pemahaman, keterampilan, dan pengalaman dalam melakukan praktik dan pekerjaan kefarmasian secara langsung di institusi kefarmasian.
pharmacist plays an important role in pharmaceutical institutions such as pharmaceutical industries, pharmacies, and pharmaceutical distributors. In carrying out their duties, a pharmacist must be able to understand and implement good pharmaceutical practices. Pharmacists can gain insight and understanding of the pharmaceutical practices from theoretical learning and hands-on practice in pharmaceutical institutions. Besides, to become a competent pharmacist, prospective pharmacists must meet competency standards as a requirement to enter the world of work and undergo the professional practice. As a provision and experience for prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, internship was carried out at the PT Enseval Putera Megatrading Tbk, Apotek Atrika, and PT Takeda Indonesia during the period February-July 2020. With the implementation of this internship, it is hoped that prospective pharmacists can broaden their knowledge, insight, understanding, skills, and experience in doing pharmaceutical practices directly in pharmaceutical institutions."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Ronaldo Heris
"Seorang apoteker memegang peranan penting, salah satunya dalam bidang industri farmasi dan apotek. Apoteker harus memenuhi standar kompetensinya sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh (10) standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke dalam dunia kerja. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk memahami perannya dan meningkatkan kemampuan kompetensinya, maka pada kesempatan kali ini, penulis berkesempatan untuk mengikuti kegiatan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT. Enseval Putera Megatrading, Tbk., Apotek Hidup Baru dan PT. Soho Industri Pharmasi selama periode bulan Februari hingga Agustus 2020. Selama PKPA ini, diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman, dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi nantinya.
A pharmacist plays an important role, one of which are in the pharmaceutical industry and pharmacies. Pharmacists are required to meet competency standards as a requirement in professional field and carry out their professional practice properly. Pharmacist competency standards in Indonesia consist of ten (10) competency standards as the abilities expected by pharmacists when they graduate and enter the professional field. As a provision and experience of prospective pharmacists to understand their role and improve their competence, on this occasion, the authors had the opportunity to participate in the Pharmacist Professional Work Practices (PKPA) at PT. Enseval Putera Megatrading, Tbk., Apotek Hidup Baru and PT. Soho Industri Pharmasi during the period of February to August 2020. During this PKPA, it is hoped that prospective pharmacists can broaden their horizons, understanding, and experience to do pharmaceutical work in the professional practice later."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Wiwin Widayanti
"Seorang apoteker memegang peranan penting di industri farmasi, apotek dan pedagang besar farmasi. Apoteker harus memenuhi standar kompetensi sebagai persyaratan untuk memasuki dunia kerja dan menjalani praktik profesi. Standar kompetensi apoteker Indonesia terdiri dari sepuluh standar kompetensi sebagai kemampuan yang diharapkan oleh apoteker saat lulus dan masuk ke tempat praktik kerja profesi. Sebagai bekal dan pengalaman calon apoteker untuk dapat memahami peran apoteker dan meningkatkan kompetensi, maka dilaksanakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT Enseval Putera Megatrading Tbk., Apotek Kimia Farma No. 49 Pondok Bambu dan PT Mahakam Beta Farma selama periode bulan Februari-Juli 2020. Selama PKPA, diharapkan calon apoteker dapat memperluas wawasan, pemahaman dan pengalaman untuk melakukan pekerjaan kefarmasian di tempat praktik kerja profesi.
A pharmacist plays an important role in the pharmaceutical industries, pharmacies and pharmaceutical distributors. Pharmacists must meet competency standards as requirements for entering the world of work and undergoing professional practice. Indonesian pharmacist competency standards consist of ten competency standards as the abilities expected by pharmacists when they graduate and enter professional work practices. As a provision and experience for prospective pharmacists to be able to understand the role of pharmacists and improve competence, the pharmacist professional work practice was carried out at PT Enseval Putera Megatrading Tbk., Apotek Kimia Farma No. 49 Pondok Bambu and PT Mahakam Beta Farma in February-July 2020. During the pharmacist professional work practice, it is hoped that prospective pharmacists can broaden their horizons, understanding and experience to do pharmaceutical work in professional work practices."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia , 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Aimee Detria Arianto
"BPOM menetapkan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) sebagai pedoman untuk Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang mengatur pemeliharaan suhu pada saat penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman produk rantai dingin untuk dapat menjamin kualitas dan mutunya. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk menjaga suhu selama pengiriman adalah ice pack. Ice pack merupakan alat yang reusable, tahan terhadap bocor, ekonomis, dan efektif untuk mempertahankan suhu selama pengiriman. Validasi pengiriman produk rantai dingin perlu dilakukan untuk mengetahui konfigurasi terbaik dan menjamin kualitas produk selama transportasi. Konfigurasi ice pack yang paling baik untuk mempertahankan suhu 2- 8°C produk rantai dingin selama waktu tertentu diperoleh dengan menggunakan alat bantu temperature data logger. Dua konfigurasi yang divalidasi adalah konfigurasi dengan 4 ice pack dan 6 ice pack. Berdasarkan data yang diperoleh, penggunaan 4 ice pack merupakan konfigurasi yang terbaik karena mampu menjaga suhu dan tidak keluar dari rentang 2-8°C selama 8 jam.
Indonesian FDA (BPOM) published Good Distribution Practice (GDP) intended to assist pharmaceutical distributors relating to temperature during receipt, storage, and delivery of cold chain products to maintain the quality and integrity of products. One of the cold chain equipment that is widely used to maintain temperature during shipment is Ice packs. Ice packs are reusable, leak proof, budget-friendly, and effective as a cooling device. Cold chain transport validation needs to be carried out with the device to confirm the best configuration and maintain the quality of products during transportation. The best ice pack configuration to maintain a temperature of 2-8°C for cold chain products for a certain time is obtained using a temperature data logger tool. The two configurations were arranged using 4 ice packs and 6 ice packs. Based on the data obtained, using 4 ice packs is the best configuration because"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas ndonesia, 2023
PR-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Grace Wilmayanti
"Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah perusahaan berbentuk badan hukum yang memiliki izin untuk melakukan kegiatan pengadaan, penyimpanan, pendistribusian obat dalam jumlah besar sesuai ketentuan peraturan perundangundangan. Obat yang disimpan oleh PBF harus dipertahankan kestabilannya sebagai upaya menjaga khasiat, mutu, dan efikasi dari masing– masing obat. Sebelum digunakan, harus dilakukan pemetaan suhu awal terhadap fasilitas penyimpanan sesuai dengan prosedur tertulis untuk menentukan peletakkan alat pemantauan suhu. Kemudian pemetaan harus diulang sesuai dengan hasil kajian risiko. Peran Apoteker penting dalam merancang, mengevaluasi, dan mengekeskusi kegiatan pemetaan suhu ulang di suatu PBF. Proses pemetaan ulang suhu dimulai sejak tanggal 14 sampai 21 September 2023 terhadap ambient room (25°-30°C) Gudang PT Era Caring Indonesia. Data hasil pemetaan ulang suhu yang terekam kemudian dianalisis untuk menentukan suhu terendah, suhu tertinggi, dan ada tidaknya penyimpangan suhu. Rata-rata suhu harian pada masing-masing titik sudah memenuhi syarat suhu ambient room. Rata-rata suhu harian tertinggi pada titik DL-018, yaitu 26,2°C dan terendah pada titik DL-017, yaitu 25,2°C.
Pharmaceutical wholesalers are a legal company that have permits to carry out procurement, storage and distribution of medicines in large quantities in accordance with the provisions of statutory regulations. The stability of medicine products stored by pharmaceutical wholesalers must be maintained in an effort to maintain the efficacy, quality and efficacy of each medicine. Before use, initial temperature mapping of the storage facility must be carried out in accordance with written procedures for determining the placement of temperature monitoring equipment. Then the remapping activities must be practiced according to the results of the risk assessment. The pharmacist's role is important in designing, evaluating and executing temperature re-mapping activities at a PBF. The temperature remapping process starts from September 14th to 21st 2023 in the ambient room (25°-30°C) of the PT Era Caring Indonesia warehouse. The recorded temperature remapping data is then analyzed to determine the lowest temperature, highest temperature, and whether there are temperature deviations. The average daily temperature at each point meets the ambient room temperature requirements. The highest average daily temperature is at point DL-018, namely 26.2°C and the lowest is at point DL-017, namely 25.2°C."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Nanda Nurhayati
"Pedagang Besar Farmasi (PBF) berperan penting menangani hingga mendistribusikan sediaan, termasuk sediaan yang sensitif terhadap lingkungan sekitar seperti produk CCP. Salah satu cara memastikan kualitas cold chain product ketika proses distribusi adalah dengan melakukan validasi proses pendistribusian itu sendiri dengan tujuan untuk mengamati suhu yang dihasilkan pada pengemasan cold chain product. Validasi pendistribusian cold chain product dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan pengemas berupa styrofoam serta 6 water pack dan diamati suhunya menggunakan data logger. Pengemasan cold chain product dengan styrofoam menggunakan 6 water pack belum mampu menjaga suhu pada rentang suhu 2-8ºC selama proses pendistribusiannya sehingga perlu dilakukan validasi kembali untuk memastikan kualitas cold chain product.
Pharmaceutical wholesalers (PBF) play an important role in handling and distributing preparations, including preparations that are sensitive to the surrounding environment such as CCP products. One way to ensure the quality of cold chain products during the distribution process is to validate the distribution process itself with the aim of observing the temperature produced in the packaging of cold chain products. The validation of the distribution of cold chain products was carried out experimentally using a packaging in the form of styrofoam and 6 water packs and the temperature was observed using a data logger. Cold chain product packaging with styrofoam using 6 water packs has not been able to maintain the temperature in the temperature range of 2-8ºC during the distribution process, so it needs to be re-validated to ensure the quality of the cold chain product."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2023
PR-PDF
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library