Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 82 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hutabarat, Herda P.
Abstrak :
There are seven species of marine turtles known throughout international waters. These are Loggerhead turtle/Caretla carelta (Linnaeus, 1758), Green turtle/Chelania mydas (Linnaeus, 1766), Kemp's ridley turtlell.epidochelys kempii (Garman, 1880), Olive ridley turtle/1,epidochelys olivacea (Eschscholtz, 1829), Flatback turtle/Natator depressus (Garman, 1880), and Leatherback turtle/Dermochelys coriacea (Vandelli, 1766). In Indonesian waters, there are six species of marine turtles. Kemp's ridley turtle is the only species from the above, which is not found. The status of the Olive ridley turtle in the Red DataBook-IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) is 'Endangered'. CITES (Convention on International Trade of Endangered Species of Wild Flora and Fauna) categorizes this species in `Appendix I' meaning that the trading of this animal should be limited. In Indonesia, the Olive ridley--along with the Leatherback, Hawksbill, Flatback and Loggerhead turtle--is listed as a protected species, while the Green turtle is the only turtle species not protected by regulation. Compared with other species of turtle, there is still lack of documentation concerning the Olive ridley turtle in Indonesia. So far, there is still relatively little publication about this species. The main reason is probably because of the limited knowledge of the Olive ridley nesting beach's location. For this reason, research was conducted at Pantai Marengan, in Alas Purwo National Park (Alas Purwo NP), Banyuwangi, East Java. This is one of the few known nesting sites of the Olive ridley turtle in Indonesia. The aim of the research was to investigate the nesting of the Olive ridley turtle. A study of morphometrics and captive program in Alas Punvo NP was also made as part of the research. It is hoped that, the results will be useful for the conservation of the turtle and its habitat. The research was performed during the turtle's nesting season, between March and October 1995. During this period, one hundred and sixty-two (162) nests were found. The peak of activity occurred in July, when fifty-one (51) nests were located. The average clutch size was one hundred and four (104) eggs per nest. On average, the nests were located 5.8 m (SD = 6.7) from vegetation and 18.5 m (SD = 11.5) from the highest high tide mark. The morphometric study of thirty (30) nesting turtles showed that the average curved carapace measurements were 67.5 cm in length (SD = 3.2) and 66.7 cm in width (SD 3.9). The results of carapace measurements showed that the carapace length positively correlated with carapace width, i.e., as the carapace length increase, so the carapace width will also increase. No correlation was found between carapace length and the number of eggs in each clutch. There was also no correlation found between the number of eggs laid and the time used for nesting activity. The captive program of Olive ridley turtle in Alas Purwo NP was set-up in 1989. The survival percentage of hatchlings from semi-natural hatching recorded during the 1995 season was 83.7 %. The highest hatching death rate (45.3 %) occurred in August, when temperature in the rearing container fell to 20"C. According to the secondary data, during the 1984/1985 nesting season, only three (3) nesting sites of the Olive ridley turtle were found in Alas Purwo NP. In the period between April and June 1996, however, one hundred and sixty-nine nesting sites were located. Is population of the Olive ridley turtle increasing within the Alas Purwo NP? The question can only be answered more accurately by tagging of individual animals and monitoring the species over a longer term.
Depok: Universitas Indonesia, 1998
T2703
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Etty Andriaty
Abstrak :
Penelitian mengenai pembentukan indeks subjek untuk sistem katalog berkelas telah dilakukan di Pusat Perpustakaan Pertanian dan Biologi (PUSTAKA), Bogor, pada bulan Januari s/d Pebruari 1989. Tujuannya ialah untuk mengungkapkan kelebihan dan kekurangan indeks subjek yang terbentuk dengan prosedur berangkai dan untuk memantapkan penggunaan AGROVOC di PUSTAKA. Data diperoleh dengan jalan pengamatan langsung di lokasi; uji coba pembentukan indeks subjek dengan prosedur berangkai dan AGROVOC; dan studi literatur. Hasilnya menun jukkan bahwa pembentukan indeks subyek melalui prosedur berangkai memerlukan kartu lebih banyak dan waktu yang lebih lama; jumlah subyek spesifik yang dihasilkan AGROVOC lebih banyak, namun dengan indeks subyek yang dibentuk berdasarkan AGROVOC, tidak memungkinkan untuk melakukan penelusuran generik dan sinonim.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1990
S14855
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rina L. Aprijanti
Abstrak :
Penelitian ini dilakukan selama enam bulan. Tujuan penelitian adalah untuk memaparkan keperluan informasi para peneliti PUSLITTANAK Bogor, menggambarkan faktor-faktor yang menyebabkan para peneliti jarang memanfaatkan koleksi perpustakaan, dan memaparkan perilaku serta cara-cara peneliti memperoleh sumber-sumber informasi, dan pandangan mereka terhadap jasa informasi yang diselenggarakan PUSLITTANAK. Pada penelitian ini digunakan metode survei perpustakaan dan metode penumpulan data dengan care kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada 33 orang peneliti, sedangkan jumlah peneliti di PUSLITTANAK 74 orang. Cara penyusunan kuesioner dan pemilihan sarnpel dijelaskan. Hasilnya menunjukkan bahwa informasi dari segi bentuknya yang banyak diperlukan diperoleh dari majalah ilmiah, sedangkan dari segi subjeknya informasi yang paling banyak diperlukan adalah tentang pemetaan tanah. Cara peneliti memperoleh informasi yang diperlukan adalah dengan mengunjungi perpustakaan di Iuar PUSLITTANAK. Perpustakaan yang paling sering dikunjungi para peneliti tersebut adalah PUSTAKA di Bogor. Selain itu juga dengan melakukan surat menyurat dengan para ahli atau lembaga baik di dalam maupun di Iuar negeri. Sedangkan faktor yang menyebabkan peneliti jarang memanfaatkan koleksi perpustakaan perpustakaan tersebut adalah karena belum dikenalnya semua jasa yang diberikan oleh perpustakaan PUSLITTANAK, selain itu perpustakaan juga kurang aktif memberikan penerangan mengenai jasa-jasa layanan yang dilakukan.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S15565
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Rahman Bakri
Abstrak :
Sentralisasi penglolahan bahan pustaka secara menyeluruh di perpustakaan-perpustakaan di lingkungan LIPI belum ada sama sekali. Masing-masing perpustakaan mengolah sendiri dan menggunakan system serta cara-cara tersendiri dalam mengolah bahan pustakanya. Arah kerja sama sentralisasi, pada saat ini dirintis dan dilakukan oleh Perpustakaan sentral LIPI di Bandung. Perpustakaan ini mengkoordinasikan beberapa perpustakaan LIPI yang bertempat di Bandung dengan jalan menyatuka koleksinya, menyatukan sistem dan penglolahan bahan pustakanya.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1983
S14968
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rachmah Batarfie
Abstrak :
Dalam dunia modern saat ini pelayanan informsi memegang peranan yang makin panting, terutama dengan adanya perkembangan-perkembangan baru dalam segala bidang ilmu pengetahuan dan kegiatan manusia, Dalam mengembangkan ilmunya manusia selalu mempunyai keinginan untuk mengetahui kegiatan dan kemajuan orang lain. Atas dasar ini manusia saling berkomunikasi, sehingga kemudian terbentuk arus informasi. Dengan adanya kemjuan yang dicapai manusia dan makin kompleksnya arus informasi maka untuk mendapat informasi yang efektif harus dibentuk suatu pola dan organisasi yang mengurus arus lalu lintas informasi ini.Tanpa suatu sistem tidak mudah suatu organisasi/peruasahaan ataupun perseorangan mendapatkan informasi dalam kesimpangsiuran komunikasi yang terjadi saat ini dengan keanekaragamam jenis informasinya. Hal ini kemudian disadari oleh para pimpinan organisasi dan perusahaan sehingga timbulah unit unit yang dikhususkan untuk mengelola informasi yang dibentuk bagi kemajuan dan perkembangan kegiatan _
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1978
S16192
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Chasanah Boechari
Abstrak :
Tugas utama perpustakaan ialah melayani para pembaca dengan literatur yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini memerlukan adanya pengetahuan mengenai penggunaan literatur yang akan menjadi pedoman, balk untuk perencanaan penyediaan literatur, maupun untuk perencanaan penyiangan kaleksi. Selekei dan penyiangan literatur dapat dijalankan berdasarkan berbagai cara. Salah satu cara yang dianggap obyektif adalah dengan meneliti penggunaan literatur berdasarkan studi sitasi. Tujuan skripsi adalah meneliti penggunaan literature para ahli antropologi dengan studi sitasi. Hasil dari stu_di diharapkan akan dapat berguna bagi perpustakaan di In_donesia. Dalam bab-bab beriknt akan diuraikan mengenai bahan_bahan yang digunakan dalam studi ini, metode penelitiannya, serta, akan diakhiri dengan pembahasan data yang diperoleh dari studi ini.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1973
S15733
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
A.C. Sungkana Hadi
Abstrak :
Jika ditelusuri beberapa data, kiranya akan dapat disimpulkan bahwa secara kuantitatif perpustakaan di Indonesia sudah cukup berkembang. Namun dari data yang sama itu pula, akan dapat disimpulakn bahwa sebagian besar perpustakaan itu belum berkembang secara kualitatif. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti biaya, sarana dan prasarana, tenaga, dan sebagainya. Namun secara optimis, sebenarnya permasalahan pokoknya terletak pada kurangnya tenaga yang mempunyai kemampuan profesional bidang perpustakaan. Hal ini sesuai dengan pemeo umum yang berbunyi The man behind the gun, yang kiranya berlaku untuk semua bidang. Biaya, sarana dan prasarana, serta kemudahan lain hanya berdayaguna jika ada tenaga yang mampu mendayagunakannya. Sebaliknya, kendati biaya, sarana dan prasarana, serta kemudahan lain itu tidak ada, tetapi jika ada tenaga yang mempunyai kemampuan memadai, maka hal-hal semacam itu dapat diusahakan secara relatif lebih mudah.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1983
S15686
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harsiti
Abstrak :
Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara adalah satu di antara empat fakultas yang terdapat di Universitas Tarumanagara. Di Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara ada dua Jurusan, yakni : Jurusan Teknik Arsitektur dan Jurusan Sipil.Perpustakaan Fakultas Teknik Universitas Tarumanaara merupakan salah satu sarana penunjang pendidikan, pengajaran dan penelitian di lingkungan Fakultas tersebut. Pada saat ini koleksi perpustakaan terdiri kurang lebih 8.500 exemplar buku, sejamlah majalah ilmiah dan surat kabar, serta bahan non buku. Koleksi ini di harapkan akan terus bertambah tahun demi tahun. Melalui katalog perpustakaan, koieksi perpustakaan dapat dicari kembali dari segi pengarang, segi judul, segi subyek. Pendekatan dari segi, subyek dapat dilakukan melalui katalog subyek yang disusun menurut abjad istilah-istilah dari daftar tajuk subyek. Kecuali melalui katalog, segi subyek dapat juga dicari melalui susunan koloksi dalam rak yang diatur berdasarkan sistem kiasifikasi Universal Decimal Classification (UDC). Dengan banyaknya inrormasi yang terbit dalam setiap cabang ilmu., pencarian kembali dari segi subyek menjadi amat panting.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1980
S15420
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hartati
Abstrak :
Perpustakaan Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan (P4K) didirikan oleh Pusat Penyelidikan dan Pemberantasan Penyakit Kelamin pada tahun 1954. Dalam periode permulaan perpustakaan ini berdiri, koleksi buku dan majalah sebagian besar adalah mengenai bidang penyakit menular, khususnya pemberantasan penyakit kulit dan kelamin. Pada tahun 1965 Pusat Penyelidikan dan Pemberantasan penyakit Kelamin diubah menjadi Lembaga Kesehatan Nasional (LKN). Sejak saat itu kegiatan LKN meliputi bidang kesehatan masyarakat. Dengan sendirinya koleksi perpustakaan juga disesuaikan dengan tujuan Lem_baga tersebut. Pada tahun 1975 LKN diubah menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan (PlK). Tugas utamanya adalah penelitian di bidang pengembangan pelayanan kesehatan, epidemiologi dan hubungan kesehatan dengan masyarakat termasuk juga keluarga berencana. P4K terdiri dari beberapa bagian, sub-bagian, bidang dan sub-bidang (untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam Struktur Or_ganisasi pada Lampiran 1).Perpustakaan P4K merupakan sub-bagian dibawah Bagian Tata Usaha. Staf peneliti di P4K terdiri dari 21 orang. Skripsi ini merupakan studi mengenai pelayanan perpustakaan untuk para peneliti di P4K guna memenuhi kebutuhan mereka akan bahan pustaka dan informasi ilmiah.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1979
S15132
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hitipeuw, Messa C.
Abstrak :
Saat ini, banyak, buku yang memuat cantuman bibliografi dalam balik halaman judulnya atau yang disebut Katalog Dalam Terbitan (selanjutnya disingkat KDT). Untuk buku-buku terbitan Indonesia, KDTnya dibuat oleh Perpustakaan Nasional. Terdapat pula badan-badan lain yaitu Balai Pustaka dan Penerbit ITB yang juga membuat KDT untuk buku-buku terbitan mereka. Adanya KDT dalam buku membuat pengatalogan menjadi ringan. Orang-orang yang bertugas mengatalog buku dapat menyalin cantuman bibliografi dari KDT yang ada dalam buku tersebut, dan langsung membuat kartu katalognya. Penyalinan cantuman bibliografi dari KDT atau pun sarana lain disebut copy cataloging (selanjutnya disebut penyalinan). Sebaliknya original cataloging adalah pengatalogan yang dilakukan tidak berdasarkan penyalinan dari sarana manapun. Walaupun dengan adanya penyalinan buku dapat segera disajikan kepada pemakai, penyalinan tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan kebijakan pengatalogan. Masalah-masalah yang timbul dalam penyalinan yang berkaitan dengan kebijakan pengatalogan merupakan topic dari skripsi ini. Sedangkan untuk penelitian dilakukan di dua tempat yaitu Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII-LIPI) di Bidang Perpustakaan (selanjutnya disebut Perpustakaan PDII-LIPI) dan di Perpustakaan Omura Jakarta Selatan (selanjutnya disebut Perpustakaan Umum).
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1993
S15569
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9   >>