Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Arni Budi Meisa Ndari
"Perawatan alat pacu jantung sementara (APJS) yang melalui insersi tranfemoralis mengharuskan pasien untuk tirah baring sampai APJS di lepas. Hal ini menyebabkan penekanan pada punggung yang berakibat nyeri pada punggung bagian bawah sehingga dibutuhkan intervensi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi efek memberikan bantal penyangga di punggung bagian bawah selama 6 jam tiap 24 jam dan diberikan selama 2 hari perlakuan. Desain penelitian menggunakan quasi-experiment with control group pada 50 pasien dengan cara consecutive sampling. Pengukuran skor nyeri dengan menggunakan VAS dan skor kenyamanan dengan ICQ. Hasil penelitian ini adalah selisih skor nyeri berbeda secara signifikan pada pengukuran hari kedua antara kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p-value<0,05). Pemberian bantal penyangga berpengaruh signifikan pada skor nyeri dan kenyamanan pada kelompok intervensi (p-value<0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh signifikan pemberian bantal penyangga terhadap skor nyeri. Pemberian intervensi menurunkan skor nyeri dan kenyamanan pada pengukuran berulang. Bantal penyangga dapat direkomendasikan untuk mengatasi permasalahan nyeri dan kenyamanan pasien dengan APJS.

Temporary pacemaker transfemoral requires the patient to be on bed rest during treatment to prevent complication, which can cause low back pain due to prolonged supine position. The study aims to alleviate pain and improve patient comfort by using a support pillow for 2 days, apllied fro 6 hours within a 24-hour period on the lower back. The research method used is quasi-experiment with control group with pre-test and post-test on 25 patients in intervention group and 25 patients ini control group in the cardiac intensive care unit. Pain scores were measured using the VAS Score ruler and comfort scores using the ICQ questionnaire. The result showed a significant effect on difference in pain score in the intervention group compared to control group (p value = 0,041), but no significant difference in comfort score (p value = 0,297). There was significant difference in repeated measurements of pain score in the intervention group, but no difference in control group (p value = 0,026; p value = 0,677). There was a significant difference in comfort scores before compared to after treatment in intervenstion group, but no difference in control group (p value = 0,013; p value = 0,294). A support pillow can be recommended to alleviete pain and improve comfort for patients with temporary pacemaker."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Latuhihin, Welma Diana
"Kanker kolorektal menempati urutan ketiga dari seluruh jenis kanker di dunia. Salah satu penanganan  untuk memperbaiki kualitas hidup pasien dengan kanker kolorektal adalah stoma. Efektifitas stoma masih belum banyak dipahami oleh pasien, karena kekhawatiran akan dampak yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menginterpretasikan secara mendalam, pengalaman pasien kanker kolorektal dalam pengambilan keputusan persetujuan tindakan pembuatan stoma. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang melibatkan 11 partisipan pada Komunitas Ostomate Indonesia, dengan teknik purposive sampling. Tiga tema besar pada penelitian ini yaitu proses yang sulit untuk menyetujui tindakan pembuatan stoma, pengetahuan yang tidak adekuat mengenai stoma, dan stoma sebagai pilihan terakhir. Keputusan untuk menyetujui pembuatan stoma adalah keputusan yang sulit bagi pasien dan keluarga. Persiapan pasien yang baik melalui edukasi, advokasi dan konseling mengenai fungsi, efektifitas, komplikasi yang mungkin terjadi, dan adaptasi dengan stoma, adalah peran penting perawat dalam proses ini.

Colorectal cancer is the third most common in all types of cancer in the world. One treatment to improve the quality of life of patients with colorectal cancer is stoma. The effectiveness of the stoma is still not widely understood by patients, because of concerns about the impact. The purpose of this study was to describe and interpret in depth, the experience of coloprectal cancer patients in making decisions regarding the approval of stoma-making actions. The study used a qualitative method with a phenomenological approach involving 11 participants at the Komunitas Ostomate Indonesia, with a snow ball sampling technique. Three major themes in this study are the difficult process to approve the stoma-making action, inadequate knowledge about the stoma, and in the end the patient resigns to the stoma-making procedure. Agreeing with stoma making is a difficult decision for patients and families. Preparation of good patients by providing education, advocacy and counseling regarding function, effectiveness, possible complications, and adaptation to stoma, is important for nurses to do in this process.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
T52209
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library