Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query
Muhammad Rayhan Akbar
"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pengumuman perubahan konstituen indeks LQ45 terhadap saham yang disertakan dan dikeluarkan. Penelitian ini menggunakan indeks LQ45 sebagai obyek penelitian. Dengan menggunakan event study, penelitian ini menemukan bahwa saham yang disertakan ke dalam perhitungan indeks mengalami akumulasi rata-rata abnormal return yang positif, sedangkan yang dikeluarkan dari indeks mengalami akumulasi rata-rata abnormal return yang negatif. Ditemukan bahwa volume mengalami perubahan jika dibandingkan antara periode sebelum dan setelah pengumuman, serta terdapat perbedaan kekuatan antara akumulasi abnormal return. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa penelitian ini mendukung Imperfect Substitution Hypothesis (ISH).
This research examines the effect of announcement made for the reconstitution of LQ45 constituents toward the stock that were being included and the stock that were being excluded. This study uses LQ45 Index as research object. Using Event Study method, there is evidence that shows included stock gained positive accumulated average abnormal return, while excluded stock gained negative accumulated average abnormal return. There is also evidence that shows the increase of trading volume, by comparing the before and after announcement period. There is also evidence that the power between exclusion is different, that were shown by comparing two exclusions cumulative abnormal return. It can be concluded that this study supports the Imperfect Substitution Hypothesis (ISH)."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Richard Dharmawan
"Studi ini meneliti hubungan antara diversifikasi pendapatan, praktik ESG (Environmental, Social, dan Governance) dan faktor spesifik bank terhadap financial sustainability di ASEAN-5 selama periode 2012-2021. Sampel penelitian yang digunakan adalah 25 bank publik yang terdaftar pada lembaga bursa masing-masing negara. Penelitian ini menggunakan Pertumbuhan Return on Assets untuk mengukur financial sustainability serta metode Random Effect Models untuk analisis pengaruh di dalam variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan diversifikasi pendapatan secara signifikan meningkatkan keberlanjutan keuangan bank. Namun, ditemukan bahwa praktik ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan keuangan bank. Terakhir, faktor spesifik NIM (Net Interest Margin) juga secara signifikan meningkatkan keberlanjutan keuangan. Selanjutnya, Cap (Capitalization) berpengaruh negatif signifikan terhadap keberlanjutan keuangan bank.
This study examines the relationship between income diversification, ESG (Environmental, Social, and Governance) practices and bank’s specific factors on the financial sustainability in ASEAN-5 over the period 2012-2021. The sample consists a total of 25 public listed banks from the sample country. This study uses the growth of Return on Assets to measure financial sustainability and the Random Effect Models to analyse the influence of ESG practices and bank’s specific factors on financial sustainability. The results showed that income diversification significantly increases bank’s financial sustainability. However, ESG practices do not have a significant effect on the financial sustainability of banks. Finally, the specific factor of NIM (Net Interest Margin) significantly increases bank’s financial sustainability. However, Capitalization significantly decreases bank’s financial sustainability."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Ghina Ratna Pertiwi
"
ABSTRAKStudi ini berfokus pada tingkat literasi keuangan serta behavioral bias pada investor individu sebagai beberapa faktor yang dapat menjelaskan tingkat diversifikasi portofolio. Studi ini juga mengontrol perbedaan sosial-ekonomi di antara investor individu. Metode regresi Poisson digunakan untuk menganalisis model sehingga dapat menjelaskan hubungan tingkat literasi keuangan dan behavioral bias terhadap diversifikasi portofolio. Pengukuran behavioral bias dan tingkat literasi keuangan dilakukan melalui kuesioner yang juga mencakup beberapa item lainnya, yaitu portofolio yang dimiliki investor individu dan perbedaan sosial ekonomi mereka. Sampel terdiri dari 365 investor individu yang berusia di atas 18 tahun, sedang mengelola portofolio mereka dalam Pasar Modal Indonesia, dan berdomisili di Pulau Jawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, overconfidence bias, availability bias, dan familiarity bias dari investor individu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah instrumen keuangan yang ada dalam portofolio mereka. Studi ini mendorong investor individu untuk membuat keputusan investasi berdasarkan pengetahuan dan kemampuan keuangan, serta menghindari berinvestasi dengan hanya mengandalkan pada perasaan. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Rommy Sanjaya
"
ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi permintaan asuransi yang diukur menggunakan kepadatan asuransi (insurance density) dan tingkat pertumbuhan premi (growth rate of premium) pada ASEAN pada rentang waktu 1998-2011. Model penelitian yang digunakan mengacu pada penelitian Elango dan Jones (2011). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa faktor ekonomi, demografi, dan institusional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepadatan asuransi dan tingkat pertumbuhan premi asuransi jiwa dan non jiwa di ASEAN.
ABSTRACTThe research refers to Elango and Jones (2011) that focuses on the factors that drives insurance demand which are measured by insurance density and growth rate of premium on ASEAN countries in the 1998-2011 period. Results of the study indicates that economic, demographic, and institutional factors have significant impact on insurance density as well as growth rate of premium of life and non-life insurance among ASEAN countries."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Fajar Yanuar Ramadhan
"
Penelitian ini bertujuan melihat faktor-faktor penyebab tingginya Net Interest Margin di Indonesia dibandingkan dengan negara lain di ASEAN, khususnya pada periode 2009 – 2013. Industri perbankan di Indonesia dinilai inefisien dibandingkan dengan industri perbankan di ASEAN yang ditunjukan dengan nilai rata-rata NIM yang lebih tinggi dalam 5 tahun terakhir. Nilai NIM yang relatif lebih tinggi membuat daya saing industri perbankan nasional dan peran bank sebagai lembaga intermediasi dalam perekonomian nasional tidak maksimal. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa tingginya NIM di Indonesia disebabkan biaya overhead yang tinggi dan diversifikasi usaha yang rendah pada industri perbankan di Indonesia dibandingkan dengan negara lain di ASEAN. Penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Trinugroho, Agusman, & Tarazi, (2014) dan Fungá dan Poghosyan (2011).
The focus of this study is to observe determinants that is contributing to high Net Interest Margin in Indonesia compared to other countries in South East Asia (ASEAN), particularly in the period 2009 – 2013. Indonesian banking industry is considered inefficient compared to ASEAN banking industry. It is indicated by the high of NIM in the last five years. The high value of NIM make the competitiveness of national banking industry relatively low and banks cannot doing their role as financial intermediaries in the economics. In this research, it was found that the high of NIM in Indonesia contributed by high overhead cost and low degree of diversification in Indonesian banking industry compared to other countries in ASEAN. This research uses the model developed by Trinugroho, Agusman, & Tarazi (2014) and Fungá & Poghosyan (2011).
"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T-pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Nadiella Shilma Nugrianti
"This study explores the relationship between the digital financial ecosystem and cashless transaction adoption in 10 ASEAN countries over the period 2003–2023. Using panel data analysis, this study examines the influence of financial literacy, availability and quality of access to financial services, and digital infrastructure on cashless transaction adoption. The results of this study aim to provide valuable insights for policymakers and industry stakeholders to develop effective strategies to foster digital financial ecosystems in 10 ASEAN countries, ultimately driving economic growth and development. The results show that each independent variable, namely financial literacy, availability and quality of access to financial services, and digital infrastructure, has a positive effect on cashless transaction adoption. Therefore, it is recommended to the government as a policy maker and other stakeholders to develop a digital financial ecosystem in an effort to optimize cashless transaction adoption in 10 ASEAN countries.
Studi ini mengeksplorasi hubungan antara ekosistem keuangan digital dan adopsi transaksi non-tunai di negara-negara ASEAN-10 selama periode 2003–2023. Dengan menggunakan analisis data panel, penelitian ini menguji pengaruh literasi keuangan, ketersediaan dan kualitas akses terhadap layanan keuangan, dan infrastruktur digital terhadap penggunaan transaksi non-tunai. Hasil penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan industri untuk mengembangkan strategi efektif guna mengembangkan ekosistem keuangan digital di negara-negara ASEAN-10, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing variabel independen yaitu literasi keuangan, ketersediaan dan kualitas akses terhadap layanan keuangan, dan infrastruktur digital berpengaruh positif terhadap penggunaan transaksi non-tunai. Maka disarankan kepada pemerintah selaku pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengembangkan ekosistem keuangan digital dalam upaya mengoptimalkan penggunaan transaksi non-tunai di negara-negara ASEAN-10."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Affandy Imam Sasongko
"PT. XYZ merupakan perusahaan dalam industri otomotif di Indonesia yang memiliki rencana penawaran saham perdananya ke publik atau IPO pada tahun 2020. Dalam aktivitas IPO perlu dilakukan analisis mengenai harga saham perdana yang akan ditawarkan. Tulisan ini bersifat studi kasus dan bertujuan mencari nilai saham perdananya yang didapatkan melalui valuasi perusahaan PT XYZ. Valuasi dilakukan dengan metode Discounted Free Cash Flow to Equity dan Discounted Free Cash Flow to the Firm masing-masing dengan dua pendekatan proyeksi yaitu reinvestment rate dan proyeksi penjualan, serta dengan metode Relative Valuation. Hasil perhitungan valuasi harga saham perdana PT. XYZ untuk metode discounted free cash flow berada di rentang Rp706,76 hingga Rp2.002,49 per lembar saham, sementara hasil perhitungan relative valuation berada di angka Rp2.334,32 per lembar saham
PT. XYZ is a company in the automotive industry in Indonesia that has a plan to offer its initial public offering or IPO in 2020. In the IPO activity it is necessary to analyze the price of the initial shares to be offered. This paper is a case study and aims to find the value of the first shares obtained through the valuation of the company PT. XYZ. Valuations are carried out using the Discounted Free Cash Flow to Equity and Discounted Free Cash Flow to the Firm each method with two projection approaches, namely reinvestment rate and sales projections, and with the Relative Valuation method. The results of the valuation of PT. XYZ's initial share price for the discounted free cash flow method are in the range of Rp706.76 to Rp2,002.49 per share, while the results of the calculation of relative valuation are at Rp2,334.32 per share."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Laksamana Bimo Budiman
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis BUMN non jasa keuangan untuk dapat mengantisipasi kebangkrutan dan mendapatkan hasil antara Altman Z Score dan KEP-100/MBU/2002. Penelitian ini menggunakan rasio-rasio keuangan dari tahun 2016-2018. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder dari laporan internal perusahaan dan website resmi lainnya. Hasil yang didapatkan dengan metode Altman Z Score di tahun 2016 terdapat 4 BUMN yang diprediksi bangkrut, di tahun 2017 terdapat 7 BUMN yang di prediksi bangkrut, dan di tahun 2018 terdapat 6 BUMN yang diprediksi bangkrut. Adapun dengan metode KEP-100/MBU/2002 tidak ada perusahaan yang berada di kategori tidak sehat. Penelitian ini diharapkan berguna bagi para pengambil keputusan di BUMN untuk menghadapi tantangan dan meningkatkan performa perusahaan.
Focus of this research is to analyze performance of nonfinancial sector state owned enterprises (SOE's) in Indonesia using Altman Z Score's bankruptcy prediction analysis and The Decree No. KEP-100/MBU/2002 issued by Ministry of Stated Owned Enterprises of Indonesia on June 2002 in order to find main factors that cause potential bankruptcy in the company and as a reference for company's performance improvement. This research is quantitative with the use of data from company's financial report from 2016-2018. The result based on Altman Z Score shows that in 2016 4 SOE's are predicted bankrupt, in 2017 7 SOE's are predicted bankrupt and in 2018 6 SOE's are predicted bankrupt. Whilst using KEP-100/MBU/2002 there is no SOE predicted bankrupt. This study could be used by SOE's decision makers to tackle the challenge and improve company's performance."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library