Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 23 dokumen yang sesuai dengan query
cover
M. Quraisy Mathar
"Penelitian ini lebih diararahkan pada mutu layanan perpustakaart UPT Perpustakaan UNHAS. Mutu layanan memiliki keterkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pemakai. Promosi perpustakaan merupakan salah satu jalan keluar untuk masalah tersebut. Penelitian ini juga berupaya untuk meningkatkan persepsi sebagian pengguna perpustakaan, khususnya di lingkungan UNHAS agar dapat lebih memahami keberadaan UPT Perpustakaan UNHAS secara lebih luas. Secara keseluruhan fokus penelitian ini adalah mutu layanan perpustakaan UPT Perpustakaan UNHAS yang dihubungkan dengan promosi dan persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan tersebut. Penelitian ini menggunakan suatu kerangka teoritis dalam menentukan variabel-variabel independen (variabel x) yaitu promosi dan persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan maupun variabel dependen (variabel y) yaitu mutu layanan.
Tujuan penelitian ini adalah :
1) Untuk mengetahui besarnya hubungan dan pengaruh promosi terhadap mutu layanan. 2) Untuk mengetahui besarnya hubungan dan pengaruh persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan terhadap mutu layanan.
3) Untuk mengetahui besarnya pengaruh promosi dan persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan secara bersama terhadap mutu layanan UPT Perpustakaan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar.
Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Universitas Hasanuddin Makassar angkatan tahun 2000. Sampel penelitian sebesar 100 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner. Uji Normalitas data menggunakan Uji Kolmogorov-Smimov yang selanjutnya dibandingkan dengan D-tabel. Hipotesis pertama dan kedua diuji dengan menggunakan teknik regresi dan korelasi linier sederhana dengan mengaplikasikan rumus Korelasi Pearson Product Moment, sedangkan hipotesis ketiga menggunakan teknik regresi dan korelasi ganda yang diuji dengan uji-F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa :
1) Terdapat hubungan positif antara promosi dengan mutu layanan, artinya semakin tinggi nilai promosi maka semakin tinggi pula nilai mutu layanan.
2) Terdapat hubungan positif antara persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan terhadap mutu layanan, artinya semakin tinggi nilai persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan maka semakin tinggi pula nilai mutu layanan.
3) Terdapat hubungan positif antara promosi dan persepsi pengguna tentang organisasi perpustakaan terhadap mutu layanan secara bersama, artinya semakin tinggi nilai kedua variabel bebas tersebut maka semakin tinggi pula nilai mutu layanan di UPT Perpustakaan UNHAS.

The Relationship between Promotion and Users Perception of Library Organization with Service Quality in UNHAS LibraryThe research accentuated on service quality of UNHAS Library. Service quality has a relationship with the fulfillment of user needs. Library promotion is one way to approach it. This research attempted to increase the users perception, especially those in UNHAS, in order to more comprehend the existence of UNHAS Library broader. In general, the focus of the research was service quality of UNHAS Library linked with promotion and users perception of library organization. This research implemented a theoretical frame in defining independent variables namely promotion and users perception of library organization and dependent variable namely service quality.
The aims of this research were:
1) To find out the correlation degree between promotion with service quality.
2) To find out the correlation degree between users perception of library organization with service quality.
3) To find out the correlation degree between promotion and users perception of library organization with service quality of UNHAS Library.
The population of this research was student of Faculty of Social Science in UNHAS to where they entered in 2000. Its sample was 100 students. This research applied survey method. Data was collected by using questionnaires. Normality test applied Kolmogorov-Smirnov test, subsequently followed by D-table comparison. The first and second hypotheses assessed by simple regression technique and simple correlation conducting Pearson Product Moment correlation. Whereas the third hypotheses used multiple regression technique and multiple correlation conducting F-test.
The results of this research were:
1) There is a positive correlation between promotion and service quality, it means that the higher the promotion degree is, then the higher service quality will be.
2) There is a positive correlation between users? perception of library organization and service quality, it means that the higher the users? perception of library organization degree is, then the higher service quality will be.
3) There is a positive correlation between promotion and users perception of library organization with service quality, it means that the higher the users perception of library organization and promotion degree is, then the higher service quality of UNHAS Library."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2003
T10828
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Zulfiah Larisu
"Penelitian ini menggambarkan komunikasi informal yang digunakan ilmuwan bidang kedokteran dalam kegiatan penelitian dan faktor-faktor yang berhubungan dengan komunikasi ilmiah informal dalam bidang kedokteran. Faktor-faktor yang diduga berhubungan adalah tahap-tahap penelitian yaitu tahap identifikasi dan penetapan masalah, perumusan hipatesis, persiapan dan implementasi penelitian, analisa hasil dan tahap diskusi atau evaluasi hasil penelitian; Latar belakang keilmuwan yaitu ilmuwan yang mengkaji teori dan mengkaji penyakit; pengalaman kerja ilmuwan yaitu pangkat fungsional Asisten Ahli, Rektor dan Rektor Kepala serta Guru Besar; tingkat pendidilcan yaitu Sarjana, MegisterfSpesialis dan Doktor; serta pendapat kesesuaian teman, efektif, efsisien, fleksibilitas, kemurahan biaya komunikasi informal dan pendapat ketepatan tempat komunikasi informal.
Hipotesis penelitian adalah:
1) Terdapat hubungan komunikasi ilmiah informal dengan tahap-tahap penelitian;
2) Terdapat hubungan komunikasi ilmiah informal dengan latar belakang keilmuwan;
3) Terdapat hubungan komunikasi ilmiah informal dengan jenjang pangkat fungsional ilmuwan;
4) Terdapat hubungan komunikasi ilmiah informal dengan tingkat pendidikan ilmuwan; serta
5) Terdapat hubungan komunikasi ilmiah informal dengan pendapat ilmuwan mengenai komunikasi ilmiah informal.
Sampel penelitian sebanyak 70 responden diambil secara acak stratifikasi. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner dan pengolahan data secara deskriptif anahtis. Pengujian adanya hubungan komunikasi ilmiah informal dengan tahap-tahap penelitian, latar belakang keilmuan, jenjang pangkat fungsional, tingkat pendidikan serta hubungan komunikasi ilmiah informal dengan pendapat ilmuwan mengenai komunikasi ilmiah informal, digunakan uji khi-kuadrat dengan a. = 0,05.
Hasil penelitian diperoleh bahwa dalam kegiatan penelitian ilmuwan kedokteran lebih sering berkomunikasi dengan teman satu bidang ilmu dalam sekali seminggu; cara komunikasi yang sering digunakan adalah kontak pribadi langsung. Tempat komunikasi lebih banyak di fakultas dengan menggunakan waktu 2 - 3 jam dalam sekali seminggu untuk komunikasi langsung pribadi dan kelompok. Komunikasi melalui telepon, email dan diskusi internet lebih banyak dilakukan sekali sebulan dengan waktu kurang dari satu jam.
Hasil uji statistik menunjukkan bahwa:
1) Terdapat hubungan frekuensi komunikasi sesama teman fakultas lain yang signifikan dengan tahap-tahap penelitian,
2) Terdapat hubungan lama diskusi kelompok internet yang signifikan dengan latar belakang keilmuan,
3) Terdapat hubungan frekuensi komunikasi dengan teman satu bidang ilmu dalam satu fakultas dan teman satu bidang ilmu pada perguruan tinggi lain yang signifikan; terdapat hubungan frekuensi komunikasi di fakultas dan di pertemuan ilmiah yang signifikan serta terdapat hubungan lama diskusi kelompok langsung yang signifikan dengan pangkat fungsional ilmuwan,
4) Terdapat hubungan frekuensi komunikasi dengan teman fakultas lain dan teman satu bidang ilmu pada perguruan tinggi lain yang signifikan; terdapat hubungan frekuensi komunikasi melalui telepon dan email yang signifikan; terdapat hubungan frekuensi diskusi kelompok langsung yang signifikan; terdapat hubungan frekuensi komunikasi di rumah yang signifikan serta terdapat hubungan lama komunikasi melalui telepon dan diskusi kelompok melalui internet yang signifikan dengan tingkat pendidikan ilmuwan,
5) Terdapat hubungan yang signifikan antara kesesuaian teman komunikasi dengan frekuensi komunikasi informal; terdapat hubungan yang signifikan antara kemurahan Maya dengan frekuensi komunikasi informal; terdapat hubungan yang signifikan antara efektif, efisien, kemudahan komunikasi informal dengan frekuensi komunikasi kontak langsung pribadi dan kelompok pada tahap-tahap penelitian; serta terdapat hubungan yang signilikan antara kesepakatan tempat, komunikasi dengan frekuensi komunikasi informal pada tahap-tahap penelitian.

Informal Scientific Communication Study of Medicine This research describes informal communication used by scientists in medicine in-research activities and factors related to the informal communication in medicine aspect. The factors assumed to be related are stages of research, namely identification and identification of problems, formulation of hypothesis, preparation and implementation of the research, results of analysis and discussion stage or evaluation of research results; background of the scientists, namely the scientists who study the theory and diseases; work experience of the scientist namely the functional position of expert Assistant, Lecturer, Head Lecturer and Senior Lecturer; education level, namely Graduate, Magistrate/Specialist and PhD; and compatibility of friend, effectives, efficiency, flexibility, the low-cost of informal communication and the appropriate place of informal communication.
The research hypotheses are:
1) There is an informal communication correlation with the stage of research;
2) There is an informal communication correlation with the scientific background;
3) There is an informal communication correlation with the functional grade of scientists;
4) There is an informal communication correlation with the education level of the scientists; and
5) There is an informal communication correlation with view of the scientists regarding the informal scientific communication.
The research samples are 70 respondents taken with stratified random. Using Questioners does the data collection and the data processing is done with analytic descriptive method. The testing of the correlation of the informal scientific communication with the stages of research, background of knowledge, grade of functional position, education level and informal scientific communication and view of the scientists regarding the informal? Scientific communication in done by chi square test with a = 0.05.
It is obtained from the results of the research that in the research activities, scientists in medicine more often communicate with 'their friends in the some field of knowledge; the communication method they often use is direct personal contact. The place of communication mostly is the faculty by using 2.3 hours for personal and group direct communication, less than 1 hour for communication on the phone, e-mail and internet discussion.
The results of statistic test indicate that:
1) There is a correlation of communication frequency among the faculty colleagues and the stage of research,
2) There is a significant correlation of length of internet group discussion and the back ground of knowledge,
3) There is a significant correlation of frequency of communication with friends in the same field in the same faculty and friends of the same field in other universities; there is significant correlation of communication frequency in the faculty and scientific meeting and there is significant correlation of length of direct group discussion with the scientists functional position,
4) There is a significant correlation of communication frequency with friends from other faculties and fiends from the same field of knowledge in other universities; there is a significant correlation of frequency of communication with phone and e-mail; there is a significant correlation of frequency of direct group communication; there is a significant correlation of communication frequency at the house and length of communication through the phone and group discussion through internet with the education level of the scientist,
5) There is a significant correlation between the compatibility of counterpart in the communication with the communication frequency of informal communication; there is a significant correlation between the low-cost of communication and the frequency of informal communication; there is a significant correlation between the effectiveness, efficiency, the ease of informal communication and frequency of personal and group direct contact; and there is a significant correlation between the agreed place of communication and frequency of informal communication during the research stages.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
T11703
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Kusmayadi
"Penelitian ini dilakukan di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA), Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari karakteristik beberapa basisdata bidang pertanian yang terdapat dalam media CD-ROM dan mengetahui tingkat kepentingan setiap jenis ruas (Field) dalam basisdata bagi para pengguna CD-ROM. Basisdata yang digunakan adalah TROPAG, AGRIS, CAB dan AGRICOLA.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimental dan survai. Metode experimental untuk mengetahui karakteristik basisdata, sedang metode survai untuk mengetahui tingkat kepentingan setiap jenis ruas dala basisdata menurut pengguna dan biaya pengadaan setiap jenis CD-ROM. Metode eksperimental dilakukan dengan menggunakan 2 kelompok pernyataan pencarian (query). Query pertama adalah subjek-subjek bidang petemakan untuk mengetahui variabel ruang lingkup, ukuran basisdata, struktur berkas (file) dan ruas (field), keterkinian informasi dan aksesibilitas sistem. Query ke-2 merupakan penurunan dari judul-judul penelitian yang sudah ada untuk mengetahui variabel presisi.
Populasi yang digunakan adalah peneliti yang pemah menggunakan CD-ROM di Pustaka, sedangkan jumlah sampel yang diamati adalah sebanyak 30 orang responden. Instrumen yg digunakan dalam survai adalah kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap jenis basisdata mempunyai karakteristik yang berbeda. Berdasarkan kepentingan jenis ruas menurut pengguna, maka urutan kesesuaian basisdata untuk kepentingan penelusuran adalah AGRICOLA, CAB, AGRIS dan TROPAG. Basisdata AGRICOLA digunakan terutama untuk memenuhi kebutuhan hasil-hasil penelitian yang bersumber dari Amerika Serikat. CAB, AGRIS dan TROPAG adalah basisdata pelengkap untuk memenuhi kebutuhan hasil penelitian yang bersumber dari wilayah Asia. AGRIS dan TROPAG mempunyai peluang yang lebih besar sebagai basisdata pelengkap daripada CAB, karena lebih murah ditinjau dari segi biaya pengadaan. Dalam proses pencarian informasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan operator berpengaruh terhadap perolehan artikel yang relevam Operator AND memberikan nilai presisi dan recall yang lebih tinggi dibandingkan dengan operator WITH, NEAR dan IN (TI). Lebih dari 50 persen responden menganggap bahwa jenis ruas yang sangat penting adalah judul (Ti) dan tahun publikasi (PY), sedangkan ruas yang penting adalah lokasi penelitian (LO), sumber artikel (SO), bahasa yang digunakan untuk teks (LA) dan bahasa yang digunakan untuk ringkasan (LS).

Study on Characteristics of Agricultural Databases in CD-ROM The study was done at Center for Agricultural Library and Technology Dissemination (CALTD), Bogor. The objectives of the study were to find out characteristics of several agricultural electronic databases in CD-ROM and the importance rank of fields for users. The databases were TROPAG, AGRIS, CAB and AGRICOLA.
The experimental method by using two queries consisted of livestock subjects and research titles was used to find out databases characteristics and survey by using questionnaires was used to find out the importance rank of fields for users and also the cost of CD-ROM acquisition. The first query was to obtain coverage, size, file and fields structures, currentness and accessibility of systems; the second was to obtain precision.
The population was researchers who used CD-ROM at CALTD, 30 of them were samples. Interview was used to find out cost per articles. The results showed that there was a difference in characteristics of the four agricultural databases. On the importance of fields, the suitable databases consecutively were AGRICOLA, CAB, AGRIS and TROPAG. AGRICOLA contained mostly needed information published in USA and its adjacent, and then CAB, AGRIS and TROPAG on information from Asia. Cost per articles of CAB was more expensive than AGRICOLA, moreover AGRIS. On the searching process, AND operator has precision and recall value higher than WITH, NEAR and IN (TI). More than 50 percent of users were of the opinion that more importance fields were title (TI) and publication year (PY), and afterwards were research location (LO), source (SO), language of text (LA) and language of summary (LS).
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2003
T11731
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dodi Sahdani
"Penelitian ini membahas tentang Rencana strategis komputerisasi di Perpustakaan Universitas Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas serta efisiensi pemanfaatan komputerisasi di Perpustakaan Universitas Bengkulu. Berdasarkan pertanyaan penelitian, maka penelitian ini meninjau tiga aspek yaitu biaya, manfaat baik yang dapat dikuantifikasi atau efisiensi maupun yang tidak dapat dikuantifikasi atau efektifitas serta resiko. Data hasil penelitian dianalisis dengan memanfaatkan Information Economics Analysis yang merupakan pengembangan dari Cost Benefit Analysis (Analisis biaya manfaat).
Dari hasil penelitian diketahui bahwa, biaya yang dibutuhkan / dikeluarkan untuk komputerisasi adalah lebih kecil dari manfaat yang akan diperoleh, serta perbandingan waktu proses dalam melaksanakan pekerjaan pada masing-masing bagian menunjukkan bahwa komputerisasi lebih cepat dan akurat apabila dibandingkan dengan sistem manual, ini berakibat pada peningkatan kinerja perpustakaan. Untuk manfaat yang tidak dapat dikuantifikasi atau efektifitas yang diambil dari jawaban atas pertanyaan yang diajukan baik pada domain manajemen maupun domain teknologi menunjukkan bahwa komputerisasi sejalan dengan visi, misi serta mendukung tujuan organisasi sehingga apabila diimplementasikan akan mendekatkan perpustakaan pada tujuan yang ingin dicapai, sehingga disimpulkan bahwa komputerisasi tepat dan layak untuk diimplementasikan di Perpustakaan Universitas Bengkulu.

Information Economics Review in the Computerized Strategic Planning in the Library of Bengkulu UniversityThis research describe regarding the computerize strategic planning in the library of Bengkulu University. The purpose of this research is to identify the effectiveness and efficiency of the computer utilization in the library of Bengkulu University. Base on the survey questioner, this research reviewed three aspects, namely cost, benefits that can be quantified or efficiency and the benefits cannot be quantified or effectiveness and risks. The research survey data is analyzed by using the information economics analysis which is development of the cost benefit analysis.
From the results this research that the cost needed or to be expended for the computerize is last than benefit to be obtained, and the assessment of the time used to process the work in each division for the core activity indicates that with computerize it will be quicker and more accurate compared to the conventional system, with effects the library performance increase. For the effectiveness assessment which is taken from the questioner asked both to the management domain and technology domain, it indicates that the computerize is in line with the vision, mission and support the library objective. Therefore, if it is implemented it will take the library to the desired purposes, that can conclude that the computerize is appropriate and feasible to be implement in the library of Bengkulu University.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2003
T11033
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Djoko Rahardjo
"Tujuan tesis ini adalah mengkaji perilaku informasi dosen Universitas Terbuka dan produktivitas karya ilmiahnya, serta keterkaitan antar keduanya. Penelitian survey ekploratif ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data, serta didukung wawancara dan kajian dokumen. Kajian dokumen dilakukan untuk mempersiapkan sampel. Metode sampling yang diterapkan pada penelitian ini adalah sampel acak berstrata di mana sampel yang diperoleh sebesar 61 responden dari populasinya 366 orang dosen.
Untuk memperoleh jawaban penelitian ini, peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap 4 responden dan 2 orang narasumber yang berkepentingan dengan masalah pelayanan informasi di mana data kualitatif ini digunakan sebagai pendukung dalam proses analisis data.
Penelitian ini menggunakan metode analisis CHAID (Chi-Square Automatic Interaction Detection) yaitu suatu metode analisis yang digunakan untuk menelusuri keterkaitan antar peubah respon dan peubah penjelas yang masing-masing bertipe kategorik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (I) tingkat produktivitas karya ilmiah responden per tahun 10,8 angka kredit, sedangkan rasio produktivitas karya ilmiah dan syarat kenaikan jabatan fungsional dosen per tahun diperoleh hasil 0,71. Kurva pada hasil produktivitas tersebut lebih condong ke kiri di mana menunjukkan bahwa lebih banyak responden yang berada di bawah rata-rata. (2) Terdapat keterkaitan yang nyata antara kebutuhan sumber informasi dengan produktivitas karya ilmiah mereka, di mana responden yang berkategori produktivitasnya tinggi membutuhkan sumber informasi buku dan jurnal ilmiah, sebaliknya yang responden yang berproduktivitas rendah lebih memilih buku referensi dan laporan penelitian. (3) Responden yang kurang produktif memiliki persepsi tentang ketersediaan informasi di lingkungan UT kurang memadai, hal ini merupakan hambatan dalam mendapatkan informasi terutama bagi responden yang memiliki bidang ilmu yang spesifik. (3) Responden yang memiliki rasio kenaikan jabatan fungsional rendah memiliki hambatan kemampuan menelusur informasi di mana beberapa responden beralasan bahwa kesibukan rutin responden cenderung pada masalah-masalah administratif sehingga kekurangan waktu untuk melakukan penelusuran informasi. Namun demikian untuk mengatasi hal-hal tersebut responden memanfaatkan perpustakaan atau sumber lain serta menggunakan layanan jasa kepustakaan yang ada.

The Study of Information Behavior and the Scientific Work Productivity of the Lecturers of the Open Learning University of Indonesia using CHAID Analysis Method "The purpose of the research is to study the information behavior of lecturers of the Open Learning University of Indonesia, their productivity of scholarly papers (sciencetific works), and the relationship between them. Questionnaires and interviews were used to measure the information behavior and the productivity. A number of 61 samples were drawn using stratified random sampling technique.
Documentary study was also conducted for the purpose of sample data classification. Data were analyzed using Chi-Square Automatic Interaction Detection (CHAID) method by which researchers can explore the relationship between response variable and predictors and both of them are categorical variables.
Findings revealed that (1) respondents have generally low in their productivity of scholarly papers per annual and their ratio of lecturer rank promotion. (2) Further, the result showed that respondents' information need was significantly related to scholarly papers productivity, where the higher category of productivity needs monographs and journals, and the lower needs reference books and research reports. (3)The lower category of productivity had a low perception on information availability especially respondents who had specific major, while the lower category in the ratio of lecturer rank promotion had a barrier in seeking information. It can be predicted that it was caused by their job schedule that was more administrative works instead of educative one and also the availability of information sources. So far to resolve the problems, respondents used intermediaries and attended other libraries and sources.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
T11594
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rina Agustina
"Tujuan dari tesis ini adalah mengetahui perbedaan kualitas layanan pada dua perpustakaan yaitu Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) dan Perpustakaan Universitas Katholik Parahyangan (UNPAR) dengan metode benchmarking. Instrumen yang digunakan dalam penelitian survei ini adalah kuesioner dan wawancara. Sampel yang digunakan sebanyak 151 responden. Metode analisis pada kuesioner menggunakan diagram kartesius dan statistik uji beda dua sampel, sedangkan hasil wawancara dianalisis dengan diagram value chain Porter dan Portofolio Aplikasi McFarlan.
Hasil penelitian benchmarking kualitas layanan menunjukkan bahwa : (1) Perpustakaan UNJANI dalam menyelenggarakan perpustakaannya dinilai belum berhasil dan belum dapat memuaskan mahasiswa UNJANI. Dimensi kualitas layanan (tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy) yang dianggap oleh mahasiswa sebagai faktor sangat penting belum dilaksanakan dengan baik oleh Perpustakaan UNJANI. Hal ini dibuktikan pula dari hasil uji beda dua sampel, terdapat perbedaan yang signifikan antara Perpustakaan UNJANI dan Perpustakaan UNPAR. (2) Adanya perbedaan aktivitas utama dan aktivitas pendukung dalam pemetaan Value Chain Porter, dan perbedaan pemetaan pada Portofolio Aplikasi McFarlan Perpustakaan UNJANI dan Perpustakaan UNPAR.

Service Quality Benchmarking of Jenderal Achmad Yani University Library Cimahi and Parahyangan Catholic University Library Bandung. 2004"The purpose of the thesis is to evaluate the service quality of the two libaries namely Jenderal Achmad Yani University (UNJANI) Library and Parahyangan Catholic University (UN PAR) Library using benchmarking method. Instruments used in this survey research are questionnaire and interview. The 151 respondents was obtained as an accidental sample. Quantitative data was analyzed with cartesius diagram method and two-sample significant difference test method; while interview data was analyzed with Porter's value-chain and McFarlan's Portofolio Application.
Result of the research shows that (1) UNJANI Library was not yet successfully managed and had not been satisfying their students. Service quality dimensions (tanguble, reliability, responsiveness, assurance, and empathy) assumed by students as important factors was not carefully controlled by UNJANI Library. It was proved by way of two-sample significant difference test that there was significantly different between UNJANI Library and UNPAR Library. (2) In Porter's value chain mapping and Mc Farlan Portofolio Application mapping, it shows that the main activities and the support activities significantly different between UNJANI Library and UNPAR Library.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
T11906
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nina Mayesti
"Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan perancangan sistem otomasi manajemen rekod inaktif yang memenuhi persyaratan sistem manajemen rekod serta tepat untuk diimplementasikan pada Pusat Rekod Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem pada penelitian ini adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang pelaksanaannya terdiri dari beberapa tahap yaitu analisis terhadap sistem manajemen rekod inaktif di Pusat Rekod FIB UI berdasarkan investigasi awal yang dilanjutkan dengan penentuan persyaratan sistem yang akan dibangun, desain sistem otomasi manajemen rekod inaktif, perencanaan strategi implementasi untuk mcngubah sistem yang lama menjadi sistem otomasi yang baru dan perencanaan evaluasi guna mcmantau dan memberi nilai tambah bagi sistem yang telah diimplementasikan tersebut.
Investigasi awal berupa studi kelayakan dilaksanakan dengan cara observasi studi literatur dan wawancara dengan berbagai pihak terkait. Selanjutnya dilakukan penyiapan spesifikasi yang rinci mengenai persyaratan yang dibutuhkan oleh Sistem Otomasi Manajemen Rekod Inaktif dengan memperhatikan situasi dan kondisi FIB UI serta landasan teori dalam mengembangkan sistem manajemen rekod. Tahap desain yang dilakukan meliputi desain awal (konseptual), pembuatan prototype, dan desain terinci (fisik). Model data dibuat dengan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity-Relationship Diagrams (ERD). Rencana strategi implementasi yang diusulkan adalah bertahap (phase-in strategy). Rencana evaluasi yang diusulkan adalah eksperimen menggunakan instrumen Kuesioner yang dilengkapi dengan Daftar Periksa (checklist) Kriteria Evaluasi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melaksanakan perancangan sistem otomasi manajemen rekod inaktif yang memenuhi persyaratan sistem manajemen rekod serta tepat untuk diimplementasikan pada Pusat Rekod Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem pada penelitian ini adalah SDLC (Systems Development Life Cycle) yang pelaksanaannya terdiri dari beberapa tahap yaitu analisis terhadap sistem manajemen rekod inaktif di Pusat Rekod FIB UI berdasarkan investigasi awal yang dilanjutkan dengan penentuan persyaratan sistem yang akan dibangun, desain sistem otomasi manajemen rekod inaktif, perencanaan strategi implementasi untuk mcngubah sistem yang lama menjadi sistem otomasi yang baru dan perencanaan evaluasi guna mcmantau dan memberi nilai tambah bagi sistem yang telah diimplementasikan tersebut.
Investigasi awal berupa studi kelayakan dilaksanakan dengan cara observasi studi literatur dan wawancara dengan berbagai pihak terkait. Selanjutnya dilakukan penyiapan spesifikasi yang rinci mengenai persyaratan yang dibutuhkan oleh Sistem Otomasi Manajemen Rekod Inaktif dengan memperhatikan situasi dan kondisi FIB UI serta landasan teori dalam mengembangkan sistem manajemen rekod. Tahap desain yang dilakukan meliputi desain awal (konseptual), pembuatan prototype, dan desain terinci (fisik). Model data dibuat dengan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity-Relationship Diagrams (ERD). Rencana strategi implementasi yang diusulkan adalah bertahap (phase-in strategy). Rencana evaluasi yang diusulkan adalah eksperimen menggunakan instrumen Kuesioner yang dilengkapi dengan Daftar Periksa (checklist) Kriteria Evaluasi.

The purpose of this research is to design in-active records management automation system that applied requirements of records management systems and right to be implemented at Faculty of Humanities, University of Indonesia.
Systems development method in this research is SDLC (Systems Development We Cycle). It consists analysis phase that defining and investigating the problem of in-active records management systems at Faculty of Humanities, University of Indonesia, systems design phase, implementation strategy plan in which the new system is installed and put to use, system evaluation plan to identify its strengths and weaknesses and modify the system.
Preliminary investigation is to examine the Feasibility of systems development. Observation, document examination and interviews were used as data collection techniques. The second phase is requirements determination of in-active records management automation systems, in which the current situation of Faculty of Humanities Records Centre was studied and compared with theory of the records management systems development. Design phase has three steps: preliminary (conceptual) design. Prototyping, and detailed (physical) design. Data Flow Diagram (DFD) was used as data models in conceptual design, and Entity-Relationship Diagrams (ERD) was used in physical design. Proposed implementation strategy plan is phase-in strategy, and evaluation plan is experiment that use questionnaire with criteria of evaluation checklist.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2003
T12591
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Alfred Christyadi W.
"Investasi Teknologi Infonnasi (TI) membutuhkan banyak pertimbangan sebelum diimplementasikan. Investasi ditujukan terutama untuk membuat suatu analisa keuangan yang tepat dalam rangka mendapatkan manfaat, memaksimalkan penggunaan, dan mengurangi investasi yang sia-sia. Perhitungan dan analisa tradisional seperti Return On InvestmentfROl), Internal Rate Of Return (IRR) dan Net Present Value (NPV) sering tidak dapat menggambarkan dengan baik hasil analisa tersebut.
Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, maka analisa proyek tersebut dilakukan dengan membandingkan antara manfaat yang diterima dengan biaya yang yang dikeluarkan. Ada dua jenis manfaat yaitu manfaat terukur (tangible benefit) dan tidak terukur (intangible benefit) yang relatif lebih sulit untuk dihitung dan dikuantifikasi.
Karena itu dipergunakan Information Economics dimana manfaat dan biaya harus dapat dikuantifikasikan dengan berfokus pada kinerja bisnis, total biaya TI dan resikonya. Dalam metode INFORMATION ECONOMICS ada pembagian yang jelas dalam proses perhitungan ke dalam domain bisnis dan domain, teknologi.
Metode ini diperkenalkan oleh Marylin M. Parker dan kawan-kawan seperti tertulis dalam buku Information Economics karangan Marilyn M. Parker dan kawan-kawan. Kasus berfokus pada penerapan call center untuk membantu tugas Customer Service di Bank Danamon Sentra Kartu. Tujuan studi kasus ini adalah mengimplementasikan Information Economics dalam melakukan penilaian serta analisa yang mendalam, sehingga hasil yang dicapai pada studi kasus ini untuk membandingkan antara proyek TI yang satu dengan yang lainnya.

Investing in Information Technology (IT) required many consideration before implemented. Investing in IT also required some justification especially to make the right financial analysis to gain benefits, maximise the usage, and minimise the fiatile investments. Traditional cost-justification such as Return On Investment (ROI), internal rate of return (IRR) dan net present value (NPV) were not represents well the result of analysis.
To reach the best result, the project analysis has to be made by comparing between the benefit and cost. There were two kinds of benefits, tangible and intangible benefit. The intangible benefits were difficult to calculate and quantify.
Because of that Information Economics is used, benefit and cost can be quantify by focusing on business performance, total cost and risk, in information economics method there a clear separation in justification into business domain dan technology domain.
This information economics method was introduced by Marilyn M. Parker and friends in Information Economics book. This case focusing on implementing call center to support the customer service job on Bank Danamon Card Center (Sentra Kartu Kredit Danamon). The purpose of this case study is implementing information economics in justifying and analyzing the project.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ramadiani
"Penelitian ini mengidentiiikasi ketepalan pengukuran yang biasa digunakan dalam
mengulcur kcberhasilan sistem informasi, yaitu: Kepuasan Inforrnasi Pengguna. Karena
bagaimanapun juga penilaian langsung dari pengguna akan sangat membanlu dalam
menilai keberhasilan sistem informasi yang ditcrapkan dalam organisasi. Penelitian ini
mengidentjtikasi variabel-variabel yang dapat mcmpcngaruhi kepuasan infomasi
pungguna di Pcrpustakaan dan faktor-faktor indikator lainnya. Pengujian dilakukan
dengan menggunakau model diagram lintas (causal path models) kepuasan infonnasi
pengguna, dengan melibatkan faktor-faktor KI? antara lain adalah : Perilaku Pustakawan,
Kualilas Koleksi, Pengetahuan dan Keterlibatan Pcngguna serta Manfaat Jasa Layanan.
Penclitian ini difokuskan di UPT. Pcrpustakan IPB, clengan sampcl yang terdiri alas
mahasiswa IPB yang berasal dari bcrbagai latar belakang fakultas dan strata. Data survei
dari 116 responden dari berbagai lata: belakaug ini kemudian dievaluasi dengan
mengglmakan model analisis lintasan yang terdapat dalam LISREL.
Dalam pcnelitian ini dinuktikan bahwa I -
cl Terdapat indikator yang cukup signlikan antara perilaku Pustakawan terhadap
kepuasan informasi pengguna (7 = 0.99 dan R?= 0.99).
Cl Terdapat indikator yang cukup signiiikan antara kualitas koleksi terhadap kcpuasan
informasi pengguna (y = 0.90, nilai t = 23.70 dan R?= 0.81 ).
Cl Terdapat indikator yang cukup signiiikan antara pengetahuan dan keterlibatan
pengguna terhadap kcpuasan informasi pengguna (y= 0.86, nilai t =28.58 dan
R2=0.73).
Cl Terdapat indikator yang cukup signiiikan antara manfaat jasa layanan terhadap
kepuasan informasi pengguna ( y = 0.99, nilai t = 8.92 dan R? ==0.99)

Abstract
This study investigates the validity of commonly used measurement for the
success of infonnation systems (IS): User Information Satisfaction (UIS). However, poor
user evaluation of function remains a problem in many organizations. In this study we
examine factors that may influence UIS and their relative influence or importance. This
study evaluates some altemate causal path models of UIS involving traditional factors
such as attitude towards Librarian, quality of collections, knowledge and involvement,
and the use of information system. We focus this study in IPB Library : which serves
students from many levels and faculties. Data from a cross-sectional survey involving
116 users is employed to evaluate the causal path models through path analysis in
LISREL.
The results of study indicated that: V
cr There is significant indication between Librarian attitude toward user information
satisfaction ty = 0.99 and n== 0.99).
cr There is significant indication between quality of collections toward user
information satisfaction (7 = 0.90, tvalue = 23.70 and R2= 0.81 ).
ci There is significant indication between user? knowledge and involvement toward
user information satisfaction (y = 0.86, tvalue = 28.58 and R? =O_73).
ci There is significant indication between the use of information system toward user
infomiation satisfaction (7 = 0.99, tvalue = 8.92 and R?=0.99)."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2001
T6063
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adriati
"Kepuasan pemakai adalah suatu keadaan di mana keinginan, harapan dan kebutuhannya dipenuhi, jika hal ini dapat dilakukan maka pelayanan dinilai memuaskan. Apabila pemakai merasa tidak puas terhadap suatu pelayanan yang disediakan, maka pelayanan tersebut dapat dipastikan tidak efektif dan tidak efisien. Hal ini terutama sangat penting bagi pelayanan publik. Tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan merupakan faktor yang penting dalam mengembangkan suatu sistim penyediaan pelayanan yang tanggap terhadap kebutuhan pemakai, meminimalkan biaya dan waktu serta memaksimalkan dampak pelayanan terhadap populasi sasaran.
Terdapat beberapa cara untuk mengukur kepuasan pelanggan, tetapi dalam penelitian ini barn dapat dilihat berdasarkan penilaian pemakai terhadap tiga variabel panting yaitu: (1) Fasilitas Perpustakaan, (2) Ketersediaan dan kelengakapan Koleksi dan (3) Kualitas pelayanan oleh petugas.Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini secara umum adalah untuk menetahui kepuasan pemakai atas kinerja pelayanan pada Bidang Layanan Umum.
Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pemakai terhadap : (1) Fasilitas perpustakaan dari masing-masing kelompok kerja layanan, (2) Ketersediaan koleksi dari masing-masing kelompok kerja layanan, (3) Kualitas layanan yang telah diberikan, (4) Hambatan yang dirasakan pemakai dalam pencarian informasi yang mereka butuhkan dan (5) Mengetahui harapan pemakai terhadap pelayanan secara keseluruhan pada Bidang Layanan Umum. Metodologi yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan pemakai dalam penelitian ini adalah : (1) Metode survei guna mendapatkan data tentang kepuasan pemakai terhadap kinerja layanan yang telah diterima atau dirasakan oleh responden, (2) Diskusi dan wawancara dengan kelompok fokus untuk mengetahui apa yang diharapkan sesungguhnya oleh pemakai dari layanan perpustakaan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tingkat kepuasan pemakai terhadap fasilitas perpustakaan bervariasi yakni : sudah sangat memuaskan untuk sarana penitipan tas, meja dan kursi baca pada masing-masing kelompok layanan dan dan memuaskan untuk kenyamanan dan ketenangan di ruang baca dan ketersediaan mesin fotokopi, namun sangat tidak memuaskan untuk fasilitas / sarana penelusuran baik katalog OPAC maupun katalog kartu dan kemudahan penelusurannya, (2) Tingkat kepuasan pemakai dari ketcrsediaan dan kelengkapan koleksi dari masing-masing kelompok layanan (a) Pada Kelompok Kerja Layanan Berkala Mutakhir pemakai merasa puas untuk koleksi surat kabar, dan Cukup puas untuk koleksi jurnal ilmiah, majalah.

User satisfaction is fulfillment of desire, expectations and need. If this matter can be completed by library, library service is classified into satisfying degree. If library user unsatisfied or sometimes feel uncomfortable to the service, it may be classified into ineffective and inefficient service. Knowing to the degree of library service, is important to the library as a public service. The degree of user satisfaction is also an important factor, when library develop a new service system especially user service oriented, minimize of expense and time, and increase a good service to the user.
There are ways commonly used when make an assessment to user satisfaction, but in this research only three variable are used to predict user satisfaction, they are: 1. Library facilities, 2. Availability and collection completeness, and 3. Staff quality service. In general, the purpose of this research is to get some responses and user expectations on the performance of library service.
For specific aims this research is to know user expectation degree to the following : 1. Library facilities from each working team service. 2. Collection availibility from each working team service. 3. Service quality which has been given. 4. User resistances when seeking information, and 5. Understanding user expectation to the library service. Methodologies of the research are : (1) Survey method to get data of user satisfaction on service staff performance, which has been accepted or felt. (2) Discussion and Interview with the focus group to collect data of user expectation related to the library service.
Research finding shows : (1) Level of user satisfactions to the library facilities vary namely, they are : very satisfied to the locker facility, reading area facilities in each service section, satisfied to the comfortable reading area, and availability of photocopy service, but very dissatisfied to the retrieval facilities, either OPAC or card catalogue and difficulty degree on retrieval procedures. (2) User Satisfaction from availability and collection completeness' of each service section; (a) Current Periodical service section, user classified as satisfied on newspaper collection service, and satisfied enough to journal science and popular magazine, and appropriate technology magazine collection service. From current collection the user classified as very satisfied at Newspaper collection, satisfied enough to journal science and popular magazine, and also dissatisfied to appropriate technology magazine collection. (b) Current Book section; user classified as satisfied enough to the availability collection, but it is still lacking according to what they expect especially; book title, author or subject and its quietness. (c) Magazine and newspaper service section, user classified as satisfied. (3) User satisfaction to the service quality of each section are : (a) Membership section, user classified as satisfied level especially ; easy procedure to be a member, and promptness in preparing membership card. (b) Current periodicals and current book service, user classified as less satisfied with the procedure of closed service system.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
T37237
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>