Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2557 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Matu Nona
Yogyakarta: Jendela - KITLV, 2001
899.2213 MAT p I
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Matu Mona
"1930. Bangkok dikepung. Pacar Merah mesti angkat kaki jika tak ingin bernasib sama seperti para pelarian politik asal Indonesia yang satu per satu diciduk oleh polisi Bangkok dan agen rahasia pemerintah kolonial Belanda. Dibantu Nona Ninon kesayangannya dan rekan-rekan seperjuangannya, Pacar Merah melarikan diri dengan segala tipu muslihatnya sambil terus terlibat dalam gerakan buruh. Ia melintasi Malaka hingga terjebak pemberontakan di Kamboja dan peperangan di Shanghai, sambil terus berharap suatu hari bisa kembali ke tanah airnya.
Pacar Merah—atau Vichitra bila di Bangkok dan Tan Min Kha bila di China—tak lain adalah Tan Malaka, tokoh penting lahirnya bangsa Indonesia. Selain Pacar Merah, kisah petualangan penuh intrik ini juga melibatkan Paul Musotte atau Muso, Ivan Alminsky atau Alimin, Darsnoff atau Darsono, dan Semounoff atau Semaun—yang saat itu dibuang atau kabur dari pemerintah kolonial Hindia Belanda.
Kisah pelarian Tan Malaka pada masa 1930–1932 menjadi inspirasi Matu Mona—nama pena Hasbullah Parindurie—menulis novel ini. Meramu fakta, desas-desus, dan imajinasi, Matu Mona menulis Pacar Merah Indonesia pertama kali sebagai cerita bersambung di harian Pewarta Deli pada 1934. Disambut hangat, karyanya dibukukan pada pertengahan 1938, disertai kelanjutannya yang terbit pada akhir 1938, tak lama setelah Matu Mona bertemu secara rahasia dengan Tan Malaka di Sumatra Barat.
Setelah sempat diterbitkan pada 2001 dan 2010, baNANA menerbitkan kembali roman politik unik ini sebagai bagian dari khasanah sastra Indonesia yang penting dibaca. Pacar Merah Indonesia terdiri atas dua seri. Buku ini adalah seri pertamanya."
Tangerang: Banana, 2025
899.221 MAT p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kastner, Erich
Jakarta: Djambatan, 1987
833.9 KAS e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Maggadani, Baitha Palanggatan
"Makanan tradisional pacar cina banyak dijumpai di pasaran dengan
warna merah dan hijau. Telah dilakukan analisis zat pewarna terhadap enam
sampel pacar cina merah dan hijau menggunakan reaksi warna dan
kromatografi kertas-densitometri, dengan serat bulu domba untuk ekstraksi
zat pewarna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua dari enam sampel
pacar cina warna merah mengandung Rodamin B (pewarna yang dilarang
untuk makanan) dan empat sampel warna merah lainnya menggunakan
pewarna Ponceau 4R. Semua sampel pacar cina warna hijau merupakan
campuran pewarna biru dan kuning yaitu Biru berlian dan Tartrazin. Ponceau
4R, Biru berlian dan Tartrazin diijinkan penggunaannya dalam makanan.
Kromatografi lapis tipis-densitometri digunakan untuk menetapkan kadar
pewarna-pewarna tersebut dan dibandingkan dengan persyaratan asupan
perhari dari FAO/WHO. Hasil penetapan kadar menunjukkan bahwa jumlah
Ponceau 4R, Biru berlian dan Tartrazin yang terkandung dalam sejumlah
pacar cina yang lazim dikonsumsi, tidak melebihi persyaratan asupan perhari
dari FAO/WHO."
Universitas Indonesia, 2007
S32635
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"In 1920s, Tan Malaka had not just criticized the Dutch colonial
symbols but also abandoned them with his own symbols. Symbolic wars
through discourses happened. In this case, the hegemonic discourses
of the colonialist state were opposed with the counter-hegemonic ones. "
899 WE 1:1 (2010)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Indar Koeswoyo
"ABSTRAK
Reformasi daiam tubuli Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI)
bertujuan membentuk suatu lembaga penegak hiikum yang mandiri dan
profesional uiituk dapat melaksanakan tugas dan fiingsi pokoknya sebagaimana
digariskan dalam Undang Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian
Negara Republik Indonesia. Untuk mewujudkan tujuan tersebiit, dukungan
kiialitas siimber daya manusia POLRI mutlak diperliikan. Salali satu sisi yang
menarik untuk dicermati dan akan dijadikan dasar penelitian ini adalali aspek well
educated dan well trained. Hal itu dikarenakan pendidikanlah yang mencetak
sosok polisi seperti yang diliarapkan oleh masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara minat
menjadi Bintara Sabhara Polisi dengan prestasi belajar siswa Pendidikan Pertama
Bintara Polisi Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Lido dan kontribusi aspek minat
terhadap prestasi belajar. Sampel diambil mengunakan metode insidental
sampling dari 100 siswa Bintara Polisi Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Lido.
Untuk melihat hubungan tersebut dilakukan analisa korelasi ( r ) Pearson Product
Momen, sedangkan untuk melihat kontribusi aspek-aspek minat terhadap prestasi
belajar dilakukan perhitungan Multiple Regression. Hipotesis yang diajukan
adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara minat menjadi Bintara
Sabhara Polisi dengan prestasi belajar siswa Pendidikan Pertama Bintara Polisi
Sekolali Kepolisian Negara (SPN) Lido.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubimgan yang signifikan antara
minat menjadi Bintara Sabhara Polisi dengan prestasi belajar siswa Pendidikan
Pertama Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Lido. Hal ini disebabkan minat
merupakan faktor perangsang untuk dapat melakukan suatu kegiatan menjadi
baik. Namun tidak selamanya minat berpengaruh langsung terhadap prestasi
belajar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil penelitian, bahwa tidak semua aspek
minat memiliki hubungan yang signifikan terhadap prestasi belajar. Keberhasilan
seseorang juga ditentukan oleh kemampuan yang telah dimilikinya, karena minat
hanyalalr sebagai perangsang agar siswa mau belajar tetapi tidak menjamin
hasilnya baik. Sehingga dapat disimpulkan baliwa minat bisa berhubungan
dengan prestasi belajar apabila didukung dengan adanya kemampuan seseorang
atau faktor-faktor yang menunjang lainnya."
2003
S2907
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tiya Hapitiawati
"Skripsi ini membahas bagaimana partikel fatis bahasa Jerman ja dalam novel anak "Emil und die Detektive" diterjemahkan ke dalam novel anak berbahasa Indonesia "Emil dan Polisi-Polisi Rahasia"; apakah penerjemahan tersebut tepat; fungsi apakah yang dimiliki partikel fatis ja dan padanannya dalam kalimat yang diacunya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menyatakan bahwa tidak semua partikel fatis ja dalam buku "Emil und die Detektive" diterjemahkan ke dalam partikel fatis bahasa Indonesia. Selain itu, ketepatan penerjemahan partikel fatis ja bergantung pada kesamaan fungsi yang dimiliki partikel fatis ja dengan padanannya dalam kalimat yang diacunya.

The focus of this research is the analysis of translation of German phatic ja in "Emil und die Detektive" to Indonesian language in "Emil dan Polisi-Polisi Rahasia"; the equivalence of the translation; the function of phatic ja and its Indonesian equivalent in the sentence. The method that I use in this research is qualitative and quantitative method.
The conclusions of this research are (1) The German phatics ja in "Emil und die Detektive" are not all translated to Indonesian phatics in "Emil dan Polisi-Polisi Rahasia"; (2) The equivalence of German phatic ja translation depends on the equivalence of the function between phatic ja and its equivalent in the sentence it refers."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S1888
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Willibrordus Surendra Broto Rendra, 1935-2009
Yogyakarta: Bentang, 2016
899.221 REN p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>