Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 26050 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sofjan Assauri
"Advance time management merupakan teknologi yang lebih maju bagi upaya meningkatkan penggunaan waktu yang lebih efektif dan effisien. Hal ini perlu diperhatikan mengingat banyaknya para manajer yang menghadapi stress dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu kunci keberhasilan seorang manajer untuk dirinya sendiri pada khususnya dan perusahaan yang dipimpinnya pada umumnya adalah menekan stress menjadi seminimum mungkin dan sekaligus meningkatkan produktivitas melalui advanced time management. Dalam hal ini waktu adalah sangat penting bagi pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan dan juga penting bagi diri pribadi seorang manajer untuk keberhasilan prestasinya yang sekaligus berguna bagi pemeliharaan kesehatannya melalui pengendalian stress dirinya."
2003
MUIN-XXXII-03-Mar2003-24
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Karlina
"ABSTRAK
Persaingan bisnis global antar perusahaan yang teijadi dewasa ini
menuntut pengelolaan yang optimal pada setiap sumber daya yang dimiliki oleh
perusahaan tersebut. Sumber daya manusia menjadi bagian yang paling vital
dalam menentukan tercapainya tujuan perusahaan (Cascio,2003;6). Sehlngga
aspek pengelolaan terhadap sumber daya manusia sepantasnya menjadi hal yang
sangat diperhatikan oleh perusahaan yang ingin bertahan dan sukses dalam
persaingan dunia bisnis.
PT. XYZ adalah sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak
dalam jasa angkutan taksi yang mulai beroperasi pada tahun 1996 di Jabotabek
dan Makasar. Namun sampai pada saat ini, PT. XYZ dapat dikatakan belum
memiliki suatu sistem pengelolaan kineija {performance management system)
yang efektif. Hal ini terlihat dari permasalahan yang dirasakan yaitu: 1) Tugas
yang dilakukan belum dikaitkan dengan tujuan strategis perusahaan sehingga
hanya sebatas administrasi, 2) Sistem penilaian kineija yang belum memiliki
mdikator yang jelas dan spesifik, 3) Sistem informasi yang sifatnya satu arah
sehingga melemahkan fimgsi pengendalian terhadap kineija karyawan, 4) Fungsi
supervisi yang lemah sehingga teijadi kesalahan keija yang berulang-ulang.
Performance management system yang tepat digunakan oleh PT.XYZ
adalah performance management system yang berdasarkan pendekatan model
gabungan {mixed-model). Pendekatan ini dianggap tepat karena PT. XYZ adalah
sebuah perusahaan jasa pelayanan armada taksi yang seharusnya keberhasilan
kineija karyawannya tidak hanya dilihat dari seberapa banyak armada yang
beroperasi dan berapa jumlah uang simpanan pengemudi, tapi juga dilihat dari
segi kualitatifyaitu bagaimana karyawan melakukan pekeijaannya sehingga dapat
memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggannya yaitu para
pengemudi dan penumpang taksinya.
Pada tugas akhir ini akan diusulkan suatu rancangan performance
management system yang dapat diterapkan oleh PT. XYZ. Performance
Management System tersebut tercakup dalam langkah-langkah sebagai berikut:
Langkah 1: Mendefinisikan Strategi dan Tujuan Organisasi Berdasarkan Performa
dan Kompetensi, Langkah 2: Mendefinisikan Tujuan Unit Keija/Manajer, Langkah 3: Mengembangkan Performance Management System dan Siklus
Kinerja per 12 Buian, Langkah 4: Mengembangkan Penilaian Kineija
Berdasarkan Model Gabungan Performa dan Kompetensi, Langkah 5: Melatih
Manajer dan Karyawan untuk Melakukan Umpan Balik Kinerja.
Pada langkah ketiga performance management system yang dapal
diterapkan PT. XYZ adalah dengan menciptakan suatu siklus pengelolaan kinerja
yang meliputi komponen perencanaan kineija {performane planning), pengawasan
{monitoring), pengembangan {development), penyimpuian kinerja {performance
summary)- yang meliputi kegiatan penilaian kineija berdasarkan performa dan
kompetensi, dan rekognisi {recognition). Komponen tersebut dilakukan secara
terus menerus selama siklus kinerja per 12 bulan. Dengan performance
management system tersebut diharapkan dapat mengatasi permasalahan PT. XYZ.;;"
2005
T37959
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
A.B. Setiaji
Yogyakarta Kanisius 2002,
658 Set s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Ina Mulyani
"Hasil Studi Internasional Management Development (IMD) menunjukkan tingkat daya saing Indonesia mengalami peningkatan dan posisi ke 42 tahun 2009 menjadi ke 35 tahun 2010 dar? 58 negara yang disurvei tingkat produktivitas dan daya saing nasional Indonesia ternyata masih rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya. Globalisasi di satu pihak membuka peluang investasi, potensi dan kesempatan bagi suatu negara, tetapi di pihak lain mcnumbuhkan persaingan antar negara dan antar pelaku dunia usaha. Untuk rnenghadapi isu global dan mcmenangkan persaingan tersebut, bangsa Indonesia perlu mcningkatkan produktivitas. Lembaga Produktivitas Nasional yang dibentuk berdasarkan Pcrpres nomor 50 tahun 2005 merupakan lembaga yang bertugas mernberikan rekomendasi kepada Presiden tentang pengembangan dan peningkatan produktivitas nasional. Sejak tahun 2006-2009, LPN telah melakukan berbagai program dan kegiatan yang menghasilkan bahan pertimbangan dan saran kepada Presiden Republik Indonesia dalam rangka upaya pengembangan dan gerakan peningkatan produktivitas nasionai secara tems-menerus di segala bidang pembangunan, baik tingkat nasional, regional maupun sektoral pada skala makro dan skala mikro. Untuk melakukan gerakan produktivitas secara nasional, diperlukan komitmen politik dari parlemen dan dari Presiden sebagai Kepala Negam dan Pimpinan Kabinet dalam rangka memenuhi harapan anggota komisi untuk itu diperlukan sebuah upaya Revitalisasi peran dan iimgsi LPN.
Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif dimaksudkan sebagai suatu pendekatan yang menguraikan bagaimana peran dan fimgsi LPN menurut Pelpres 50 tahun 2005 dengan yang ada saat ini menjadi eféktif dalam melaksanakan GPPN. Selanjutnya perlu dirumuskan suatu sirategi yang mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas output sosialisasi, di instansi terkait dalam mngka penumbuhan ekonomi dan daya saing nasional melalui revitalisasi peran dan fungsi LPN yang akan menyangkut orientasi dan sasaran program serta suategi dalam menjalankan program sesuai dengan visi dan misi LPN.

Studies o1`Inte1-national Management Development (IMD) shows the level of competitiveness of Indonesia has increased from 42 positions to 35th in the year 2009 be the year 2010 from the 58 countries surveyed the level of productivity and national competitiveness Indonesia is still low compared with other Asian countries. Globalization on the one hand to open up investment opportunities, potential and opportunities for the state, but on the other hand encourage competition between state and business community. To address issues of global md win the competition, the indonesian nation needed to increase productivity. National Productivity Institute which was established by Presidential Decree No. 50 year 2005 is an institution charged with providing recommendations to the President on the development and improvement of national productivity. Since the year 2006-2009, LPN has conduct various program activities and who produce materials and suggestions for consideration Eom the President of the Republic of Indonesia in connection with efforts to develop and increase the productivity movement in Ongoing Development of national education in all fields, good education levels national, regional and sector on-scale macro and micro scale. To conduct a national productivity movement, the necessary political commitment from the parliament and the President as Head of State and Chairman of the Cabinet in order to meet the expectations of the commission for that revitalization efforts are needed to the role and functions of the LPN.
The author conducted a study using descriptive analysis is intended as an approach that illustrates how the roles and functions of the LPN with 50 years in 2005 with the regulations at this time to be more effective in carrying out GPPN. In addition, the need to formulate strategies that can improve the quality and quantity of output of socialization, the relevant agencies within the framework of economic growth and national competitiveness through the revitalization of the role and functions of the LPN who would care orientation to achieve the goals and strategies in running the program in accordance with the vision and mission of the LPN."
Depok: Universitas Indonesia, 2010
T33214
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Meta Trisasanti
"ABSTRAK
Terjadinya krisis ekonomi dan kebijakan ekonomi maupun politik di Indonesia pada
awal hingga pertengahan tahun 2003, mengakibatkan terjadinya penurunan kebutuhan
konsumen dalam mengkonsumsi minuman beralkohol. Hal ini berdampak pada
menurunnya tingkat penjualan PT MB karena pengkonsumsi produknya berkurang
dengan drastis. Untuk tetap mampu mempertahankan eksistensinya, PT MB
mengambil keputusan untuk mengurangi jumlah produksinya. Kebijakan yang
diambil ini berdampak pada makin beratnya beban perusahaan dalam menanggung
antara lain biaya karyawan yang menjadi lebih besar dibandingkan dengan perolehan
yang didapat. Untuk mengatasi hal ini, PT MB memutuskan untuk melakukan
kebijakan perampingan terhadap sekitar 15% tenaga kerjanya. Dalam melaksanakan
kebijakan tersebut, Perusahaan lebih banyak memusatkan perhatian kepada karyawan
yang akan diputuskan hubungan kerjanya. Namun ternyata masalah muncul justru
dari karyawan yang tidak terkena kebijakan PHK. Keresahan mereka akan dampak
perubahan organisasi terhadap kejelasan karir mereka dan masa depan perusahaan
membuat 2 orang karyawan tingkat manajerial utama mengundurkan diri setelah
kebijakan perampingan diberlakukan. Untuk menghindari terjadinya hal serupa pada
karyawan potensial lain, maka perusahaan MB membutuhkan suatu program yang
mampu mempertahan agar motivasi dan tingkat produktivitas tetap dapat
dipertahankan, dan mereka mampu tetap bertahan di perusahaan. Hal ini diperoleh
dari Program Pelatihan “Sukses Mengarungi Perubahan dalam Organisasi”. Program
ini dikhususkan bagi Manajer Utama, dengan tujuan mereka dapat menjalankan
perannya sebagai “Change Agent” yang akan membawa karyawan dari tingkat yang
lebih rendah untuk mampu mengarungi perubahan yang terjadi."
2003
T37892
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fidiansjah
"ABSTRAK
Merujuk pada tugas dan wewenang lembaga legislatif, dibutuhkan karakteristik sumber daya manusia yang dapat mewujudkan pembangunan nasional secara berkesinambungan. Untuk meningkatkan kinerjanya secara menyeluruh, tidak cukup hanya memenuhi unsur kesehatan fisik, mental dan sosial saja, melainkan juga harus memenuhi kesehatan spiritual. Tulisan ini membahas peran kecerdasan spiritual bagi peningkatan kinerja lembaga legislatif di Indonesia sehingga dapat memberi dampak yang positif untuk tercapainya pembangunan nasional sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD NRI 1945.
"
Jakarta: Biro humas settama lemhanas RI, 2018
321 JKLHN 35 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Arief Fadhilah
"Penelitian bertujuan untuk menginvestigasi peran akuntan manajemen di Indonesia, Penelitian melakukan survei persepsi pada manajer perusahaan dengan mengadopsi model DeLone dan McLean (2003) dan menggunakan structural equation modeling (SEM). Hasil menunjukkan meskipun sama-sama berhubungan positif dan signifikan terhadap kepuasan manajer, kualitas layanan memiliki hubungan yang lebih erat dibandingkan dengan kualitas informasi. Kepuasan manajer berhubungan erat, positif, dan signifikan terhadap manfaat yang diperoleh. Penelitian berkesimpulan bahwa manajer lebih mempersepsikan peran akuntan manajemen sebagai penyedia layanan (business partner) daripada sebagai penyedia informasi. Analis lebih lanjut menunjukkan bahwa manfaat yang diperoleh tidaklah berbeda antara level manajer yang satu dengan level manajer yang lainnya.

The study investigates the role of management accountant in Indonesia perceived by managers, by conducting surveys and adopting the DeLone and McLean Model (2003) and structural equation modeling (SEM). The results show that although both are positively significant to satisfaction of managers, management accounting service quality has higher relationship compared to management accounting information quality. Furthermore, the satisfaction of managers is positively significant and highly correlated to net benefits. It is concluded that managers have higher perception on service provider role (business partner) than information provider role of management accountants. However, further analysis shows that the received net benefits are not significantly different among different levels of manager.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T42554
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Webber, Ross A.
New York, NY: Van Nostrand Reinhold, 1972
658.542 WEB t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Mancini, Marc
New York: McGraw-Hill, 2003
658.8 MAN t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>