Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 128348 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Joan Christine
"ABSTRAK
Skripsi ini bertujuan untuk melihat bagaimana pencahayaan buatan yang baik
di pusat kebugaran ,bagaimana pencahayaan mempengaruhi semangat dan motivasi
anggota pusat kebugaran dalam berolahraga, dan apakah pencahayaan menjadi faktor
utama dalam memicu motivasi anggota dalam berolahraga.
Tidak hanya sebatas untuk memfasilitasi kegiatan berolahraga, tetapi juga
menghadirkan konsep-konsep baru yang berpengaruh pada desain klub-klub
kebugaran,termasuk pengaturan cahaya di dalamnya yang juga mengikuti konsep
klubnya. Menurut Veitch (2006) , pencahayaan mempengaruhi tingkat mental dan
proses yang menentukan kinerja kerja, kepuasan seseorang, dan hasil penting lainnya
yang dikerjakan oleh orang tersebut.Setidaknya menurut rekomendasi dari organisasi
pencahayaan sebaiknya iluminasi di pusat kebugaran berada 200-500lux.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ternyata iluminasi dalam kisaran 20-200
lux sudah dapat memfasilitasi kegiatan dan kenyamanan berolahraga.

Abstract
This thesis aims to look at what is called good artificial lighting in fitness
centre, how lighting affects the mood and motivation of members in the fitness
centre while working out, and whether the lighting becomes a major factor in
triggering the motivation of members in exercising.
Not only limited to facilitate the exercise activities, but fitness centre
nowadays also presents new concepts that affect the design of fitness centre,
including the arrangement of lighting in it which also follows its concept. According
to Veitch (2006), lighting affects the mental processes that determine the performance
of work, one's satisfaction, and other important outcomes people do. According to the
recommendations of an organization of lighting illumination in the gym should be at
least 200-500lux. However,based on the results of research conducted, illumination
range between 20-200 lux is able to facilitate activities and comfort in exercising.;"
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S42766
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Nur Hasanah
"[Gaya hidup sehat dan bugar merupakan bagian dari kebutuhan manusia. Saat ini terdapat banyak Pusat Kebugaran yang berkembang di sekitar kita untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kehadiran ruang Pusat Kebugaran secara visual menjadi semakin terasa melalui elemen-elemen yang membentuk ruang interior. Pembahasan dilakukan untuk mengetahui bagaimana persepsi visual dapat berpengaruh terhadap kenyamanan bergerak pada aktivitas manusia, khususnya aktivitas berolahraga pada Pusat Kebugaran, elemen seperti apa yang dihadirkan pada sebuah ruang secara visual, juga bagaimana dimensi dan tata letak memberikan kenyamanan untuk bergerak sehingga dapat mengoptimalkan aktivitas berolahraga. Skripsi ini membahas sebuah Pusat Kebugaran yang memiliki fasilitas all-in di dalamnya. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa elemen pembentuk ruang seperti pencahayaan, warna dan material serta dimensi dan tata letak memberikan pengaruh terhadap kenyamanan bergerak pada aktivitas berolahraga di Pusat Kebugaran.
, Healthy and fit lifestyle is a part of human needs. Currently there are a lot of Fitness
Centers evolving to meet those needs. The presence of Fitness Center felt increasing
visually through the elements that create interior space. The discussion is made to
discover how visual perception can affect the comfort in human’s activities, especially
in Fitness Center, which kind of elements that are presented in a space visually, as well
as how dimensions and layouts can provide comfort to move and also to optimize the
exercising activities. This thesis discusses a Fitness Center which has all-in facility.
The analysis showed that space forming elements such as lighting, color, material,
dimensions and layout can affect the body movement comfort during exercise activities
in Fitness Center.]
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2015
S58926
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Apel Ranthy Ramadhan
"Persaingan ketat yang terjadi antar toko mengakibatkan setiap toko berusaha menampilkan produk semenarik mungkin. Pada saat ini pencahayaan menjadi suatu alat untuk mencapai kondisi tersebut. Toko yang menggunakan rak bertingkat sebagai media utama untuk menampilkan sepatu memerlukan perlakuan khusus dalam proses desain karena rak ini bersifat panjang dan bertingkat sehingga dapat menimbulkan efek monoton pada tampilan sepatu. Dengan bantuan pencahayaan, sepatu yang berada pada rak dapat ditonjolkan dan ditampilkan lebih menarik.
Skripsi ini membahas pengaruh pencahayaan buatan terhadap display sepatu pada rak bertingkat dari segi fungsi maupun estetika. Penelitian ini menggunakan metode empiris melalui studi kepustakaan, survey, dan wawancara untuk mendapatkan data-data.
Hasil penelitian menemukan bahwa penonjolan sepatu pada rak bertingkat dapat tercipta melalui aplikasi pencahayaan aksen yang terangnya berkisar antara 3 sampai 12 kali dari pencahayaan umum toko sehingga sepatu menjadi lebih menonjol dan menarik.

The tight competition between brands encourage them to exhibit their products in the most attractive way. In terms of retail, they will make the display of their products as attractive as possible. Nowadays lighting has become a tool to achive that condition. A shoes store used shelfs as the main media of display, therefore it needs a special treatment in the design process because the characteristic of shelf itself is long and layered, which could create monotonous effect for the shoes' appearance. With the help of designed lighting, the shoes displayed in the shelf could be highlighted and appear in a better way.
This thesis is studying about the artificial lighting effects on shoe display in correlation to the display-shelf. This research is using empirical method with literature study, survey, and interview to gather the necessary data.
The result of the reseach has found that the highlighting of displayed shoes can be created by applying the accent lighting which has 3 to 12 times brighter light than general lighting, making the shoes more prominent and attractive.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51852
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Deddy Kurniawan
"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan mengefektifkan pencapaian tujuan organisasi. Kunci dari efektifitas pencapaian tujuan tersebut terletak pada SDM organisasi tersebut, yang mana hal ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkan loyalitas kinerja anggota tersebut terhadap organisasinya. Beberapa ahli menyatakan loyalitas kinerja dapat ditingkatkan dengan cara membuat anggota yang berkerja tersebut merasakan kepuasan kerja terlebih dahulu. Melihat kepuasan kerja ini dapat diciptakan melalui penciptaan hubungan antara atasan-bawahan yang baik, adanya persepsi yang positif di dalam diri anggota dan mampu memberikan pengaruhnya terhadap peningkatan loyalitas kerja anggota tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari Leader Member Exchange, Perceived Organization Support dan Motivasi berpengaruh terhadap loyalitas kerja anggota Sat Reskrim Polresta Depok melalui kepuasan kerja anggota sebagai variabel mediasinya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain teori gaya kepemimpinan Leader Member Exchange (Robert C. Liden dan John M. Maslyn (1998) ), teori Perceived Organization Support, (Hetty Ismainar,2015 dan Payanma J Simanjuntak,2011). teori motivasi (Maslow), teori kepuasan kerja (Priyono Marnis,2010) dan teori loyalitas kerja (Ahmad,2013). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantatif dengan sampel sebanyak 90 orang anggota Sat Reskrim Polresta Depok. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5 dan teknik analisis data menggunakan alat bantu sofware SPSS versi 21 dengan tambahan sofware sobel tes. Hasil penelitian ini menunjukkan Leader Member Exchange, Perceived Organization Support dan Motivasi berpengaruh terhadap loyalitas kerja anggota Sat Reskrim Polresta Depok melalui kepuasan kerja anggota sebagai variabel mediasinya. Berdasarkan hasil analisis penelitian tersebut, dapat disimpulkan semua hipotesis penelitian ini diterima. Saran yang dapat diberikan kepada organisasi Polri adalah apabila ingin meningkatkan kinerja anggota Polri, diharapkan kepuasan kerja anggota dapat ditingkatkan melalui pemberian motivasi, menjaga hubungan baik antara atasan dan bawahan serta memberi dukungan organisasi yang baik kepada anggota yang bertugas tersebut.

This research is motivated by the desire to streamline the achievement of organizational goals. The key to the effectiveness of achieving these goals lies in the organization's HR, which can be done by increasing the members' performance loyalty towards the organization. Some experts state that performance loyalty can be improved by making the working members feel job satisfaction first. Seeing job satisfaction can be created through the creation of good relations between superiors and subordinates, there is a positive perception within the member that the organization provides full support for its performance and achievement of these individual needs which are then able to give effect to the increase in members' work loyalty. . The purpose of this study was to determine the effect of the Member Exchange Leader, Perceived Organization Support and Motivation on the work loyalty of the Depok Police Resprim member through member job satisfaction as the mediating variable. The theories used in this study include the theory of leadership style of the Member Exchange Leader, the theory of the Perceived Organization Support, motivation theory, job satisfaction theory and work loyalty theory. This study uses a quantative approach with a sample of 90 members of the Depok Police Reskrim Sat. Data collection techniques using questionnaires with a Likert scale 1-5 and data analysis techniques using SPSS version 21 software tools with additional sobel test software. The results of this study indicate that the Member Exchange Leader, Perceived Organization Support and Motivation have an effect on the work loyalty of Depok Police Polytechnic Sat members through member job satisfaction as the mediating variable. Based on the results of these studies, it can be concluded that all the research hypotheses were accepted. Suggestions that can be given to Polri organizations are if they want to improve the performance of Polri members, it is expected that member job satisfaction can be increased through giving motivation, maintaining good relations between superiors and subordinates and providing good organizational support to the members in charge."
Jakarta: Universitas Indonesia. Sekolah Kajian Stratejik dan Global, 2019
T55480
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ujang Abdullah
"Spirit of activity at Administrative Court in Bandar Lampung Still relative lower, this matter seen differ from indicator-indicator as following:
- Low Officer discipline. This matter of mirror in the case of absence of officer at office hours with high absence store; level, still to the number of overdue officers enter an activity, still there are officer him which do not use uniform complete with badge, and others.
- In the field of officer still many in experiencing of sighs, disquiet, disgruntled feeling, because in a few activities often the practice of collusion and nepotism and also transfer of officer (Turn Over Labor) unjust.
The problem in anticipating causing for example because of execution of leadership which not yet as according to technique of leadership and lack of giving of motivation to officer, good from within himself officer of itself or which come from the officer environment so that problems of fundamental in this research is what is there are relation between motivation and leadership to the spirit of an officer activity in Administrative Court at Bandar Lampung District.
Intention of this research is to explain leadership relation and motivation to the spirit of an officer activity in environment. Justice Arrange the Effort State Bandar Lampung while benefit of is to render idea in searching repair in execution of motivation and leadership in Administrative Court at Bandar Lampung District.
Population in this research is at the same time research sampel cover entire/all officer of Administrative Court in Bandar Lampung which amount to 35 people. Technique data collecting conducted by using questioners while analysis technique use technique analyze correlation descriptive assisted by usage of tables.
Research result indicates that high enough an activity motivation and leadership while the spirit of an activity is on category is. Hereinafter relation between free variable and variable tied to indicate that leadership relation and motivation to the spirit of an activity is relation, which are positive.
With research result of writer suggest that leader in. Administrative Court in Bandar Lampung paying an attention giving is understanding of organizational mission and vision to officer, can apply punishment and reward and also apply system transfer of fair officer according to rule applying.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T14126
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Renzi Lazuardi
"Ruang Massage merupakan ruang yang paling esensial dalam sebuah spa. Hal ini terjadi karena sebagian besar perawatan dan treatment pada spa berlangsung di ruang ini. Uieh karena itu, desain dari ruang massage ini menjadi penting dan perlu mendapat perhatian khusus secara arsitektural untuk menciptakan suasana yang sesuai dengan fungsinya sebagai tempat untuk mendapatkan rasa rileks dan kesan menenangkan dalam proses relaksasi. Salah satu faktor arsitektural yang mempunyai peran cukup besar dalam rangka penciptaan suasana dalam sebuah ruang adalah sistem pencahayaan karena semua objek dan elemen yang memiliki peran dalam pembentukan suasana ruang hanya tampak jika ada cahaya. Dengan perancangan sistem pencahayaan yang balk dan matang, suasana ruang yang ingin diinginkan dapat tercapai.
Sistem pencahayaan dibagi dua menurut sumbernya, yaitu sistem pencahayaan alami yang memanfaatkan cahaya matahari, serta sistem pencahayaan buatan yang memanfaatkan sumber cahaya berupa lampu. Karena memiliki fleksibilitas yang tinggi, maka sistem pencahayaan buatan lebih tepat digunakan untuk menciptakan suasana yang spesifik dalam sebuah ruang karena sumber cahaya yang berasal dari lampu bervariasi jenisnya dan lebih mudah untuk diatur sesuai keinginan. Oleh karena itu, dalam skripsi ini akan dicoba dibahas mengenai peran sistem pencahayaan buatan dalam rangka menciptakan suasana rileks dan kesan menenangkan yang dibutuhkan dalam proses relaksasi pada ruang massage spa."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2005
S48550
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Decky Erlando
"Polres Jakarta Utara sebagai salah satu organisasi kepolisian di tingkat wilayah Ibu kota Jakarta menjadi unit organisasi yang penting diwilayah polda metro jaya dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah ibukota khususnya Jakarta utara. Pada penelitian ini ada beberapa pertanyaan antara lain ; (1) Bagaimana deskripsi variable motivasi, iklim organisasi dan kepuasan kerja anggota kepolisian di Polres Metro Jakarta Utara. (2) Bagaimana pengaruh motivasi, dan iklim organisasi terhadap kepuasan kerja anggota kepolisian Polres Metro Jakarta Utara. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan variable motivasi, iklim organisasi, dan kepuasan kerja anggota kepolisian Wilayah Metro Jakarta Utara. (2) Mengkaji pengaruh motivasi dan iklim organisasi terhadap kepuasan kerja anggota kepolisian Wilayah Jakarta Utara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, Cohen (1980) , populasi dari penelitian ini adalah seluruh anggota Polisi di Polres Metropolitan Jakarta Utara, dalam penelitian ini menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas. Teknik analisi data menggunakan Teknik Analisi Deskriptif, Regresi; (1) Persamaan Regresi Sederhana; (2) Uji Keberartian dan Kelinieran Regresi Linear Sederhana; (3) Koefisien Korelasi pada Regresi Linier Sederhana; (4) Uji Keberartian Koefisien; (5) Koefisien Determinasi pada Regresi; (6) Uji Statistik. Hasil dari uji regresi Motivasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja. (Sig 0.000 < 0.05, R2=0.320). Iklim organisasi terhadap Kepuasan Kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja. (Sig 0.000 < 0.05, R2=0.631). Iklim organisasi dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja bahwa pengujian model telah diterima (Sig. F Change 0.000 < 0.05) selain itu kontribusi variabel iklim organisasi dan motivasi terhadap kepuasan kerja. (Sig 0.000 < 0.05, R2=0.653). Adapun iklim organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja (sig. 0.000 < 0.05) dan motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja (sig. 0.007 < 0.05). Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa motivasi dan iklim organisasi memberikan kontribusi dan pengaruh yang kuat dan signifikan terhadap kepuasan kerja anggota polres metropolitan Jakarta utara. Dari kedua variabel tersebut, iklim organisasi memberikan kontribusi yang lebih kuat terhadap kepuasan kerja anggota.

North Jakarta District Police as one of the regional police organizations in the capital city of Jakarta has become an important organizational unit in the Metro Jaya regional police in realizing security and order in the capital area, especially North Jakarta. In this study there were several questions including; (1) What is the description of the variable motivation, organizational climate and job satisfaction of members of the police at the North Jakarta Metro Police Station. (2) What is the influence of motivation, and organizational climate on job satisfaction of members of the North Jakarta Metro Police Police. The purpose of this study is (1) to describe the variables of motivation, organizational climate, and job satisfaction of members of the North Jakarta Metro Region police. (2) Assessing the influence of organizational motivation and climate on job satisfaction of members of the North Jakarta Regional Police. This research is quantitative research, Cohen (1980), the population of this study is all members of the Police in the North Jakarta Metropolitan Police. In this study using Test Validity and Reliability. The data analysis technique uses Descriptive Analysis Techniques, Regression; (1) Simple Regression Equations; (2) Meaning and Linearity Test of Simple Linear Regression; (3) Correlation Coefficient on Simple Linear Regression; (4) Significance Coefficient Test; (5) Coefficient of Determination on Regression; (6) Test Statistics. The results of the regression test Motivation have a significant effect on job satisfaction. (Sig 0,000 <0.05, R2 = 0.320). Work Climate on Job Satisfaction has a significant effect on job satisfaction. (Sig 0,000 <0.05, R2 = 0.631). Work Climate and Motivation towards Job Satisfaction that model testing has been accepted (Sig. F Change 0.000 <0.05) besides the contribution of work climate variables and motivation to job satisfaction. (Sig 0,000 <0.05, R2 = 0.653). The work climate has a significant effect on job satisfaction (sig. 0.000 <0.05) and work motivation has a significant effect on job satisfaction (sig. 0.007 <0.05). Overall it can be concluded that motivation and organizational climate contribute and have a strong and significant influence on job sat isfaction of members of the North Jakarta metropolitan police station. Of the two variables, the organizational climate contributes more strongly to member job satisfaction."
Jakarta: Universitas Indonesia. Sekolah Kajian Stratejik dan Global, 2019
T55492
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Azhar Rahman
"Manggarai terkenal sebagai kawasan transit yang padat dan sibuk di Jakarta. Mengingat hal tersebut maka menjadikan manggarai sebagai kawasan TOD sepertinya menjadi sangat tepat. Namun jika melihat kepadatan penduduk yang tinggi di daerah ini, tentu akan terbentuk satu kebiasaan yang menyesuaikan lingkungan. Sayangnya yang terbentuk di manggarai justru satu kebiasaan yang menyimpang, yaitu tawuran. Tawuran ini sudah menjadi budaya dan sangat meresahkan lingkungan sekitar. Masyarakat yang tinggal di kawasan manggarai juga rata-rata adalah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah). Kurangnya ruang publik yang bisa mewadahi aktivitas pemuda menjadi salah satu pemicu terjadinya tawuran ini. Menanggapi keresahan akan fenomena tersebut, Fitness Studio & Sports Facilities Menjadi ajuan rancangan sebagai bentuk baru dalam mewadahi masyarakat khususnya pemuda dalam menyalurkan energinya. Berada di kawasan Neighborhood Center diharapkan ajuan rancangan ini dapat menjadi solusi dalam pengembangan fasilitas olahraga sebagai bagian dari komplek gelanggang remaja dan RTH kawasan manggarai.

Manggarai is known as a dense and busy transit area in Jakarta. Considering this, making Manggarai a TOD area seems very appropriate. However, if you look at the high population density in this area, habits will certainly form that adapt to the environment. Unfortunately, what has formed in Manggarai is actually a deviant habit, namely brawling. This brawl has become a culture and is very disturbing to the surrounding environment. The people who live in the Manggarai area are also on average MBR (Low Income Communities). The lack of public space that can accommodate youth activities is one of the triggers for this brawl. Responding to concerns about this phenomenon, Fitness Studio & Sports Facilities became a design proposal as a new form of accommodating the community, especially young people, to channel their energy. Located in the Neighborhood Center area, it is hoped that this proposed design can be a solution in developing sports facilities as part of the youth arena complex and green open space in the Manggarai area.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Theresia Nadindra Sindhuasti
"Coworking space menjadi pilihan baru bagi freelancer atau pun startup untuk bekerja. Berawal dari keinginan orang-orang yang bekerja sesuai dengan apapun keinginannya, baik waktu, tempat, dan bagaimana cara mereka bekerja. Nilai utama yang menjadi acuan dalam menjalankan konsep coworking ialah community, openness, collaboration, accessibility, dan sustainability. Hal ini menunjukan bahwa coworking space lebih dari tempat orang bekerja bersamasama. Selain itu, coworking space menawarkan suasana kerja baru yang lebih relaks dan nyaman dibandingkan dengan kantor pada umumnya. Untuk menciptakan suasana relaks namun tetap nyaman untuk bekerja, coworking space memerlukan pencahayaan buatan yang tepat.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui standar pencahayaan di ruang kerja coworking space dan untuk memaparkan pendapat mayoritas coworker mengenai coworking space. Metode yang akan dilakukan untuk penulisan skripsi ini adalah studi literatur dan studi kasus di lapangan. Studi literatur dilakukan dengan mempelajari teori cahaya, persepsi visual, pencahayaan interior, dan pencahayaan ruang kantor. Studi kasus dilapangan dengan mengamati pencahayaan buatan di coworking space serta mengamati pengaruhnya pada coworker.

Nowadays, coworking space becomes a new option to work for freelancer or startup. It begun with the need for flexibility in working. The core values of coworking space are community, openness, collaboration, accessibility, and sustainability. With these values, coworking space shows something more than simply that of people working in the same place. Moreover, coworking space offers a new work's ambience which are more relaxed and comfortable than an office in general. To create the relaxed ambience but still comfort to work, coworking space needs proper artificial light.
This thesis aims to determine the lighting system in coworking space and to explain coworker's opinions about coworking space. I use literature studies and case studies as research methods in this thesis. Literature studies were done by studying lighting theory, visual perception, interior lighting, and office lighting. Case studies were done by observing artificial light and its effects to coworker behavior.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2016
S64055
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Benny
"Penelitian tentang Analisis Kelayakan Pengenaan Pajak Hiburan atas Pusat Kebugaran bertujuan untuk menganalisis apakah pusat kebugaran layak atau tidak layak dikenakan pajak hiburan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa pusat kebugaran (Fitness Center) tidak layak dikenakan pajak hiburan karena aktivitas di pusat kebugaran tidak termasuk ke lingkup hiburan, melainkan lebih condong ke olahraga dengan tujuan untuk menyehatkan badan, menurunkan berat badan, menjaga berat badan ideal, ataupun membentuk otot tubuh.

Research on Feasibility Analysis of Entertainment Tax on Fitness aims to analyze whether fitness center is suitable or not suitable to be the object of entertainment tax. By using quantitative research approach, this study shows that fitness center is not suitable to be the object of entertainment tax because the activites in the fitness center do not appertain into the scope of entertainment, but more inclined to nourish body, lose weight, maintain ideal weight, or build body muscle."
Depok: Universitas Indonesia, 2014
TA-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>