Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 77985 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sheila Resi Nazira
"ABSTRAK
Jurnal ini membahas mengenai gaya hidup yang ditampilkan pada majalah Esquire Rusia edisi Januari 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan sumber data berupa iklan-iklan pada majalah Esquire Rusia edisi Januari 2016. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori semiotika dari Roland Barthes model denotasi dan konotasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan-iklan pada majalah Esquire Rusia edisi Januari 2016 memperlihatkan gaya hidup yang mengubah kedudukan antara kebutuhan primer dan sekunder. Kebutuhan primer yang awalnya merupakan kebutuhan utama dalam hidup dikalahkanoleh kebutuhan sekunder karena gaya hidup.

ABSTRACT
This journal discusses the lifestyle displayed in the Russian edition of Esquire magazine in January 2016. This research uses descriptive analysis method with data sources in the form of advertisements in the Russian edition of Esquire magazine in January 2016. The analysis is performed by using the theory of semiotics of Roland Barthes, model of denotation and connotation. The results shows that the advertisements in the Russian edition of Esquire magazine in January 2016 shows that a lifestyle has changed the position between primary and secondary needs. The primary requirement as a major requirement in life is defeated by a secondary requirement because of the lifestyle."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ken Daniswara Erapama
"ABSTRAK
Esquire merupakan majalah pria asal Amerika berfokus pada gaya hidup dan terbit di Belanda pada tahun 1990. Majalah ini mempunyai pasar pembaca 25 hingga 40 tahun. Jurnal ini akan membahas ragam bahasa pria pada kolom Mantertainment laman resmi majalah Esquire Belanda. Sumber data penelitian ini diambil dari 76 judul ulasan yang ada pada kolom Mantertainment edisi musim gugur tahun 2018 dan akan diteliti menggunakan metode deskriptif analitis. Penelitian ini akan menekankan pada pertanyaan bagaimana ciri-ciri umum ragam bahasa pria, tema yang ada, dan fungsi kata sifat yang ada di dalam judul-judul ulasan kolom Mantertainment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 9 tema dari kolom Mantertainment, yakni: film, isu gaya hidup, tips, musik, profil wanita, otomotif, olahraga, kuliner dan mode. Selain itu ditemukan adanya persamaan ciri-ciri dalam ke 76 judul ulasan tersebut, yaitu menggunakan kalimat tanya, menggunakan nama, memberikan solusi, menggunakan angka-angka dan terdapat penggunaan kata sifat berjenis stellende trap, comparatief, dan superlatief yang frekuen.

ABSTRACT
Esquire is an American lifestyle magazine for men which appeared in the Netherlands in the year 1990. This magazine has an audience of 25 to 40 year old readers. This journal will discuss the variety of male vocabulary in the Mantertainment column on the official website of the Dutch Esquire magazine. The data source of this study was taken from 76 review titles in the autumn edition of the Mantertainment column in 2018, and will be examined using descriptive analytical methods. This study will emphasize the question of how general characteristics of the male language vary, the themes, and the functions of adjectives used in the reviews of the Mantertainment column. The results show that there were 9 themes present in the column, namely: films, lifestyle issues, tips, music, women's profiles, automotives, sports, culinary and fashion. In addition, there were also similarities found within the 76 review titles, usage of questions, usage of names, providing solutions, usage of numbers, and frequent usage of independent, comparative, and superlative adjectives."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Karina Nasoetion
"ABSTRAK
Penelitian ini berfokus pada rancangan pengembangan produk untuk majalah gaya hidup U-Magazine. Marketing mix secara umum merupakan istilah yang dipakai untuk menjelaskan product, price, place. dan promotion yang membentuk sistem pemasaran sebuah organisasi. Sebagai pemain yang relatif baru berumur 6 bulan di dalam segmen majalah gaya hidup, tantangan terbesar yang dihadapi oleh U-Mag adalah bagaimana menyajikan produk yang sesuai dengan ekspektasi dari target market mereka. Sebingga, salah satu hal terpenting untuk dibahas adalah yang tercakup pada pengembangan 'produk'. Terdapat berbagai macam cara untuk melakukan pengembangan sebuah produk. Salah satu cara yang tepat adalah dengan menggunakan consumer insight. yang hasilnya sangat berguna untuk mendapatkan gambaran yang sebenarnya dari halhal yang melatar beiakangi perilaku konsumen terhadap produk U-Mag, yang kemudian dijadikan basis yang kuat untuk mengembangkan produknya.

ABSTRACT
This paper is focusing solely of the design of product development for U-Magazine lifestyle magazine, In general the term Marketing mix is being used to explain the combination of Product, Price, Place and Promotion that shape the comprehensive marketing system of an organization. As a newly breed of six months old magazine, the biggest challenge for U-Mag would be to provide a product that can live up the expectation of their target market. This !cads to the most important thing that needs to be considered by U-Mag which is the product development elements. There are several ways to develop a certain product One of the most effective ways of doing it is by utilizing consumer insight, that is very useful in obtaining the true picture of the key elements of how consumers respond to U-Mag. These information will be the basis of feedback for U-Mag to develop their product according to the preferences of their target market. "
2008
T33711
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Alessandro Georgie Putra
"Menswear dan lifestyle adalah dua hal yang umumnya melekat pada kehidupan seorang pria modern di Jakarta. Tingkat ketergantungan akan kedua hal tersebut ditandai dengan 13 840 pria se Indonesia yang terdaftar dalam sebuah forum menswear dan lifestyle Darahkubiru. Dari forum tersebut lah masing masing member bertukar pikiran dan saling memberikan informasi seputar menswear dan lifestyle. Dari situ lah kebutuhan akan mengonsumsi media serupa lainnya meningkat namun sejauh ini belum ada media lokal lainnya yang mewadahi kebutuhannya tersebut. Maka dari itu majalah menswear impor yang 'berselera' sama dengan forum tersebut menjadi incaran para lelaki yang menjadi responden penulis. Namun majalah menswear impor tentunya hanya memberikan informasi lifestyle dari negara asalnya. Lalu harganya pun cenderung mahal dan tidak praktis jika dibandingkan dengan tingginya mobilisasi pria modern di Jakarta. Untuk itu dibuatlah sebuah karya berupa majalah digital bernama Garcon yang mengabungkan antara konten menswear dari majalah impor tersebut lalu konten lifestyle Jakarta. Manfaat dari majalah digital Garcon antara lain yakni memberikan informasi seputar menswear dan lifestyle kepada para pria modern. Selain itu Garcon mengajak pembaca untuk konsumtif secara lebih cerdas dan berpikir independen. Namun yang terpenting Garcon menginginkan agar pembacanya tidak hanya tampil bergaya saja melainkan pula berwawasan luas dan global. Sedangkan tujuan dari Garcon sendiri menjadi pedoman bagi para lelaki modern di Jakarta. Garcon merupakan majalah digital bulanan yang diunggah di aplikasi smartphone Wayang Force. Selain memberikan informasi yang inspiratif menghibur dan juga mengajak pembacanya untuk berpikir. Garcon juga mengajak pembacanya untuk lebih interaktif. Majalah digital ini ditujukan untuk lelaki muda dengan usia 23 27 tahun SES A dan B

Generally menswear and lifestyle are two things that are attached to the life of a modern young gentleman in Jakarta. It is characterized by 13 840 members listed in darahkubiru com Indonesia's leading men's lifestyle and menswear forum in Indonesia. Since then the menswear media industry is feeling much of the same growth and attention that women's wear is in addition the social media also took a big part. However the men in Jakarta prefer to consume imported magazine while the magazine does not provide the lifestyle in Indonesia. The the price tends to be more expensive and impractical when compared to the high mobilization of the modern young gentlemen in Indonesia. As the conclusion the idea was conceived Garcon is a digital magazine which combines the Menswear content of the imported magazines and local's lifestyle content. The Benefits of Garcon digital magazine are to provide information about menswear and lifestyle to the readers as guide to the readers to create a smart spending plan to know practical tips and proven tips from PROS and experienced. While the purpose of the Garcon itself is as a lifestyle guide to the Indonesia's modern young gentleman Garcon is a daily digital magazine dedicated to the lifestyle and menswear of the Indonesia's modern young gentleman. Coverage include menswear sneakers Jakarta's lifestyle and culture sport women and love life in depth feature interviews and beyond. Target readers of this digital magazine are men with age range 23 up to 27 years old SES AB Class.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2014
S53426
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Akbar Pangestu
"ABSTRAK
Artikel ini membahas maskulinitas dalam majalah COSMOPOLITAN RUSSIA. Di dalam artikel ini, pembahasan difokuskan pada tiga iklan cetak parfum SAUVAGE-DIOR, HUGO BOSS-INTENSE dan DOLCE GABBANA-LIGHT BLUE yang dimuat dalam edisi Januari 2017. Artikel ini dianalisis menggunakan teori Semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Hasil analisis artikel ini menyatakan bahwa ma- jalah COSMOPOLITAN RUSSIA yang diyakini mengusung konten wanita dan femininitas juga menampilkan iklan cetak parfum pria yang memberikan dampak yang secara implisit melalui tampilan maskulinitas yang dipromosikan pada tampilan fisik yang kuat, emosional dengan wanita, kebebasan, kesuksesan, kemewahan, serta status sosial.

ABSTRACT
This article discusses masculinity in COSMOPOLITAN RUSSIA magazine. In this article, the discussion focused on three men fragrance advertisements, SAUVAGE DIOR, HUGO BOSS INTENSE and DOLCE GABBANA LIGHT BLUE which featured in the January 2017 issue. This article was analyzed using the theory of Semiotics by Roland Barthes. The method used is descriptive analysis method. The results of the analysis of this article stated that COSMOPOLITAN RUSSIA magazine was not only brought up women and feminity content, but also showed a man ad vertisements which contain an implicit effect by portraying masculinity through strong physical appearance, emo tional attached with women, freedom, success, wealth, and social status. "
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dwita Fajardianie
"Penelitian ini membahas bagaimana kini jilbab yang telah menjadi gaya hidup di masyarakat muslim Indonesia dijadikan komoditas pada majalah Noor. Jilbab yang digunakan oleh perempuan muslim pada dasarnya untuk menutupi auratnya, namun kini ditampilkan sebagai jilbab yang fashionable dengan betbagai macam model. Maka penelitian ini mencoba mengkaji gambar-gambar jilbab yang ditampilkan oleh majalah Noor dengan menggunakan teknik analisis semiotika dari Roland Barthes.
Tujuan penelitian ini, untuk mencoba mengangkat mitos yang ada pada gambar-gambar tersebut. Mitos yang dihasilkan pada gambar tersebut menunjukkan bahwa perempuan haruslah cantik. Dari mitos tersebut kemudian peneliti menemukan bahwa jilbab dijadikan komoditas oleh media dengan menunjukkan bahwa setiap perempuan yang menggunakan jilbab dapat juga tampil cantik dan modis. Hal tersebut tentu tidak lepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi isis media seperti pekerja media, rutinitas, organisasi, ekstra media, dan ideology yang ada pada majalah Noor.

This inquiry is aimed to see how hijab has become a lifestyle for Indonesian Moslems, and holds its role as a commodity, exposed in Noor magazine. Hijab is knowingly used for Moslem women, basically, to cover their nakedness, but it is now commonly shown fashionably and comes in various styles. Using Roland Barthes‟ semiotic analysis, this inquiry tries to assess the images of hijab which are being presented by Noor magazine.
The aim of this inquiry is to find myths from the images in the magazine. The myth found from the images, signifies that women should look beautiful. This shows that hijab is being modified into a commodity by the media by showing that women that wear hijab can also look beautiful and stylish. This result is an outcome from several elements that affect the media contents, such as the media worker, the routines, the organization,extra media, and the ideology which existed in Noor magazine.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
New York: G.P. Putnam's Sons, 1958
808.8 ARM
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Alifia Jasmine
"Artikel ini membahas feminitas dalam majalah ELLE RUSSIA. Pada artikel ini, pembahasan difokuskan pada enam iklan parfum yakni Dior Addict Eau de Toilette, GIORGIO ARMANI ACQUA di GIOIA, DOLCE & GABBANA – LIGHT BLUE, GUCCI Flora Gardenia the Floral Fragrances, PRADA CANDY FLORALE The New Eau de Toilette, GIVENCHY Very Irresistible L’eau en rose yang dimuat dalam halaman majalah ELLE RUSSIA edisi Juli 2014. Analisis dilakukan menggunakan teori Semiotika Roland Barthes. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Hasil analisis artikel ini menyatakan bahwa majalah ELLE RUSSIA memuat konten perempuan dan feminitas dalam bentuk fashion, make up, skincare, parfum memberikan dampak secara tersirat melalui tampilan feminitas yang dipromosikan pada tampilan fisik yang sensual, kebebasan, serta perpaduan warna sesuai konsep.

This article discusses femininity in ELLE Russia Magazine. In this article, the discussion focused on six perfume ads, namely Dior Addict Eau de Toilette, Giorgio Armani Acqua di Gioia, Dolce & Gabbana Light Blue, Gucci Flora Gardenia the Floral Fragrances, Prada Candy Florale the New Eau de Toilette, and Givenchy Very Irresistible L'eau en Rose, which were published on the pages of the July 2014 issue of ELLE Russia Magazine. The analysis was carried out using Roland Barthes' semiotics theory. The method used is the descriptive method of analysis. The results of the analysis of this article stated that ELLE Russia Magazine contains women's and femininity content in the form of fashion, makeup, skincare, and perfume, giving an implicit impact through the appearance of femininity that is promoted through a sensual physical appearance, freedom, and a combination of colors according to the concept."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2023
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Kartika
Jakarta: Metalingua Jurnal Peneliatian Bahasa, 2011
MET 9:1(2011)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Fae Dea Adelia
"[ ABSTRAK
Tulisan ini membahas tentang makna dari tanda yang muncul dalam Iklan pariwisata Korea di Youtube
?Imagine Your Korea-The Movie?. Iklan ini adalah bagian dari kampanye global Korea Tourism Organization
yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran target khalayak akan daya tarik pariwisata Korea sehingga dapat
meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Menggunakan pendekatan Semiotika sebagai metode analisis
oleh Charles Sanders Peirce, makna di balik tanda yang meliputi ikon, indeks, dan simbol diinterpretasi secara
mendalam melalui penjabaran tanda, objek, dan interpretan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tanda
yang muncul dalam iklan tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan target khalayak industri pariwisata
Korea, karakteristik warga Korea, ciri khas negara Korea, dan fenomena Korean Wave sebagai daya tarik
pariwisata Korea.
ABSTRACT This paper discusses about the meaning of signs that appear in South Korea?s tourism advertisement on
Youtube ?Imagine Your Korea-The Movie?. This ads is a part of Korea Tourism Organization?s global
campaign which objectives are to increase target audience?s awareness about the attractions of Korea?s tourism
and to increase the numbers of foreign visitors. Using Semiotics approach by Charles Sanders Peirce as the
analythical method, the meaning behind signs including icons, index, and symbol are deeply interpreted through
the elaboration of signs, objects, and interpretants. The result of the research showed that every signs that
appeared in the ads have meanings that are related to the target audience of Korea?s tourism, the
characteristics of Koreans, the nation characteristics of Korea, and the Korean Wave phenomenon as the
attraction of Korea?s tourism., This paper discusses about the meaning of signs that appear in South Korea’s tourism advertisement on
Youtube “Imagine Your Korea-The Movie”. This ads is a part of Korea Tourism Organization’s global
campaign which objectives are to increase target audience’s awareness about the attractions of Korea’s tourism
and to increase the numbers of foreign visitors. Using Semiotics approach by Charles Sanders Peirce as the
analythical method, the meaning behind signs including icons, index, and symbol are deeply interpreted through
the elaboration of signs, objects, and interpretants. The result of the research showed that every signs that
appeared in the ads have meanings that are related to the target audience of Korea’s tourism, the
characteristics of Koreans, the nation characteristics of Korea, and the Korean Wave phenomenon as the
attraction of Korea’s tourism.]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>