Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 31 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ana Rizana
"ABSTRAK
Karya Ilmiah Akhir ini bertujuan untuk mengaplikasikan teori Konservasi Levine dalam asuhan keperawatan anak dengan penyakit infeksi yang disertai malnutrisi. Anak dengan penyakit infeksi membutuhkan manajemen nutrisi adekuat untuk mempercepat penyembuhan. Intervensi dilakukan pada lima kasus terpilih dan menggunakan prinsip konservasi antara lain memonitor status nutrisi, memantau intake dan outputmakanan, pencegahan aspirasi dan berkolaborasi untuk menentukan terapi nutrisi. Evaluasi perawatan menunjukkan beberapa pasien memperlihatkan adanya perbaikan status nutrisi. Selanjutnya asuhan keperawatan pada pasien infeksi yang disertai malnutrisi dapat menggunakan model Konservasi Levine. Pemenuhan kebutuhan nutrisi yang adekuat berperan penting dalam mencegah dan mengatasi malnutrisi dan mengurangi komplikasi penyakit pasien.

ABSTRACT
This final scientific paper aimed to apply Levine?s conservation theory in nursing care to children with infection diseases who have malnutrition. Children with infection diseases need adequate nutrition management to fasten the healing process. Intervention is done in five chosen cases and used conservation principles such as monitoring nutrition status, observation of food intake and output, prevention of aspiration, and collaboration to define nutrition therapy. Nursing care evaluation showed some patients have nutrition status improvement. Therefore, nursing care to children with infection diseases who have malnutrition can use Levine?s conservation model. Adequate nutrition fulfillment has significant roles to prevent and overcome malnutrition and decrease complication.
"
2015
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ninis Indriani
"[ABSTRAK
Anak malnutrisi membutuhkan energi cukup besar untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Karya Ilmiah Akhir bertujuan menggambarkan aplikasi model konservasi Levine pada anak dengan penyakit infeksi yang mengalami malnutrisi. Intervensi yang diberikan pada kelima kasus menggunakan empat prinsip konservasi energi yaitu menilai status nutrisi pasien, memonitor intake dan output, mengajarkan keluarga tentang pemberian nutrisi melalui NGT serta kolaborasi dengan tim gizi dalam menentukan kebutuhan nutrisi pasien. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan status nutrisi pada beberapa kasus dengan penyakit penyerta. Model konservasi Levinedapat digunakan dalam memberikan asuhan keperawatan pada anak malnutrisi dengan mempertimbangkan adanya penyakit penyerta yang mengakibatkan tidak tercapainya wholeness.

ABSTRACT
Children with malnutrition need much energy to fulfill the needs of the body?s metabolism. The final scientific paper aims to describe the application of Levine?s conservation model to children with infectious diseases and malnutrition. The interventions which are given to those 5 cases use 4 conservation principles of energy that is evaluating the status of nutrition of patient, monitoring the intake and ouput, educating the family how to give the nutrition via NGT and collaborating with nutrition team to specify the needs of nutrition of patient. The evaluation shows that there is the rise of nutrition status to some cases with comorbidities. The Levine?s conservation model can be used to give nursing care to children with malnutrition by considering the comorbidities which make the wholeness tough to reach.;Children with malnutrition need much energy to fulfill the needs of the body?s metabolism. The final scientific paper aims to describe the application of Levine?s conservation model to children with infectious diseases and malnutrition. The interventions which are given to those 5 cases use 4 conservation principles of energy that is evaluating the status of nutrition of patient, monitoring the intake and ouput, educating the family how to give the nutrition via NGT and collaborating with nutrition team to specify the needs of nutrition of patient. The evaluation shows that there is the rise of nutrition status to some cases with comorbidities. The Levine?s conservation model can be used to give nursing care to children with malnutrition by considering the comorbidities which make the wholeness tough to reach., Children with malnutrition need much energy to fulfill the needs of the body’s metabolism. The final scientific paper aims to describe the application of Levine’s conservation model to children with infectious diseases and malnutrition. The interventions which are given to those 5 cases use 4 conservation principles of energy that is evaluating the status of nutrition of patient, monitoring the intake and ouput, educating the family how to give the nutrition via NGT and collaborating with nutrition team to specify the needs of nutrition of patient. The evaluation shows that there is the rise of nutrition status to some cases with comorbidities. The Levine’s conservation model can be used to give nursing care to children with malnutrition by considering the comorbidities which make the wholeness tough to reach.]"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Siringoringo, Lince
"Anak malnutrisi membutuhkan adaptasi untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Aplikasi Roy bertujuan meningkatkan adaptasi sehingga energi dan nutrisi yang dibutuhkan anak dapat terpenuhi. Masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh ditemukan pada 5 kasus kelolaan. Intervensi difokuskan pada peningkatkan kemampuan adaptasi pasien dengan aktivitas meliputi monitor asupan nutrisi, motivasi untuk meningkatkan asupan nutrisi, dan monitor Berat Badan BB . Evaluasi adaptif pada 2 kasus meliputi peningkatan BB dan kekuatan otot, peningkatan albumin dan hemoglobin. Evaluasi inefektif pada 3 kasus karena beratnya penyakit penyerta. Pertimbangan terhadap adanya penyakit penyerta yang akan mengakibatkan evaluasi inefektif maka Model Adaptasi Roy dapat secara efektif dapat diterapkan pada anak malnutrisi.

Malnourished children need adaptation to fulfill the needs of the body rsquo s metabolism. Roy applications aimed at improving adaptation to energy and nutrients child needs can be met. Nutritional imbalance problems less than body requirements found in 5 cases under management. Interventions focused on increasing the adaptability of patients with activity monitor nutrition intake, the motivation to improve the nutrition, weight monitor. Evaluation of adaptive on 2 cases weight gain and muscle strength, increased albumin and hemoglobin. Evaluation ineffective in 3 cases, because of the severity of comorbidities. Roy Adaptation Model can be applied to malnourished children by considering the comorbidities that would result in ineffective evaluation.Keywords imbalance nutrition, malnutrition, Roy adaptation model.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Eni Lestari
"ABSTRAK
Ketidakseimbangan nutrisi dan penyakit infeksi merupakan faktor yang saling mempengaruhi. Ketidakseimbangan nutrisi akan menyebabkan penyakit infeksi, sebaliknya penyakit infeksi juga akan menyebabkan anak mengalami ketidakseimbangan nutrisi. Karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada anak yang mengalami ketidakseimbangan nutrisi melalui pendekatan model konservasi Levine serta mengetahui gambaran skrining malnutrisi menggunakan Paediatric Yorkhill Malnutrition Score PYMS . Model konservasi Levine diaplikasikan pada lima kasus kelolaan. Intervensi yang diberikan berdasarkan prinsip konservasi Levine untuk mengatasi masalah yang ditemukan. Hasil evaluasi akhir perawatan dari tropichognosis ketidakseimbangan nutrisi pada kelima kasus menunjukkan masalah dapat teratasi. Metode Evidence Based Nursing Practice menggunakan pendekaatan PICO. Hasil skrining PYMS menggambarkan nilai sensitivitas dan spesifisitas lebih tinggi yaitu 95,7 dan 66,7 . PYMS dapat disarankan untuk digunakan dalam melakukan skrining anak dengan ketidakseimbangan nutrisi.

ABSTRACT
Nutrition imbalances and infectious diseases are mutually influencing factors. Nutritional imbalances will lead to infectious diseases, otherwise infectious diseases will also cause the child to experience nutritional imbalances. This final study was to provide an illustration of nursing care in children with nutritional imbalances through the Levine conservation model approach and know the malnutrition screening using Paediatric Yorkhill Malnutrition Score PYMS . Levine 39 s conservation model was applied to five cases of management. Interventions are given based on Levine 39 s conservation principles to address the problems found. The final evaluation result of treatment of tropichognosis nutritional imbalances in the five cases indicates the problem can be resolved. The Evidence Based Nursing Practice method used the PICO approach. PYMS screening results illustrated a higher sensitivity and specificity of 95.7 and 66.7 . PYMS may be recommended for use in screening children with nutritional imbalances."
2017
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Neni Sisri
"ABSTRAK
Kebutuhan nutrisi merupakan kebutuhan fisiologis pada anak yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Gangguan nutrisi pada anak merupakan masalah yang serius karena berdampak terhadap tumbuh kembang anak serta kemungkinan kualitas hidup kurang optimal. Pemberian nutrisi enteral melalui NGT dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak, namun pemberian nutrisi melalui NGT juga dapat menyebabkan terjadinya muntah. Untuk mencegah terjadinya muntah pada anak yang diberikan nutrisi enteral melalui NGT diberikan posisi miring kanan. Tujuan penulisan adalah untuk mengetahui efektifitas pengaturan posisi miring kanan untuk mencegah muntah. Metode dilakukan dengan menggunakan pendekatan PICO yang dilaksanakan selama 7 minggu bulan Februari sampai bulan April 2017 pada anak yang dirawat diruang infeksi RSUPN Cipto Mangunkusumo. Hasil didapatkan 40 anak, 20 anak diberikan posisi miring kanan kelompok intervensi 60 tidak muntah, 40 mengalami muntah. 20 anak diberikan posisi miring kiri kelompok kontrol 75 mengalami muntah dan 25 tidak muntah. Kesimpulan pengaturan posisi miring kanan dapat mengurangi muntah pada anak yang diberikan nutrisi enteral melalui NGT. Rekomendasi pengaturan posisi miring kanan dapat dilakukan pada anak stelah pemberian makan selama 30-60 menit untuk mencegah terjadinya muntah.Kata Kunci: Muntah, Nutrisi enteral, Posisi miring kanan

ABSTRACT
Nutritional needs is a physiological requirement in children that can affect the growth and development of children. Nutritional disorders in children is a serious problem because it affects the development of children and the possibility of quality of life is less than optimal. Enteral nutrition through NGT can meet the nutritional needs of children, but nutrition through NGT can also cause vomiting. To prevent the occurrence of vomiting in children who are given enteral nutrition through NGT given right side position. The purpose of writing is to determine the effectiveness of the right tilt position to prevent vomiting. Methods were carried out using PICO approach which was carried out for 7 weeks February to April 2017 in the hospitalized child of Cipto Mangunkusumo RSUPN. The results obtained 40 children, 20 children were given right sloping position intervention group 60 did not vomit, 40 experienced vomiting. 20 children were given a left sidet position control group 75 experienced vomiting and 25 did not. The conclusion of right side position adjustment can reduce vomiting in children who are given enteral nutrition through NGT. Recommendation right side positioning may be performed in children after 30 60 minutes after feeding to prevent vomiting. "
2017
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ria Yoanita
"Latar belakang: Bayi prematur berisiko mengalami gangguan pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan. Stimulasi taktil kinestetik STK dini diperlukan untuk meningkatkan luaran tumbuh kembang pada bayi prematur. Tujuan: Menilai pengaruh STK pada bayi prematur. Metode: Studi intervensi bulan Agustus 2015-Juli 2017 di Unit Neonatologi RSCM. Subjek penelitian adalah bayi prematur, direkrut dengan randomisasi dibagi menjadi dua kelompok a perlakuan b kontrol. STK dilakukan tiga kali 15 menit setiap hari selama 10 hari. Pengukuran antropometri, neurobehaviour skor Dubowitz , perkembangan kognitif dan bahasa dinilai pada kedua kelompok. Hasil: Total 126 bayi 63 kelompok perlakuan, 63 kelompok kontrol didapatkan kenaikan BB, PB lebih baik pada kelompok perlakuan dibandingkan kontrol p0,05 . Perkembangan kognitif, bahasa di antara kedua kelompok tidak berbeda signifikan DQ-CLAMS, DQ-CAT, FSDQ, p>0,05 . Simpulan: STK merupakan salah satu intervensi efektif untuk pertumbuhan bayi late preterm.

Background Preterm neonates are at risk of impaired growth and development. These neonates need tactile kinesthetic stimulation TKS at early age that hypothesized to have good outcome of growth development in their life. Objective To evaluate the effects of TKS in preterm neonates. Method An interventional study conducted during August 2015 July 2017 in Neonatal Unit Cipto Mangunkusumo Hospital. Preterm neonates recruited by random sampling, divided into two groups a intervention b control. TKS was provided three times 15 minute periods per day for 10 days to intervention group. Changes in anthropometri, neurobehaviour Dubowitz Score , cognitive and language skill were assessed in both groups. Results There were 126 preterm neonates 63 in intervention group, 63 in control group . Over the 10 day TKS period, the intervention group gained significantly more weight, height increment compared to the control group p0.05 . There was no significant difference in cognitive, language in both groups DQ CLAMS, DQ CAT, FSDQ, p 0.05 . Conclusion TKS can be an effective way to enhance growth in late preterm neonates."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2017
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Artanti
"ABSTRAK
Latar belakang: Penyakit refluks gastroesofagus PRGE pada remaja sulit didiagnosis, karena gejala klinis tidak spesifik dan menyebabkan penurunan kualitas hidup. Gastroesofageal reflux disease questionnaire GERD-Q dan pediatric gastroesophageal symptom and quality of life questionnaire PGSQ telah divalidasi dan dikembangkan untuk mengidentifikasi PRGE dan kualitas hidup. Penggunaan GERD-Q dan PGSQ pada populasi remaja sebagian besar tidak diketahui.Tujuan: Untuk memperoleh prevalens dugaan PRGE pada remaja menggunakan GERD-Q dan penilaian kualitas hidup pada remaja yang memiliki GERD-Q positif skor ge; 7 dengan menggunakan PGSQ.Metode: Remaja usia 12-18 tahun di evaluasi menggunakan kuesioner GERD-Q. Remaja yang memiliki skor GERD-Q positif dievaluasi kualitas hidupnya menggunakan PGSQ. Analisis mengenai faktor risiko dugaan PRGE juga dilakukan.Hasil: Pada 520 subjek, rasio laki-laki dan perempuan 1:1,3 dan usia median 13 tahun. Prevalens dugaan PRGE pada remaja menggunakan kuesioner GERD-Q adalah 32,9 . Mengkonsumsi minuman soda memiliki risiko 1,7 kali mengalami dugaan PRGE Interval kepercayaan 95 1,3-2,2, ABSTRACT
Background Gastroesophageal reflux disease in adolescent is difficult to diagnose due to nonspecific symptom and often lead to poor quality of life. Gastroesophageal reflux disease questionnaire GERD Q and pediatric gastroesophageal symptom and quality of life questionnaire PGSQ are validated questionnaire that was developed to help identify GERD patients and their quality of life respectively. The application of GERD Q and PGSQ in adolescent population is largely unknown.Aim To obtain suspected GERD prevalence in adolescent using GERD Q and quality of life score assessment in adolescent with GERD Q positive.Methods Adolescent age 12 18 years were evaluated using indonesian version of GERD Q. Adolescents with GERD Q positive were then evaluated their quality of life using Indonesian version of PGSQ. Suspected risk factors of having GERD, which would influence GERD Q result, were also analyzed.Result In 520 subjects, the male to female ratio was 1 1,3 and the median age was 13 years range 12 18 years . Prevalence of GERD in adolescent using GERD Q was 32,9 . Routine soda consumption was 1,7 times more likely to have GERD CI 95 1.3 2.2, p"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2018
T58964
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yani Zamriya
"Latar belakang: Dermatitis atopik DA dapat memiliki dampak negatif pada kualitas hidup. Instrumen yang baku untuk menilai kualitas hidup anak dengan dermatitis atopik di Indonesia belum ada.
Tujuan: mengetahui validitas dan reliabilitas kuesioner children rsquo;s dermatology life quality index CDLQI berbahasa Indonesia pada anak dengan dermatitis atopik.
Metode: Studi potong lintang pada Maret-April 2018 di RSCM dan praktik swasta konsultan alergi dan imunologi anak dengan subyek anak DA usia 4-14 tahun dan anak tanpa penyakit kulit matchingusia . Pasien dan atau orangtua mengisi kuesioner CDLQI berbahasa Indonesia. Waktu yang dibutuhkan untuk pengisian kuesioner dicatat. Pasien dan atau orangtua kemudian mengisi kuesioner CDLQI berbahasa Indonesia ulang dengan dipandu oleh peneliti.
Hasil: Enam puluh pasien, yang terdiri dari 30 pasien DA dan 30 pasien kontrol, diikutsertakan dalam penelitian. Kuesioner CDLQI valid dengan p< 0,01 dengan membandingkan skor kelompok DA dan kontrol. Koefisien korelasi Pearson r setiap pertanyaan dengan total didapatkan 0,284-0,752. Dua faktor dengan nilai 0,684-0,852 didapatkan dari analisis faktor. Reliabilitas yang baik didapatkan dengan Cronbach rsquo;s alpha0,775. Indeks kesepakatan ditunjukkan dengan Kappa 0,934-1 p

Background: Atopic dermatitis AD has negative impacts on quality of life. Standard instrument to measure quality of life of children with atopic dermatitis in Indonesia was not yet available.
Aim: to prove validity and reliability Bahasa Indonesia version of children's dermatology life quality index CDLQI in children with atopic dermatitis.
Methods: A cross sectional study was conducted on March April 2018 in RSCM and pediatric allergy and immunology consultant's private practice. The patients, 4 to 14 year old, with AD and with problems unrelated to the skin age matched were included to complete this questionnaire in Bahasa Indonesia with or without the help of parents. All the patients completed CDLQI again with the help of physician. The time to complete the questionnaire was recorded.
Results: Sixty patients, 30 patients with AD and 30 control patients, were enrolled in the study. The validity of the CDLQI Bahasa Indonesia version was p
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2018
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Desi Kurniawati
"Pemenuhan kebutuhan nutrisi merupakan bagian penting dalam proses asuhan keperawatan pada anak dengan penyakit infeksi. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan gambaran pemenuhan kebutuhan nutrisi pada anak melalui penerapan intervensi oral hygiene menggunakan pendekatan model konservasi Levine. Pengkajian dilakukan berdasarkan konservasi Levine terhadap lima kasus terpilih yang menunjukkan gangguan pemenuhan nutrisi. Hipotesis, intervensi dan respon organismic ditujukan untuk mencapai adaptasi serta membuat klien mencapai keutuhan wholeness . Intervensi oral hygiene terbukti efektif menurunkan derajat kerusakam membrane mukosa oral dalam membantu optimalisasi pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Fulfillment of nutritional needs is an important part in the process of nursing care in children with infectious diseases. The purpose of this case study is to provide an overview of the fulfillment of nutritional needs in children through the application of oral hygiene interventions using the Levine conservation model approach. The assessment was conducted based on the Levine conservation of five selected cases demonstrating nutritional impairment. Hypotheses, interventions and organismic responses are aimed at achieving adaptation and making the client wholeness. Oral hygiene intervention has been shown to effectively lower the degree of oral mucous membrane damage in helping to optimize the fulfillment of nutritional needs."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2018
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ni Made Sri Rahyanti
"Fungsi sistem tubuh salah satunya tergantung pada keseimbangan cairan dan elektrolit. Ketidakseimbangan cairan elektrolit seperti dehidrasi, hidrasi berlebihan, kekurangan garam dan air berhubungan erat dengan morbiditas dan mortalitas anak. Karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan aplikasi teori Comfort Kolcaba pada anak dengan gangguan kebutuhan cairan. Teori ini diaplikasikan pada 5 pasien dan bertujuan untuk tercapainya peningkatan kenyamanan pasien. Kebutuhan kenyamanan dikaji berdasarkan konteks fisik, psikospiritual, lingkungan, dan sosiokultural. Intervensi kenyamanan diberikan sesuai dengan kebutuhan kenyamanan pasien yang meliputi standart of comfort, coaching, dan comfort food for the soul. Penerapan Evidence Based Nursing posisi duduk dalam pelukan orang tua merupakan intervensi yang mampu meningkatkan kenyamanan fisik dan emosional anak dengan gangguan kebutuhan cairan.

The function of body system depends on fluid and electrolyte balance. Electrolyte and fluid imbalances such as dehydration, over hydration, poor of salt and water are related to childhood morbidity and mortality. This study aims to describe the application of Kolcaba 39;s Comfort Theory of children with fluid imbalance. This theory is applied to 5 patients and aims to achieve enhance of comfort. Comfort needs are assessed based on physical, psychospiritual, environmental, and sociocultural contexts. Comfort interventions are gived according to comfort needs. Types of comfort intervention are standard of comfort, coaching, and comfort food for the soul. An intervention of the sitting position in a parent 39;s hold is a application of evidence based nursing that is able to improve the physical and emotional comfort of children with fluid imbalance. "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2018
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>