Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 142028 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Danny Hermawan Adiwibowo
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1994
S18783
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kriesthian Widyantoro
"ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis pengaruh dividend policy terhadap cost of debt dengan pemoderasi Indonesia rsquo;s 100 Top Business Groups. Sampel penelitian sebanyak 1.193 unbalanced panel data observation pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di BEI tahun 2010-2014 dan 449 observasi diantaranya terafiliasi dengan business groups. Penelitian ini menyimpulkan dividend policy, business group, dan profitability berpengaruh negatif terhadap cost of debt. Namun keberadaan business group tidak terbukti memperkuat pengaruh negatif dividend policy terhadap cost of debt. Selain itu, bankruptcy risk berpengaruh positif terhadap cost of debt, sedangkan Tangibility tidak berpengaruh terhadap cost of debt. Hasil penelitian ini mendukung the information content effect dalam the signalling hypothesis theory.

ABSTRACT
This thesis analyzes the effect of dividend policy to cost of debt with Indonesia 39 s 100 Top Business Groups as moderating variable. Our sampel are 1,193 unbalanced panel data observation of non financial company listed in Indonesia Stock Exchange in 2010 2014 those are including 449 observations affiliated with business groups. Our research shows that dividend payout, business group, and profitability negatively affect the cost of debt. But the existence of the business group is not proven to strengthen the negative effect of dividend policy on cost of debt. While bankruptcy risk affect the cost of debt positively, but Tangibility doesn rsquo t affect the cost of debt. These results support the information content effect and the signaling hypothesis theory. "
2016
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Robin Erens Wijaya
"Keputusan struktur modal suatu perusahaan tidak bisa dilepaskan dari pertimbangan komposisi yang optimal atas proporsi modal sendiri dan hutang jangka panjang. Struktur modal yang merupakan sumber pembiayaan dari sebuah perusahaan digunakan untuk membiayai investasi yang dilakukan demi meningkatkan nilai perusahaan dan menghasilkan tambahan kekayaan bagi pemegang saham. Sedangkan kebijakan dividen perusahaan yang dicerminkan dari besarnya rasio pembayaran dividen, menurut teori yang dikembangkan berdasarkan Miller Model, juga bisa meningkatkan nilai perusahaan. Hal ini disebabkan adanya perbedaan besarnya pajak perseorangan yang dikenakan atas dividen dan capital gain. Penelitian ini mencoba untuk membahas pengembangan teori-teori tentang struktur modal dan kebijakan dividen sebelum masuk dalam pembahasan model yang mengaitkan keduanya. Dengan menggunakan metode cross-section regression models, penelitian ini berusaha untuk mencari korelasi antara tingkat penggunaan hutang jangka panjang dan tingkat pembayaran dividen melalui pembuktian empiris terhadap sejumlah perusahaan di Indonesia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2003
S19411
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sharlini Cita
""How do firms choose their capital structure?" Pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang sampai saat ini tidak dapat dijawab dengan pasti. Berbagai macam penelitian telah menghasilkan beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan struktu modal. Dari berbagai macam pendapat mengenai keputusan struktur modal suatu perusahaan, secara garis besar terdapat dua teori yang dianggap sebagai teori tradisional bagi capital structure, yaitu Tradeoff Theory dan Pecking Order Theory. Kemudian pada bulan Juni 2006, Darren J. Kinsgen dari Boston College mengeluarkan hasil penelitiannya yang menyatakan bahwa credit rating memiliki pengaruh langsung terhadap keputusan struktur modal perusahaan di Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh credit rating terhadap keputusan struktur modal perusahaan-perusahaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data credit rating dari PT Pefindo serta data keuangan dari setiap perusahaan. Penelitian ini menggunakan regresi linear dengan metode kuadrat terkecil biasa (method of ordinary least square, OLS). Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 firm-years. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa credit rating tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan struktur modal perusahaan-perusahaan di Indonesia. Selain itu ditemukan juga bahwa pecking-order theory telah diterapkan oleh perusahaan-perusahaaan di Indonesia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2007
S5594
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Pri Hartini
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kebijakan dividen terhadap future abnormal retun dan future profitability pada perusahaanperusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang membagikan dividen secara konsisten selama tahun 2002-2007. Penelitian ini menggunakan variabel independen dummy dari perubahan dividen dan dividend payout ratio sebagai proksi dari kebijakan dividen. Hasil pengujian dengan data panel menunjukkan bahwa kedua variabel independen yang digunakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap future abnormal return dan future profitability setelah dikontrol dengan variabel kesempatan investasi, cash flow, debt to equity ratio, dan ukuran perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga menguji perbedaan future abnormal retun dan future profitability pada perusahaan yang meningkatkan, menurunkan, dan tidak mengubah pembayaran dividennya dengan menggunakan Independent Sample T Test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara rata-rata, future abnormal return dan future profitability perusahaan yang meningkatkan pembayaran dividennya lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang menurunkan pembayaran dividennya. Selain itu, secara rata-rata, future abnormal return dan future profitability perusahaan yang tidak mengubah pembayaran dividennya juga lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan yang menurunkan pembayaran dividennya. Sementara itu, future abnormal return dan future profitability pada perusahaan yang meningkatkan pembayaran dividennya dengan perusahaan yang tidak mengubah pembayaran dividennya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik.

This study aims to analyze the influence of dividend policy on future abnormal retun and future profitability in the companies that listed on the Indonesian Stock Exchange that distributed dividend consistently during 2002-2007. This study uses dummy independent variable of dividend changes and dividend payout ratio. Using panel data, the result of empirical test on this research shows that the two independent variables have a statistically significant influence on future abnormal return and future profitability after controlled by investment opportunities, cash flow, debt to equity ratio, and firm size. In addition, this research also examined the difference future abnormal retun and future profitability between the dividend-increasing firm, dividend-decreasing firm, and the firm that does not change dividend payment. Using the Independent Sample T-Test, the result of empirical test shows that future abnormal return and future profitability between dividend-increasing firms and dividend-decreasing firms are different and statistically significant. In addition, future abnormal return and future profitability between the firms that does not change dividend payment and dividend-decreasing firms are also different and statistically significant. Meanwhile, future abnormal return and future profitability between dividendincreasing firms and the firms that does not change dividend payment do not show a significant difference statistically."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S6562
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ery D Prasetyo
"Struktur Modal masih menjadi kontroversi dalam dunia keuangan perusahaan. Ada beberapa pendekatan yang mendasari teori struktur modal, namun tidak satupun yang sesuai dengan praktek di lapangan. Keputusan struktur modal dianggap penting karena dapat mempengaruhi tingkat pengembalian dan berdampak pada kemampuan perusahaan menghadapi lingkungan persaingan. Tujuan penulisan karya akhir mi adalah untuk melihat bagaimana dampak perbedaan jenis usaha diantara dua kelompok perusahaan, dalam hal mi adalah kelompok Ritel dan Consumer goods, dilihat dari beberapa rasio finansial yang tercermin dan laporan keuangan perusahaan. Dari perbedaan yang diamati kemudian dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampaknya terhadap pemilihan struktur modal perusahaan. Penelitian mi merupakan replikasi hasil pengujian yang dilakukan oleh Chiang Yat Hung, Chan Ping Chuen Albert dan Hui Chi Man Edie (Hong Kong Polytechnic University, Hong Kong) pada kelompok perusahaan kontraktor dan developer di Hong Kong dan penelitian oleh Akhtar Shumi terhadap perusahaan yang tergolong perusahaan multinasional dan perusahaan domestik di Australia. Penelitian tersebut dipicu oleh kondisi profitabilitas yang sangat superior di kelompok developer yang sangat berlawanan dengan kelompok kontraktor. Pengujian dilakukan dengan metode "twoindependent sample-test" untuk melihat adanya perbedaan yang signifikan kemudian dilanjutkan dengan uji korelasi variabel yang dipilih sebagai faktor determinan tingkat leverage perusahaan dan terakhir menguji regresi untuk membuat model yang dapat memprediksi komposisi struktur modal yang optimal. Untuk penelitian di Indonesia, dipilih kelompok usaha Ritel dan Consumer goods yang memiliki kesamaan dalam jenis produk yang dipasarkan adalah produk masal namun berbeda dalam hal cara perolehannya. Kelompok consumer goods memproduksi sendiri sementara ritel hanya mendistribusikan barang yang bukan diproduksi oleh perusahaan tersebut. Pengujian menggunakan data laporan keuangan tahunan dan perusahaan yang terdaftar di BEJ selama periode tahun 2000 - 2006. Hasil uji perbedaan dua kelompok tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik diantara kedua kelompok tersebut dengan menggunakan variabel skalá perusahaan, struktur aset perusahaan, pertumbuhan perusahaan dan profitabilitas perusahaan. Dari kelima variabel yang dipilih, ditambah satu variabel dummy yang menggolongkan perusahaan berada di kelompok ritel atau consumer goods, dilakukan pengamatan untuk melihat tingkat korelasi antara masing-masing variabel terhadap variabel terikat yaitu tingkat leverage perusahaan. Hasil pengujian korelasi menunjukan bahwa variabel skala perusahaan, profitabilitas, kelompok perusahaan, struktur aset dan pertumbuhan memiliki korelasi berurutan dari yang paling kuat. Namun dilihat dan tingkat signifikansinya, hanya variabel skala perusahaan, profitabilitas dan kelompok perusahaan yang diduga memiliki pengaruh kuat terhadap keputusan struktur modal.Uji regresi dilakukan terhadap variabel dummy dan variabel interaksi antara variabel dummy dengan variabel bebas lainnya untuk melihat pengaruh perbedaan kelompok pada setiap variabel bebas sebagai faktor determinan struktur modal. Uji regresi menunjukan bahwa model yang dibentuk memiliki nilai signifikan pada tingkat 0,05 yang berarti pemodelan mi secara umum dapat diterima. Namun model yang dibentuk mi hanya memiliki nilai adjusted R2 kurang dari 50 % yang berarti model mi hanya mampu menjelaskan variabel terikat dengan porsi kurang dari 50 %. Dari variabel bebas yang digunakan, variabel dummy menunjukan arah negatif yang berarti kelompok industri nitel cenderung memiliki porsi hutang lebih besar dibandingkan consumer goods. Walaupun beberapa variabel bebas tersebut merupakan faktor determinan yang signifikan terhadap struktur modal perusahaan, namun hasil penelitian mi menunjukan bahwa diantara kelompok industri nitel dan consumer goods, masing-masing kelompok dipengaruhi oleh variabel yang berbeda. Jika dilihat lebih dalam lagi, ternyata hanya variabel SIZE yang memiliki interaksi signifikan dengan perbedaan jenis usaha. Perbedaan skala perusahaan di kelompok Ritel dan Consumer goods memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan struktur modal perusahaan. Dengan memperhatikan variabel yang signifikan terhadap tingkat leverage perusahaan, manajemen dapat memilih aktivitas mempengaruhi struktur modal ke arah yang dianggap optimal. Pihak kreditur disarankan untuk mengikutsertakan variabel yang signifikan ketika melakukan penilaian dalam memutuskan besar pinjaman yang akan diberikan ke perusahaan."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T 23065
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Pasaribu, Fajar Niasti
"Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kebijakan hutang dan kebijakan dividend terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2005-2007 dimana sub-sample, perusahaan dengan kepemilikan manajerial dan perusahaan tanpa kepemilikan manajerial. Penelitian ini memasukkan variabel size dan profitability sebagai variabel kontrol yang mempengaruhi nilai perusahaan.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan dividend berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan untuk kedua sub sample. Sedangkan kebijakan hutang berpengaruh positf terhadap nilai perusahaan hanya pada perusahaan tanpa kepemilikan manajerial. Hal ini membuktikan bahwa ada tidaknya kepemilikan dalam perusahaan mempengaruhi kebijakan hutang perusahaan yang juga berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

The objective of this research is to examine the impact of debt policy and dividend policy to value of the firm on manufacturing companies in BEI, for an observation period of 2005 until 2007, which has sub-sample between the managerial ownership and non-managerial ownership companies. This research include size and profitability as control variabel.
The examination results is dividend policy has positif impact to value of the firm for both of sub-sample. Whereas debt policy has a positif impact to value of the firm, just for nonmanagerial ownership companies. The examination results in the fact that the debt policies are significantly different between companies with and without managerial ownership that has impact to value of the firm.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
S6525
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Riris Boutilda
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal sebagai keputusan pendanaan terhadap profitabilitas perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2009-2013. Adapun variabelvariabel yang digunakan adalah LDA (Long-term debt to total assets) , DA (Total debt to total assets), SIZE, dan SG (Sales growth) sebagai variabel bebas dan ROE (Return on Equity) sebagai variabel terikat. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Indonesia Capital Market Directory (ICMD) tahun 2009-2013. Model penelitian ini menggunakan metode fixed effect.
Hasil pengujian model data panel ini menunjukkan bahwa DA dan SG memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap nilai ROE, sedangkan LDA dan SIZE memiliki pengaruh signifikan yang negatif terhadap nilai ROE.
This study aimed to analyze the effects of capital structure as financing decisions on profitability of manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange periods 2009-2013. The variables used for the analysis are LDA (Long-term debt to total assets), DA (total debt to total assets), SIZE, and SG (sales growth) as the independent variable and ROE (Return on Equity) as the dependent variable. The research data used in this study were secondary data obtained from the company's financial statements published by the Indonesia Stock Exchange (IDX) and the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) in 2009-2013. This research model using fixed effect method.
The results of the panel data model testing shows that the DA and SG has a significant positive effect on the value of ROE, while LDA and SIZE has a significant negative effect on the value of ROE.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S57277
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rudianto Prasetiadi
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah struktur modal suatu perusahaan mempengaruhi nilai perusahaan tersebut dan mengidentifikasi faktor-faktor fundamental perusahaan yang mempengaruhi struktur modal perusahaan. Penelitian dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan manufaktur yang tercatat pada Bursa Efek Jakarta periode 2005 dengan jumlah sampel sebanyak 126 perusahaan. Dari hasil pengujian hipotesis ditemukan hasil bahwa debt equity ratio terbukti secara signifikan (pada tingkat keyakinan 5%)
mempunyai hubungan positif dengan nilai perusahaan. Untuk faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal hanya faktor keuntungan yang terbukti secara signifikan (pada tingkat keyakinan 5%) mempunyai hubungan negatif dengan struktur modal perusahaan dan faktor risiko bisnis yang terbukti secara signifikan (pada tingkat keyakinan 5%) mempunyai hubungan positif dengan struktur modal perusahaan. Sedangkan faktor size dan pertumbuhan tidak terbukti secara signifikan mempunyai hubungan dengan struktur modal perusahaan. "
2007
T 23815
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>